
Pukul 16.00 Sore.
Mama Keyla dan mama Sherly datang ke apartemen baru Rafa dan Shera untuk bertemu dengan Rafa dan Shera.
Sebelumnya mama Keyla sudah menghubungi Rafa kalo mama Keyla dan mama Sherly ingin main ke apartemen Rafa dan Shera.
Mama Keyla dan mama Sherly juga tahu jika Rafa saat ini masih bekerja di kantornya,namun Rafa sebentar lagi akan pulang ke apartemennya.
Mama Keyla dan mama Sherly sudah sampai di depan pintu apartemen Rafa dan Shera.
Ting nong... Ting nong...
Bel pintu apartemen Rafa dan Shera berbunyi.
Bi Tari kemudian membuka pintu apartemennya,di lihatnya oleh bi Tari 2 wanita yang seumuran dengan bi Tari dengan membawa banyak makanan di tangan mereka.
"Maaf,ibu-ibu ini siapa ya?" tanya bi Tari pada mama Keyla dan mama Sherly sambil tersenyum ramah.
"Kami mamanya Rafa dan Shera,apakah benar ini apartemen anak saya Rafa?" tanya mama Keyla pada bi Tari.
"Iya benar bu,ini apartemennya pak Rafa dan mbak Shera,saya bi Tari bu,saya baru bekerja hari ini di sini,maaf kalo saya tidak tahu jika ibu-ibu ini orang tuanya pak Rafa dan mbak Shera,mari silahkan masuk ke dalam bu," ucap bi Tari pada mama Keyla dan mama Sherly.
"Iya bi Tari,salam kenal ya,sheranya dimana bi?" tanya mama Sherly pada bi Tari sambil mama sherly dan mama Keyla masuk ke dalam apartemen Rafa yang luas dan mewah.
"Mbak Keyla sedang mandi dulu bu,silahkan duduk bu,saya akan ambilkan minuman dulu untuk mamanya pak Rafa dan mamanya mbak Shera," ucap bi Tari pada mama Keyla dan mama Sherly.
"Terimakasih bi," ucap mama Keyla dan mama Sherly sambil mama Keyla dan mama Sherly menaruh makanan yang di bawanya untuk Shera di atas meja.
Mama Keyla dan mama Sherly tersenyum bahagia melihat apartemen Rafa yang begitu mewah dan nyaman untuk Shera tempati.
"Apartemen Rafa sangat bagus dan luas ya Key,shera pasti betah banget tinggal di sini," ucap mama Sherly pada mama Keyla.
"Syukurlah kalo Shera betah tinggal di sini Sher,aku yakin anakku Rafa akan memberikan yang terbaik untuk Shera," ucap mama Keyla pada mama Sherly.
Tak lama minuman pun datang,bi Tari membawakan Jus orange dan cemilan untuk mama keyla dan mama Sherly.
"Silahkan di minum bu minumannya," ucap bi Tari pada mama Keyla dan mama Sherly.
"Terimakasih bi Tari," ucap mama Keyla dan mama Sherly berbarengan.
"Sama-sama bu," sahut bi Tari pada mama Keyla dan mama Shera.
Kemudian bi Tari pun pamit ke dapur setelah menaruh minuman dan cemilan di meja untuk mama Keyla dan mama Sherly.
"Key,kita belum ngasih tahu Diva,lidya dan Fani loh kalo Rafa dan Shera sudah menikah,mereka tahunya kan Rafa dan Shera menikahnya minggu depan," ucap mama Sherly pada mama Keyla.
__ADS_1
"Aku bingung Sher untuk ngasih tahu Diva,kalo ngasih tahu Lidya dan Fani sih aku tidak bingung," ucap mama Keyla pada mama Sherly.
"Memangnya kamu bingung kenapa untuk ngasih tahu ke Diva Key?" tanya mama Sherly pada mama Keyla penasaran.
"Aku belum pernah ngasih tahu kamu ya kalo Nesya anaknya Diva itu cinta banget sama Rafa,bahkan ngejar-ngejar Rafa banget,sampe-sampe Nesya ingin pindah sekolah di jakarta supaya bisa dekat dengan Rafa,kamu kan sudah sering dengar sendiri dari Diva kalo Nesya anaknya Diva suka banget sama Rafa,bahkan poto Rafa saja di pajang di kamarnya,kamu ingat kan waktu Diva bilang seperti itu sama kita?" tanya mama Keyla pada mama Sherly.
"Iya aku ingat Key,ya ampun aku enggak nyangka kalo Nesya sampe cinta banget kaya gitu sama Rafa,rafa kan udah nganggep Nesya itu adikknya sendiri ya Key," ucap mama Sherly pada mama Keyla.
"Nah iya Sher,makanya aku juga enggak enak sama Diva pas kemarin aku bilang kalo Rafa dan Shera mau menikah,tahu tidak? yang lebih parahnya lagi,nesya datang ke apartemen Rafa sambil marah-marah pas tahu Rafa dan Shera mau menikah,waktu itu Rafa langsung menghubungi aku supaya aku dan kamu mempercepat pernikahan Rafa dan Shera,karena Rafa tidak mau kalo sampe Nesya berbuat macam-macam di hari pernikahan Rafa dan Shera," ucap mama Keyla pada mama Sherly.
"Astaga,kok Nesya bisa sampe seperti itu ya Key,aku enggak nyangka,kalo begitu Rafa sudah tepat dong majuin pernikahannya dengan Shera,aku pikir kenapa gitu Rafa pengen cepat-cepat menikah dengan Shera," ucap mama Sherly pada mama Keyla.
"Ya intinya Rafa ingin menjaga dan melindungi Shera Sher,anakku itu cinta loh sama Shera,cuma kan Shera nya masih belum punya perasaan sama Rafa," ucap mama Keyla pada mama Sherly.
"Iya nih Key,aku juga heran sama Shera,kok Shera enggak punya perasaan ya sama Rafa,padahal banyak banget yang suka sama Rafa,anakku itu harus aku jewer dulu baru deh dia sadar hahaha," ucap mama Sherly pada mama Keyla sambil tertawa keras.
"Sssssttttt... nanti Shera dengar lagi pembicaraan kita hihihi," ucap mama Keyla pada mama Sherly.
Mama Keyla dan mama Sherly begitu asyik berbincang-bincang hingga tidak menyadari jika Shera sedang berdiri di pintu kamarnya mendengar semua pembicaraan mama Keyla dan mama Sherly.
"*Apa benar yang mama Keyla katakan? tapi mama Keyla tidak mungkin bohong,jadi selama ini Neysalah yang mengejar-ngejar Kak Rafa dan datang ke apartemen Kak Rafa,jadi kak Rafa juga buru-buru menikahiku karena ingin melindungiku? batin Shera ketik*a mendengar pembicaraan mama Keyla dan mama Sherly.
Shera pun menghampiri mama Keyla dan mama Sherly yang sedang duduk di sofa ruang tv.
"Belum lama kok sayang,kamu baik-baik saja kan sayang?" tanya mama Keyla pada Shera dengan penuh kasih sayang.
"Shera baik mah,mama juga baik kan? kok Azel tidak di ajak mah?" tanya Shera pada mama Keyla,sambil Shera duduk bersama mama Keyla dan mama Sherly.
"Mama juga baik sayang,di rumah mama lagi ada teman-temannya Azel sayang,jadi mama tidak mengajak Azel ke sini,tapi Azel nanti pasti main ke sini kok sayang," ucap mama Keyla pada Shera.
"Sayang,apa kamu masih mual?" tanya mama Sherly pada Shera sambil membelai lembut rambut anaknya tersebut.
"Masih mah,rasanya benar-benar tidak enak sekali,badan Shera selalu lemas setiap habis muntah-muntah," ucap Shera pada mama Sherly.
"Sabar ya sayang,jadi ibu itu memang tidak mudah,harus bnyk perjuangan dan pengorbanannya,nanti kalo sudah masuk semester 2 kamu tidak akan muntah-muntah separah ini lagi kok sayang,kebanyakan seperti itu," ucap mama Sherly pada Shera.
"Iya mah,mah Shera kok sangat mudah sekali lapar ya? Shera kan takut merepotkan Kak Rafa kalo sampe tiap malam laper,tadi malam saja jam 12 Shera terbangun karena merasa lapar,akhirnya Kak Rafa masakin nasi goreng buat Shera," ucap Shera pada mama Sherly dan mama Keyla.
"Waaahhh... Kak Rafa memang suami yang siaga ya sayang,jago masak lagi," puji mama Sherly pada Rafa di hadapan Shera.
"Tapi mah,kak Rafa itu nyebelin,ngeledekin Shera terus,shera kan jadi kesal mah," ucap shera pada mamanya sambil memanyunkan bibirnya.
"Hahahaa,shera sayang,kak Rafa itu emang nyebelin banget,tapi biarpun Kak Rafa nyebelein, orangnya sangat perhatian kok sayang," ucap mama Keyla pada Shera.
"Benar tuh kata mama Keyla,kak Rafa itu bukan cuma tampan dan kaya tapi juga perhatian dan sayang sama kamu,kamunya aja yang enggak sadar," ucap mama Sherly pada Shera sambil memcubit hidung Shera.
__ADS_1
"Iiikkkhhh mama,hidung Shera kan sudah mancung,kenapa di tarik?" ucap Shera pada mamanya sambil cemberut.
"Karena biar kamu sadar,kamu kan enggak sadar-sadar sayang hahaha," ucap mama Sherly pada Shera.
Mama Keyla hanya tertawa mendengar ucapan mama Sherly pada Shera.
Shera melihat ke atas meja,dilihatnya banyak sekali makanan yang di bawa oleh mama Keyla dan mama Sherly untuknya.
"Makanan sebanyak ini untuk Shera semua mah?" tanya Shera pada mama Keyla dan mama Sherly.
"Untuk Kak Rafa juga dong sayang," jawab mama Sherly pada Shera.
"Nanti kasih bi Tari juga ya sayang supaya makanannya bisa di bawa pulang oleh bi Tari," ucap mama Keyla pada Shera.
"Oke mah," sahut Shera pada mama Keyla sambil tersenyum.
Tak lama Rafa pulang dari kantornya dengan membawa banyak cemilan dan makanan jepang untuk Shera dan kedua mamanya yaitu mama Keyla dan mama Sherly.
"Mah," panggil Rafa pada mama Keyla dan mama Sherly dari arah pintu apartemen.
"Sayang,kamu bawa makanan kok banyak sekali?" tanya mama Keyla pada Rafa sambil geleng-geleng kepala.
"Kan buat mama dan mama Sherly juga di sini." jawab Rafa pada mamanya.
"Tapi mama dan mama Sherly sudah bawa banyak makanan untuk kamu dan Shera Nak," ucap mama Keyla pada Rafa.
"Mama tidak tahu ya kalo di apartemen Rafa ini suka ada yang ke luar kamar malem-malem nyariin makanan," ucap Rafa pada mama Keyla sambil tersenyum meledek ke arah Shera.
Shera yang melihat Rafa tersenyum jahil merasa kesal melihat Rafa yang selalu meledeknya.
"Tuh kan mah,kak Rafa selalu saja meledek Shera,ya sudah kalo begitu Shera tidak akan makan malam lagi," ucap Shera pada Rafa sambil memanyunkan bibirnya dan mengerutkan wajahnya yang jutek itu.
"Sayang,kak Rafa hanya bercanda,kak Rafa justru senang kalo kamu banyak makan," ucap mama Keyla pada Shera.
"Iya Shera,kak Rafa perhatian banget loh sama kamu,kak Rafa beli makanan banyak supaya kamu banyak makan," ucap mama Sherly pada Shera.
"Huuuhhhh payah,bisanya hanya cemberut dan jutek saja haha," ucap Rafa pada Shera sambil tertawa senang melihat Shera cemberut.
"Rafa... udah dong,kasian istri kamu jangan di ledekin terus," ucap mama Keyla pada Rafa.
"Oke oke mah,rafa mau mandi dulu yah,ini makanannya di makanin mah,kalo ada yang tidak mau makan tidak apa-apa biar makanannya nanti di kasih kucing saja," ucap Rafa pada mama Keyla menyindir Shera sambil berjalan masuk ke dalam kamarnya untuk membersihkan tubuhnya
Shera menatap tajam ke arah Rafa ketika Rafa terus saja meledek dan menyindirnya.
AYOOO VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA YA SUPAYA AKU MAKIN RAJIN NULISNYA🥰🥰🥰
__ADS_1