
Sore harinya Juna dan Keyla akan pulang kembali ke Jakarta setelah mereka menghabiskan waktu selama 5 hari di villa milik Juna.
Juna dan Keyla berpamitan kepada Pak Asep dan bu Lilis.
"Pak Asep,bu Lilis,terima kasih banyak ya,pak asep dan bu Lilis sudah mau direpotkan oleh saya dan istri saya," ucap Juna pada pak Asep dan bu Lilis.
"Mas Juna dan mbak Keyla sama sekali tidak merepotkan kami,kami malah senang mas Juna dan mbak Keyla bisa berlibur di villa milik mas Juna ini," ucap pak Asep pada Juna dan Keyla.
"Iya Pak Asep,bu Lilis,kami nanti pasti akan ke sini lagi,terima kasih sekali lagi ya pak Asep,bu Lilis," ucap Juna pada pak Asep dan bu Lilis.
"Sama-sama Mas Juna,mbak Keyla,hati-hati di perjalanannya ya,semoga selamat sampai rumah," ucap bu Lilis pada Juna dan Keyla.
"Iya Pak Asep,bu Lilis kami permisi dulu ya,semoga pak Asep dan bu Lilis selalu sehat," ucap Juna pada Pak Asep dan bu Lilis
"Aamiin..." Sahut pak Asep dan bu Lilis pada Juna,mengAamiinkan do'a Juna.
"Bu Lilis,ini Keyla ada sedikit rezeki untuk bu Lilis dan pak Asep,harap di terima ya,keyla Ikhlas,mohon Jangan dilihat dari nominalnya ya Pak Asep,bu Lilis," ucap Keyla pada pak Asep dan bu Lilis sambil memberikan amplop berisi uang.
"Mbak Keyla ini tidak perlu,mas Juna tadi malam sudah memberikannya pada kami," ucap bu Lilis pada Keyla,bu Lilis merasa tidak enak untuk menerima uang dari Keyla.
"Tidak apa-apa bu Lilis,terima saja pemberian istri saya,keyla akan ngambek kalo tidak di terima hehe," ucap Juna pada bu Lilis sambil tertawa.
"Masss Juna iiikkkhhh," Keyla cemberut mendengar Juna meledeknya .
"Enggak sayang,kamu gak suka ngambek kok," ucap Juna pada Keyla sambil mengelus rambut Keyla sayang.
Pak Asep dan bu Lilis hanya tersenyum melihat Juna yang meledek Keyla.
"Baiklah Mas Juna,mbak Keyla,saya benar-benar merasa tidak enak kalau seperti ini,terima kasih banyak ya,semoga Mas Juna dan mbak Keyla selalu bahagia dan semoga segera diberikan momongan," ucap bu Lilis kepada Juna dan Keyla mendoakan Juna dan Keyla.
"Aamiin,sama-sama bu Lilis," ucap Juna dan Keyla kepada bu Lilis.
Juna dan Keyla kemudian masuk ke dalam mobil mereka,untuk pulang ke Jakarta menuju rumahnya.
Sementara Kevin sudah sejak tadi pagi pergi dari villa untuk menemui orang tuanya yang sedang sakit.
__ADS_1
Keyla dan Juna bercanda dan tertawa bersama di dalam mobil.
Namun tak lama Keyla merasakan mual dan pusing di kepalanya.
Hooooeeeekkkk.... Keyla menutup mulutnya dengan tangannya,menahan rasa mual di perutnya.
"Sayang kamu kenapa? apa kamu mual sayang? tanya Juna pada Keyla.
"Iya Mas,perut Keyla mual sekali,keyla juga merasa sangat pusing," ucap Keyla pada Juna sambil menutup mulutnya dengan tangannya dan memegang kepalanya yang pusing.
"Ya sudah kita berhenti dulu ya,kamu keluarin dulu isi perut kamu biar lega," ucap Juna kepada Keyla.
Juna pun menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
Ketika juna membuka pintu mobil Keyla,rupanya Keyla sudah tidak tahan untuk memuntahkan isi perutnya.
Hhhhoooooeeeeekkkk.... Hhhhooooeeeeekkkk...
Keyla muntah di pakaian Juna ketika Juna berdiri di pintu mobil Keyla,rasa mualnya tak tertahankan sampai-sampai Keyla tidak sempat ke luar dari mobil dan malah muntah ke pakaian Juna sambil masih duduk di kursi mobil.
"Tidak apa-apa sayang,mas tidak marah sama kamu," ucap Juna pada Keyla sambil memijat-mijat tengkuk kepala Keyla sambil mengambil air mineral yang berada di sebelah Keyla.
"Baju mas Juna kena muntahan Keyla semua mas," ucap Keyla pada Juna sambil menatap wajah suaminya.
"Sayang,mas kan bisa ganti pakaian mas,ayok kumur-kumur dulu," ucap Juna pada Keyla sambil memberikan air mineral pada Keyla,lalu Juna mengelap bibir Keyla dengan tangannya menggunakan air mineral hingga bersih.
Keyla merasa perutnya sudah lebih lega,karena sudah memuntahkan semua isi perutnya.
"Sayang,kamu pasti kecapean dan masuk angin,kita ke dokter saja ya nanti," ucap Juna pada Keyla merasa khawatir pada istrinya tersebut.
"Tidak usah mas,nanti juga sembuh kok,ini hanya masuk angin biasa," ujar Keyla pada Juna,padahal Keyla merasa tubuhnya begitu lemas dan pusing,namun keyla tidak ingin Juna khawatir.
Juna ingat,dulu Keyla muntah seperti ini sewaktu Keyla hamil anak pertama mereka.
"Sayang apa jangan-jangan kamu hamil?" tanya juga kepada keyla sambil memandang wajah Keyla yang lemas.
__ADS_1
"Apa mas? hamil? Keyla tidak tahu,karena Keyla belum memeriksanya," ujar Keyla pada Juna,karena Keyla benar-benar lupa bahwa dirinya sudah terlambat datang bulan.
"Sayang apa kamu sudah terlambat datang bulan?" tanya Juna pada Keyla penasaran.
"Sepertinya Keyla sudah telat sekitar 2 mingguan mas,tapi Keyla tidak berpikir ke arah sana,karena semenjak Keyla habis keguguran itu,keyla sering terlambat datang bulan," ucap Keyla pada Juna sambil memegang kepalanya yang pusing
Juna masih penasaran apakah Keyla hamil atau tidak,jika benar-benar hamil,juna pasti akan sangat bahagia.
"Sayang,nanti kita mampir dulu ke rumah sakit ya,karena mas khawatir takutnya kamu hamil,kita harus tahu sejak dini sayang supaya kita bisa menjaganya dengan baik dan hati-hati," ucap Juna pada Keyla penuh harap.
"Baik Mas,tapi kalo misalnya keyla tidak hamil,mas Juna jangan kecewa ya,karena bisa saja Keyla hanya masuk angin biasa," ujar Keyla pada Juna.
"Iya sayang,mas tidak akan kecewa,yang penting kamu sehat,nanti pasti kita akan di kasih anak," ucap Juna pada Keyla.
"Aamiin.." Keyla pun berharap agar Keyla bisa segera hamil dan memiliki buah hati,karena Keyla ingin menjadi ibu dari anak-anak Juna.
"Masih pusing ya sayang?" tanya Juna pada keyla sambil memegang kepala Keyla sambil mencium kening Keyla lembut.
"Masih mas," jawab keyla pada Juna lemas.
"Sabar ya sayang,nanti kita periksa ke Dokter,mas ganti baju mas dulu ya," ucap Juna pada Keyla,lalu Juna membuka pintu mobil belakangnya untuk mengambil pakaian ganti,karena pakaian yang Juna pakai terkena muntahan Keyla.
Setelah Juna selesai mengganti pakaiannya,juna langsung memeluk keyla.
"Kita berdo'a ya supaya kita segera punya baby yang lucu-lucu," ucap Juna pada Keyla sambil memeluk erat tubuh Keyla di pintu mobil Keyla,mencoba membuat keyla merasa nyaman.
Mereka pun melanjutkan perjalanannya menuju jakarta.
Juna melihat Keyla sudah tertidur di kursi yang berada di sebelahnya.
Sepertinya Keyla masih merasakan pusing di kepalanya.
Juna memberikan Keyla selimut agar Keyla tidak kedinginan ketika tertidur di dalam mobil.
TERIMAKASIH KAKAK-KAKAK YANG SUDAH BACA NOVEL AKU🥰🥰🥰
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE COMMENT VOTE TIP RAT AND FOLLOW YA SUPAYA AKU MAKIN SEMANGAT🥰🥰🥰