MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
KEPUTUSAN KEVIN


__ADS_3

Malam harinya Juna dan Keyla duduk di saung bersama pak asep dan bu Lilis untuk menikmati makan malam bersama.


Kaki Keyla sudah terasa lebih baik dari sebelumnya,hanya saja Keyla belum bisa berjalan karena kakinya masih terasa sakit jika di bawa berjalan.


Juna selalu siap untuk menggendong Keyla kemanapun Keyla pergi.


"Mbak keyla gimana kakinya? apa sudah lebih baik? tanya bu Lilis pada Keyla.


"Sudah lebih baik bu,tapi kalo di bawa berjalan masih belum bisa,masih ngilu dan masih terasa sakit," ucap Keyla pada bu Lilis.


"Iya mbak Key,semoga saja lekas sembuh ya," ucap bu lilis pada Keyla.


"Aamiin,terimakasih ya bu,ibu Lilis sudah mengurut kaki Keyla,ucap keyla pada bu Lilis.


"Sama-sama mbak Key,ya sudah ayuk kita makan malam dulu,ibu sudah masak udang saos tiram kesukaan mbak Keyla,tadi mas Juna yang meminta ibu untuk memasaknya," ucap bu Lilis pada Keyla sambil tersenyum.


Keyla melirik ke arah Juna dan tersenyum senang,karena Juna begitu perhatian terhadap Keyla.


Juna pun melirik Keyla dengan perasaan senangnya melihat Keyla tersenyum bahagia.


"Waaahhh terimkasih ya bu,pasti enak sekali masakannya bu Lilis,ucap keyla pada bu Lilis sambil tersenyum senang.


"Sama-sama mbak key,masakan ibu tidak seenak masakan di restaurant mbak Key,harap maklum saja ya mbak Key," ucap bu Lilis pada Keyla.


"Masakan bu Lilis pasti enak,key senang di masakin oleh bu Lilis,key udah enggak sabar untuk makan masakan bu Lilis," puji Keyla pada bu Lilis membuat bu Lilis tersenyum senang.


"Mari mbak Keyla,silahkan di makan ya," ucap bu Lilis pada Keyla sambil memberikan Keyla piring untuk makan.


Juna,keyla,pak Asep dan bu Lilis pun menikmati makan malam mereka dengan nikmat di temani kicauan burung-burung yang menambah kenikmatan.


Ketika Juna,keyla Pak Asep dan bu Lilis sudah selesai menikmati makan malamnya,tiba-tiba saja Kevin datang ke villa milik Juna dengan raut wajah yang sendu.


Kevin menghampiri Juna dan keyla,sementara pak Asep dan bu Lilis sudah masuk ke dalam villa.


Kevin langsung meminta maaf kepada Juna dan Keyla atas perbuatan Stevy terhadap Keyla.

__ADS_1


"Bos Juna,bu Keyla,saya benar-benar minta maaf atas perilaku istri saya yang tidak baik terhadap bu keyla,saya benar-benar malu,saya tidak tahu lagi harus berbicara apa,saya harap bos Juna mau maafkan saya dan tidak memecat saya dari perusahaan," ucap Kevin pada Juna dan Keyla,dengan rasa malunya terhadap Juna dan keyla.


"Kevin kamu tenang dulu,saya tidak akan pernah memecat kamu,karena saya masih butuh orang seperti kamu untuk bekerja pada saya,kamu adalah orang kepecayaan saya,kamu tidak salah,yang salah adalah istri kamu," ucap Juna pada kevin,merasa iba melihat Kevin begitu sedih.


"Mas Kevin,saya dan suami saya sudah memaafkan istri mas Kevin,hanya saja kami tidak mau lagi bertemu dengan istri mas Kevin lagi,saya takut," ucap Keyla pada Kevin.


"Terimakasih bos Juna,bu keyla,Terima kasih banyak sudah memaafkan istri saya,saya sudah bulat untuk menceraikan istri saya,saya tidak bisa menghadapi sifat istri saya yang seperti itu,dia tidak bisa berubah walaupun saya sudah menasehatinya berulang kali,sama nasehati dia dari yang pelan sampai saya benar-benar merasa harus meninggikan suara saya,akan tetapi dia tidak mendengarkan ucapan saya,saya juga tidak tahu kenapa dia melakukan hal seperti ini pada bu Keyla," ucap Kevin pada Juna dengan perasaannya yang hancur.


"Kevin,saya tahu saat ini hati kamu pasti tidak sedang baik-baik saja,kamu baru menikah beberapa hari,tapi kamu harus menghadapi masalah seperti ini,saya harap kamu bisa menyelesaikan masalah kamu dengan baik,saya berharap kamu dan istri kamu baik-baik saja,tapi semua keputusan ada pada diri kamu," ucap Juna pada Kevin sambil menepuk-nepuk pundak Kevin.


"Bos,keputusan saya sudah bulat,saya akan menceraikan istri saya,saya lebih baik tidak memiliki istri dari pada saya memiliki istri seperti stevy,stevy hanya akan merusak hidup saya," ucap Kevin pada Juna.


"Kevin,saya yakin kamu kuat,kamu harus bisa menyelesaikan masalah kamu," ucap Juna pada Kevin.


"Mas Kevin,sekarang lebih baik makan dulu,pasti mas Kevin dari tadi belum makan," ucap Keyla pada Kevin,merasa kasihan pada Kevin.


Kevin pun makan malam,walaupun dirinya tidak ingin makan,namun Juna dan Keyla memaksanya untuk makan.


Juna dan keyla dapat melihat dari raut wajah Kevin,jika Kevin saat ini begitu hancur hatinya.


Keesokan harinya di Villa milik Arjuna Bagaskara.


Juna dan Keyla duduk di halaman villa untuk menikmati udara segar di pagi hari yang begitu sejuk.


Kali ini Juna dan Keyla tidak bisa berlari-lari di sekitaran Villa,karena kaki Keyla belum bisa di bawa berjalan.


Kevin pun duduk bersama Juna dan Keyla menikmati pagi yang terasa sejuk di tubuh.


Kevin mencoba menata hatinya kembali agar dapat memulihkan hatinya.


"Kevin,memangnya kamu kemarin kemana? tanya Juna pada kevin.


"Bos,kemarin saya mengembalikan Stevy kepada kedua orang tuanya,rumah Stevy tidak begitu jauh dari villa ini bos,hanya sekitar 1 jam dari villa," ucap Kevin pada Juna.


Stevy tidak terima ketika Kevin mengembalikannya kepada orang tuanya, begitupun orangtuanya yang begitu kaget ketika melihat Kevin mengembalikan anaknya.

__ADS_1


Namun Kevin sudah memberikan penjelasan kepada kedua orangtua Stevy bahwa Kevin tidak bisa lagi menerima sikap dan perilaku Stevy terhadapnya dan terhadap orang-orang disekitar Kevin.


Stevy begitu marah ketika Kevin akan menceraikannya dan mengembalikan kepada kedua orangtuanya.


Mau bagaimana lagi,kevin tidak bisa lagi membuka hati dan memberikan kesempatan kepada Stevy karena Kevin sudah terlanjur malu terhadap Juna dan Keyla dengan sikap Stevy tersebut.


Walaupun kemarin Stevy menangis meraung-raung karena tidak ingin dicerai oleh Kevin,namun Kevin tetap menceraikan Stevy,karena Kevin sudah tidak tahan lagi melihat Stevy seperti itu.


Juna dan Keyla yang mendengar ucapan Kevin,dengab perasaan sedih,begitu kasihan kepada Kevin,juna dan Keyla mencoba untuk memberikan Kevin semangat agar Kevin bisa menyelesaikan masalahnya.


"Kevin di luar sana masih banyak wanita yang jauh lebih baik dari pada istri kamu,kamu berhak bahagia Kevin,kamu berhak mendapatkan istri yang benar-benar mencintai kamu dengan tulus dan menerima kamu apa adanya,hanya perempuan yang tidak tahu malu dan tidak bersyukur saja yang memperlakukan kamu seperti ini," ucap Juna pada Kevin.


"Terima kasih bos,saat ini saya merasa sedikit trauma tentang pernikahan,apa lagi saya memiliki istri seperti Stevy,saya tidak ingin gagal lagi,saya menbutuhkan banyak waktu untuk dapat menerima wanita lain di hati saya,"ucap Kevin pada Juna dengan suara lirihnya.


"Tentu saja kamu harus memikirkan secara matang ketika kamu nanti akan menikah lagi, kamu harus benar-benar mengenal pasangan kamu seperti apa,karena terkadang cinta itu bisa menipu Kevin,kamu jangan dibutakan hanya karena parasnya saja,tapi kamu harus melihat hatinya juga," ucap Juna pada Kevin.


"Iya bosterima kasih atas semuanya,terima kasih bos sudah memaafkan saya," ucap Kevin pada Juna merasa lega karena Juna dan Keyla mau memaafkannya.


"Nanti sore kita akan pulang ke Jakarta Kevin," ucap Juna pada Kevin.


"Bos sepertinya saya harus pulang pagi ini,saya ingin melihat keadaan ibu saya,saya mungkin nanti akan naik taksi saja untuk pulang ke Jakarta," ucap Kevin pada Juna,merasa khawatir dengan keadaan ibunya


"Baiklah Kevin,semoga ibu kamu baik-baik saja dan selalu di berikan kesehatan,kamu boleh mengambil libur beberapa hari lagi Kevin," ucap Juna pada Kevin,merasa kasihan pada Kevin.


"Terimakasih bos,tapi besok saya akan mulai masuk kerja,karena saya sudah 1 minggu mengambil hari libur,banyak pekerjaan yang belum saya selesaikan," ucap Kevin pada Juna,kevin ingin membalas kebaikan Juna padanya,dengan cara bekerja lebih giat lagi.


"Ya sudah Kevin,bagaimana baiknya kamu saja, yang penting kamu bisa menyelesaikan masalah kamu dan kalau memang kamu nanti masih butuh waktu untuk menenangkan pikiran kamu, kamu boleh mengambil waktu libur kamu lagi," ucap Juna pada Kevin.


Keyla bersyukur memiliki suami seperti Juna yang begitu perduli pada pegawainya.


Begitupun dengan Kevin,kevin bersyukur karena Juna masih mau mempekerjakannya dengan gaji yang sangat besar.


TERIMAKASIH UNTUK KAKAK-KAKAK YANG SETIA BACA NOVEL SAYA🥰🥰🥰


JANGAN LUPA LIKE COMMENT VOTE TIP RATE AND FOLLOW YA SEBAGAI BENTUK DUKUNGAN DARI KAKAK-KAKAK TERHADAP NOVEL YANG SAYA TULIS🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2