MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
DALANG PENCULIKAN


__ADS_3

PUKUL 07.00 PAGI


Juna sudah bersiap-siap akan pergi ke kantor.


Begitupun dengan Keyla yang sudah mulai masuk kuliah.


Keyla masih sering mual di pagi hari,namun keyla memaksakan untuk masuk kuliah,karena Keyla sudah beberapa hari tidak masuk kuliah.


Arjuna mengantarkan Keyla ke kampus dengan mobilnya yang di kendarai oleh Kevin asisten juna.


"Mas aku masuk ke kampus dulu ya," ucap Keyla pada Juna sambil mencium tangan Juna.


"Iya sayang,jaga kandungan kamu ya," ucap Juna pada Keyla sambil mencium kening Keyla.


Keyla pun turun dari mobil,berjalan menuju kampus.


Namun tak lama Ken menghampiri Keyla yang sedang berjalan


"Keyla,kamu sudah beberapa hari tidak kelihatan,memangnya kamu sakit?" tanya Ken pada Keyla.


"Iya pak Ken,key kemarin sakit," jawab Keyla pada Ken.


Kemudian Ken mencoba menyentuh dahi Keyla untuk memastikan apakah Keyla masih sakit atau tidak.


Namun dari kejauhan rupanya Juna melihat pemandangan yang membuat matanya menatap tajam dan alirah darahnya menjadi panas.


Juna cemburu melihat Keyla di sentuh laki-laki lain.


Ya suami manapun pasti akan cemburu jika melihat istrinya di dekati oleh laki-laki lain.


Namu kali ini Juna tidak ingin gegabah dulu,karena dia tidak ingin menyakiti Keyla lagi.


Juna pun melanjutkan perjalananya ke kantor bersama Kevin asistennya.


PUKUL 12 SIANG


Juna sedang menikmati makan siang bersama Kevin di sebuah restaurant.


Tiba-tiba saja Juna melihat Sisil tengah berbincang-bincang dengan seorang laki-laki di restaurant tersebut,namun Sisil tidak melihat Juna.

__ADS_1


Juna mendengar pembicaraan Sisil yang membuatnya sangat kaget dan emosi.


"Gue sangat kecewa sama lu karena luh gak berhasil menculik gadis ingusan itu," ucap Sisil pada laki-laki yang berada satu meja dengannya.


"Sorry Sil,gue panik pas lihat orang-orang ngejar-ngejar gue,menculik orang itu tidak mudah bagi gue,gue belum pernah melakukannya sebelumnya," sahut laki-laki yang duduk bersama Sisil.


Juna yang tengah menikmati makan siangnya merasa sangat emosi mendengar bahwa Sisil lah yang menyuruh laki-laki itu untuk menculik Keyla.


"Sisil.... berani-beraninya kamu ingin menculik Keyla," batin Juna.


Juna menghampiri Sisil yang tengah duduk di meja belakangnya sambil berbincang-bincang bersama laki-laki


"Jadi kamu yang mau menculik istriku?" tanya Juna pada Sisil membuat Sisil kaget karena rencananya di ketahui oleh Juna.


Sisil pun berdiri berhadapan dengan Juna dengan wajah yang kaget.


"Mas Juna,sejak kapan mas Juna disini?" tanya Sisil pada Juna.


"Sejak kamu membicarakan tentang penculikan," sahut Juna pada Sisil.


"Mas,ini tidak seperti yang mas Juna pikirkan," ucap Sisil gugup pada Juna.


"Mas aku cuma pengen ngasih pelajaran ke istri kamu,dia sudah merebut kamu dari aku," sahut Sisil.


"Merebut? Kita sudah putus sejak lama sebelum aku menikah dengan Keyla," ucap Juna pada Sisil.


"Tapi aku masih sayang sama mas Juna,mas lupa dengan semua kenangan yang sudah kita lewati?" Tanya sisil pada Juna sambil menangis.


Arjuna terdiam sejenak,juna dan Sisil berpacaran cukup lama,dulu Juna sangat mencintai Sisil,namun Juna melihat Sisil berkencan dengan laki-laki lain,hal itu yang membuat Juna memutuskan Sisil.


"Sisil,kali ini aku maafkan kesalahan kamu,bukan berarti aku masih mencintai kamu,aku hanya ingin kamu memperbaiki diri kamu agar tidak melakukan hal sama lagi,ingat baik-baik jangan pernah macam-macam lagi dengan Keyla kalo kamu masih ingin hidup," ucap Juna mengancam pada Sisil dengan wajah emosi.


"Iya mas,aku minta maaf,aku gak akan melakuka hal jahat lagi pada Keyla," ucap Sisil pada Juna.


Juna menatap tajam pada Sisil dan pada laki-laki yang berada di sebelah Sisil.


Kemudian Juna dan Kevin pergi meninggalkan restaurant tersebut.


Juna masih memberikan Sisil satu kali kesempatan.

__ADS_1


Juna sudah mengenal Sisil cukup lama,juna berharap Sisil tidak melakukan tindak kejahatan lagi pada Keyla.


Juna pun menutupi semua ini dari keyla.


Juna tidak ingin Keyla mengetahuinya jika Sisil lah yang berusaha ingin menculiknya waktu di Bali.


Juna pun kembali ke kantornya bersama Kevin .


Sementara Keyla yang berada di kampus tengah sibuk dengan pelajarannya.


Keyla merasakan kepalanya sangat pusing dan perutnya sangat mual,namun Keyla mencoba menahannya.


Setelah selesai dengan pelajarannya,keyla duduk di kantin menunggu sahabat-sahabatnya datang.


"Key,muka luh ko pucet banget?" tanya Sherly pada Keylam


"Iya sher,kepala gue pusing," jawab Keyla pada Sherly.


"Luh pulang aja Key,biar kita antar ke rumah luh," ucap Diva pada Keyla


"Gue nuggu asisten mas Juna yang jemput div," ucap Keyla pada Diva


"Kelamaan Key,luh harus istirahat," ucap Lidya pada Keyla.


"Ya udah gue telpon mas Juna dulu deh,biar asistennya gak usah jemput gue,";ucap Keyla pada Sahabat-sahabatnya


Keyla pun mengambil handphonenya dari dalam tasnya,lalu menghubungi Juna suaminya untuk tidak menyuruh Kevin asistennya menjemput Keyla.


"Hallo Sayang," sahut Juna dari arah sebrang?


"Hallo mas Juna,key akan pulang di antar oleh Sahabat-sahabat Key mas,mas Kevin tidak usah jemput key ya," ucap keyla pada Juna.


"Iya sayang,kamu tapi gak kenapa-kenapa kan Key?" tanya Juna pada Keyla.


"Aku gak kenapa-kenapa kok mas,cuma pusing biasa saja," jawab Keyla pada Juna.


"Ya sudah sayang,kamu hati-hati ya,sebentar lagi mas pulang ke rumah," ucap Juna pada Keyla.


"Iya mas,sampai ketemu di rumah mas ku yang tampan," ucap Keyla menggoda Juna.

__ADS_1


"Iya sayang,sampai ketemu dirumah," ucap Juna tersenyum senang.


__ADS_2