
Tama menghubungi saudaranya yang bisa mengobati hal-hal gaib,kebetulan rumah saudara Tama tidak begitu jauh dari apartemen Rafa dan Shera.
Setelah menunggu sekitar hanpir 20 menit,seorang ibu-ibu yang sudah berusia 50 tahun an datang ke apartemen Rafa di antar oleh anak laki-lakinya.
Dia adalah ibu Nining,saudara dari ibunya Tama,ibu Nining bisa mengetahui keberadaan mahluk gaib dan juga bisa mengusir mahluk gaib.
Berbarengan dengan kedatangan ibu Nining ke apartemen,mama Keyla dan papa Juna juga datang ke apartemen Rafa dan Shera.
"Nak Tama,ibu ini siapa? tanya mama Keyla pada Tama asistennya Rafa.
"Ini ibu Nining yang akan mengobati istrinya pak Rafa bu," jawab Tama pada mama Keyla.
"Oh begitu,saya mamanya Rafa,nama saya Keyla dan ini papanya Rafa namanya Juna," ucap mama Keyla pada bu Nining memperkenalkan namanya dan nama suaminya.
"Saya Nining bu,pak,dan ini anak saya fikri,oya bu yang mau di obati itu menantunya ibu ya?" tanya bu Nining pada mama Keyla.
"Iya benar bu Nining,nak tama dimana Rafa dan Shera?" tanya mama Keyla pada Tama.
"Di dalam kamarnya bu,mari bu masuk ke dalam kamarnya pak rafa," ajak Tama pada mama Keyla,papa Juna dan bu Nining.
Setelah mama Keyla,papa Juna dan bu Nining masuk,mereka melihat Shera terus saja menangis dan minta tolong.
"Pak Rafa,ini saudara dari mama saya namanya ibu Nining,ibu Nining yang akan mengobati istri bapak," ucap Tama pada Rafa.
"Saya Rafa bu dan ini istri saya Shera,sejak saya pulang dari luar kota tadi,istri saya malah terus menangis seperti ini dan meminta tolong seperti sedang ketakutan,saya sangat khawatir dengan istri saya,kira-kira istri saya kenapa ya bu?" tanya Rafa pada bu Nining dengan perasaan khawatirnya.
Rafa sebenarnya tidak percaya dengan hal-hal mistis seperti ini,namun tidak ada salahnya jika Rafa mencobanya karena Rafa ingin Shera segera sadar,sehingga Rafa pun menyetujui Tama untuk memanggil saudaranya yang.mengerti akan hal-hal gaib untuk datang ke apartemenya.
Ibu Nining pun langsung melihat Shera yang tengah menangis sambil meminta tolong,lalu ibu Nining memegang kepala Shera dan perut Shera.
"Istri pak Rafa sedang mengandung ya?" tanya ibu Nining pada Rafa.
"Iya benar bu,kok ibu bisa tahu?" tanya Rafa pada ibu Nining dengan wajah herannya mengapa ibu Nining bisa tahu jika Shera sedang mengandung,sedangkan perut Shera belum teihat membesar karena usianya kandungannya baru 7 minggu.
"Jangan ambil anakku... jangan ambil anakku.. hiks hiks hiks Kak Rafaaa tolooong Sheraaa Kak... anak kita mau di ambil Kak hiks hiks hiks," ucap Shera lirih memanggil-manggil nama Rafa seperti tengah ketakutan.
"Iya sayang,aku juga maunya nolongin kamu tapi aku tidak tahu caranya sayang,sabar ya sayang," ucap Rafa pada Shera dengan wajah khawatirnya.
"Apakah Pak Rafa pergi ke luar kota melewati tempat-tempat yang angker? misalnya melewati hutan-hutan pada malam hari? atau mungkin mendatangi sebuah tempat pada malam hari?" tanya bu Nining pada Rafa.
"Iya benar bu,saya dan Tama mendatangi sebuah tempat untuk membangun pabrik saya yang baru pada malam hari,tempatnya itu melewati hutan-hutan,memangnya kenapa bu?" tanya Rafa pada bu Nining penasaran.
"Saya yakin Pak Rafa bukan orang yang percaya akan hal mistis,tapi percaya tidak percaya mahluk gaib itu ada,kejadianya ya seperti sekarang ini,pak Rafa di ikuti oleh mahluk gaib,mahluk gaib ini mengikuti pak Rafa ketika pak Rafa berada di luar kota hingga sampai ke apartemen pak Rafa,mahluk gaib ini tahu jika istri pak Rafa sedang mengandung,karena harumnya tercium oleh mahluk gaib ini,mahluk itu menyukai istri pak Rafa yang sedang hamil," ucap bu Nining pada Rafa.
Rafa begitu kaget mendengar penuturan ibu Nining kepadanya,begitupun dengan mama Keyla dan papa Juna serta Tama dan Azel,mereka semua juga kaget jika Shera di sukai oleh mahluk halus yang mengikuti Rafa sampai ke jakarta.
"Kenapa ibu Nining bisa tahu jika aku tidak percaya hal mistis? ibu Nining juga tahu jika aku pergi ke sebuah tempat pada malam hari," batin Rafa merasa heran.
"Jadi istri saya di sukai sama mahluk gaib yang mengikuti saya pulang ke jakarta bu?" tanya Rafa pada bu Nining.
__ADS_1
"Iya pak Rafa,mahluk yang mengikuti pak Rafa ini sangat menyukai istri pak Rafa yang tengah mengandung,jadi istri pak Rafa ini bukan kesurupan,melainkan jiwanya di ikat di alam yang berbeda sehingga istri bapak tidak dapat membuka matanya untuk meminta tolong,makanya istri pak Rafa hanya bisa menangis," ucap bu Nining pada Rafa.
"Ya ampun,kasihan sekali Shera,shera pasti ketakutan melihat mahluk gaib yang ingin mendekatinya," ucap mama Keyla pada bu Nining.
"Iya bu,mahluk ini ingin mengganggu menantu ini,tempat yang Pak rafa kunjungi itu terkenal dengan mistisnya,saya harap jika Pak Rafa ke sana lagi harus berhati-hati apa lagi kalo istri pak Rafa sedang mengandung,saya juga minta pak Rafa harus langsung membersihkan badan dulu jika baru pulang dari duatu tempat,jangan langsung menyentuh istri pak Rafa," ucap bu Nining pada Rafa.
"Baik bu,tapi saya mohon selamatkan istri dan anak saya bu," pinta Rafa pada ibu Nining dengan sangat.
Baru kali ini di buat harus percaya dengan adanya mahluk gaib,karena Shera benar-benar mengalaminya.
"Semoga saja saya bisa menyadarkan istri pak Rafa,kalo begitu saya minta tolong supaya di ambilkan 1 gelas air putih," pinta bu Nining pada Rafa.
"Saya akan ambilkan air putihnya bu," sahut mama Keyla pada bu Nining,mama Keyla pun mengambilkan air putih 1 gelas yang tersedia di dispenser yang ada di dalam kamar Rafa.
Lalu mama Keyla memberikan 1 gelas air putih tersebut kepada ibu Nining.
"Terimakasih bu Keyla," ucap bu Nining pada mama Keyla saat mama Keyla memberikan air putihnya pada bu Nining.
"Sama-sama bu Nining," sahut mama Keyla pada bu Nining.
Bu Nining pun berdoa melalui air yang ada di dalam gelas dengan do'a-doa,meminta pada Allah agar Shera segera sadar dan juga menyuruh mahluk gaib yang mencoba mendekati Shera untuk segera pergi dari sisi Shera,karena mahkluk tersebut telah membuat Shera takut dan tak sadarkan diri.
Bu Nining mengusapkan air putih yang ada di dalam gelas ke atas kepala dan rambut Shera serta ke bagian perut Shera,karena mahluk tersebut bersarang di perut Shera dan bisa mengganggu kandungan Shera.
Tak Lama Shera pun sadar setelah bu Nining mengusapkan air ke kepala dan perut Shera dengan membuka perlahan kedua matanya.
Shera melihat sudah banyak orang berada di dalam kamarnya,suaminya yaitu Rafa juga sudah pulang ke apartemen,ada kedua mertuanya,azel,tama dan seorang ibu-ibu yang mengobatinya yaitu bu Nining.
"Kak Rafaaaaaa huuuuuaaaaa.... Sheraaa takut Kak... Shera takut hiks hiks hiks," Shera menangis histeris ketika terbayang-bayang mahluk gaib yang datang ke alam bawah sadarnya tersebut sambil memeluk tubuh Rafa dengan erat.
"Tenang ya sayang,tidak akan ada yang mengganggumu lagi,jangan takut ya,ada aku disini," ucap Rafa pada Shera sambil memeluk erat tubuh Shera yang ada di pangkuannya.
Shera terus saja menangis karena merasa takut dengan mahluk yang mengganggunya,shera sampai terbayang-bayang dengan mahluk yang datang ke alam bawah sadaranya itu.
Bagi Shera itu adalah hal yang paling menakutkan dan menyeramkan.
"Huuuuuuaaaaaaa..... aku takut sama mahluk itu,aku takut Kak," shera menangis sesegukan,apa lagi Shera begitu penakut,di tambah harus melihat mahluk menyeramkan berambut panjang yang mencoba mengganggunya.
"Tenang ya sayang,mahluk itu sudah di usir dan sudah kembali ke asalnya," ucap mama Keyla pada Shera mencoba menenangkan Shera sambil mengelus-ngelus rambut Shera.
"Di minum dulu air putihnya,supaya mbak Shera tidak terbayang-bayang terus dengan mahluk yang mengganggunya itu," titah bu Nining pada Shera.
Memberikan air putih yang masih tersisa di gelas.
"Sayang,air minumnya di minum dulu ya,supaya kamu bisa tenang," titah Rafa pada Shera.
Shera pun meminum air putih yang di berikan oleh bu Nining kepadanya.
Setelah Shera meminum air putih tersebut,perasaanya jauh lebih tenang.
__ADS_1
Shera kemudian berbaring di tempat tidur sambil tangannya terus menggenggam tangan Rafa.
Rafa begitu merasa bersalah pada Shera,karena apa yang terjadi pada Shera adalah kelalaiannya,walaupun Rafa tidak tahu akan terjadi seperti ini,namun tetap saja semua karena ketidak tahuan Rafa,karena Rafa benar-benar tidak percaya akan hal-hal yang mistis.
Papa Juna,azel dan Tama ke luar dari dalam kamar Shera untuk membiarkan Shera berisitirahat,mereka duduk di sofa ruang tv Shera.
Azel yang sangat mengantuk tidur di pangkuan papa Juna.
"Pak Rafa,sebaiknya pak Rafa membersihkan badan pak Rafa dulu sebelum menyentuh istri pak Rafa ketika sehabis bepergian jauh,karena mahluk yang mengikuti pak Rafa akan hilang jika pak Rafa langsung membersihkan badan,mahluk itu bisa menempel pada tubuh istri pak Rafa karena tadi pak Rafa tidak langsung membersihkan diri dulu melainkan malah langsung menyentuh mbak Shera,jadilah mahluk tadi kesenangan bisa menempel pada mbak Shera yang sedari kemarin sudah mahluk itu cium aroma tubuh mbak Shera yang sedang mengandung," ucap bu Nining pada Shera.
"Iya bu,saya benar-benar tidak tahu sama sekali kalo kejadiannya akan seperti ini,saya tadi sangat merindukan istri saya,lalu saya langsung mencium kening istri saya," ucap Rafa pada bu Nining dengan rasa bersalah.
"Rafa,kamu sekarang sebaiknya mandi dulu bersihkan tubuh kamu,biar mama dan bu Nining yang akan menjaga Shera," titah mama Keyla pada Rafa.
"Baik mah,kalo begitu Rafa mau mandi dulu di kamar mandi di kamar sebelah," ucap Rafa pada mama Keyla.
"Sayang,aku mandi dulu ya sebentar,kamu jangan takut ya,ada mama dan bu Nining yang akan menjaga kamu," ucap Rafa pada Shera.
Shera pun melepaskan tangan Rafa yang sedari tadi di genggam olehnya.
Rafa lalu ke luar dari dalam kamarnya untuk membersihkan tubuhnya.
Setelah Rafa membersihkan tubuhnya,rafa mengganti pakaiannya dan menghampiri Shera yang sedang mengobrol dengan mama Keyla dan bu Nining.
"Gimana sayang? apa kamu masih takut?" tanya Rafa pada Shera.
"Sudah tidak begitu takut,aku sebenarnya tadi bingung apakah aku sedang bermimpi atau tidak berada di suatu tempat dan melihat mahluk menyeramkan itu,anehnya aku sangat sulit untuk berlari karena aku merasa tanganku di ikat oleh mahluk itu,mahluk itu ingin mengambil anak kita,aku benar-benar sangat takut," ucap Shera pada Rafa menjelaskan apa yang di rasakan olehnya.
"Jangan takut lagi ya,bu Nining sudah mengembalikan mahluk itu ke asalnya," ucap Rafa pada Shera,sambil memegang tangan Shera.
"Bu Nining,sebaiknya bu Nining menginap saja di sini,karena ini sudah jam 2 malam," pinta mama Keyla pada bu Nining.
"Tidak usah bu Keyla,saya ke sini kan di antar oleh anak saya,kami akan pulang saja," ucap bu Nining pada mama Keyla.
"Bu Nining,terimakasih banyak ya,karena bu Nining sudah menyadarkan istri saya dari gangguan mahluk gaib,saya benar-benar berterimakasih pada bu Nining," ucap Rafa pada bu Nining.
"Terimakasih banyak ya bu Nining,shera tidak tahu bagaimana keadaan Shera jika tidak ada ibu Nining," ucap Shera pada bu Nining.
"Sama-sama Pak Rafa,mbak Shera,saya senanv bisa membantu pal Rafa dan mbak Shera selagi saya mampu,kalo begitu saya pamit pulang dulu ya," ucap bu Nining pada Rafa dan Shera.
"Baik bu,sekali lagi terimakasih banyak," ucap Rafa pada bu Nining,lalu Rafa memberikan uang sebagai rasa terimakasihnya pada bu Nining dengan jumlah yang cukup banyak.
Bagi Rafa semua itu tidak ada apa-apanya di bandingkan kesembuhan Shera.
HAY KAKAK-KAKAK...
AKU SENGAJA BIKIN CERITA YANG ADA MISTISNYA SUPAYA CERITA INI TIDAK MELULU TENTANG CINTA.
KENAPA AKU MENCERITAKAN HAL MISTIS YANG SEPERTI INI KARENA DI DAERAHKU ADA HAL YANG SEPERTI INI YANG PERNAH TERJADI.
__ADS_1
DUKUNG AKU TERUS YA DENGAN CARA LIKE COMMENT VOTE AN FOLLOW SEKARANG JUGA😊😊😊
VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA YA SUPAYA NOVEL AKU BISA BERKEMBANG DAN SUPAYA AKU BISA MENULIS NOVEL YANG LEBIH MENARIK LAGI🥰🥰🥰