MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
PROTEKTIF


__ADS_3

Pukul 08.00 pagi.


Keesokan harinya di kediaman papa Juna dan mama Keyla.


Mama Diva tiba-tiba saja datang ke rumah mama Keyla ketika mama Keyla dan papa Juna akan berangkat ke kantor papa Juna.


"Keyla," panggil mama Diva pada mama Keyla,turun dari mobilnya yang terparkir di halaman rumah mama Keyla.


"Diva,kamu tumben pagi-pagi main ke rumahku?" tanya mama Keyla pada mama Diva.


"Key,aku ingin bicara denganmu sebentar saja,maaf kalo aku mengganggumu," ucap mama Diva pada mama Keyla.


"Ya sudah,aku akan bilang dulu sama suamiku agar suamiku berangkat ke kantor lebih dulu," ucap mama Keyla pada mama Dava.


"Ada apa mah dengan Diva?" tanya papa Juna pada mama Keyla.


"Mama juga tidak tahu pah,papa berangkat duluan saja ya,nanti mama nyusul," ucap mama Keyla pada papa Juna.


"Oke mah," sahut papa Juna,papa Juna pun berangkat lebih dulu ke kantor.


"Ayuk Div kita masuk ke dalam rumahku," ajak mama Keyla pada mama Diva.


"Baik Key," jawab mama Diva pada Keyla.


Setelah mama Keyla dan mama Diva masuk ke dalam rumah mama Keyla,mereka pun duduk di sofa ruang tv mama Keyla.


"Div,kamu mau bicara apa? kok sepertinya penting sekali," tanya mama Keyla pada mama diva.


"Div,aku mau tanya sama kamu,apa Rafa dan Shera akan jadi menikah?" tanya mama Diva pada mama Keyla dengan raut wajah sedihnya.


"Memangnya kenapa Div?" tanya mama Keyla pada mama Diva penasaran.


"Div,kamu tahu kan kalo anakku Neysa menyukai Rafa? aku tahu anakku egois dan salah karena anakku menyukai Rafa yang jelas-jelas sudah mengaggapnya sebagai adik,tapi saat ini aku benar-benar butuh bantuanmu dan Rafa,nesya sejak kemarin mengurung diri di dalam kamarnya dan tidak mau makan Key,aku sudah membujuknya tapi Nesya malah mengancam akan bunuh diri,aku takut Key Nesya kenapa-kenapa hiks hiks hiks," ucap mama Diva pada mama Keyla sambil menangis sedih.


"Ya ampun Div,kenapa Nesya bisa sampai seperti itu,anakku Rafa sudah menikah dengan Shera 3 hari yang lalu Div,rafa yang menginginkan pernikahannya di percepat dan hanya di saksikan oleh 2 keluarga saja,aku juga tidak mungkin meminta Rafa untuk membujuk Nesya,karena Rafa saat ini sudah menjadi suami Shera," ucap mama Keyla pada mama Diva dengan perasaan serba salahnya.


"Jadi Rafa dan Shera sudah menikah? lalu aku harus meminta tolong pada siapa Key agar anakku Nesya mau ke luar dari dalam kamarnya? aku takut anakku kenapa-kenapa Key,aku takut hiks hiks hiks," mama Diva menangis tersedu-sedu di samping mama Keyla.

__ADS_1


Sementara mama Keyla juga bingung harus berbuat apa,karena mama Keyla tidak mungkin meminta Rafa untuk membujuk Nesya.


Mama Keyla tidak mau membuat Rafa dan Shera salah paham nantinya.


Mama Diva juga sebenarnya tahu jika mama Keyla pasti bingung,mama Diva juga tidak ingin merusak rumah tangga Rafa dan Shera,apa lagi Shera adalah anak Sherly sahabatnya sendiri.


Namun mama Diva tidak tahu lagi harus meminta tolong pada siapa agar Nesya anaknya tidak melakukan hal yang nekat.


"Diva,jujur aku tidak tahu bagaimana caranya agar Nesya tidak mengurung diri di dalam kamarnya,aku benar-benar minta maaf sama kamu Div,rafa tidak akan mungkin membujuk Nesya karena Rafa sudah menikah dengan Shera,rafa sangat mencintai Shera Div,rafa tidak akan mau jika sampai Shera salah paham pada Rafa," ucap mama Keyla pada mama Diva.


"Ya sudah Key,aku mengerti jika kamu pasti akan lebih menjaga kebahagiaan anak kamu dan Shera,kalo begitu aku permisi dulu," ucap mama Diva pada mama Keyla,lalu mama Diva berjalan ke luar dari dalam rumah mama Keyla.


"Diva,kamu jangan salah mengerti maksudku Div," teriak mama Keyla pada mama Diva,namun mama Diva tak menghiraukan teriakan mama Keyla.


"Maafkan aku Div,seandaianya kamu berada di posisiku,pasti kamu tahu gimana bingungnya aku,tapi aku harus tetap memikirkan perasaan menantuku Shera,walaupun Shera tidak mencintai Rafa,tapi Shera tidak akan suka jika Rafa menemui wanita lain," batin mama Keyla dengan perasaan serba salahnya.


β˜†β˜†β˜†


Pukul 12.00 siang.


Shera pun janjian dengan Anindy dan Faradilla untuk nonton bioskop di sebuah mall.


Namun sebelum Shera pergi ke mall,shera harus meminta izin terlebih dahulu pada Rafa,karena Rafa akan marah jika Shera pergi tanpa meminta izin.


Shera pun menghubungi nomor Rafa untuk meminta izin pergi ke mall bersama Anindy dan Faradilla.


"Hallo Shera,ada apa? kamu kangen aku ya?" tanya Rafa pada Shera dengan percaya dirinya.


"Hallo,aku tidak akan pernah kangen sama kamu,aku cuma mau minta izin kalo aku ingin pergi ke mall untuk nonton film bersama Anindy dan Fara," ucap Shera pada Rafa jutek.


"Tidak boleh,nanti takutnya kamu kenapa-kenapa kalo pergi tanpa aku," ucap Rafa pada Shera.


"Ya ampun... lebay sekali,memangnya siapa yang akan menculik aku? aku bosan di apartemen terus,pokoknya aku ingin nonton film ke bioskop bersama Anindy dan Fara titik," ucap Shera pada Rafa kesal.


"Kamu keras kepala sekali Shera,ya sudah kalo kamu memaksa,aku yang akan antar kamu ke mall,aku akan jemput kamu sekarang juga ke apartemen," ucap Rafa pada Shera tegas.


"Eeehhh eeehhh tidak perlu,aku akan naik taxi saja,kalo nungguin kamu akan kelamaan,karena Anindy dan Fara juga sudah mau berangkat ke mall," ucap Shera pada Rafa.

__ADS_1


"Sheraaa...jangan pernah membantahku,biar aku yang akan antar kamu ke mall,kamu tunggu saja sebentar," aku juga ingin makan siang di mall," ucap Rafa pada Shera dengan tegas.


"Oke oke oke... ya sudah aku akan tunggu kamu Tuan menyebalkan,tapi jangan lama-lama,aku hitung sampai 10 kamu harus sudah ada di apartemen kita,di mulai dari angka 1... " ucap Shera pada Rafa.


"Ehhhh... eeehhh....tunggu dulu,kamu pikir aku iron man yang bisa terbang ke apartemen dalam hitungan 10? tunggu aku 15 menit lagi pasti sampai ke apartemen," ucap Rafa pada Shera sambil geleng-geleng kepala mendengar ucapan Shera.


"Lagian siapa suruh jemput aku ke apartemen? *aku juga bisa pergi sendiri ke mall,d*asar protektif," batin Shera.


"Baiklah,aku akan menunggu di lantai bawah saja supaya lebih cepat,kalo dalam waktu 15 menit belum sampai juga,aku akan naik taxi saja," ucap Shera pada Rafa.


"Jangan menunggu di bawah,aku saja yang akan naik ke apartemen kita untuk jemput kamu,sekarang kamu diam saja di apartemen sambil duduk manis dan makan coklat,tunggu pangeranmu datang ya tuan puteri," ucap Rafa pada Shera dengan penuh penekanan.


Rafa pun mematikan telponnya dan langsung ke luar dari ruang kerjanya menuju parkiran mobil agar bisa segera sampai di apartemen untuk menjemput tuan puterinya.


Jarak dari kantor Rafa ke apartemen hampir sekitar 30 menit an,namun Rafa membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi,sehingga dirinya bisa sampai tepat waktu sesuai keinginan Shera.


Karena Shera tidak suka menunggu.


Sementara itu Shera sedang duduk di sofa sambil menyilangkan kedua tangannya di dadanya menunggu kedatangan Rafa,shera merasa begitu kesal dengan Rafa yang begitu protektif terhadapnya.


"Dia pasti akan bersikap menyebalkan ketika nanti berada di mall,awas saja kalo dia membuatku kesal dan marah," batin Shera .


Tak lama Rafa sampai di apartemennya dengan membuka pintu apartemen.


Rafa datang tepat waktu ke apartemennya.


"Aku tidak telat kan tuan puteri? ayuk kita berangakat ke mall sekarang,huuuhhh huuuuhhh," ajak Rafa pada Shera dengan nafas ngos ngosannya karena Rafa berlari dari lift menuju apartemenya agar Shera tidak menunggu lama.


"Seharusnya aku sudah sampai di mall saat ini,anindy dan Fara pasti sudah menunggu," ucap Shera pada Rafa dengan wajah juteknya sambil berjalan mendahului Rafa.


Rafa hanya tertawa lucu melihat tingkah laku Shera ketika sedang memasang wajah andalannya yaitu wajah jutek yang menggemaskan.


AYOK DUKUNG NOVEL AKU DENGAN CARA LIKE COMMENT VOTE TIP RAT AND FOLLOW SUPAYA AKU RAJIN NULISNYA😊😊😊😊😊


AKU JUGA BUTUH SEMANGAT DENGAN CARA VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA SUPAYA NOVEL AKU BISA MASUK VOTE RANGKING.


NOVEL AKU SAAT INI BAHKAN BELUM MASUK RANGKING 100 BESAR DAN ITU KADANG BIKIN AKU ENGGAK SEMANGAT NULISπŸ˜”πŸ˜”πŸ˜”πŸ˜”

__ADS_1


__ADS_2