
Sherly pun turun dan menghampiri Keyla walaupun dirinya merasakan sedikit takut ketika melihat wanita yang begitu mirip dengan Keyla duduk di sofa ruang tamunya.
"Keylaaaa...." Panggil Sherly pada wanita yang mirip dengan Keyla itu.
kemudian Keyla pun menoleh ke arah suara yang memanggilnya yaitu Sherly sahabatnya yang begitu ia rindukan.
"Sherly..." Keyla memanggil Sherly lalu berdiri dari sofa yang didudukinya dan langsung berlari memeluk Sherly sahabatnya tersebut yang berdiri di dekat tangga"
" Keyla... ini beneran lu key? ini beneran Keyla?" tanya Sherly pada Keyla dengan rasa tidak percayanya.
" Iya Sher ini gue Keyla,gue masih hidup Sher,gue kangen banget sama lu dan sama sahabat-sahabat yang lainnya," ucap Keyla kepada Sherly dengan pelukan eratnya, menandakan kerinduan yang begitu besar kepada sahabatnya tersebut.
"Tapi bagaimana bisa lu masih hidup key? bukannya lu sudah tiada? Kenapa lu bisa berada di sini key? tanya Sherly kepada Keyla dengan wajah yang bingung dan tidak percayanya.
"Ceritanya sangat panjang Sher,nanti gue akan jelasin semuanya sama lu dan sahabat-sahabat yang lainnya," ucap Keyla kepada Sherly"
Tapi lu janji ya,lu harus cerita semuanya ke gue dan ke sahabat-sahabat yang lainnya," ucap Sherly pada Keyla.
"Iya iya gue janji,gue akan cerita semuanya,jawab Keyla pada Sherly"
Keyla meminta Sherly untuk menghubungi Diva,lidya dan Fani agar mereka ke rumah Sherly, karena Keyla begitu merindukan sahabat-sahabatnya itu.
Sherly pun langsung menghubungi Difa,lidya dan Fani agar mereka segera datang ke rumah Sherly.
Setelah menunggu hampir setengah jam, akhirnya Diva,lidya dan Fani pun datang ke rumah Sherly.
Dan mereka begitu kaget melihat Keyla berada di rumah Sherly.
"Sher, itu.. itu kenapa wajahny mirip sekali dengan Keyla?" tanya Diva pada Sherly dengan wajah kagetnya.
" Iya Sher itu siapa? Kenapa wajahnya begitu mirip dengan Keyla?" tanya Lidya dan Fani kepada Sherly tak kalah kagetnya.
"Gaes ini sahabat kita Keyla,keyla masih hidup gaes," ucap Sherly pada sahabat-sahabatnya dengan wajah bahagianya.
"Gue ga percaya,lu pasti bohong sama kita sher," ucap Diva,lidya dan Fani pada Sherly.
"Div ini gue Keyla,maafin gue ya karena gue udah ninggalin kalian," ucap Keyla kepada Diva,lidya dan Fani.
"Keyla ... " sahabat-sahabat Keyla langsung berhamburan memeluk Keyla dengan erat,mereka menangis melihat Keyla berada di dekat mereka, mereka tidak menyangka jika Keyla masih hidup.
"Key kita benar-benar kehilangan lu,kita kangen banget sama lu Key," ucap Diva dan sahabat-sahabat yang lainnya.
"Iya Div,gue juga kangen sama kalian makanya gue langsung ke sini,gue kemarin baru pulang dari London,"ucap Keyla kepada sahabat-sahabatnya.
"Coba dong lu ceritain ke kita Key,gimana ceritanya kok bisa lu masih hidup?" tanya Lidya kepada Keyla dengan penasarannya.
Keyla pun menjelaskan dengan panjang lebar dan dengan sejelas-jelasnya kepada sahabat-sahabatnya tersebut yang begitu penasaran dengan kepergiannya ke London dan alasannya melakukan semua ini.
Sahabat-sahabat Keyla begitu bahagia dapat berkumpul kembali bersama Keyla,mereka tak henti-hentinya mengucap syukur karena Keyla bisa kembali lagi dan bisa bersama mereka kembali.
__ADS_1
"Kalian kan harusnya masuk kuliah," ucap Keyla sahabat-sahabatnya.
"Iya Key enggak apa-apa kok,ini kita kan udah telat juga hari ini,kita libur kuliah hari ini karena kita pengen ngobrol banyak sama luh," ucap sahabat- sahabat Keyla kepada Keyla.
Keyla dan sahabat-sahabatnya pun tertawa bersama,bercanda riang setelah 2 tahun lamanya mereka tidak bertemu.
☆☆☆
Pukul 12 siang,
Juna keluar dari kantornya lalu menaiki mobilnya menuju ke rumah Sherly untuk menjemput istri tercintanya yaitu Keyla untuk mengajaknya makan siang bersama.
Setelah Juna sampai di rumah Sherly,juna langsung menghubungi Keyla dan memberitahu Keyla bahwa Juna sudah berada di halaman rumah Sherly untuk menjemputnya.
Keyla pun berpamitan kepada sahabat-sahabatnya karena Keyla akan makan siang bersama suaminya,sementara sahabat-sahabat Keyla tidak mau ikut makan siang bersama Keyla dan suaminya,karena takut mengganggu keromantisan Keyla dan suaminya dan mereka juga tidak mau menjadi nyamuk diantara Keyla dan Juna.
"Gaes gue pergi dulu ya,nanti gue akan hubungi kalian,kalian nanti main saja ke rumah gue ya," ucap keyla kepada sahabat-sahabatnya.
"Oke Key,luh hati-hati ya, nanti kita bakalan main ke rumah lu," ucap Sherly dan sahabat-sahabat yang lain kepada Keyla.
mereka mengantar Keyla sampai ke depan pintu rumah Sherly dan mereka sudah melihat Juna berada di halaman rumah Sherly untuk menjemput Keyla.
"bye bye gaes," ucap Keyla pada sahabat-sahabatnya sambil Melambaikan tangannya ketika Keyla sudah berada di dalam mobil Juna.
"Bye bye Key... sampai jumpa juga," ucap sahabat" sahabat Keyla kepada Keyla sambil Melambaikan tangan mereka.
"Sayang.. gimana sahabat-sahabat kamu? mereka kaget gak ngelihat kamu? tanya Juna pada Keyla.
"Iya Mas mereka begitu kaget melihat Keyla berada di sana." ucap Keyla kepada suaminya.
Juna dan Keyla pun sudah berada di restoran Jepang,mereka akan menikmati makan siang berdua di restaurant tersebut.
Juna begitu bahagia melihat Keyla makan dengan lahapnya sambil Juna menyuapi Keyla
Setelah Juna dan Keyla selesai makan siang,kemudian mereka pergi menuju ke kantor Juna.
Karena Keyla akan menemani Juna di kantornya.
Juna dan Keyla pun sudah sampai di kantor Juna. Dan semua mata tertuju pada Keyla. Pegawai-pegawai Juna begitu kaget melihat Keyla berjalan beriringan bersama Juna sementara yang mereka ketahui Keyla sudah meninggal.
Mereka berbisik-bisik saling bertanya-tanya Bagaimana bisa istri Bosnya itu masih hidup,bahkan ada yang mengatakan bahwa itu bukan Keyla melainkan hanya mirip saja.
Namun Juna dan Keyla tidak mempedulikan pegawai-pegawainya mereka terus saja melangkah menaiki lift menuju lantai atas untuk ke ruang kerja Juna
sesampainya di ruang kerja Juna Kela duduk di sofa yang berada di ruang kerja tersebut, sementara Juna sedang mengerjakan pekerjaannya dengan cepat karena mulai besok Kevin akan izin untuk untuk tidak bekerja dalam beberapa hari untuk mempersiapkan pernikahan Kevin dan kekasihnya.
Keyla dengan santainya memakan cemilan yang sudah di siapkan sambil sekali-kali Keyla melihat kearah Juna yang sedang sibuk bekerja.
"Massss.... Key ngantuk,key mau tidur ya di kamar,ucap Keyla pada Juna"
__ADS_1
" Iya sayang kamu bobo ya,,mas mau mengerjakan pekerjaan Mas dulu,sebentar lagi mas nyusul," ucap Juna pada Kayla.
"Oke Mas,ucap Keyla pada Juna sambil tersenyum"
Lalu Keyla pun masuk kedalam kamar Juna yang berada di ruangan kerja Juna tersebut dan merebahkan tubuhnya karena merasakan matanya begitu ngantuk.
Keyla tertidur di kasur milik Juna yang berada di kamar tersebut.
setelah Juna selesai dengan pekerjaannya Juna masuk kedalam kamar yang berada di ruangan kerjanya itu,juna melihat Keyla sudah tertidur dengan nyenyak.
Juna pun menghampiri Kayla dan memandang wajah istrinya yang sedang tertidur itu sangat terlihat cantik bagi Juna.
Juna mencium pipi Keyla dan keningnya,lalu menyelimuti Keyla dengan selimut yang ada di kamar tersebut.
Setelah itu Juna keluar dari kamar Karena Kevin ingin membicarakan sesuatu dengan Juna.
Kevin membicarakan tentang pernikahannya.
Kevin merasa kebingungan karena calon istrinya itu menginginkan sebuah pesta pernikahan yang mewah,sementara Kevin tidak bisa jika harus mengadakan pesta mewah seperti pesta pernikahan bosnya itu.
"Kevin Kenapa istrimu meminta pesta yang begitu mewah,sementara calon istrimu sendiri harusnya tahu kan kalo kamu tidak memiliki uang sebanyak itu," ucap Juna pada Kevin.
"Saya sudah mengatakannya pada calon istri saya bos Jika saya tidak mungkin menggelar pesta yang begitu mewah seperti pesta pernikahannya bos Juna," ucap Kevin pada Juna.
"Lalu kenapa istri kamu tidak bisa menerimanya, Jika dia memang mencintai kamu dia tidak akan memaksa kamu menggelar pesta mewah itu, sementara kamu tidak bisa untuk membiayai pesta sebesar ini," ucap Juna pada Kevin.
Kevin hanya terdiam mendengar ucapan Juna. Kevin pun merasa calon istrinya itu begitu matre bahkan calon istrinya Kevin itu menganggap bahwa Kevin itu memiliki banyak uang namun bagaimana lagi karena Kevin begitu mencintai calon istrinya itu,kevin pun hanya bisa menurutinya saja
"Baiklah Kevin saya akan membantu kamu dengan cara menyiapkan pesta pernikahan mewah untuk kamu agar istri kamu bahagia," ucap Juna pada Kevin.
"Bos,tidak perlu melakukan itu,saya tidak bisa menerimanya,ucap Kevin pada juna"
"Kevin,sejak kemarin saya memang ingin membantu pernikahan kamu,tapi saya tidak menyangka jika calon istri kamu malah menginginkan pesta pernikahan yang mewah.Saya ingin memberitahukan pada kamu, jika memang wanita itu benar-benar mencintai kamu dia akan menerima kamu apa adanya tanpa paksaan tanpa harus memaksakan kehendaknya," ucap Juna kepada Kevin.
"Iya bos,nanti saya akan menasehati calon istri saya,agar dia mau menerima saya apa adanya,ucap Kevin pada Juna"
Sebenarnya pesta pernikahan yang akan diadakan oleh Kevin cukup meriah,namun Kevin bukanlah seorang Arjuna Bagaskara yang bisa menggelar pesta mewah selayaknya sang pangeran menikahi sang puteri.
" Bos,terimakasih karena Bos telah membantu saya,saya tidak tahu harus membalasnya dengan apa,tapi saya akan bekerja dengan sekuat tenaga saya untuk membalas rasa Terima kasih saya pada bos," ucap Kevin pada Juna.
"Kamu tidak perlu memikirkan hal itu Kevin,anggap saja ini hadiah dari saya untuk pernikahan kamu dan kekasih kamu,karena kamu selama ini sudah bekerja keras di perusahaan saya," ucap Juna pada Kevin sambil menepuk-nepuk pundak Kevin.
"Itu sudah kewajiban saya bos,saya ucapkan terimaksih sekali lagi," ucap Kevin pada Juna merasa tidak enak karena sudah merepotkan Juna.
"Sudah sudah,jangan merasa tidak enak seperti itu Kevin,sekarang kamu boleh pergi dari ruangan saya,"ucap Juna pada Kevin.
Kevin pun ke luar dari ruangan Juna dengan perasaan senangnya karena Kevin bisa mewujudkan pesta pernikahan mewah untuk calon istrinya.
JANGAN LUPA LIKE COMMENT VOTE AND FOLLOW YA.TERIMAKSIH🥰🥰🥰
__ADS_1