
Arjuna dan papa Dito akan melakukan perjalanan bisnis ke Singapore.
Sebenarnya Juna tidak tega meninggalkan Keyla yang tengah hamil besar dan sebentar lagi akan melahirkan.
Namun Juna juga tidak bisa meninggalkan pekerjaannya bersama papa Dito di Singapore.
Keyla akan di temani oleh mama Dewi di rumahnya selama Juna di Singapore nanti,karena Juna tidak akan tega meninggalkan Keyla di rumah tanpa ada yang mendampingi dan menjaganya.
"Sayang,kamu enggak apa-apa kan kalau Mas tinggal ke Singapore selama 3 hari?" tanya Juna kepada Keyla yang jelas-jelas sejak kemarin Keyla sebenarnya tidak mau di tinggal ke Singapore oleh Juna.
Keyla terbiasa ada Juna di sampingnya,sehingga Keyla akan sedih bila Juna tidak di sampingnya,walaupun itu hanya 3 hari.
Juna dan Keyla selalu berdua kemanapun mereka pergi,mungkin Juna bisa saja mengajak keyla jika Keyla sedang tidak hamil,namun karena Keyla sedang hamil besar dan sebentar lagi akan melahirkan,maka Juna tidak mungkin mengajak Keyla untuk ikut ke Singapore.
Keyla terlihat sedih ketika Juna akan berangkat ke Singapore.
Tapi Keyla juga tidak mau egois,karena Juna sebagai pengusaha mempunyai tanggung jawab dalam urusan bisnisnya.
"Iya Mas,key tidak apa-apa,tapi mas Juna harus janji ya kalo Key melahirkan,mas Juna harus ada di samping Keyla," ucap Keyla pada Juna dengan tatapan sedihnya,karena Keyla sebenarnya tidak ingin Juna pergi.
"Mas janji sayang,mas pasti akan pulang lebih cepat supaya Mas bisa mendampingi kamu ketika kamu melahirkan anak kita nanti," ucap Juna pada Keyla sambil mengelus-ngelus rambut Keyla.
"Keyla sayang,mas Juna pasti akan segera pulang kalo urusan pekerjaannya sudah selesai,kamu tenang saja ya,mama akan menemani kamu di sini," ucap mama Dewi kepada Keyla.
"Iya mah," sahut Keyla pada mama Dewi.
"Sayang jaga kesehatan kamu dan anak kita ya," ucap Juna pada Keyla sambil memandang wajah Keyla yang sendu.
"Iya mas,ya sudah Mas Juna hati-hati ya,kalo sudah sampai di Singapore harus langsung kabarin Keyla,pokoknya harus sering hubungi Keyla titik," ucap Keyla pada Juna dengan manja.
"Iya sayang,mas berangkat dulu ya sayang,soalnya papa Dito sudah berangkat ke singapore lebih dulu,jadi mas harus cepat-cepat menyusul papa Dito," ucap Juna pada Keyla sambil mencium kening Keyla dengan perasaan tidak tega harus meninggalkan Keyla di saat Keyla hamil besar.
Juna sejak kemarin sudah merayu Keyla agar Keyla mengizinkan Juna untuk pergi ke Singapore,karena pekerjaan ini adalah pekerjaan Juna dan papa Dito.
Mau tidak mau Juna harus pergi ke Singapore.
Juna juga mengerti kesedihan Keyla,karena keyla sebentar lagi akan melahirkan,pasti
ada rasa was-was pada diri Keyla jika sampai Juna tidak ada di sampingnya nanti ketika Keyla melahirkan.
"Mah,juna titip Keyla ya mah selama Juna di Singapore,kalo ada apa-apa dengan Keyla segera hubungi Juna ya mah," ucap Juna pada mama Dewi.
__ADS_1
"Iya Nak,kamu tidak perlu khawatir,mama pasti akan menjaga Keyla di sini,kamu jaga diri kamu baik-baik,semoga pekerjaan kamu dan papa semuanya lancar," ucap mama Dewi pada Juna.
Juna sudah melangkah ke arah pintu rumahnya,namun Juna menoleh kembali memutar badannya ke arah Keyla.
"Sayang,mas belum pamit pada anak kita," ucap Juna pada Keyla.
"Iya mas," sahut Keyla sambil tersenyum.
Juna lalu menurunkan badannya searah dengan perut Keyla.
Juna berbisik pada calon anaknya yang berada dalam kandungan Keyla.
"Jagoannya papa,do'ain papa ya sayang supaya Papa lancar dalam urusan pekerjaan papa,papa janji papa akan menyaksikan kamu lahir ke dunia ini,sehat-sehat ya jagoannya papa,jagain mama ya nak," ucap Juna pada anak dalam kandungannya Keyla sambil mengelus-elus perut keyla dan mencium perut Keyla.
"Mas,nanti kamu telat," ucap Keyla pada Juna yang cukup lama berbisik dan mencium perutnya.
"Iya sayang,i love you," ucap Juna pada Keyla dan mencium kening Keyla.
"I love you too mas Juna," sahut Keyla pada Juna sambil melambaikan tangannya pada Juna.
Mama Dewi tersenyum bahagia melihat anaknya Juna begitu menyayangi Keyla istrinya.
"Keyla sayang,kamu jangan sedih ya,kamu harus semangat sayang," ucap mama Dewi pada Keyla sambil memeluk Keyla.
"Iya mah,key akan semangat," sahut Keyla pada mama Dewi.
"Sayang,sebaiknya kita makan siang yuk,kamu kan belum makan siang,mama sudah masakin masakan yang enak kesukaan kamu," ucap mama Dewi pada Keyla sambil tersenyum.
"Tapi Key tidak laper mah," ucap Keyla pada mama Dewi.
"Sayang,kasian dedeknya pengen makan,mas Juna pasti sebentar lagi nelpon kamu," ucap mama Dewi pada Keyla,mencoba membujuk Keyla agar Keyla mau makan.
"Iya mah," sahut Keyla pada mama Dewi.
Keyla akhirnya mau makan,hatinya merasa sepi tanpa Juna.
Setelah makan siang,keyla duduk di sofa ruang tv bersama mama Dewi sambil menonton tv mencoba untuk menghibur hatinya yang kesepian.
Juna sudah sampai di singapore,sejak tadi di perjalanan Juna terus saja memikirkan Keyla.
Dari Jakarta ke Singapore memang tidak begitu jauh,namun karena Juna setiap hari selalu bersama Keyla,rasanya hati Juna begitu hampa ketika tidak ada Keyla di sampingnya.
__ADS_1
Apa lagi Keyla sebentar lagi akan melahirkan,hal itu membuat Juna begitu khawatir dan kasihan pada Keyla,keyla masih sangat muda tapi Keyla harus melahirkan,juna tidak bisa membayangkan bagaimana sakitnya Keyla ketika akan melahirkan anaknya.
Juna selalu memberi dukungan kepada Keyla supaya Keyla tetap semangat dan kuat ketika melahirkan anaknya nanti.
Juna sudah berada di hotelnya di Singapore,dengan segera Juna langsung menghubungi Keyla lewat video call.
Drrrrrrttttt..... drrrrttttt.....
Handphone Keyla berbunyi panggilan dari Juna.
"Mah,mas Juna menelpon," ucap Keyla pada Mama Dewi dengan wajah senangnya karena suaminya tersebut menelponnya.
"Iya sayang," cepat di angkat,mungkin Mas Juna sudah sampai di Singapore," ucap Mama Dewi pada Keyla.
Keyla langsung mengangkat panggilan dari Juna tersebut.
"Hallo Mas Juna,mas Juna udah sampai di Singapore?" tanya Keyla pada Juna sambil memandang wajah tampan suaminya.
"Iya Sayang,mas udah sampai di singapore,kamu lagi apa sayangku? apa kamu sudah makan?" tanya Juna pada Keya dengan perasaan sayangnya.
"Key lagi duduk santai sambil nonton tv sama mama Dewi,tadi Key sudah makan mas,mas Juna sendiri sudah makan atau belum?" tanya Keyla pada Juna.
"Sudah sayang,kamu kok cantik banget sih sayang,mas sayang sama kamu," ucap Juna pada Keyla lembut.
"Mas Juna gombal,key juga sayang sama mas Juna,mas Juna jangan lama-lama ya,kry kangeeen," ucap keyla manja pada Juna,sambil Keyla melirik ke arah mama Dewi,karena Keyla malu pada mama Dewi ketika berbicara manja pada Juna.
"Sabar ya sayang,mas Juga kangen banget sama istri mas yang cantik,nanti kalo semuanya sudah selesai mas akan cepat pulang," ucap Juna pada Keyla dengan perasaan rindunya.
"Iya mas,baik-baik ya di sana," ucap Keyla pada Juna.
"Iya sayangku,udah dulu ya sayang,mas sebentar lagi akan ada pertemuan,nanti Mas akan menghubungi kamu lagi setelah Mas selesai dengan pekerjaan Mas," ucap Juna pada Keyla.
"Iya Mas,semangat ya kerja," ucap Keyla pada Juna mencoba memberikan semnagat pada suaminya yang di landa rindu.
"Iya sayangku," sahut Juna pada Keyla.
Juna pun mematikan telponnya,lalu Juna bersiap-siap untuk bekerja dengan papa Dito.
DUKUNG AKU TERUS YA DENGAN CARA LIKE COMMENT VOTE AND FOLLOW🥰🥰🥰
TERIMAKASIH🥰🥰🥰
__ADS_1