MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
HARUS IKHLAS


__ADS_3

Papa Juna dan papa Kevin sudah ke luar dari ruang IGD,lalu mereka menemui mama Keyla dan mama Sherly untuk memberitahu mereka bahwa Rafa saat ini sedang koma.


Papa Juna dan papa Kevin pun sudah berada bersama mama Keyla dan mama Sherly.


"Mah,gimana keadaa Shera?" tanya papa Juna pada mama Keyla dengan perasaannya yang hancur karena Rafa saat ini koma.


"Shera masih di tangani oleh Dokter pah,pah gimana keadaan Rafa,rafa baik-baik saja kan pah?" tanya mama Keyla pada papa Juna dengan raut wajah khawatirnya.


Papa Juna sebenarnya bingung ketika harus menjawab pertanyaan mama Keyla,namun mama Keyla juga harus tahu keadaan anaknya yaitu Rafa


"Pah,kenapa papa diam saja? bagaimana keadaan Rafa sekarang pah?" tanya mama Keyla pada papa Juna,mama Keyla juga melirik ke arah papa kevin yang terlihat begitu bingung.


"Mah,papa minta sama mama supaya mama kuat mendengar kabar tentang Rafa," ucap papa Juna pada mama Keyla dengan perasaan sedihnya.


"Ada apa sih pah dengan anak kita? cepat katakan sama mama pah?" ucap mama Keyla pada papa Juna dengan rasa penasarannya.


"Mah,anak kita mengalami pendarahan otak yang cukup hebat,anak kita di nyatakan koma oleh Dokter mah,ntah kapan Rafa akan sadar dari komanya,kemungkinan terburuknya kita harus siap menerimanya mah," ucap papa Juna pada mama Keyla,dengan berat hati papa Juna harus menyampaikan semua ini pada mama Keyla.


JJEEEEDDDUUUAAAARRRR...


Mama Keyla dan mama Sherly begitu kaget mendengar Rafa mengalami pendarahan otak dan di nyatakan koma.


"Ini tidaaak mungkin pah,rafa tidak mungkin komaaa,bagaimana jika Rafa sampai tiada pah? mama tidak akan sanggup menerimanya huuuuaaaa hiks hiks hiks," teriak mama Keyla pada papa Juna,mama Keyla tidak percaya jika anaknya Rafa akan mengalami musibah seperti ini.


Mama Keyla hampir pingsan mendengar keadaan Rafa saat ini,papa Juna meminta mama Keyla untuk duduk di kursi supaya mama Keyla tidak pingsan.


"Ya ampun Rafaaaa.... bagaimana perasaan Shera jika tahu suaminya koma huuuaaaaaaaa ....hiks hiks hiks," mama Sherly menangis tersedu-sedu mendengar keadaan Rafa saat ini.


Mama Sherly tidak tahu bagaimana caranya untuk memberitahu Shera tentang keadaan Rafa,apa lagi saat ini keadaan Shera juga sangat memprihatinkan.


Papa Kevin mencoba untuk menenangkan mama Sherly yang begitu sedih menangisi keadaan Rafa dan Shera.


"Pah,mama minta papa segera bawa Rafa ke singapore sekarang juga,supaya Rafa bisa sembuh,mama mohon pah bawa Rafa ke rumah sakit terbaik di manapun,mama mohon selamatkan anak kita huuuuuaaaaaaa hiks hiks hiks," pinta mama Keyla pada papa Juna.


"Iya mah,papa pasti akan memberikan pengobatan yang terbaik untuk Rafa,mama harus tenang ya,kasihan Shera kalo kita lemah seperti ini," ucap papa Juna pada mama Keyla.


Papa Juna pun hatinya begitu hancur ketika Rafa dan Shera harus menerima ujian seberat ini.


Namun papa Juna sebagai seorang kepala rumah tangga harus bisa menjadi penguat untuk keluarganya.


"Iya pah,mama akan berusaha untuk tetap tegar dan kuat,mama berharap Rafa bisa pulih kembali pah,kasihan Shera kalo sampai Rafa kenapa-kenapa," ucap papa Keyla pada papa Juna.


"Key,kita harus kuat demi anak-anak kita," ucap mama Sherly pada mama keyla sambil memeluk mama Keyla.


"Iya Sher,kita harus kuat demi Rafa dan Shera,hapus air mata kita,karena sebentar lagi Shera pasti selesai tindakan pengangkatan janin(kuret)," ucap mama Keyla pada mama Sherly.


"Iya Key," sahut mama Sherly pada mama Keyla.


Tak lama Dokter kandungan yang menangangi Shera ke luar dari ruang tindakan.

__ADS_1


"Dokter,gimana keadaan anak saya?" tanya mama Sherly pada Dokter kandungan yang menangani Shera.


"Ibu Shera masih belum sadar karena masih dalam pengaruh obat bius,tapi sebentar lagi ibu Shera akan sadar bu,sekarang ibu Shera akan kami pindahkan dulu ke kamar perawatan," ucap Dokter kandungan Shera pada mama Sherly.


"Baik Dok,terimakasih," ucap mama Sherly pada Shera.


Shera pun di pindahkan ke ruang rawat inap VVIP oleh para perawat.


Kedua orang tua Shera dan kedua orang tua Sherly juga menemani Shera masuk ke ruang rawat inap VVIP.


Setelah berada di ruang rawat inap VVIP,tak lama Shera sadar dari pengaruh obat biusnya.


"Shera sayang,kamu sudah sadar Nak?" tanya mama Sherly pada Shera sambil membelai rambut anaknya tersebut.


Mama Keyla,papa Juna dan papa Kevin juga berada di dekat Shera untuk menemani Shera.


"Sudah mah,mah gimana keadaan Kak Rafa?" tanya Shera pada mama Sherly dengan wajahnya yang masih lemas dan pucat.


Mama Sherly melirik ke arah papa Kevin dan kedua orang tua Rafa.


Mama Sherly tidak tahu harus menjawab apa pada Shera.


"Sayang,kamu jangan pikirin Kak Rafa dulu ya,yang penting kamu sekarang sehat dulu," ucap mama Sherly pada Shera.


"Tapi Shera ingin tahu keadaan Kak Rafa mah,kak Rafa baik-baik saja kan mah,pah?" tanya Shera pada kedua orang tuanya dan kedua orang tua Rafa dengan wajah khawatirnya.


Shera begitu kaget mendengar bahwa Rafa mengalami pendarahan otak dan Koma,air mata Shera langsung pecah membanjiri pipi mulusnya.


"Huuuuuuaaaaaaaa..... Kak Rafaaaaa.... Shera mau ketemu Kak Rafaaa mah,shera mau minta maaf sama Kak Rafa hiks hiks hiks," shera menangis histeris dengan tubuhnya yang masih lemas.


"Shera sayang,kamu tenang dulu ya,kamu masih perlu istirahat sayang,kamu harus tenang Shera,mama tahu kamu pasti sedih mendengar Kak Rafa koma,tapi mama mohon agar kamu tenang sayang," pinta mama Sherly pada Shera,meminta Shera untuk tenang.


"Mamaaaa.... gimana Shera bisa tenang mah? Kak Rafa bisa saja ninggalin Shera mah,shera udah sering ngecewain Kak Rafa mah huuuuuaaaaa hiks hiks hiks," ucap Shera pada mama Sherly dengan isak tangisnya yang begitu pedih.


"Sayang,coba jelaskan apa yang terjadi dengan Kak Rafa? kenapa Kak Rafa bisa tertabrak mobil seperti itu sayang?" tanya mama Sherly pada Shera dengan wajah penasarannya.


Shera terdiam,mengingat kembali kejadian tadi siang yang membuat Kak Rafa mengalami insiden kecelakaan.


"Semua salah Shera mah,shera minta maaf,shera yang salah mah,shera udah bikin kak Rafa kaya gini hiks hiks hiks," ucap Shera pada mama Sherly sambil terus menangis.


"Shera sayang,katakan pada kami,ada masalah apa antara kamu dengan Kak Rafa? apa kalian sedang bertengkar?" tanya mama Keyla pada Shera.


"Mah,semua berawal ketika tadi siang Shera datang ke kantornya Kak Rafa untuk mengantarkan handphone milik Kak Rafa ke ruang kerja Kak Rafa,tapi ketika Shera membuka pintu ruang kerja Kak Rafa,shera melihat Nesya membuka pakaiannya di hadapan Kak Rafa mah,saat itu Shera marah sama Kak Rafa karena Shera pikir Kak Rafa dan Nesya telah melakukan sesuatu di ruang kerja Kak Rafa mah,shera langsung lari dari ruang kerja Kak Rafa untuk pulang ke runah mama Sherly dengan menaiki taxi,tapi saat Shera menyebrang jalan,sebuah mobil dengan kecepatan tinggi hampir menabrak Shera namun Shera selamat karena Kak Rafa menarik tangan Shera,tapiii.. tapiii malah Kak Rafa yang tertabrak oleh mobil itu mah huuuuuaaaa huuuuuaaaa hiks hiks hiks hiks..." Shera menangis sekencang-kencangnya ketika menceritakan kronologi kejadiannya pada Kedua orang tuanya dan kedua orang tua Rafa.


"Jadi Nesya datang ke kantor Kak Rafa dan melakukan hal yang tidak pantas seperti itu di kantor Kak Rafa?" tanya mama Keyla pada Shera.


"Iya maaahhh,shera melihat sendiri dengan mata kepala Shera kalo Nesya membuka pakaiannya di hadapan Kak Rafa,dari situlah Shera marah sama Kak Rafa,shera juga tidak mau mendengar penjelasan Kak Rafa,shera udah egois mah hiks hiks hiks," ucap Shera pada mama Keyla sedih.


Kedua orang tua Shera dan kedua orang tua Rafa tidak habis pikir dengan apa yang di lakukan oleh Nesya.

__ADS_1


Nesya semakin berulah dan hal ini tidak bisa lagi toleransi.


"Pah,nesya sudah benar-benar keterlaluan,kita harus melaporkan Nesya ke kantor polisi pah,karena Nesya sudah mencoba untuk menggoda Rafa dengan membuka pakaiannya di hadapan Rafa,nesya juga sudah menyebabkan pertengkaran di antara Shera dan Rafa," ucap mama Keyla pada papa Juna.


"Tapi Key,biar bagaimapun juga Neysa itu anaknya Diva sahabat kita,diva pasti akan kecewa dengan kita jika kita melaporkan Nesya ke kantor polisi," ucap mama Sherly pada mama Keyla.


"Biarkan Diva kecewa pada kita Sher,dari pada Nesya terus berulah seperti ini pada Rafa dan Shera,aku sudah tidak bisa memaafkan kesalahan Nesya lagi Sher," ucap mama Keyla pada mama Sherly.


"Baiklah Key,ini juga akan menjadi pelajaran buat Nesya,supaya Nesya jera dan berpikir ribuan kali jika ingin mengangu hubungan orang lain," ucap mama Sherly pada mama Keyla.


Papa Juna langsung menghubungi kantor polisi untuk menangkap Nesya,papa Juna meminta Tama asisten pribadi Rafa untuk mengurus semuanya ke kantor polisi.


"Mah,pah,shera minta maaf ya,shera sudah membuat Kak Rafa mengalami musibah seperti ini hiks hiks hiks," ucap Shera pada mama Keyla dan papa Juna.


"Ini bukan salah kamu sayang,rafa pasti akan menyelamatkan kamu karena Rafa sangat mencintai kamu,seandainya saja Nesya tidak datang ke kantor Rafa,kejadiannya tidak akan seperti ini,nesya benar-benar sudah keterlaluan," ucap mama Keyla pada Shera kesal dan marah pada Nesya.


"Shera,papa dan mama akan membawa Kak Rafa ke singapore untuk mengobati Kak Rafa Nak,semoga saja Kak Rafa bisa cepat sadar dari koma nya dan juga sehat kembali," ucap papa Juna pada Shera.


"Ke singapore pah? tapi Shera boleh ikut kan pah? shera ingin menjaga Kak Rafa di singapore," pinta Shera pada papa Juna dengan wajah memelasnya.


"Shera sayang,kamu masih perlu pemulihan,kamu tidak bisa ikut ke singapore dulu sayang,nanti kalo kamu sudah benar-benar pulih,kamu bisa menjaga Kak Rafa di singapore," ucap mama Keyla pada Shera dengan perasaan tak teganya pada Shera,karena Shera harus berjauhan dengan Rafa.


"Tapi mah," ucapan Shera terhenti.


Shera sadar saat ini dirinya benar-benar belum pulih dan tidak memungkinkan untuk Shera pergi ke singapore.


Walaupun hatinya sedih,tapi Shera harus bisa ikhlas berjauhan dengan Rafa supaya Rafa bisa cepat sembuh kembali.


"Benar kata mama Keyla sayang,kamu harus memulihkan kesehatan kamu dulu,nanti kamu bisa menemui Kak Rafa kalo kamu sudah pulih," ucap papa Kevin pada Shera.


"Iya pah,tapi shera boleh kan ketemu dengan Kak Rafa sekarang? shera mohon,shera ingin sekali melihat Kak Rafa sebelum Kak Rafa pergi berobat ke singapore," pinta Shera pada kedua orang tuanya dan kedua orang tua Rafa dengan wajah memelas.


"Baiklah sayang,tapi kamu harus memakai kursi roda ya,karena kamu tidak boleh banyak bergerak dulu," ucap mama Keyla pada Shera.


HAY KAKAK-KAKAK CANTIK YANG SELALU SETIA BACA NOVEL AKU.


AKU MAU KALIAN MENGERTI BAHWA TIDAK SEMUA CERITA YANG AKU TULIS HARUS SESUAI DENGAN KEINGINAN KALIAN.


KARENA AKU PUNYA JALAN CERITA YANG AKU TULIS SENDIRI SESUAI DENGAN APA YANG ADA DI PIKIRANKU.


AKU MAUNYA KISAH RUMAH TANGGA SHERA DAN RAFA PENUH UJIAN DI DALAMYA SEPERTI KISAH CINTA KEYLA DAN JUNA.


AKU JUGA MAUNYA RAFA DAN SHERA BAIK-BAIK SAJA TAPI MENURUTKU ITU SANGAT MEMBOSANKAN DAN MEMBUATKU MALAS MENULIS JIKA CERITA SETIAP HARINYA HANYA KEROMANTISAN-KEROMANTISAN SAJA.


AKU HARAP KALIAN MENGERTI KARENA DI SINI AKULAH YANG MEMBUAT CERITA NOVEL INI.SERAHKAN SAJA SEMUANYA PADAKU OKE OKE😊😊😊😊😊


SALAM SAYANG DARI AKU🥰🥰🥰🥰🥰


JANGAN LUPA LIKE COMMENT AND VOTE SEBANYAK BANYAKNYA🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2