MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
TIDAK BERDAYA


__ADS_3

Keyla diminta untuk ke luar dari dalam kamarnya oleh Mama Anggita,mama Anggita menyuruh Keyla agar tidak terlihat lemah ketika melihat wajah Juna,mama Anggita meminta Keyla menghapus air matanya dan menunjukan wajah yang tegar menghadapi Juna yang ingin bertemu dengan Keyla untuk terakhir kalinya.


Tentu saja ini bukan yang terakhir kalinya Keyla akan bertemu Juna,karena Keyla akan memberikan kesempatan untuk Juna memeperbaiki hubungannya dengan Keyla.


Namun mama Anggita tetap meminta Keyla untuk berpura-pura seolah-olah Keyla benar-benar akan pergi ke London bersama mama Anggita.


Agar Keyla melihat sendiri reaksi suaminya Juna ketika mendengar semuanya dari mulut Keyla langsung.


Keyla pun ke luar dari kamarnya dengan memasang wajah tegarnya,tidak menunjukan kesedihan di depan Juna.


Juna yang duduk di sofa sambil menundukan kepalanya begitu tidak berdaya untuk mencegah Keyla supaya tidak pergi meninggalkannya.


Juna ingin sekali bersikap egois dengan meminta Keyla kembali ke dalam pelukannya,namun mama Anggita meminta Juna untuk tidak bersikap egois pada Keyla.


Apa yang bisa Juna lakukan lagi,jika Keyla saja begitu membencinya,juna bisa berbuat apa selain mencoba merelakan kepergian Keyla dan anak yang di kandungan Keyla.


Rasa sedih Juna tidak bisa lagi di bendungnya.


Juna yang tengah duduk di sofa sambil menunduk tiba-tiba mengangkat kepalanya dan melihat Keyla berdiri berada di hadapannya.


Wajah Juna tidak dapat di bohongi lagi,wajahnya menunjukan rasa tidak ingin melepaskan Keyla untuk pergi,namun Juna tidak bisa memaksakan keinginannya dan keegoisannya lagi pada Keyla.


Juna memandang ke arah perut Keyla yang memakai baju hamilnya yang selutut dengan sangat cantik.


Sangat terlihat perut Keyla mulai sedikit membesar karena usia kandungannya sudah menginjak tiga bulan.


Juna berkaca-kaca melihat perut Keyla,mengingat nasib anaknya dan dirinya yang harus terpisah jauh jika Keyla pergi darinya.


Lalu Juna memandang wajah Keyla yang berdiri di hadapannya,sementara itu Juna yang duduk di sofa tiba-tiba berdiri ketika melihat Keyla berdiri di hadapannya.


Ini seperti mimpi,juna tidak pernah menginginkan hal seperti ini menimpa dirinya.


juna berharap semua ini hanya mimpi dan dengan segera ia bangun dari mimpi buruknya ini.


Namun kenyataannya ini semua bukan mimpi.


"Key... apa benar kamu ingin pergi ke London bersama mama Anggita untuk ninggalin mas?" tanya Juna lirih pada Keyla sambil memandang wajah Keyla dengan pandangan sayang dan tidak rela.


"Iya mas,key akan pergi ke London," sahut Keyla singkat.


"Key,mas gak akan memaksa kamu lagi jika kamu sudah tidak ingin kembali lagi sama mas,mas hanya minta agar kamu menjaga diri kamu baik-baik di sana ya sayang,jaga anak kita key," ucap Juna pada Keyla sambil meneteskan air matanya,begitu pedih hati Juna ketika harus melepaskan Keyla dan calon anak dalam kandungan Keyla.


Keyla yang mendengar ucapan Juna rasanya begitu tidak kuat ingin meneteskan air mata juga dan ingin memeluk suaminya tersebut.

__ADS_1


Namun Keyla tetap berusaha biasa aja melihat Juna menangis.


"Aku akan menjaga diri aku baik-baik dan aku juga akan menjaga anak kita dengan baik," sahut Keyla pada Juna,berusaha tidak terpengaruh oleh air mata Juna


"Iya sayang,mas memang suami terbodoh di dunia,mas sudah memiliki kamu dan calon anak kita tapi mas malah membuat kamu dan anak kita sakit,ini hukuman buat mas key,mas pantas mendapatkan hukuman ini," ucap Juna pada Keyla sambil memandang wajah keyla sendu.


"Mas Juna,key sangat mencitai mas Juna,mas Juna pasti sakit mendengar dan melihat Key akan pergi ke London," batin Keyla sambil berusaha mengalihkan pandangannya ke arah lain dan tidak ingin melihat wajah Juna.


" key,apa mas boleh memeluk kamu dan mencium anak kita untuk terakhir kalinya?" tanya Juna pada Keyla penuh harap.


"Iya mas," jawab keyla mengangguk.


Juna pun langsung memeluk tubuh Keyla dengan erat,seperti tidak ingin melepaskan Keyla pergi.


Juna menangis sesegukan di pundak Keyla sambil terus mencium rambut Keyla.


Hatinya sangat hancur,tangisannya begitu terasa pedih,membuat Keyla tidak mampu lagi menahan air matanya.


"Maafin mas ya sayang,mas sudah nyakitin hati kamu,mas akan selalu mencintai kamu dan anak kita sayang,mas sayang sama kamu..." ucap Juna pada Keyla dengan masih memeluk tubuh Keyla dan mencium rambut Keyla lalu mengelus-ngelusnya.


Sangat berat bagi Juna berpisah dengan Keyla,


tidak akan ada lagi canda tawa Keyla dan kemanjaan Keyla di rumahnya nanti.


Setelah cukup lama memeluk Juna pun melesapkan pelukannya.


Lalu Juna merendahkan tubuhnya untuk mencium perut Keyla,mencium calon anaknya.


Juna beberapa kali mencium perut Keyla yang sudah terlihat sedikit membesar.


Juna mencoba berbicara dengan calon anaknya yang ada di kandungan Keyla.


"Hayyy anaknya papa yang baik,kamu sehat-sehat ya sayang di perut mama,sampai nanti kamu lahir ke dunia ini.Papa sangat menyayangi kamu anakku,maafkan papa yang tidak bisa merawat kamu sayang,tapi papa yakin suatu hari nanti kita pasti akan bertemu,kamu akan bermain bersama papa dan memeluk papa dengan erat sayang.Jadilah anak yang baik ya sayang,jaga mama kamu baik-baik,papa akan selalu menyayangimu anakku," ucap Juna pada calon anaknya yang berada di kandungan Keyla sambil terus mencium perut Keyla.


Keyla tidak mampu lagi menahan air matanya ketika melihat juna mencium perutnya dan berbisik pada calon anaknya.


Juna lalu berdiri kembali memandang wajah Keyla dengan tatapan sayangnya.


"Key,kamu kapan akan berangkat ke London sayang?" tanya Juna pada Keyla.


"Nanti sore," jawab Keyla pada Juna.


"Apa mas boleh mengantar kamu ke bandara?" tanya Juna pada Keyla.

__ADS_1


"Iya boleh," jawab Keyla pada Juna.


Setelah itu Juna berpamitan untuk pulang ke penginapannya.


Juna akan kembali ke ke villa orang tua Keyla nanti sore untuk mengantarkan Keyla dan mama Anggita ke bandara.


Keyla pun langsung masuk ke dalam kamarnya menemui mama Anggita yang berada di kamar Keyla setelah Juna pergi.


"Mamaaaaaa......Keyla kasian banget ngeliat mas Juna nangis mah,huuuuuaaaaaa.... hiks hiks hiks," keyla menangis sambil memeluk mama Anggita.


"Iya sayang,mama ngerti kamu pasti gak tega ngeliat mas Juna nangis,mama pun sama gak tega ngeliat mas Juna menangis," ucap mama Anggita pada anaknya Keyla,sambil memeluk keyla dan mengelus-ngelus pundak Keyla.


keyla lalu melesapkan pelukannya pada mamanya dan menghapus air matanya yang menetes ketika melihat juna suaminya begitu sedih mendengar Keyla akan peegi ke London bersama mama Anggita.


"Mah,mas Juna katanya ingin mengantar Mama dan Keyla ke bandara nanti sore," ucap Keyla pada mama Anggita.


"Iya sayang,kamu jangan sedih lagi yah sekarang," ucap mama Anggita pada Keyla.


Sementara Juna yang sudah sampai di tempat penginapannya tersebut langsung masuk ke kamarnya dan menangis sesegukan.


"Keyyylaaaaaa...... huuuuuuaaaaaaaa...... Keylaaaaa....


Mas sayang sama kamu Key... jangan tinggalin mas Key,mas mohoooonnn," ucap Juna berteriak sambil menangis sesegukan di kamarnya lalu duduk di lantai menyandarkan tubuhnya di samping tempat tidurnya dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya,hatinya terasa hancur berkeping-keping mendengar Keyla akan meninggalkannya.


Kevin asistennya Juna dapat mendengar suara Juna yang meraung-raung dengan kesedihannya.


Namun Kevin tidak berani mendekatinya.


Kevin sangat kasian pada bos nya tersebut...


Perjuangan Juna yang ingin mempertahankan Keyla harus berujung sia-sia.


Sedangkan Juna sendiri sejak tahu Keyla pergi dari rumah sakit,dirinya sampai-sampai tidak memperdulikan kondisi tubuhnya sendiri yang sudah pasti sangat menguras banyak tenaga dan pikirannya.


KAKAK-KAKAK YANG CANTIK


DUKUNG AKU TERUS YA


JANGAN LUPA LIKE COMMENT AND VOTE YA


SUPAYA AKU MAKIN SEMANGAT NULIS NOVELNYA


TERIMAKASIH🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2