MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
LAKI-LAKI SEJATI


__ADS_3

Shera,anindy dan Fara sudah selesai nonton film di bioskop.


Mereka pun pergi menuju restaurant milik temannya Rafa untuk makan siang.


"Sher,luh beruntung banget punya suami kaya kak Rafa,kak Rafa itu orangnya baik dan perhatian," ucap Anindy pada Shera ketika mereka berjalan menuju restaurant.


"Iya benar kata Nindy,kak Rafa itu baik banget,banyak loh yang ngejar-ngejar Kak Rafa,tapi luh malah selalu bersikap jutek sama Kak Rafa," ucap Fara pada Shera.


"Kalian juga kalo di posisi gue pasti bakalan bersikap jutek sama Kak Rafa,gara-gara Kak Rafa gue sekarang enggak bisa masuk sekolah dan harus sekolah di rumah,gue juga di usia segini bakalan punya anak,gue malu tahu,belum lagi Kak Rafa kayanya suka bawa wanita lain ke apartemenya yang dulu,bisa saja dia berbuat yang tidak-tidak dengan banyak wanita," ucap Shera pada Anindy dan Fara.


"Iya Sher kita ngerti,tapi Kak Rafa kayanya bukan laki-laki yang seperti luh tuduhkan deh Sher,kak Rafa itu orangnya setia loh,walaupun tampan dan tajir tapi Kak Rafa enggak mudah suka sama wanita lain,itu sih yang gue tahu," ucap Anindy pada Shera.


"Emangnya luh enggak ngerasain ketulusan cintanya Kak Rafa sama luh Sher? kak Rafa itu pengennya di deket luh terus Sher,makanya tadi kak Rafa pengen ikut nonton walaupun setahu gue Kak Rafa itu enggak suka nonton orangnya," ucap Anindy pada Shera.


"Tapi gue enggak mau di buntutin kaya gitu Sher,gue risih," ucap Shera pada Anindy dengan raut wajah mengkerut.


Mereka pun sudah masuk ke dalam restaurant milik temannya Rafa.


Mereka mencari-cari keberadaan Rafa.


"Sher,itu dia Kak Rafa,di sebalah sana," ucap Fara pada Shera sambil menunjuk ke arah Rafa


"Tapi Kak Rafa ngobrol dengan siapa ya? ada 2 wanita juga di sana dan 1 orang laki-laki," ucap Anindy pada Shera.


"Mungkin mereka teman-teman Kak Rafa yang punya restaurant ini," ucap Fara pada Anindy.


"Ya sudah ayuk kita ke sana saja temuin Kak Rafa," ajak Anindy pada Shera dan Fara.


"Tunggu dulu,aku tidak mau ke sana,aku takut mengganggu mereka," ucap Shera pada Anindy dan Fara.


"Ya ampun Shera,kan tadi Kak Rafa yang nyuruh kita ke restaurant ini,ayuk kita ke sana saja Sher, ajak Anindy pada Shera sambil menarik tangan Shera.


Shera pun akhirnya mau menghampiri Rafa walaupun sebenarnya Shera tidak mau mengganggu Rafa dan teman-temannya,namun Anindy dan Fara malah memaksanya.


"Kak Rafa,kita udah selesai nonton," ucap Anindy pada Rafa yang sedang duduk di kursi meja makan bersama teman-temannya.


Rafa langsung menoleh ke arah Anindy,shera dan Fara.


Rafa melihat Shera sedang mengalihkan pandangannya dari pandangan Rafa,shera berusaha terlihat cuek.


"Kalian cepatlah duduk di kursi,pesan makanan apa saja yang kalian suka,pasti kalian lapar kan?" tanya Rafa pada Shera,anindy dan Fara.


"Sher,luh duduk di sebelah Kak Rafa saja,biar gue sama Anindy duduk di sebelah sini," titah Fara pada Shera yang sedang berdiri di dekat Rafa.


"Shera,sini duduk di dekatku,kenalan dulu dengan teman-temanku,ini teman sekolahku namanya Bimo,bimo yang punya restauran ini,sebelahnya Bimo adalah Sinta istrinya Bimo,di sebelah Sinta ada Sandra temanku," ucap Rafa pada Shera memperkenalkan orang-orang yang ada di meja makan tersebut.


Sandra adalah teman sekolahnya Rafa yang sejak dulu suka dengan Rafa,namun Rafa tidak pernah menggubris Sandra.

__ADS_1


Sandra menatap Shera dengan tatapan tidak suka,ketika Rafa menyuruh Shera untuk duduk di sebelahnya.


"Hay Shera,salam kenala ya,semoga kamu suka dengan makanan di restaurant saya," ucap Bimo pada Shera sambil tersenyum ramah.


"Salam kenal juga Kak Bimo," sapa Shera pada Bimo temannya Rafa.


Shera pun bersalaman dengan Bimo,sinta dan Sandra,begitupun dengan Anindy dan Fara,mereka juga berkenalan dengan Bimo,sinta dan Sandra.


"Shera,kamu adiknya Rafa ya? tanya Sinta istrinya Bimo pada Shera.


"Shera adalah istriku," jawab Rafa pada Sinta istrinya Bimo.


Bimo,sinta dan Sandra begitu kaget mendengar ucapan Rafa yang mengatakan bahwa Shera adalah istrinya.


Mereka pikir Shera adalah adiknya Bimo atau mungkin sepupunya Bimo,karena Shera terlihat masih kecil walaupun tubuhnya tinggi semampai,namun wajahnya terlihat imut seperti anak yang masih sekolah.


Sandra seakan tidak percaya jika gadis yang berada di sebelah Rafa adalah Istrinya Rafa.


Sandra merasakan hatinya begitu sakit ketika Rafa menyebut Shera sebagai istrinya.


"*Rafa,bagaimana mungkin kamu menikah dengan anak ingusan ini? anak ingusan ini terlihat m*asih sangat kecil,tetapi pikirannya sudah sangat pintar,buktinya dia menikah dengan Rafa yang berasal dari keluarga kaya,dia pasti wanita murahan," batin Sandra.


Sandra benar-benar tidak habis pikir dengan Rafa yang mau menikah dengan wanita seperti Shera.


Shera juga tak kalah kagetnya ketika mendengar ucapan Rafa yang mengatakan bahwa Shera adalah istrinya.


Sementara itu Shera melihat wajah Sandra yang terlihat begitu kaget dan terlihat cemburu ketika Rafa mengatakan bahwa Shera adalah istrinya.


"Sepertinya ada yang cemburu di sini," batin Shera ketika melihat wajah Sandra yang terlihat kecewa.


"Waaahhh parah luh bro nikah enggak undang-undang gue," ucap Bimo pada Rafa.


"Sorry bro,hanya akad nikah saja,resepsinya nanti gue undang deh," jawab Rafa pada Bimo.


"Selamat ya Rafa atas pernikahannya,semoga kamu bahagia," ucap Sandra pada Rafa,berpura-pura mengucapkan selamat,namun dalam hatinya merasakan kecewa dan sakit karena Rafa kini sudah menikah.


"Terimakasih Sandra," sahut Rafa pada Sandra.


Anindy dan Fara tersenyum bahagia mendengar Rafa mengakui Shera sebagai istrinya di hadapan teman-temannya.


"Sayang,kamu mau makan apa? Anindy dan Fara sudah memesan makanananya tapi kamu belum memesan makanan," ucap Rafa pada Shera dengan memanggilnya dengan sebutan sayang


Shera kaget mendengar Rafa menyebutnya sayang,namun Shera berpikir mungkin Rafa ingin membuat Sandra cemburu.


"Apa saja," jawab Shera singkat pada Rafa.


Rafa pun memesankan makanan untuk Shera,karena Shera tidak mau memesannya sendiri.

__ADS_1


"Shera,kamu sepertinya masih kecil,berapa usia kamu?" tanya Sandra pada Shera dengan tatapan tidak sukanya


"17 tahun Kak," jawab Shera pada Sandra.


Shera dapat melihat jika Sandra seperti tidak menyukai Shera.


Shera yakin jika Sandra menyukai Rafa sehingga Sandra terlihat tidak begitu menyukai Shera.


"Ya ampun Rafa,kamu kira-kira dong,masa kamu menikah dengan anak remaja 17 tahun," ucap Sandra pada Rafa membuat Rafa kesal.


"Aku mencintainya dan aku tidak mau dia dimiliki oleh laki-laki mananpun," jawab Rafa pada Sandra tegas membuat Sandra kesal mendengar jawaban dari Rafa.


"Banyak wanita yang menyukai kamu,tapi kamu malah tidak menyambutnya Rafa,mereka akan kecewa berat jika tahu kamu sudah menikah," ucap Sandra pada Rafa.


Padahal jelas-jelas Sandra adalah salah satu wanita yang merasa kecewa ketika mengetahui bahwa Rafa sudah menikah.


"Aku tidak perduli," jawab Rafa pada Sandra dengan angkuhnya.


Sementara Shera mulai tidak merasa nyaman mendengar ucapan-ucapan Sandra pada Rafa.


Shera merasa jika Sandra menyukai Rafa.


"Eh Bro!!! sekarang nih kalo kita udah suka sama sesorang lebih baik langsung di pepet dari pada keduluan sama yang lain,iya enggak? hahaha," ucap Bimo pada Rafa.


"Jadi kamu dulu juga gitu ya sama aku,kamu nikahin aku karena kamu kecintaan kan sama aku hahaha," ucap Sinta istrinya Bimo pada Bimo.


"Jelas dong sayang,makanya aku buru-buru nikahin kamu," ucap Bimo pada istrinya sambil membelai rambut istrinya.


"Ya ampun,disini pada bucin semua ya Nin,kita yang jomblo cuma jadi penonton doang hahaha" ucap Fara pada Nindy.


"Hahaha,lucu sekali kamu,makanya kamu buruan punya pacar," ucap Bimo pada Fara sambil tertawa.


"Jangan dulu,mereka masih kecil,nanti saja kalo kalian sudah besar Kak Rafa yang akan carikan calon suami untuk kalian," ucap Rafa pada Anindy dan Fara.


"Kak Rafa curang,kak Rafa saja sukanya sama Shera,shera kan masih kecil Kak hahaha," ucap Anindy pada Rafa sambil tertawa.


"Kalian boleh saja menikah asalkan suami kalian itu orang yang baik,karena laki-laki jaman sekarang itu kebanyakan cuma modus," ucap Rafa pada Shera.


"Berarti Kak Rafa juga suka modusin cewek dong hahaha?" ucap Fara pada Rafa sambil tertawa.


"Oh jelas tidak,kalo Kak Rafa itu laki-laki sejati," jawab Rafa pada Fara dengan bangganya.


"Gue percaya sama luh bro,selama gue kenal sama luh,luh cowok paling tajir yang enggak banyak ulah,salut gue sama luh haha," ucap Bimo pada Rafa.


"Nah kan,kalian denger tuh apa kata Kak Bimo,kak Rafa ini paling anti mainin cewek," ucap Rafa pada Anindy dan Fara sambil Rafa melirik ke arah Shera.


Shera hanya diam saja mendengar obrolan Rafa dengan temannya Bimo serta Anindy dan Fara.

__ADS_1


Mereka pun menikmati makan siang bersama dengan canda dan tawa.


__ADS_2