
Keyla dan Juna sedang menunggu di bandara untuk berbulan madu di Bali.
Arjuna terlihat keren dengan pakaian yang di kenakanya,semua wanita yang melihatnya pasti akan terpana melihat ketampanannya.
Begitupun Keyla,terlihat imut dan cantik dengan pakaian yang dikenakannya.
Sama seperti Juna,di luaran sana banyak sekali laki-laki yang menyukai Keyla dan berharap mendapatkan cintanya.
Keyla dan Arjuna nampak serasi,hanya saja Juna begitu cuek pada Keyla,hal itu membuat Keyla merasa tak di anggap oleh suaminya.
Ketika di dalam pesawat,keyla dan juna duduk di kursi first class yang mewah.
Keyla terlihat begitu tidak nyaman duduk berdampingan dengan Juna,karena sikap Juna yang dingin membuat Keyla bingung harus melakukan apa atau berbicara apa.
Terkadang Juna bersikap baik seperti memeluk Keyla saat Keyla menangis.
Tapi terkadang sikap dingin dan angkuhnya kembali lagi.
Keyla tanpa sadar telah tertidur di pundak Juna,dengan handphone yang masih di pegangnya.
Juna yang melihat Keyla tertidur hanya diam tanpa membangunkan Keyla,lalu menyelimuti Keyla dengan selimut yang sudah di sediakan dengan sangat hati-hati agar Keyla tidak terbangun.
Ya begitulah Juna,hanya berani memberikan perhatiannya tanpa sepengetahuan Keyla karena gengsi nya yang sangat tinggi.
Keyla terbangun dari tidurnya yang tanpa Keyla sadari,keyla telah tertidur di pundak Juna dengan nyaman.
"Ya ampun kenapa aku bisa tidur di pundaknya,keyla melihat juna yang tertidur pulas di sampingnya.
lalu siapa yang memberikan selimut ini?
apa mungkin mas Juna yang menyelimutkannya padaku," batin Keyla sambil tersenyum senang.
Juna dan Keyla pun sudah tiba di Bali.
Mereka sudah berada di Villa milik keluarga Juna yang letaknya tak jauh dari pantai.
Semilir angin laut begitu sejuk terasa .
Dan desiran ombak terdengar begitu merdunya.
Keyla di sambut oleh penjaga villa yaitu ibu Sri dan pak Arman.
Mereka suami istri yang di tugaskan untuk menjaga Villa milik keluarga Juna.
Keyla dan Juna di sambut begitu hangat oleh ibu Sri dan pak Arman.
Hidangan makanan dan minuman sudah tersedia untuk pasangan pengantin baru itu yaitu Keyla dan Arjuna.
"Selamat atas pernikahannya ya mas Juna dan mbak Keyla,semoga menjadi keluarga yang harmonis dan segera memiliki momongan," ucap pak Arman dan ibu Sri.
Juna yang mendengar Ucapan selamat dari pak Arman dan ibu Sri,terlihat kaget saat pak Arman mendoakannya memiliki momongan.
__ADS_1
"Makasih pak Arman dan bu Sri atas doanya," ucap Juna pada pak Arman dan bu sri
Keyla pun mengucapkan terimakasih pada pak Arman dan bu sri.
"Mbak Keyla ini sangat cantik sekali,masih sangat muda juga rupanya," ucap bu Sri memuji Keyla.
"Akh ibu bisa saja,terimaksih bu," ucap keyla tersenyum malu sambil melirik ke arah juna yang nampak biasa saja mendengar pujian dari bu Sri untuk Keyla.
"Ayuk mba Keyla,ibu antar ke kamar," ajak bu Sri pada Keyla.
"Baik bu," sahut Keyla lalu mengikuti bu Sri yang berjalan di depannya sambil membantu Keyla membawa koper Keyla.
"Ini kamarnya mbak Key," ucap bu Sri pada Keyla.
"iya bu,makasih banyak ya sudah membantu Keyla," ucap Keyla pada bu Sri.
Di villa milik keluarga Juna terdapat tiga kamar yang ukuran kamarnya cukup luas dan nyaman.
kamar yang Keyla tempati adalah kamar utama di villa milik keluarga juna.
Kamar Keyla menghadap ke arah pantai yang indah.
Di depan jendela kamar Keyla ada kolam renang serta bunga-bunga yang indah yang akan memanjakan mata penghuninya.
Ibu sri sudah menyiapkan kamar yang akan di tempati Keyla dengan begitu nyaman dan harum untuk Keyla dan Juna tidur,pikir Ibu Sri.
"Mbak Keyla silahkan beristirahat,kalo butuh sesuatu bisa panggil ibu saja,tapi ibu kalo malam jarang menginap di Villa mbak,hanya suami saya saja yang menjaga di villa terkadang suami saya di temani oleh anak laki-laki saya," ucap bu Sri pada Keyla.
"Oh iya bu,Makasih ya bu sri,keyla pasti akan merepotkan bu Sri selama Keyla di bali," ucap Keyla pada bu Sri sambil tersenyum merasa tidak enak.
saya pamit ke luar dulu ya mbak,jika mbak Keyla ingin makan,sudah ibu siapkan di meja dekat kamar," ucap bu Sri pada Keyla.
"Oke bu," terimakasih ya ucap Keyla.
Sementara itu Arjuna malah masuk ke kamar yang satu nya yang tak jauh dari kamar yang si tempati oleh Keyla.
Juna duduk di balkon kamar yang menghadap ke arah pantai untuk menyelesaikan pekerjaannya bergulat dengan laptopnya sambil meminum secangkir kopi yang sudah di sediakan oleh bu Sri.
Keyla yang sudah merebahkan tubuhnya di kasur sambil menikmati sejuknya angin laut yang begitu terasa sejuk di tubuhnya,begitu merasa tenang di buatnya.
Drrrrrttttt drrrrttttt drrrrtttttt....
Handphone Keyla berbunyi,panggilan Video call dari Sahabat-sahabatnya yang sangat merindukan Keyla.
"Hayyyyyy gaesssss," sapa Keyla pada sahabat-sahabatnya
"Keyyyyyyyy,kita kangeeeennnnn," sahabat-sahabat Keyla menyahut dari arah sebrang.
"Iya gue juga kangen sama kalian gaes," ucap Keyla pada sahabat-sahabatnya.
"Key,lu kok sombong sih,gak ngabarin kita semenjak lu nikah," ucap Sherly pada Keyla.
"Maaf-maaf gaes,gue baru saja nyampe di Bali,ini gue baru masuk ke Villa," ucap keyla pada sahabat-sahabatnya.
"Waaaahhhh lu udah di bali key,enak banget si key,tapi lu ko gak ngajak kita," ucap Lidya pada Keyla
__ADS_1
"Lidya luh ngapain mau ikut ke Bali,lu mau jadi nyamuk nya Keyla sama suaminya ya," ucap Diva pada Lidya sambil tertawa wahahaha.
Keyla dan sahabat-sahabatnya yang lain pun tertawa mendengar ucapan Diva.
"Iiikkkhhhh Diva,gue kan ingin menjadi saksi keromantisan Keyla sama suaminya," ucap Lidya sambil cemberut.
"Lu tuh yang ada cuma ganggu Keyla sama suaminya doang tau," ucap diva pada lidya.
"Sudah sudah," berantem aja lu berdua ucap Serly.
"Key,jangan lupa bawa dedek bayi ya pulangnya," ucap Fani pada Keyla.
Keyla kaget dan merasa malu saat Fani memintanya bawa bayi.
"Iiiiikkkhhh fani,gue gak mau punya anak dulu,gue mau fokus kuliah dulu," ucap Keyla pada Fani.
"Iya nih Fani,keyla kan masih kecil,gimana bisa Keyla ngurus bayi,keyla aja masih kaya bayi,masa bayi punya bayi," ucap Sherly pada Fani.
"Hahahahaha " semuanya tertawa mendengar ucapan Sherly.
"Tapi kan suaminya Keyla udah tua pasti pengen punya bayi,uuuupppssss " Fani menutup mulutnya dengan tangan.
"iiiikkkkkhhhh Fani lu tuh ya kalo ngomong suka bener," ucap diva pada fani hahaha.
"Tuh kan kalian ngeledin gue mulu yang nikah sama om-om," ucap Keyla pada sahabat-sahabatnya sambil cemberut.
"Enggak engak Key," kita cuma becanda kok ucap Fani pada Keyla.
"Suaminya Keyla itu biarpun udah tua tapi masih tampan dan gagah," ucap Lidya yang selalu membela Keyla dan suaminya
"Uuuuccchhh Lidya lu tuh kayanya ngefans banget sama suaminya Keyla selalu saja membelanya ucap diva pada Lidya.
Keyla yang mendengar Lidya dan diva debat hanya tertawa.
"Kalian sahabat-sahabat gue yang paling aneh," ucap Keyla pada sahabat-sahabatnya.
"Gue cuma mau Keyla merasa beruntung aja udah dapetin suami yang tampan dan kaya raya,kita aja belum tentu nanti dapat suami yang seperti Keyla," ucap Lidya pada sahabat-sahabatnya.
"Tampan dan kaya kalo angkuh dan dingin mah percuma,kasian Keyla juga," ucap diva pada Lidya.
"Sepertinya suami Keyla baik kok,cuma masih gengsi aja," ucap Lidya pada Diva.
"Udah udah,sok tau luh semua," ucap Sherly pada diva dan Lidya.
Sedangkan Keyla hanya mendengarkan saja sahabat-sahabatnya berdebat.
"Ya udah key,kita gak mau ganggu lu honeymoon,lu jangan lupa seneng-seneng di sana ya key," ucap Sherly pada Keyla.
" Siiiipppp... Thank you ya gaes,kalian sahabat-sahabat terbaik gue," ucap Keyla pada sahabat-sahabatnya.
"Oke key,kita akan selalu ada buat lu," ucap diva dan yang lainnya
"Bye bye key," ucap sahabat-sahabat Keyla berbarengan,lalu sambungan telpon pun terputus.
Keyla yang mendapat video call dari sahabat-sahabatnya merasa sangat senang.
__ADS_1