MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
CEMBURU???


__ADS_3

Keesokan harinya,rafa sudah mengantarkan Shera ke apartemennya,sementara Rafa juga sudah berada di dalam kantornya.


PUKUL 12 SIANG


Rafa sedang berdiskusi dengan Tama asisten pribadinya.


"Tama,apa kamu tidak ingin menikah?" tanya Rafa pada Tama asisten pribadinya.


"Saya ingin menikah Pak,tapi pacar saya masih belum mau menikah," jawab Tama pada Rafa.


"Waaahhhh sayang sekali ya Tama pacar kamu tidak mau buru-buru menikah,padahal menikah itu sangat menyenangkan,hidupmu nanti sudah seperti roller coaster Tama kalo menikah,sangat seru walaupun pikiranmu akan menjadi runyam hahaha," ucap Rafa pada Tama sambil tertawa.


"Kata orang menikah itu berat Pak,banyak ujian di dalamnya,saya belum siap mental akan hal itu," ucap Tama pada Rafa.


"Kamu itu laki-laki atau bukan sih Tama? kamu sebagai laki-laki harus siap mental dalam hal apapun,bagaimana cara kamu bisa melindungi pasanganmu jika kamu saja lembek seperti ini,menikahlah,pacaran lama-lama tidak enak Tama,kamu tidak tahu sih gimana bahagianya kalo mengerjai pasangan kamu haha," ucap Rafa pada Tama sambil tertawa senang.


"Pak Rafa mentang-mentang sudah menikah pembahasannya selalu tentang pernikahan," batin Tama pada Rafa.


Usia tama lebih Tua dari Rafa,rafa yang baru berusia 22 tahun memang terlihat lebih dewasa cara berpikirnya.


Rafa bahkan selalu bertanggung jawab akan hal apapun yang di perbuatnya,sesuai dengan namanya,rafa menjadi laki-laki yang kuat dan sukses serta bertanggung jawab.


Rafa kemudian menghubungi Shera untuk mengajak Shera makan siang di luar.


"Hallo Tuan puteri," sapa Rafa pada Shera,sebutan Tuan puteri pada Shera adalah sebutan sayangnya.


"Hallo,ada apa?" tanya Shera pada Rafa jutek.


"Santai dong Tuan Puteriku yang jutek,aku hanya ingin mengajakmu makan siang di luar,kamu harus mau,tidak boleh menolak sedikit pun,ini perintahku?" ucap Rafa pada Shera.


"Ya sudah,tapi bisa tidak kalo kita makannya di restaurant pinggir pantai,aku ingin melihat pantai," pinta Shera pada Rafa.


"Oke,kemanapun kamu mau aku pasti akan mengantarmu,aku pasti akan membawamu ke restaurant pinggir pantai,kita akan makan seafood di sana,tunggu aku ya,sebentar lagi aku akan jemput kamu ke apartemen," ucap Rafa pada Shera dengan perasaan senangnya.


"Baiklah," sahut Shera singkat pada Rafa.

__ADS_1


Shera pun mematikan telponnya dengan Rafa,lalu Shera bersiap-siap untuk mengganti pakaiannya dengan baju pantai selutut yang membuat kecantikannya semakin sempurna.


Ntah kenapa Shera ingin sekali pergi ke pantai,sedangkan Rafa belum berani jika harus membawa Shera pergi berlibur ke tempat yang jauh,karena usia kandungan Shera masih muda dan sangat rentan.


Shera pun sudah siap menunggu kedatangan Rafa menjemputnya ke apartemen.


Setelah menunggu sekitar 30 menit,akhirnya Rafa sampai di apartemen untuk mengajak Shera makan siang di restaurant dekat pantai yang ada di jakarta.


Rafa memandang penuh kagum ketika melihat Shera dengan cantiknya memakai baju pantai selutut yang menampilkan sisi peminimnya.


"Kenapa menatapku seperti itu? nanti natamu bisa jatuh kalo terus-terusan menatapku," ucap Shera pada Rafa yang tanpa berkedip memandang Shera yang begitu cantik dari ujung kaki sampai ujung kepala.


"Sayang,boleh tidak kalo aku jadi pengagum berat kamu? aku sepertinya begitu mengidolakan kamu sayang,aku akan menjadi fans fanatik kamu,karena cuma kamu yang paling cantik sayang," ucap Rafa pada Shera,memuji Shera setinggi langit.


Namun Shera bukannya senang malah sebal melihat Rafa yang terlalu berlebihan memuji dirinya.


"Kenapa sih aku harus punya suami yang seperti kamu? sungguh ini merupakan mimpi buruk bagiku memiliki suami yang protektif dan lebay sepertimu," ucap Shera pada Rafa,merasa ingin mual mendengar gombalan Rafa.


"Jangan begitu dong sayang,aku benar-benar tidak bohong,coba sekarang kita lihat wajah kamu di cermin," rafa menarik Shera ke arah cermin besar yang ada di ruang tv,lalu Rafa meminta Shera untuk melihat wajah Shera di cermin.


"Ya aku memang cantik,selain cantik aku juga baik hati,tapi aku tidak suka jika kamu memujiku berlebihan,karena itu akan membuat kecantikanku luntur," ucap Shera pada Rafa ketika menatap wajah dan penampilannya di cermin sambil tersenyum sombong.


Rafa hanya tertawa melihat tingkah lucu Shera yang terlihat sombong saat mengakui kecantikannya di depan cermin.


"Shera.. Shera... selain galak dan jutek,kamu juga sangat lucu,kamu selalu saja membuatku tertawa lucu melihat tingkah lakumu dan ucapanmu," batin Rafa ketika melihat Shera memuji dirinya sendiri di depan cermin.


Bi Tari yang melihat tingkah Rafa dan Shera pun ikut tertawa lucu.


"Ya ampun Pak Rafa lucu sekali,selalu membuat mbak Shera tersenyum malu,mbak Shera juga sangat lucu,mereka benar-benar pasangan yang serasi," batin bi Tari ketika melihat Rafa dan Shera tengah bercanda.


"Sayang,coba kamu lihat bi Tari,bi Tari saja pasti mengagumi kecantikan kamu,iya kan bi Tari?" tanya Rafa pada bi Tari yang sedang memperhatikan Rafa dan Shera.


"Iya benar kata pak Rafa,mbak Shera memang sangat cantik,lucu lagi hihihi," jawab bi Tari pada Rafa,memuji kecantikan Shera.


"Bi Tari pasti sudah di sogok pakai makanan sama Kak Rafa,makanya bi Tari muji Shera,iya kan bi?" tanya Shera pada bi Tari.

__ADS_1


"Kalo makanan kan setiap hari juga Pak Rafa ngasih bibi makanan mbak Shera hehehe," ucap bi Tari pada Shera sambil tertawa.


"Shera akui Shera memang cantik bi,harusnya Shera menikah dengan actor korea saja ya bi Tari,pasti akan terlihat lebih serasi," ucap Shera pada bi Tari sambil melirik ke arah Rafa.


"Sayangnya hanya aku yang paling beruntung,karena actor-actor korea itu hanya bisa gigit jari saja melihatku menikah dengan Tuan Puteri," ucap Rafa sombong pada Shera.


"Tapi aku merasa tidak beruntung,karena aku memiliki suami yang super lebay,sepertinya kita tidak jadi makan siang di pinggir pantai,sedari tadi kita masih saja berada di apatemen,kasihan sekali perutku ini,pasti sudah lapar," ucap Shera menyindir Rafa sambil memegang perutnya.


"Jadi dong sayang,kita berangkat sekarang ya,tahan ya,nanti kita akan makan banyak di sana supaya perut kamu bisa cepat besar hahaha," ucap Rafa pada Shera sambil tertawa.


"Perutku besar bukan karena makanan,tapi karena anak kamu yang semakin besar," ucap Shera pada Rafa dengan wajah juteknya.


"Tentu saja anakku akan semakin besar,karena mama dari anakku sangat suka sekali makan banyak haha," ucap Rafa pada Shera sambil tertawa lepas.


Rafa dan Shera pun berpamitan pada bi Tari untuk makan siang di luar.


Sementara bi Tari tadi sudah di bawakan makanan yang enak oleh Rafa.


Rafa dan Shera sudah berada di dalam mobil Rafa menuju restaurant di pinggir pantai.


"Nanti kita pergi ke London ya kalo kandungan kamu sudah 4 bulan," ajak Rafa pada Shera sambil Rafa menyetir mobilnya.


"Tidak mau,kamu sebelumnya juga sudah mengajak wanita lain pergi ke London kan?" tanya Shera pada Rafa.


"Tidak pernah sayang,aku bertemu Sandra di London itu secara tidak sengaja,dia menghubungiku dan meminta tolong padaku,karena dia terjebak hujan salju di London,aku hanya kasihan saja,lalu aku menyuruhnya untuk menginap di rumah oma dan opaku,sementara aku tidur di hotel," ucap Rafa pada Shera mencoba menjelaskan semuanya pada Shera,agar Shera tidak salah paham.


"Jangan sebut nama wanita itu lagi,aku tidak suka dengannya,aku juga tidak mau lagi bertemu dengannya," ucap Shera pada Rafa dengan raut wajah kesalnya.


"Iya maaf maaf ya sayang,aku janji aku tidak akan pernah menyebut nama dia lagi,jangan marah ya," ucap Rafa pada Shera mencoba untuk membuat Shera tidak marah.


"Ntah kenapa aku tidak suka mendengar Kak Rafa menyebut nama wanita lain di hadapanku,apa jangan-jangan aku sudah cemburu? akh tidak mungkin,aku memang tidak suka saja pada wanita itu," batin Shera.


YUK DUKUNG AKU SUPAYA NOVEL AKU BISA MASUK RANGKING VOTE.


VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA YA

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE COMMENT AND FOLLOW JUGA🥰🥰🥰🥰


__ADS_2