
Pukul 20.00 malam.
Dino temannya Rafa,menghubungi Rafa untuk menanyakan tentang liburan mereka ke sebuah pulau yang sudah di rencanakan 2 minggu yang lalu dan sudah booking oleh Anton temannya Rafa.
Ketika Rafa baru masuk ke dalam apartemennya,handphone Rafa berbunyi,lalu Rafa melihat handphonenya.
Drrrrttttt... drrrrttttt.... drrrrttttt....
Panggilan dari Dino pada handphone Rafa yang baru pulang dari rumah Shera.
"Hallo,ada apa?" tanya Rafa pada Dino temannya.
"Hallo bro!!! luh masih masih marah sama gue dan teman-teman? kita beneran enggak ada niat jahatin luh Raf,sumpah deh" ucap Dino pada Rafa.
"Luh ada apa nelpon gue? kalo cuma mau ngomong kaya gitu,gue akan matiin telponnya," ucap Rafa pada Dino.
"Eh eh... tunggu dulu dong Raf,gue mau nanya,kita kan 2 minggu yang lalu rencananya mau liburan ke sebuah pulau,anton tadi bilang,katanya dia udah booking penginapan di sana,luh jadi ikut kan?" tanya Dino pada Rafa,berharap Rafa bisa ikut liburan ke sebuah pulau bersamanya dan bersama teman-teman lainnya.
Rafa ternyata lupa jika Rafa dan teman-temannya akan berlibur ke sebuah pulau selama beberapa hari.
Namun perasaan Rafa sedang tidak enak,rafa saat ini hanya memikirkan Shera.
Akan tetapi Rafa juga saat ini sedang membutuhkan ketenangan,pikirannya terasa begitu lelah setelah Rafa melakukan kesalahan yang fatal terhadap Shera.
"Kapan berangkatnya?" tanya Rafa pada Dino.
"Besok pagi bro,terserah luh mau naik kapal pribadi gue atau kapal pribadi luh," ucap Dino pada Rafa.
"Ya sudah punya gue saja,besok pagi luh sama yang lain kumpul di apartemen gue," ucap Rafa pada Dino
"Oke Raf,besok pagi gue dan teman-teman akan pergi ke apartemen luh," ucap Dino pada Rafa.
Rafa kemudian menyudahi pembicaraanya dengan Dino di telpon.
Lalu Rafa merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya yang luas dengan pikirannya yang lelah...
Ketika Rafa hendak memejamkan matanya,tiba-tiba saja ada yang menekan bel pintu apartemennya.
Ting nong.... Ting nong...
"Aaaaaaaahhhh.....siiiallll... mengganggu saja," gerutu Rafa saat ingin tidur namun ada yang menekan bel pintu apartemennya.
Saat Rafa membukanya,rafa begitu kaget ketika ketika melihat Nesya yang menekan bel pintu apartemennya.
"Nesya... kamu tahu dari mana apartemen Kakak?" tanya Rafa pada Nesya kaget.
__ADS_1
"Ada deh,bagi Nesya nyari apartemen Kakak itu mudah,nesya tadi kecewa sama Kak Rafa,karena Kak Rafa meninggalkan Nesya di mall begitu saja," ucap Nesya pada Rafa sambil menarik bibirnya ke samping pertanda sebal.
"Maaf Nesya,tadi Kakak ada urusan,kamu pulang saja,tidak baik kalo kamu berada di apartemen laki-laki," ucap Rafa pada Nesya.
"Nesya kan ingin tahu apartemen Kakak,kok Nesya malah di usir sih? Nesya ingin lihat apartemen Kakak seperti apa," ucap Nesya pada Rafa dengan langsung nyelonong masuk ke dalam apartemen Rafa tanpa permisi.
"Ini anak mau ngapain sih pake ke apartemen segala,ganggu saja," batin Rafa menggerutu.
"Waaaahhhhh.... apartemen Kakak mewah sekali,luas lagi," ucap Nesya pada Rafa dengan wajahnya yang terlihat takjub melihat kemewahan apartemen Rafa.
"Nesya,kamu mau minum apa?" tanya Rafa pada Nesya,walaupun dalam hatinya,rafa begitu merasa terganggu dengan kedatangan Nesya ke apartemennya.
"Apa saja Kak hihihi," sahut Nesya sambil tertawa kecil,nesya berpura-pura tidak tahu jika dirinya tadi mendengar ucapan Rafa dan Shera di parkiran mobil.
Nesya ingin mendapatkan hati Rafa dan cinta Rafa,sehingga Nesya seolah tidak tahu tentang Rafa yang menyukai Shera.
Nesya berinisiatif untuk memotret Rafa saat Rafa mengambil minuman di lemari esnya,lalu Nesya juga memotret dirinya yang sedang duduk di sofa ruang tv milik Rafa,seolah dirinya kini telah berdua bersama Rafa di apartemen Rafa.
Padahal Rafa sendiri sebenarnya sama sekali tidak suka jika Nesya datang ke apartemennya,rafa pun tidak tahu jika Nesya sudah memotret dirinya.
Nesya rencananya ingin mengupload poto-poto Rafa dan poto-poto dirinya yang sedang berada di apartemen Rafa ke sosial media miliknya untuk membuat Shera cemburu.
"Minum Nes!!" rafa memberikan minuman kaleng pada Nesya,lalu Rafa duduk di sofa,namun tidak di sebelah Nesya.
"Tidak,tapi Kakak masih punya pekerjaan,kamu disininya jangan lama-lama ya," ucap Rafa pada Nesya,merasa terganggu dengan kedatangan Nesya.
Nesya merasa kesal karena Rafa tidak menyukai kedatangannya.
Mungkin jika Shera yang datang,rafa akan sangat bahagia.
"Kak,kita liburan yuk,nesya kan 2 minggu lagi pulang ke Jerman,nesya ingin liburan dengan Kak Rafa," ucap Nesya pada Rafa,nesya tadi tidak sengaja mendengar percakapan Rafa dengan temannya di telpon saat Rafa baru masuk ke dalam apartemennya.
"Kakak sibuk Nes,kakak tidak bisa liburan dengan kamu," jawab Rafa pada Nesya membuat Nesya kesal.
Sedangkan Nesya sendiri tadi mendengar jika Rafa akan berlibur bersama teman-temannya,namun Rafa malah menolak ajakan Nesya.
Nesya berharap Rafa mau mengajaknya berlibur bersama teman-teman Rafa,namun ternyata Rafa malah tidak mengajaknya.
Nesya kemudian mendekati Rafa dan duduk di sofa yang di duduki oleh Rafa.
"Kak,ayo dong kita liburan,plissss," rengek Nesya pada Rafa sambil memegang lengan Rafa,membuat Rafa kesal dengan Nesya.
"Nesya,kamu sekarang pulang saja ya,kakak lagi ada pekerjaan," ucap Rafa pada Nesya sambil melepaskan tangan Nesya di lengan Rafa.
Lalu Rafa beranjak dari sofanya dan membuka pintu apartemen Rafa agar Nesya pergi dari apartemennya.
__ADS_1
Nesya merasa kecewa dengan sikap Rafa terhadapnya,terlihat jelas wajah kesal Nesya pada Rafa ketika Nesya ke luar dari apartemen Rafa.
"Susah banget sih deketin Kak Rafa,aku harus melakukan cara lain agar aku bisa dapetin Kak Rafa,lihat saja nanti" batin Nesya memikirkan rencana jahatnya.
Nesya kemudian pulang ke rumahnya menggunakan sebuah taxi.
Di perjalanan pulang,nesya mengupload poto-poto Rafa dan poto dirinya yang duduk di sofa yang berada di apartemen Rafa ke sosial medianya,supaya Shera bisa melihatnya dan cemburu.
☆☆☆
Shera sedang merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya sambil memainkan handphonenya,lalu Nesya melihat akun sosial Nesya mengupload poto-poto Rafa di apartemen Rafa saat Rafa mengambilkan air minum di lemari es.
Nesya juga mengupload poto dirinya yang sedang duduk di sofa ruang tv apartemen milik Rafa.
Shera merasa sakit melihat poto-poto Rafa yang di upload di sosial media Nesya.
Shera tahu persis bahwa itu adalah apartemen Rafa.
Pikiran Shera semakin buruk tentang Rafa yang selalu mempermainkan wanita.
"Dasar laki-laki breng**k.... sekarang dia pasti melakukan hal itu dengan Nesya,dia mengajak Nesya ke apartemennya setelah pulang dari rumahku tadi,aku sudah seperti sampah baginya yang bisa dia buang setelah mendapatakan keinginannya," batin Shera merasa sakit ketika melihat Nesya berada di dalam apartemen Rafa.
Shera semakin membenci Rafa,shera tidak akan percaya dengan semua ucapan Rafa padanya.
Air mata Shera menetes dengan sendirinya di pipi mulus Shera.
Shera mengingat kejadian yang menimpanya di apartemen milik Rafa tersebut.
Shera menangis sesegukan karena merasa dirinya begitu bodoh dan kotor.
"Aku benci sama kamu Rafa,aku tidak mau melihatmu lagi,kamu adalah laki-laki paling menjijikan yang pernah aku kenal hiks hiks hiks," batin Shera menangis.
☆☆☆
Rafa melihat Nesya mengupload poto-poto dirinya dan poto-poto Nesya yang berada di apartemennya.
Rafa merasa kesal dengan ulah Nesya yang begitu lancang telah memotret dirinya.
"Anak ini sebenarnya maunya apa sih? bagaimana jika Shera melihatnya? shera pasti akan berpikir bahwa aku dan Nesya berbuat yang tidak-tidak di apartemenku,shera akan semakin membenciku,aaaaahhhhh siaaaalll," batin Rafa ketika melihat Nesya mengupload poto dirinya.
HAY KAKAK-KAKAK CANTIK🥰🥰🥰
DUKUNG NOVEL AKU YA DENGAN CARA LIKE COMMENT VOTE TIP RAT AND FOLLOW SUPAYA NOVEL AKU BISA DI KENAL DAN BISA LEBIH BAIK LAGI.
TERIMAKSIH🥰🥰🥰🥰
__ADS_1