
PUKUL 11 SIANG
Juna sudah sampai di rumahnya bersama Kevin asistennya,sejak Juna tahu kalo Keyla tidak ke luar kamar perasaannya mulai tidak enak.
Juna pun meminta Kevin ikut dengannya pulang ke rumah.
Juna dan kevin sudah sampai di kediaman Juna.
Juna langsung naik ke lantai atas menuju kamarnya,namun kevin menunggu di bawah.
Rencananya setelah jam istirahat kerja Juna dan Kevin akan ada pertemuan dengan rekan bisnis Juna.
Tiiing...
Pintu lift terbuka,juna sudah sampai lantai atas menuju kamar Keyla.
"Bi Iyem,gimana Keyla,apakah sudah bangun?" tanya Juna pada bi Iyem.
"Belum mas,bibi sudah panggil-panggil tapi belum bangun," jawab bi Iyem pada Juna.
Juna mencoba untuk membuka pintu kamar Keyla namun di kunci dari dalam kamar.
"Keyla....buka pintunya," panggil Juna pada Keyla agar membukakan pintunya.
"Keylaaaa..... buka pintunya aku hitung sampai tiga kalo gak di buka aku dobrak pintunya," panggil Juna pada Keyla memanggil keyla dengan ancaman.
"*Sial,kenapa pintunya tidak di buka juga*," juna merasa prustasi sambil memegang dahi nya.
Pintu kamar Keyla sangat besar,juna tidak mungkin bisa mendobraknya.
tapi pintunya di kunci dari dalam.
bagaimana ini,pikir Juna.
Juna menelpon Kevin agar naik ke lantai atas untuk membantunya membuka pintu kamar Keyla.
Kevin langsung berlari menaiki lift menuju lantai atas setelah di telpon oleh Juna.
"Kevin bantu saya untuk mendobrak pintu kamar Keyla,":perintah Juna pada Kevin.
"Baik bos," ucap Kevin pada Juna,sementara bi Iyem hanya melihat Juna dan Kevin yang akan mendobrak pintu kamar Keyla dengan perasaan cemas takut terjadi sesuatu pada Keyla.
"Ikutin aba-aba saya vin," ucap Juna pasa Kevin ketik akan mendobrak pintu kamar Keyla.
"Baik bos," jawab kevin pada Juna.
1... 2... 3...
Bruuuukkk.... bruuuukkkk...
Juna dan kevin mencoba mendobrak pintu kamar Keyla,namun belum berhasil mendobraknya.
"Satu kali lagi vin," pinta Juna pada Kevin,kevin lalu mengangguk.
1... 2... 3...
Bruuuukkkk.... bruuuukkkkk ceklek....
__ADS_1
Akhirnya pintu kamar Keyla bisa d dobrak oleh Juna dan Kevin.
Juna pun langsung masuk ke kamar Keyla,melihat ke arah kasur namun tidak menemukan Keyla.
"Keyla....Keyla...." panggil Juna pada Keyla,berteriak memanggil Keyla sambil mencari-cari Keyla ke ruang ganti pakaian tapi Juna tidak menemukannya.
Lalu juna pun mencari Keyla ke dalam kamar mandi untuk mencari keberadaan Keyla.
Betapa terkejutnya Juna melihat Keyla hampir tak sadarkan diri duduk di lantai kamar mandi yang tak jauh dari wastafel kamar mandi dengan wajah yang sangat pucat.
"Keyla," juna berteriak kaget melihat keyla duduk di lantai kamar mandi dengan begitu tak berdaya.
Juna menghampiri Keyla dan memegang wajah Keyla yang sangat pucat.
Bahkan untuk berdiri saja rasanya Keyla tidak kuat.
"Key bangun sayang,kamu jangan becanda key," una memegang wajah Keyla dan menepuk-nepuk pipi Keyla yang terasa panas.
"Keyla demam,apa yang terjadi pada Keyla,"batin Juna.
Keyla membuka matanya sedikit untuk melihat Juna,sejak kemarin Keyla sudah merasa tidak enak badan,di tambah lagi tadi malam dia tidak bisa tidur karena Juna tidak menemaninya,membuat keyla merasa sakit hati dan kecewa pada Juna.
" Mas Juna," keyla memanggil suaminya lirih sambil meneteskan air mata kesedihan pada Juna karena sudah membuatnya kecewa tadi malam.
"Key benci sama mas Juna," ucap Keyla dengan suara lemah ketika berbicara dengan Juna,berbicara tanpa tenaga karena tubuhnya terasa begitu lemas lalu tak sadarkan diri.
"Sayang,mas minta maaf,mas gak bermaksud nyakitin hati kamu,mas hanya cemburu Key," ucap Juna pada Keyla sambil menghapus air mata Keyla sembari mencium keningnya.
"Maafin aku key,maafin aku kalo sikap aku udah bikin kamu sakit," batin Juna.
Juna langsung membopong tubuh Keyla dari dalam kamar mandi untuk membawanya ke rumah sakit.
Kevin dan Juna langsung turun ke lantai bawah untuk menaiki mobil Juna membawa Keyla ke rumah sakit.
Juna duduk di kursi belakang memangku Keyla di pangkuannya dengan perasaan sedih melihat Keyla tak sadarkan diri.
Di dalam mobil Juna begitu khawatir pada Keyla.
Merasa bersalah telah membuat Keyla kecewa dengan sikapnya.
Sementara Kevin menyetir mobil dengan kecepatan yang lebih supaya cepat sampai di rumah sakit.
"Key,sayang bangun,buka mata kamu Key," juna menepuk-nepuk pipi Keyla lalu memeluknya dalam dekapannya.
"Kevin bawa mobilnya lebih cepat," pinta Juna pada Kevin.
"Baik pak," sahut Kevin pada Juna.
Sampailah Juna di rumah sakit sambil menggendong Keyla yang sudah tak sadarkan diri.
"Suster... Suster Dimana dokternya,tolong istri saya cepat..." Juna berteriak kepada para perawat di rumah sakit dengan perasaan takut terjadi sesuatu pada istrinya.
Para perawat pun langsung menghampiri Juna yang yang terlihat panik menggendong Keyla.
Perawat-perawat itu meminta Juna menidurkan Keyla di bangsal untuk di bawa ke IGD,namun Juna tidak mau melepaskan gendongannya.
Kemudian Juna pun di arahakan ke IGD oleh para perawat dan tak lama Dokter pun masuk ke ruang IGD untuk memeriksa Keyla.
__ADS_1
Dokter yang datang untuk menangani Keyla tak lain adalah teman Juna yaitu Dokter Irwan.
Juna langsung meminta temannya agar bisa menyelamatkan Keyla istrinya.
"Irwan,selamatkan istri gue,gue mohon,gue akan bayar berapapun asal istri gue selamat," ucap Juna memohon pada Dokter Irwan dengan wajah memelas.
"Luh tenang dulu jun,gue akan memeriksa istri lu dulu," ucap Dokter Irwan pada Juna.
Dokter irwan meminta perawat untuk menginfus Keyla dan memberikan Oksigen pada Keyla.
Kemudian dokter irwan memeriksa denyut nadi keyla.
Dokter irwan menyarankan Juna agar Keyla di periksa Oleh dokter kandungan.
"Gimana Istri gue?" tanya Juna pada Dokter Irwan.
"Istri luh gak apa-apa,dia hanya kekurangan cairan,seprtinya istri lu habis muntah-muntah," jawab Dokter Irwan pada Juna.
"Muntah-muntah? gue tapi gak tau kalo istri gue muntah-muntah,cuma istri gue dari tadi pagi belum makan sedikit pun," ucap Juna pada Dokter Irwan.
"Kok gue gak tau kalo luh udah nikah?" tanya Dr Irwan pada Juna"m.
" Iya gak banyak yang tahu kalo gue udah nikah,terlalu cepat pernikahannya," ucap Juna pada Dr Irwan"m.
"Tapi luh gak ngehamilin anak orang kan? Lu nikahin anak kecil bro," ucap Dr Irwan pada Juna.
"Sialan luh Ir,gue gak mungkin ngehamilin anak orang,gue juga gak tau kenapa gue bisa punya istri yang masih muda kaya gini,gue di jodohin orang tua gue bro,";ucap Juna pada Dr Irwan.
"Tapi luh kayanya kelihatannya sayang sama Istri luh,ya jelas siapa yang gak mau nikah sama gadis yang masih muda dan cantik kaya gini," ledek Dr Irwan pada Juna.
"Jangan macem-macem luh pake bilang istri gue cantik segala," ucap Juna pada Dr irwan.
Tidak lama kemudian datanglah Dokter Cindy ke ruang IGD.
Dokter Cindy adalah dokter kandungan.
Dr Irwan yang meminta Dokter Cindy untuk memeriksa Keyla lebih jelas apakah Keyla sedang mengandung atau tidak.
Karena Juna tidak ingin Irwan yang menyentuh-nyentuh istrinya.
"Selamat ya Pak Juna,istri anda positif hamil," ucap Dokter Cindy pada Juna.
"Apa dok? Istri saya hamil?" tanya Juna pada Dokter Cindy"m.
"Benar pak,istri bapak sedang mengandung,usia kandungannya baru memasuki minggu ke 4," ucap Dokter Cindy pada Juna.
"Jadi saya akan punya anak dok?
Kemudian Juna memeluk Irwan,gue akan punya anak bro," ucap Juna pada Irwan.
"Selamat bro,akhirnya luh akan jadi ayah," ucap Dokter Irwan pada Juna.
Keyla pun di bawa ke ruang VVIP di rumah sakit tersebut.
Namun Keyla masih belum sadarkan diri.
Juna memberitahu Mama dan papanya kalo keyla hamil dan sedang di rawat di rumah sakit.
__ADS_1
Mama Dewi dan papa Dito sangat bahagia mendengar kabar kehamilan Keyla.
Mama Dewi dan papa Dewi pun langsung pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Keyla.