
"Sayang,nasi gorengnya sudah siap,aku akan suapin kamu mau gak?" tanya Rafa pada Shera dengan membawa 1 piring nasi goreng yang lezat buatan Rafa.
"Yeyyyy..... Aseeekkkk... aku bisa makan nasi goreng bikinan Kak Rafa lagi,aku mau dong Kak di suapin," ucap Shera pada Rafa dengan wajah senangnya.
"Iya sayangku,sekarang buka ya mulutnya aaaaa," titah Rafa pada Shera sambil menyodorkan nasi gorengnya ke mulut Shera.
"Aaaammmmm... nyam nyam nyam... Enaaakkk bangetttt... manttulll banget," puji Shera pada nasi goreng buatan Rafa sanbil mengangkat jempol tangannya.
Rafa yang tengah nenyuapi Shera tersenyum bahagia melihat Shera terlihat senang bahagia.
"Makan yang banyak ya sayang," titah Rafa pada Shera sambil terus menyuapi Shera.
"Oke oke bos," sahut Shera pada Rafa sambil mengunyah nasi gorengnya.
Shera pun memakan nasi goreng buatan suaminya dengan sangat nikmat,di tambah lagi Rafa mau menyuapinya.
"Kak,kamu kok belum mandi? kamu kan harus berangkat kerja," tanya Shera pada Rafa.
"Iya sayang,tapi aku khawatir sama kamu,aku takut kamu malah muntah-muntah lagi," ucap rafa pada Shera dengan perasaan khawatirnya.
"Aku tidak mual lagi kok Kak,setelah makan nasi goreng bikinan Kak Rafa perut aku jadi gak mual lagi hehe," ucap shera pada Rafa sambil tersenyum senang.
"Benarkah? Aku sangat senang mendengarnya,aku akan dengan senang hati membuatkan nasi goreng untukmu sayang," ucap Rafa pada Shera sambil tersenyum senang.
"Kalo aku minta tiap hari di masakin nasi goreng gimana Kak?" tanya Shera pada Rafa sambil memandang wajah Rafa.
"Itu tidak masalah sayang,aku akan selalu siap membuatkan nasi goreng untuk istriku tercinta,tapi apakah kamu tidak bosan kalo memakan nasi goreng setiap hari?" tanya Rafa pada Shera dengan wajah anehnya.
"Tidak bosan kok,kenapa Kak Rafa harus aneh seperti itu wajahnya?" tanya Shera pada Rafa.
"Bukan begitu sayang,aku hanya kaget saja dengar kamu ingin makan nasi goreng setiap hari,tapi kamu tenang saja ya sayang,aku pasti akan membuatkanmu nasi goreng setiap hari,kamu hari ini jangan kerja dulu ya ke Showroom,kamu istirahat saja di apartemen" pinta Rafa pada Shera.
"Baiklah,aku akan istirahat saja hari ini," sahut Shera pada Rafa.
Setelah Shera selesai memakan nasi goreng buatan Rafa,rafa pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya lalu bersiap-siap berangkat kerja ke kantornya.
Setelah Rafa siap untuk berangkat ke kantor,rafa menghampiri Shera yang masih berada di tempat tidur untuk berpamitan kerja ke kantor pada Shera.
"Sayang,aku berangkat ke kantor dulu ya? kamu tidak apa-apa kan kalo aku tinggal ke kantor?" tanya Rafa pada Shera lembut.
"Tidak apa-apa kok Kak,kan ada bi Tari di sini yang akan menjaga Shera,kak Rafa berangkat kerja saja ke kantor," titah Shera pada Rafa.
"Baiklah Tuan puteri,kalo ada apa-apa langsung hubungi aku ya sayang," ucap Rafa pada Shera dengan mengelus-ngelus rambut Shera.
__ADS_1
"Oke bosku sayang," sahut Shera pada Rafa sambil tersenyum.
Rafa pun pergi untuk bekerja ke kantornya setelah berpamitan dengan Shera.
☆☆☆
PUKUL 12.00 SIANG
Shera merasakan ada hal yang aneh di tubuhnya,lalu Shera pun baru ingat jika dirinya belum datang bulan.
Shera membuka handphonenya dan memeriksa kalender menstruasinya di handphone miliknya.
"Waduh,aku sudah telat 1 minggu,apa mungkin aku hamil ya? aku harus membeli tespek sekarang juga,supaya aku bisa tahu hasilnya," batin Shera.
Shera pun pergi ke luar apartemen untuk membeli tespek di apotek.
Shera membeli 3 tespek supaya bisa yakin dengan hasil tespeknya.
Setelah Shera pulang dari apotek,shera langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk mengetesnya.
Shera merasakan jantungnya berdebar-debar ketika akan mentespek dirinya.
Shera menunggu beberapa menit untuk menunggu hasilnya.
"Garis dua? aku hamil? Alhamdulillah,aku tidak percaya kalo aku akan hamil lagi,kak Rafa pasti bahagia kalo tahu aku hami lagi," batin Shera dengan perasaan senangnya karena dirinya kini telah mengandung anak Rafa pagi.
Shera berinisiatif untuk memberikan Rafa sebuah kejutan dengan kehamilannya tersebut.
Setelah mengetahui hasilnya,shera kembali lagi ke tempat tidurnya untuk beristirahat dengan perasaan bahagiannya.
Tak lama handphonenya berbunyi,panggilan dari Rafa di handphoennya.
Drrrrttt Drrrrttttt Drrrrrt..
"Kak Rafa menelpon hihihi," batin Shera ketika melihat handphonenya berbunyi panggilan dari Rafa dengan perasaan gembiranya.
"Hallo,kak," sapa Shera pada Rafa antusias.
"Hallo sayang,kamu lagi apa? kok suara kamu kaya lagi seneng gitu? kamu sudah makan siang atau belum?" tanya Rafa perhatian pada Shera.
"Aku sedang santai saja Kak,aku belum makan siang," sahut Shera pada Rafa sambil tersenyum.
"Kenapa kamu belum makan siang? apa mau makan di luar sama aku?" tanya Rafa pada Shera dengan penuh perhatian.
__ADS_1
"Boleh,kebetulan aku juga rindu sama Kak Rafa hihihi," ucap Shera manja pada Rafa.
"Apa sayang? coba ngomong sekali lagi?" pinta Rafa pada Shera dengan berpura-pura tidak mendengar ucapan Rafa.
"Shera rindu sama Kak Rafa hihihi," ucap Shera pada Rafa mengulang ucapan rindunya sambil tersenyum.
Rafa pun tersenyum senang mendengar Shera merindukannya.
Baru tadi pagi Rafa pergi ke kantor tapi Shera sudah merindukannya.
"Tumben sekali Shera bilang rindu,padahal baru sebentar di tinggal ke kantor," batin Rafa merasa senang mendengar ucapan rindunya.
"Sayang,coba katakan 1x lagi yang kenceng," pinta Rafa pada Shera.
"Iiikkkhhh Kak Rafa nyebelin deh,masa gak denger sih,shera bilang Shera rindu sama Kak Rafa," ucap Shera pada Rafa dengan senyuman malunya.
"Iya iya sayang,aku denger kok,tapi tumben banget kamu bilang rindu,padahal kita kan baru setengah hari tidak bertemu," ucap Rafa pada Shera.
"Ya tidak apa-apa,aku hanya sedang rindu saja,memangnya tidak boleh ya?" tanya Shera pada Rafa.
"Tentu saja boleh dong sayang,boleh banget malah,aku juga rindu sama istriku tersayang," ucap Rafa pada Shera
"Massaaa siihh?" kalo begitu kita sama-sama saling merindukan dong ya Kak hihihi?" tanya Shera pada Rafa sambil tersenyum malu.
"Berarti kita sama-sama saling mencintai dong istriku sayang?" tanya Rafa pada Shera seperti Abegeh yang baru pacaran.
"Ya sudah Kak,kalo begitu aku akan siap-siap dulu,katanya kita mau makan siang di luar?" tanya Shera pada Rafa.
"Oh iya,aku lupa sayang karena aku saking terbuainya dengan ucapan rindu kamu," gombal Rafa pada Shera sambil tersenyum bahagia.
"Huwwww gombal terus deh,kapan jemput akunya kalo gombal terus?" tanya Shera pada Rafa.
"Iya iya sayang,ini aku akan jemput kamu sekarang juga cinta," ucap Rafa pada Shera.
"Oke suamiku yang tampan,sampai ketemu ya sayang," ucap Shera pada Rafa.
"Iya sayangku," sahut Rafa pada Shera.
Rafa pun langsung pulang dari kantornya menuju apartemennya untuk menjemput Shera makan siang.
Begitupun dengan Shera,shera juga akan bersiap-siap untuk makan siang bersama Rafa.
Shera akan berdandan dengan sangat cantik,karena Shera ingin membuat Rafa terpesona pada kecantikannya.
__ADS_1