
Usia kandungan Keyla sudah menginjak usia ke 8 bulan.
Hari ini Keyla sedang tidak ikut ke kantor bersama Juna,karena Juna akan pulang pada siang harinya.
Pukul 09.00 Pagi di kediaman Arjuna dan Keyla.
Ting nong... Ting nong...
Bel pintu rumah Keyla berbunyi.
Bi Iyem langsung membuka pintu rumah,ternyata Sherly sahabat Keyla yang datang ke rumah Keyla.
Di lihatnya Sherly oleh bi Iyem sudah menangis dengan air mata yang membasahi pipinya.
"Bi,apakah Keyla berada di rumah?" tanya Sherly kepada bi Iyem sambil terus menangis.
"Ada mbak Sherly,silahkan masuk mbak Sherly,mbak Keyla sedang duduk di sofa ruang tv," ucap bi Iyem kepada Sherly sambil bi Iyem memandang wajah Sherly yang sudah sembab karena menangis.
"Terima kasih bi Iyem," ucap Sherly kepada bi Iyem.
Sherly pun masuk ke dalam rumah Keyla untuk menemui Keyla yang duduk santai di sofa sambil menonton tv.
"Keylaaaa.... hiks hiks hiks," panggil Sherly kepada Keyla,mengagetkan Keyla yang tengah duduk santai sambil mengemil dan menonton tv.
Keyla menengok ke arah suara yang memanggilnya,keyla melihat Sherly seperti tengah bersedihm
__ADS_1
"Sherly... tumben luh ke rumah gue jam segini? ada apa Sher?" tanya Keyla ketika melihat Sherly sudah menangis dengan berlinang air mata dengan wajah kaget Keyla.
Sherly langsung berjalan ke arah Keyla dan memeluk Keyla sambil menangis sesegukan karena merasa begitu sedih.
"Suami gue Key...suami gue... hiks hiks hiks" ucap Sherly pada Keyla dengan terbata-bata.
"Suami luh kenapa Sher?" tanya Keyla pada Sherly.
"Suami gue key,suami gue udah nyakitin hati gue,suami gue ternyata punya cewek lain,dia udah berselingkuh dari gue,suami gue benar-benar jahat Key,dia tega ngelakuin itu ke gue,gue ingin pisah saja sama Niko,hiks hiks hiks," ucap Sherly pada Keyla sambil terus menangis sedih.
"Sher lu tenang dulu ya,luh duduk dulu ya,coba tarik nafas dalam-dalam,minum air putih dulu biar tenang,kalo luh udah ngerasa enakan sekarang luh boleh cerita ke gue,ada apa sebenarnya sama suami luh?" tanya Keyla pada Sherly sambil menepuk-nepuk pundak Sherly.
"Key,awalnya gue ngeliat handphone suami gue ada panggilan dari nomor yang tak di kenal,pas gue angkat ternyata suara perempuan,perempuan itu memanggil suami gue dengan sebutan sayang,dari situ gue mulai curiga Key,terus tadi pagi gue buntutin suami gue karena dia berangkat pagi banget dari rumah.Pas gue buntutin,dia ternyata dateng ke apartemen seorang perempuan Key,gue ngeliat suami gue pelukan dan ciuman dengan perempuan itu di depan mata gue,gue langsung ngelabrak suami gue dan perempuan itu,tapi suami gue malah belain perempuan itu,gue kecewa Key,gue sakit,gue langsung pergi dari apartemen perempuan itu ke rumah luh huuuuaaaaaaaaa.... hiks hiks hiks" ucap Sherly pada Keyla sambil menangis kencang.
"Gue juga enggak nyangka kalo suami gue sejahat itu sama gue,pantas saja setelah gue menikah dengan Niko,dia jarang banget ada di rumah,setiap gue tanya dia selalu banyak alasan,dia juga berani ngebentak dan ngomong kasar ke gue Key,padahal gue butuh dia di saat gue lagi hamil kaya gini,tapi kalo kaya gini caranya gue enggak sanggup lagi untuk bertahan,gue lebih baik ngurusin anak gue sendiri,gue bisa ngerawat anak gue tanpa dia Key," ucap Sherly pada Keyla sambil menangis sesenggukan menahan rasa sakitnya di khianati oleh suaminya.
"Gue tahu banget hati luh saat ini pasti sakit banget,luh harus kuat menghadapi ujian ini ya Sher,pernikahan itu banyak ujiannya,tapi luh jangan mengambil keputusan di saat emosi seperti ini,luh harus rundingin dulu dengan keluarga luh,ya walaupun gue setuju dengan keputusan yang luh ambil,karena gue sendiri benci dengan perselingkuhan,perselingkuhan hanya akan membuat rumah tangga kita hancur,tapi lebih baik luh bicarakan dengan orang tua luh dan orang tua suami luh dulu," ucap Keyla pada Sherly sambil menghapus air mata Sherly.
"Iya Key,makasih ya Key,luh sahabat terbaik gue,gue baru cerita ke luh doang Key,gue belum cerita ke siapa-siapa termasuk ke orang tua gue,gue kasian sama orang tua gue,gue yakin mereka pasti kaget mendengar suami gue berselingkuh," ucap Sherly pada Keyla dengan tatapan kecewanya.
"Sher,luh bisa cerita apapun dan minta tolong apapun ke gue selama gue bisa bantu,gue pasti bantu,sekarang luh tenang ya,gue yakin luh belum makan kan? gue akan ambilkan luh makanan supaya perut luh di terisi makanan," ucap Keyla pada Sherly sambil tersenyum.
"Gue enggak pengen makan Key,gue enggak laper," ucap Sherly kepada Keyla sambil menyandarkan kepalanya di sofa ruang tv Keyla.
"Luh harus makan Sher,Kasihan anak dalam kandungan Luh,pokoknya luh harus makan," ucap Keyla pada Sherly.
__ADS_1
Kemudian Keyla pergi ke dapurnya mengambil makanan untuk Sherly,agar Sherly tidak sakit dan bayi dalam kandungannya juga tetap sehat.
Keyla begitu kasihan pada Sherly,sherly sedang hamil tapi Sherly malah harus melihat suaminya berselingkuh dan harus merasakan sakit hati.
Keyla sudah membawakan Sherly makanan,lalu Keyla menyuapi Sherly karena Sherly malas makan.
"Sher,gue suapin ya,makan sedikit aja biar anak luh tetap sehat," ucap Keyla pada Sherly sambil menyodorkan sendok yang berisi makanan pada Sherly.
Sherly akhrinya mau tidak mau memakan makanan yang di sediakan oleh Keyla,walaupun hanya sedikit,karena Sherly juga memikirkan anak yang ada dalam kandungannya.
Bagaimanapun juga anaknya harus sehat dan harus kuat.
"Key,gue kayanya akan pulang ke rumah orang tua gue dulu,gue enggak mau pulang ke rumah gue,gue enggak mau ketemu Niko," ucap Sherly pada Keyla sambil Sherly mengunyah makanan sambil meneteskan air matanya.
"Iya Sher,luh tenangin diri luh dulu ya,semu keputusan ada di tangan luh Sher,luh harus kuat demi anak yang ada di dalam kandungan luh," ucap Keyla pada Sherly.
Setelah Sherly merasa tenang,sherly pulang ke rumah orang tuanya dengan membawa mobilnya.
Sherly sudah bertekad bahwa ia akan berpisah dengan Niko.
Sherly yakin dirinya bisa mengurus anaknya sampai dewasa nanti.
DUKUNG AKU TERUS YA DENGAN CARA LIKE COMMENT VOTE AND FOLLOW🥰🥰🥰
TERIMAKASIH🥰🥰🥰
__ADS_1