
Meira yang melihat Shera memeluk Rafa,seakan tidak menyukainya,namun Meira tidak mungkin menghalang-halangi Shera untuk memeluk suaminya sendiri.
Meira pun ke luar dari kamar rawat inap Rafa karena Meira tidak mau melihat Shera berpelukan dengan Rafa.
Rafa merasakan jantungnya berdebar dengan begitu kencang ketika Shera memeluknya dan menyatakan rasa cintanya.
"Kenapa jantungku berdebar-debar seperti ini ketika gadis ini memeluku? benarkan aku mencintai gadis ini sebelum aku koma? benarkan gadis ini istriku?" batin Rafa bertanya-tanya.
"Kamu siapa?" tanya Rafa pada Shera yang sedang memeluk tubuh Rafa erat.
DEG... DEG... DEG...
Shera kaget mendengar Rafa tidak mengenali dirinya,shera pun melepaskan pelukannya pada Rafa sambil menghapus air matanya.
"Ini Shera Kak,shera istri Kak Rafa,kak Rafa mau ngerjain Shera ya dengan pura-pura tidak mengenal Shera?" tanya Shera pada Rafa dengan raut wajah sendunya.
Shera tidak tahu jika Rafa benar-benar tidak mengingatnya sama sekali.
"Aku tidak mengingatmu dan aku tidak mengenalmu,aku harap kamu pergi dari sini," ucap Rafa pada Shera,mengusir Shera istrinya yang sudah jauh-jauh datang ke singapore untuk menemuinya.
"Kak Rafa bercanda terus deh,jangan bikin Shera kesal dong Kak,nanti Shera pulang nih ke jakarta," ucap Shera pada Rafa sambil cemberut.
"Saya tidak bercanda,saya tidak kenal kamu dan saya tidak tahu kamu itu siapa? yang saya tahu saya itu belum menikah,lebih baik kamu ke luar dari kamar saya," teriak Rafa pada Shera dengan wajah seriusnya,membuat Shera kaget dan tidak percaya jika Rafa tidak mengenalnya dan tidak mengingatnya sama sekali.
Air mata Shera seketika mengalir di pipi mulusnya ketika mendengar ucapan Rafa yang menyakitinya.
"Shera tahu Kakak pasti marah sama Shera karena Shera tidak mau mendengarkan penjelasan Kak Rafa,shera minta maaf Kak,shera udah bersikap egois sama Kakak,tapi Kak Rafa jangan giniin Shera dong Kak,kasih Shera kesempatan untuk memperbaiki semuanya,shera sayang sama Kak Rafa," ucap Shera pada Rafa dengan air mata yang ke luar dari mata indahnya.
"Sekali lagi saya katakan dengan jelas sama kamu,saya tidak mengenal kamu,sekarang lebih baik kamu pergi dari sini," titah Rafa pada Shera sambil Rafa memalingkan wajahnya untuk tidak melihat Shera.
Shera pun berlari pergi ke luar dari dalam kamar rawat inap Rafa dengan perasaan sedihnya ketika mendapati perlakuan Rafa terhadapnya.
Air mata Shera menetes tanpa henti,hatinya begitu sakit mendengar ucapan Rafa terhadapnya.
Rupanya Meira sedari tadi mendengarkan pembicaraan Rafa dan Shera.
Meira merasa senang melihat Rafa tidak mengingat Shera istrinya,meira juga tersenyum senang melihat Shera berlari ke luar dari dalam kamar rawat inap Rafa sambil menangis.
Shera pun ke luar dari gedung rumah sakit berlari ke arah taman yang ada di rumah sakit tersebut.
Dari kejauhan mama Keyla melihat Shera berlari sambil menangis ke arah taman,lalu mama Keyla pun mengejar Shera untuk memberikan Shera penjelasan tentang Rafa,karena mama Keyla yakin Shera menangis sedih karena Rafa.
Mama Keyla menghampiri Shera yang sedang duduk di bangku taman sambil menangis.
"Shera sayang," panggil mama Keyla pada Shera sambil memegang pundak Shera.
"Mamaaa," panggil Shera pada mama Keyla sambil berdiri lalu memeluk erat mama Keyla.
"Sayang,kamu menangis kaya gini pasti karena Kak Rafa kan?" tanya mama Keyla pada Shera sambil melepaskan pelukannya.
__ADS_1
"Kenapa mama bisa tahu? ada apa dengan Kak Rafa mah? apa Kak Rafa marah sama Shera? kenapa Kak Rafa mengusir Shera dari kamarnya mah?" tanya Shera pada mama Keyla sambil menangis sedih.
Mama Keyla meminta Shera untuk tenang dan duduk di bangku taman bersamanya,karena mama Keyla akan menjelaskan pada Shera apa yang sebenarnya terjadi dengan Rafa.
"Shera sayang,kak Rafa tidak marah sama kamu melainkan sebagian ingatan Kak Rafa hilang,sehingga Kak Rafa tidak bisa mengingat kamu sayang,mama harap kamu bersabar ya sayang,mama yakin Kak Rafa akan kembali seperti semula,mama yakin Kak Rafa akan mengingat kamu dan mencintai kamu lagi,yang penting kamu harus bersabar untuk tetap berada di sisi Kak Rafa," pinta mama Keyla pada Shera dengan berharap penuh.
"Jadi Kak Rafa benar-benar tidak mengingat Shera mah? bukan karena marah sama Shera?" tanya Shera pada mama Keyla.
"Iya sayang,kak Rafa tidak ingat sama Shera,tapi masih banyak kemungkinan untuk Kak Rafa dapat mengingat Shera kembali,apa lagi Kak Rafa sangat mencintai Shera," ucap mama Keyla pada Shera sambil mengelus-ngelus rambut Shera.
Mama Keyla sangat kasihan melihat Shera bersedih karena Rafa yang belum dapat mengingat Shera.
"Mah,siapa perawat yang merawat Kak Rafa selama di rumah sakit ini?" tanya Shera pada mama Keyla penasaran.
"Oh,perawat yang merawat Rafa itu bernama Meira sayang,dia orang indonesia juga,kamu tadi ketemu dengan Meira juga?" tanya mama Keyla pada Shera.
"Iya mah," jawab Shera singkat sambil tersenyum gelisah pada mama Keyla.
Shera merasa jika perawat itu menyukai Rafa,dari situlah hati Shera merasa gelisah dan takut.
Mama Keyla dapat melihat wajah kegelisahan dari raut wajah Shera ketika Shera menanyakan tentang Meira,mama Keyla merasa sangat wajah jika Shera merasa takut jika Rafa akan menyukai Meira.
"Sayang,bagaimana kalo kita masuk lagi ke dalam? kamu harus bisa membuat Kak Rafa mengingat kamu kembali,mama yakin kamu bisa melakukannya sayang," pinta mama Keyla pada Shera.
"Tapi mah,kak Rafa sepertinya tidak menyukai Shera mah," ucap Shera pada mama Keyla dengan wajah putus asa.
"Sayang,kamu harus bisa mendapatkan cinta Kak Rafa kembali sebelum Kak Rafa di rebut oleh wanita lain,mama yakin kamu bisa sayang," ucap mama Keyla pada Shera.
"Oke mah,shera akan berusaha untuk membuat Kak Rafa mengingat Shera kembali,wanita-wanita itu tidak selevel dengan Shera,semangattt hihihi," ucap Shera tertawa kecil pada mama Keyla dengan sombongnya.
"Semangatttt menantu mama yang paling cantik tiada duanya hihihi," ucap mama Keyla pada Shera sambil tertawa lucu dan memeluk Shera.
Mama Keyla dan Shera kembali masuk ke dalam gedung rumah sakit untuk menemui Rafa yang berada di dalam kamar rawat inapnya.
Mama Keyla membuka pintu kamar rawat inap Rafa,lalu mama Keyla dan Shera masuk ke dalam kamar rawat inap Rafa.
Tak lama Meira pun datang masuk ke dalam kamar rawat inap Rafa dengan membawa makanan untuk Rafa makan.
"Mama,kenapa mama membawa gadis ini ke sini?" tanya Rafa pada mama Keyla.
"Rafa,gadis ini adalah Shera,shera adalah istri tercinta kamu Nak,kamu selalu mengatakan itu pada semua orang," ucap mama Keyla tegas pada Rafa,seolah mama Keyla ingin mempertegas setatus Shera sebagai istri Rafa di hadapan Meira.
Meira yang mendengar ucapan mama Keyla yang mengatakan bahwa Shera adalah istri tercintanya Rafa,merasa tidak suka dan tidak nyaman mendengarnya.
Namun Meira dengan perasaan sukanya terhadap Rafa tidak mau mengambil pusing ucapan mama Keyla pada Rafa.
Bagi Meira,mendapatkan cinta Rafa adalah suatu keberuntungan untuknya,karena Rafa adalah pengusaha sukses dan kaya raya,ia pun tidak akan menyerah begitu saja.
"Pak Rafa,makan malam dulu ya," ucap Meira pada Rafa sambil menyiapkan makan malam untuk Rafa,meira ingin membuat Shera cemburu.
__ADS_1
Shera yang tidak mau melihat Meira menyuapi Rafa,matanya langsung melirik ke arah mama Keyla.
Kemudian mama Keyla memberikan kode lirikan mata pada Shera agar Shera mengambil makanan yang akan di makan oleh Rafa dari tangan Meira.
Shera pun tersenyum senang melihat lirikan mata mama Keyla kepadanya.
"Biar saya saja yang menyuapi Kak Rafa,karena saya adalah istrinya," ucap Shera pada Meira dengan mengabil piring yang berisi makanan dari tangan Meira.
Hal itu membuat Meira kaget dan langsung menampakan wajah kesalnya pada Shera.
"Tapi saya sudah terbiasa merawat pak Rafa,biar saya saja yang menyuapinya," ucap Meira pada Shera.
"Tapi saya istrinya,saya lebih berhak untuk merawat suami saya,kamu bisa ke luar dari kamar ini sekarang juga,karena saya kasihan pada kamu kalo kamu harus ngeliat saya nyuapin suami saya,yang ada nanti kamu iri lagi," ucap Shera tegas dan jutek pada Meira.
Meira benar-benar kesal mendengar ucapan Shera terhadapnya.
Dengan perasaan kesal,meira pun ke luar dari dalam kamar rawat inap Rafa.
Rafa yang melihat sikap tegas dan jutek Shera hanya terheran-heran melihatnya.
"Gadis kecil ini rupanya tidak suka jika aku di suapi oleh Meira,wajahnya terlihat sangat lucu sekali ketika memasang wajah juteknya itu,dia memang sangat cantik,tapi aku tidak yakin jika aku menikah dengan anak umur 17 tah**un ini," batin Rafa ketika melihat wajah jutek Shera pada Meira.
Shera dan mama Keyla tersenyum menang saat melihat Meira ke luar dari dalam kamar rawat inap Rafa.
"Buka mulut Kakak,aku akan menyuapi Kak Rafa,aku jamin makanannya akan terasa lebih lezat," titah Shera pada Rafa dengan perasaan semangatnya ketika mendapat dukungan dari mama Keyla.
Rafa hanya diam saja tanpa membuka mulutnya ketika mendengar ucapan Shera,rafa malah menatap wajah Shera dengan terheran-heran karena seolah tersenyum menang.
"Buka mulut kamu dong Rafa,shera kan ingin menyuapi kamu," titah mama Keyla pada Rafa.
"Rafa tidak mungkin punya istri yang galak dan jutek seperti ini mah," ucap Rafa pada mama Keyla.
"Shera tidak akan galak dan jutek lagi kok sama Kak Rafa,shera hanya akan galak dan jutek pada orang yang menghalangi jalan Shera," ucap Shera pada Rafa sambil melirik pada mama Keyla yang sedang duduk di sofa kamar rawat inap Rafa.
"Menghalangi jalanmu? jalan apa? kamu memang gadis paling aneh,aku tidak mungkin punya istri seaneh ini," ucap Rafa pada Shera sambil geleng-geleng kepala.
"Biarkan saja aku aneh,karena kamu yang membuat aku menjadi aneh seperti ini weeee," ucap Shera pada Rafa sambil tersenyum lucu.
"Waaahhhh,mama sepertinya salah memilih menantu,mana mungkin Rafa bisa menikah dengan gadis aneh seperti ini?" tanya Rafa pada mama Keyla dengan wajah herannya.
Mama Keyla yang mendengar ucapan-ucapan lucu Shera dan Rafa hanya tersenyum lucu.
"Shera shera... kamu memang pintar sayang dalam menggoda Rafa,mama akan selalu mendukungmu sayang," batin mama Keyla ketika melihat tingkah lucu Shera terhadap Rafa.
"Rafa,makanlah Nak,mama mohon," pinta mama Keyla pada Rafa agar Rafa mau makan di suapi oleh Shera.
Rafa pun mau tidak mau harus menerima suapan makanan dari tangan Shera untuknya.
DUKUNG AKU YA DENGAN CARA LIKE COMMENT AND VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA .
__ADS_1
VOTE DARI KALIAN BIKIN AKU MAKIN SEMANGAT NULISπππππ