MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
NGIDAM


__ADS_3

Keyla sudah di izinkan untuk pulang ke rumah.


Dokter menyarankan Keyla agar tidak banyak pikiran dan tidak banyak beraktivitas ketika sedang hamil muda,karena usia kandungan Keyla masih sangat rentan.


Keyla pun sudah sampai di kediaman Juna bersama mama Dewi yang turut mengantar Keyla pulang ke rumahnya,sementara papa Dito tidak bisa mengantarkan Keyla pulang karena sedang banyak pekerjaan.


Juna menggendong Keyla ketika ke luar dari mobilnya lalu masuk ke dalam rumahnya kemudian naik ke lantai atas menuju kamarnya.


Setelah Keyla beristirahat di kamarnya,mama Dewi berpamitan untuk pulang ke rumahnya.


"Key sayang,mama pulang dulu ya,kamu kalo ada apa-apa langsung hubungi mama saja ya sayang," ucap mama Dewi pada Keyla.


"Iya mah,makasih ya mah,mama udah antar Key pulang ke rumah," ucap Keyla pada mama Dewi.


"Sama-sama sayang," jawab mama Dewi mencium kening Keyla lalu memeluknya.


"Juna,jaga Keyla baik-baik ya nak,mama gak mau kalo terjadi sesuatu sama mantu dan cucu mama," pesan mama Dewi pada Juna anaknya.


"Iya mah," sahut Juna pada mama Dewi.


"Kamu tidak usah antar mama ke bawah,kamu jaga Keyla saja," ucap mama Dewi pada Junam


Mama Dewi pun turun ke lantai bawah untuk pulang ke rumahnya,karena mama Dewi punya kesibukan jugaa yang harus dia kerjakan.


Keyla beristirahat di atas kasur empuknya. Menyandarakan tubuhnya di bantal sambil memegang handphonenya untuk memberitahukan kabar kehamilannya pada sahabat-sahabatnya.


Sejak Keyla masuk rumah sakit,keyla tidak memegang handphonenya.


Setelah Keyla memeriksa handphonenya,keyla melihat banyak panggilan tak terjawab dan chat masuk dari sahabat-sahabatnya yang menanyai kabar Keyla yang tidak masuk kuliah selama dua hari.


Keyla pun langsung menghubungi sahabat-sahabatnya melalui video call.


"Keylaaaaaa......" panggil sahabat-sahabat Keyla pada Keyla secara bersamaan.


"Hayyyy gaessss," sapa Keyla pada sahabat-sahabatnya.


"Key,luh kemana aja sih? kita kan khawatir takut luh kenapa-kenapa," tanya Diva pada Keyla.


"Iya key,kita hubungi kok gak pernah di angkat?" tanya Lidya pada Keyla.


"Maaf gaes gue kemarin masuk rumah sakit," sahut Keyla pada sahabat-sahabatnyam


"Luh sakit Key? kenapa gak ngabarin kita sih Key?" tanya Sherly khawatir pada Keyla.


"Iya kemarin gue sakit dan handphone gue tertinggal di rumah gue,jadi gue gak bisa ngasih kabar ke kalian,maafin gue ya gaes," ucap Keyla pada sahabat-sahabatnya.


"Iya kita maafin,tapi luh sakit apa Key? lu kan selama ini jarang banget sakit? tanya Fani pada Keyla.


"Gue mau ngasih tau sesuatu ke kalian,tapi kalian semua jangan kaget ya," ucap Keyla pada sahabat-sahabatnya.


"Ngasih tau apa Key? cepetan kasih tau kita," ucap sahabat-sahabat Keyla penasaran.


"Gaessss...gue...gue hamil," ucap Keyla tersenyum pada sahabat-sahabatnya yang di sambut senang sekaligus kaget oleh sahabat-sahabatnya"l.


"Whaaaattttt.... serius luh Key?" tanya sahabat-sahabatnya pada Keyla.

__ADS_1


"Iya gue serius,gue hamil,gue akan punya anak," ucap Keyla meyakinkan sahabat-sahabatnya.


"Selamat ya Key,luh sebentar lagi akan jadi ibu,kita senang dengar luh hamil Key," ucap sahabat-sahabat Keyla pada Keyla.


"Makasih ya gaes,gue juga gak nyangka kalo gue akan hamil secepat ini," ucap Keyla sambil tertawa kecil pada sahabat-sahabatnya hihihi.


"Wah hebat Juga suami luh dalam waktu singkat udah bikin luh hamil," ucap Diva pada Keyla sambil tertawa,lalu sahabat-sahabat yang lainnya pun tertawa hahaha.


"Key luh harus jaga kandungan luh,luh mendingan cuti kuliah dulu Key," ucap Sherly pada Keyla.


"Iya Sher,tapi gue kan baru aja masuk kuliah,masa udah ngambil cuti,gue yakin gue bisa jaga kandungan gue sambil gue tetap kuliah," ucap keyla pada Sherly


"Ya sudah,gimana luh aja,yang penting kandungan luh baik-baik aja Key," ucap Sherly pada Keyla


"Gue seneng banget bakal punya ponakan," ucap Lidya yang selalu berharap Keyla hamilm


"Makasiiii aunty Lidya sayang," ucap Keyla pada Lidya.


"Key luh istirahat di rumah aja dulu beberapa hari,biar badan luh enakan," ucap Fani pada Keyla.


"Iya fan,gue besok masih di suruh istirahat sama mas Juna," jawab keyla pada Fani.


"Key sekarang luh istirahat ya,jaga kesehatan luh dan kandungan luh ya Key," ucap sahabat-sahabat Keyla pada Keyla,mereka berpamitan,lalu sambungan video call pun terputus.


Juna sedari tadi tahu kalo Keyla tengah berbicara dengan sahabat-sahabatnya.


Sehingga Juna tidak mengganggu keyla dan hanya duduk di sofa kamar sambil memainkan laptopnya.


"Massss,":panggil Keyla pada suaminya Juna yang tengah melihat ke layar laptop milik Juna.


"Aku laperrr," ucap Keyla pada Juna.


"Kamu mau makan apa,hemmm?" tanya Juna pada Keyla sambil mengelus-ngelus perut Keyla yang masih rata.


"Aku pengen makan ikan asin mas,sama lalapan pete dan sambal terasi," pinta Keyla pada Juna.


"Apa sayang? Ikan asin? pete dan sambal terasi?" tanya Juna pada Keyla dengan raut wajah yang tidak percaya.


"Iya mas,aku pengen makan Ikan asin,pete sama sambal terasi,emmmm pasti enak banget," ucap Keyla pada Juna sambil menahan air liurnya karena membayangkan makanan yang di inginkannya.


Juna yang mendengar keingan Keyla makan ikan asin,pete dan sambal terasi sangat kaget dan terheran-heran,karena setahu Juna keyla tidak pernah makan ikan asin,pete dan sambal terasi.


Bahkan Juna pun tidak pernah makan ikan asin,pete apa lagi sambal terasi,lalu bagaimana mungkin keyla ngidam kaya gini,pikir Juna.


"Sayang,makan yang lain saja ya,makanan jepang mau gak? sushi atau yang lainnya?" rayu Juna pada Keyla.


"Gak mau mas,aku mau makan ikan asin,pete dan sambal terasi," rengek Keyla pada Juna dengan wajah seperti ingin menangis.


"Apa ini yang dinamakan ngidam? tapi masa iya anakku harus makan ikan asin,pete dan sambal terasi,tapi keyla akan ngambek dan tidak mau makan jika tidak di turuti," batin Juna.


"Iya sayang,kamu jangan nangis ya,aku akan suruh bi Iyem untuk masak ikan asin,pete dan sambal terasi," ucap Juna menenangkan Keyla sambil memeluknya.


"Aku maunya mas Juna yang goreng ikan asin dan bikin sambal terasinya," pinta Keyla pada Juna.


"Apa sayang? aku gak bisa key,aku gak mau," ucap Juna menolak permintaan Keyla.

__ADS_1


"Mas Juna iiiikkkhhh,ya sudah kalo gak mau nanti dedek bayinya ileran," ucap Keyla pada Juna cemberut.


"Waduh,gimana ini,aku sangat tidak suka mencium bau ikan asin,pete dan terasi,tapi Keyla tidak akan mau makan kalo keinginannya tidak di turuti," batin Juna.


"Iya sayang,mas yang akan masak buat kamu," ucap Juna sambil mengelus rambut Keyla.


"Beneran ya mas,key pengen lihat langsung mas Juna masak ikan asin dan bikin sambal terasi buat Key," ucap Keyla pada Juna.


"Iya sayang," ucap Juna sambil menggaruk-garuk rambutnya yang tidak gatal karena ia harus menuruti keinginan istrinya yang sedang ngidam.


Juna dan Keyla pun turun ke lantai bawah menuju dapur untuk memasak ikan asin,petey dan membuat sambal terasi.


Juna tadi sudah meminta bi Iyem untuk membeli ikan asin,petey dan bumbu-bumbu sambal terasi.


Bi Iyem tersenyum kasihan melihat Juna masuk ke dapur untuk memasak Ikan asin dan membuat sambal terasi,karena selama ini Juna tidak pernah memasak.


Juna meminta bi iyem untuk mengajarinya tanpa perlu membantunya,


karena Keyla turut ikut masuk ke dapur untuk mengawasi Juna dan melarang bi Iyem membantu Juna memasak ikan asin,merebus peta dan membuat sambal terasi untuknya.


Juna sangat tidak tahan dengan bau ikan asin dan sambal terasi sambil menutup hidungnya,juna tetap melanjutkan memasak semua makanan yang di inginkan Keyla.


Keyla tertawa senang melihat Juna memasak semua keinginannya,walaupun Keyla dapat melihat suaminya Juna sangat tidak tahan dengan aroma makanan yang akan Keyla makan.


Setelah selesai memasak ikan asin peda,merebus pete dan membuat sambal terasi,keyla pun langsung duduk di meja makan berdua bersama Juna.


Keyla meminta Juna menyuapinya menggunakan tangan Juna.


Juna tidak dapat menolak permintaan istrinya,karena Juna tahu Keyla akan marah jika Juna menolaknya, bahkan bisa saja Keyla mogok makan.


Dengan perasaa yang sedikit terpaksa Juna berjalan ke arah wastafel untuk mencuci tangannya sampai bersih karena akan menyuapi Keyla dengan tangan kanannya.


Keyla tidak ingin di suapi dengan memakai sendok makan yang sudah tersedia di meja makan.


walaupun Keyla sangat tahu bahwa Juna tidak menyukai makanan yang akan Keyla makan.


"Mmmmmmm,enak banget ikan asinnya," keyla mengacungkan kedua jempolnya pada Juna saat suaminya menyuapinya dengan tangannya langsung.


Juna yang melihat Keyla makan dengan lahap tersenyum di buatnya,karena sejak kemarin Keyla tidak nafsu makan.


"Mas,sambel terasinya banyakan dong,pete nya juga," pinta Keyla pada Juna dengan mulutnya yang masih mengunyah.


"Iya sayang,pelan-pelan ya makannya," ucap Juna lalu mengambil pete dan sambal terasi ke dalam piring yang terisi nasi.


"Enaaaakk bangettt mas ikan asinnya,semuanya enak," ucap Keyla tak henti-hentinya berbicara mengenai masakan yang di masak oleh suaminya


"Iya sayang,makan yang banyak ya," juna mengelus pipi Keyla dengan tangan sebelah kirinya,karena tangan sebelah kanan nya di pakai untuk menyuapi istrinya.


"Mas,tambah lagi nasinya,hehehe... " pinta Keyla pada Juna,ini sudah ketiga kalinya keyla menambah nasi,rasanya begitu nikmat dan sulit berhenti makan ketika memakan ikan asin,pete dan sambal terasi


Juna tetap menuruti permintaan istrinya sampai Keyla merasa kenyang.


Dengan wajah yang masih terheran-heran Juna melihat wajah Keyla yang merasa sangat senang karena makan ikan asin,pete dan sambal terasi.


"Makasiiiih ya suamiku yang paling tampan," ucap Keyla pada Juna sambil mencium pipi Juna ketika Keyla telah selesai makanm

__ADS_1


Juna tersenyum bahagia melihat Keyla bahagia,walaupun bibir Keyla tercium aroma petay yang sangat menyengat,namun Juna tidak mempermasalahkannya hahaha....


__ADS_2