MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
MENCARI PERHATIAN JUNA


__ADS_3

Juna tengah menangkap ikan-ikan yang ada di kolam ikan belakang villanya bersama Pak Asep dan Kevin.


Ikan-ikan tersebut begitu banyak dan ukurannya cukup besar,membuat Juna senang melihat ikan-ikan tersebut.


Juna merasakan kehidupan yang sederhana dan damai di villa nya itu.


Pada malam harinya,juna,kevin dan pak Asep sedang membakar ikan yang tadi sore mereka tangkap.


Sedangkan Keyla juga tengah membantu ibu Lilis untuk menyiapkan segala keperluan untuk makan malam.


Stevy pun mau tidak mau ikut membantu Keyla dan bu Lilis,karena Stevy ingin mencuri-curi perhatian Juna dan membuat Juna simpatik terhadapnya.


Namun Juna sedari tadi tidak menoleh pada Stevy,hal itu membuat Stevy kesal dan memikirkan bagaimana caranya agar Arjuna memandang ke arahnya.


Stevy pun beraksi dengan berpura pura tersiram air panas yang akan di gunakan untuk membuat teh panas.


"Awwwwww........ teriak stevy dengan kencangnya membuat semua orang kaget dan menengok ke arah Stevy.


Kevin,keyla dan bu Lilis langsung berlari menghampiri Stevy yang terlihat tangannya tengah kesakitan di saung yang berada di halaman villa milik Juna.


"Sayang kamu kenapa? kenapa tangan kamu bisa seperti ini?" tanya Kevin pada Stevy khawatir.


"Tanganku tersiram air panas mas,tadi bu Keyla yang menyuruh aku membuat teh panas ini, padahal aku sudah bilang aku tidak mau membuat teh panas ini,huuuaaaa," ucap Stevy pada Kevin sambil menangis meraung-raung karena tangannya tersiram air panas.


Keyla yang mendengar ucapan Stevy,merasa kaget ketika mendengar Stevy menuduhnya telah menyuruh Stevy untuk membuat teh panas,padahal Keyla tidak menyuruh Stevy untuk membuat teh panas itu.


Keyla pun menjelaskan pada Kevin bahwa Keyla tidak menyuruh Stevy untuk membuat teh panas.


"Maaf mbak Stevy,tapi saya tidak pernah menyuruh mbak Stevy untuk membuat teh panas ini,tadi bukannya mbak Stevy sendiri yang menanyakan air panas untuk membuat teh panas,lalu saya hanya memberitahu mbak Stevy bahwa air panasnya sudah di taruh di saung ini oleh bu Lilis,bu lilis lah saksinya?" ucap Keyla pada Stevy dan Kevin.


"Iya benar mas Kevin,saya tadi mendengarnya bahwa mbak Stevy yang menanyakan air panas pada mbak Keyla," ucap bu Lilis pada Kevin mencoba menjelaskan kejadian sebenarnya.


"Bu Keyla bohong mas kevin,kamu harus percaya sama aku,Kamu jangan percaya sama bu Keyla, dia bohong,dia yang tadi menyuruhku untuk membuatkan teh panas ini," ucap Stevy pada Kevin sambil berpura-pura menangis mencoba untuk meyakinkan aktingnya di hadapan Kevin.


Juna yang tengah membakar ikan Langsung menghampiri Keyla yang sedang menjelaskan semuanya kepada Kevin dan Stevy di saung.

__ADS_1


"Ada apa ini? Apa yang terjadi pada istri kamu Kevin? tanya Juna kepada Kevin.


Namun saat Kevin akan menjawabnya,stevy malah menjawab lebih dulu pertanyaan Juna tersebut,sambil mengambil kesempatan agar Juna mempercayainya.


"Pak Juna,bu Keyla tadi menyuruh saya untuk membuat teh panas,bu Keyla pasti sengaja ingin membuat saya terluka seperti ini,bu Keyla yang membuat tangan saya tersiram air panas huuuuaaaaa ,," ucap Stevy pada Juna sambil menangis,mengadu dan memfitnah Keyla di hadapan Juna.


Dalam hati Juna,juna tidak mempercayai ucapan Stevy yang menuduh Keyla telah membuat Stevy celaka.


"Mas,key tidak menyuruh mbak Stevy untuk melakukan itu,tadi mbak Stevy sendiri yang ingin membuat teh panas,mbak Stevy juga yang menanyakan dimana air panas untuk membuat teh panas itu.


Key hanya memberitahukan tempatnya saja pada mbak Stevy,key tidak menyuruhnya," ucap Keyla kepada Juna menjelaskan kejadian sebenarnya dan mencoba meyakinkan suaminya tersebut.


"Iya sayang,mas percaya sama kamu," ucap Juna pada Keyla sambil memeluk istrinya tersebut.


"Sayang,stevy... kamu Jangan berbicara sembarangan menuduh seperti itu pada bu Keyla,kamu pasti hanya salah paham saja,lagian kalau kamu memang tidak bisa membuat teh panas,lebih baik kamu tidak usah melakukannya," ucap Kevin kepada Stevy sedikit kesal.


"Mas Kevin kok menyalakan aku? jelas-jelas disini aku tuh korban,yang salah itu bukan aku tapi bu Keyla,dia yang menyeruh aku untuk membuat teh panas ini," ucap Stevy pada Kevin emosi.


"Ya sudah,sekarang lebih baik kita obati tangan kamu agar tidak terluka terlalu parah," ucap Kevin pada Stevy.


Keyla yang melihat Stevy terlihat marah pada Kevin merasa tidak enak dan kasihan pada Kevin.


"Mas Kevin,saya minta maaf ya,tapi saya tidak menyuruh istrinya Mas Kevin untuk membuat minuman itu," ucap Keyla pada Kevin dengan perasaan tidak enak.


"Tidak apa-apa bu Keyla,ini hanya kesalahpahaman saja,saya yakin ibu Keyla tidak bermaksud untuk seperti itu dan tidak akan mungkin mau mencelakai istri saya," ucap Kevin pada Keyla


Stevy yang sudah berada di dalam kamar merasa kesal dengan suaminya tersebut yang tidak membelanya,begitupun dengan Juna yang tidak memarahi Keyla ketika Keyla melakukan kesalahan.


Sementara Kevin benar-benar merasa tidak enak kepada Juna dan Keyla,karena sudah kesekian kalinya Stevy membuat Kevin malu di hadapan bosnya dan di hadapan istri bosnya tersebut,dengan bersikap seperti anak kecil dan bersikap semaunya.


Kevin pun menemui Stevy ke dalam kamarnya untuk menasehati Stevy,karena kali ini tingkah laku Stevy benar-benar sudah memalukan dan sudah keterlaluan.


Kevin masuk ke dalam kamarnya,lalu duduk di atas tempat tidur di samping Stevy yang tengah marah kepadanya karena Kevin tidak membelanya.


Sebenarnya dalam hati Stevy,Stevy lebih marah terhadap Juna,karena Juna tidak membela Stevy dan malah membela istrinya tersebut yang sangat menyebalkan menurut Stevy.

__ADS_1


"Stevy,aku benar-benar tidak tahu kenapa kamu bersikap seperti ini,kenapa kamu membuat aku malu di hadapan bosku dan istri bos ku?" tanya Kevin kepada Stevy.


"Maksudnya mas Kevin,aku sudah membuat malu mas Kevin di hadapan mereka? Iya begitu?" tanya Stevy kepada Kevin dengan nada emosi.


"Stevy cukup ya,aku itu dari kemarin sudah mencoba bersabar menghadapi sikap kamu terhadapku dan terhadap mereka.


Waktu kita pacaran kamu itu tidak seperti ini Stevy,dulu kamu baik,tapi kenapa setelah kita menikah sifat Asli kamu itu keluar? aku sendiri tidak mengenal kamu,apakah memang ini sifat asli kamu? dan dulu waktu kita pacaran mungkin kamu berpura-pura baik padaku begitu?" tanya Kevin kepada Stevy dengan nada bicara yang tinggi.


"Jadi kamu tidak bisa menerima aku apa adanya dengan sikap aku yang seperti ini? kamu bahkan lebih membela dia istri bos mu itu dari pada aku istrimu sendiri?" tanya Stevy kepada Kevin dengan kerasnya.


"Aku bukannya membela bu Keyla,tapi aku tahu bu Keyla itu seperti apa,dia itu tidak seperti yang kamu pikirkan,dia itu wanita baik aku tahu itu,aku mengenal dia cukup lama dari pada aku mengenal kamu,kita itu berpacaran baru beberapa bulan,sedangkan aku mengenal istri bosku itu sudah dari 2 tahun yang lalu,aku tahu dia seperti apa," ucap Kevin kepada Stevy dengan nada kesalnya,merasa emosi menghadapi Stevy.


"Kamu hanya melihat dia itu dari luar,dia memang terlihat baik dari luar,tapi hatinya dia itu sebenarnya jahat," ucap Stevy pada Kevin dengan ucapan membentak.


"Bukan dia yang jahat,tapi kamu yang jahat,kamu mau memfitnah dia,kamu menuduh dia di hadapan suaminya sendiri,bos aku itu jauh lebih tahu istrinya dari pada kamu,bos aku tidak akan mungkin percaya dengan ucapan kamu,begitupun aku dan orang lain,memangnya kamu ada masalah apa dengan bu keyla sehingga kamu tidak menyukainya?" tanya Kevin kepada Stevy dengan rasa penasarannya.


"Kamu lebih percaya sama dia dari pada sama aku,lalu untuk apa kita menikah? dia yang tidak menyukaiku lebih dulu," ucap Stevy pada Kevin dengan wajah marahnya.


"Aku juga tidak tahu kenapa aku bisa menikahi kamu,apa mungkin aku yang terlalu baik sama kamu sehingga aku mudah terjebak oleh kamu,aku malu pada bosku karena aku tidak mampu menjadi suami yang bisa membimbing istri ku sendiri," ucap Kevin pada Stevy merasa sedih karena tidak mampu membimbing Stevy.


"Mas,aku tidak seburuk yang kamu pikirkan,kamu harus percaya itu mas Kevin," ucap Stevy pada Kevin merasa takut jika sampai Kevin meninggalkannya.


"Apa kamu tahu? aku bekerja pada perusahaan Pak Juna dan mendapatkan uang darinya untuk aku dan keluargaku hidup,tapi kenapa kamu bersikap semaunya dan seenaknya tidak menghargai pak Juna dan istrinya? Apa kamu tidak punya rasa malu? apa kamu tidak menghargaiku sebagai suami kamu? seharusnya kamu menghargai mereka,mereka itu orang baik,aku sudah lama mengenal mereka," ucap Kevin pada Stevy,merasa sudah tidak tahan melihat sikap Stevy yang kurang ajar.


Kevin langsung keluar dari kamarnya karena merasa begitu kesal melihat tingkah laku Stevy.


Kevin pun menghampiri Juna dan Keyla yang sedang duduk di saung yang berada di halaman Villa milik Juna.


Kevin meminta maaf kepada Keyla jika istrinya tersebut berlebihan dan sudah menuduh keyla.


Keyla sudah memaafkan sikap istrinya Kevin tersebut,walaupun bagi Keyla sebenarnya sikap Stevy itu sangat aneh terhadap Keyla,karena Stevy menuduh Keyla dengan sesuatu yang tidak Keyla lakukan.


Mereka pun tetap melanjutkan makan malam bersama tanpa Stevy.


TERIMAKASIH KAKAK-KAKAK YANG SUDAH BACA NOVEL AKU🥰🥰🥰

__ADS_1


DUKUNG AKU TERUS YA DENGAN CARA LIKE COMMENT VOTE AND FOLLOW🥰🥰🥰


__ADS_2