MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
HONEYMOON 1 (TAKUT)


__ADS_3

Pada malam harinya pukul 10 malam di villa yang di tempati oleh Juna dan Keyla sudah terasa sepi dan hening.


angin yang berhembus terasa semakin dingin di tubuh gadis 18 tahun ini.


Keyla di kamarnya hanya seorang diri.


Sedangkan Juna berada di kamar yang satu nya tengah sibuk dengan pekerjaannya yang ntah kapan selesainya.


Keyla yang selalu merasa takut sendirian jika di tempat baru sangat tidak berani memejamkan matanya tanpa ada yang menemani.


Di rumahnya saja terkadang Keyla minta di temani tidur oleh bi Onah karena rasa takut sering menghampirinya terkecuali ketika dirinya sudah benar-benar mengantuk,maka Keyla akan langsung tertidur tanpa di temani.


Berada di tempat asing di villa keluarga Juna tanpa ada yang menemani benar-benar membuat Keyla gelisah dan tidak dapat memejamkan matanya sendiri karena merasa takut.


"Bagaimana ini,aku tidak bisa tidur sama sekali,apa aku harus meminta mas Juna untuk menemaniku tidur.Tapi mas Juna tidak akan mau,"batin Keyla.


Bruuukkkkk.... Jendela kamar Keyla terbuka tertiup angin,membuat Keyla berteriak ketakutan....


"Aaaaaaaaaaaa.......... bi onaaahhhh.... tolong Keyla biiiii...." Keyla langsung menutup wajahnya dengan selimut.


Keyla berteriak karena dia pikir jendela itu terbuka karena ada hantu.


Arjuna yang mendengar teriakan Keyla dari dalam kamar Keyla langsung berlari menghampiri Keyla.


"Ada apa hah?" juna masuk ke dalam kamar Keyla lalu melihat Keyla tengah ketakutan menutup wajahnya dengan selimut


"Ada apa?" tanya juna pada Keyla sambil membuka selimut Keyla yang Keyla pakai untuk menutupi wajahnya.


"Huuuuuuuuuuaaaaaaaa........." Keyla langsung memeluk Juna karena merasa takut.


Buk.... Keyla memeluk Juna dengan erat bahkan duduk di pangkuan Juna dengan tubuh yang gemetar dan ketakutan.


Arjuna begitu kaget melihat Keyla tiba-tiba memeluknya sambil duduk di pangkuannya dengan sangat ketakutan.


Arjuna menenangkan Keyla dengan menepuk-nepuk pundak Keyla.


"Tenang tenang oke," ucap Juna pada Keyla mencoba menenangkan Keyla.

__ADS_1


Keyla tetap memeluk Juna tanpa melepaskan pelukannya,membuat Juna merasakan panas dingin di tubuhnya dan merasakan detak jantungnya begitu cepat saat Keyla memeluknya.


Apa lagi Keyla memakai pakaian tidur yang sangat pendek,sehingga terlihat jelas kulit putih mulus keyla oleh Juna,serta harum rambut Indah Keyla dan tubuh Keyla yang membuat Juna ingin menerkamnya.


"Gawat nih anak ini bisa-bisa bikin aku khilaf,aku harus segera melepaskan pelukannya," batin Juna.


"Lepasin dulu pelukannya aku sangat sulit bernafas,"pinta Juna pada Keyla agar melepaskan pelukannya.


Keyla pun melepaskan pelukannya dan turun dari pangkuan juna karena merasa malu dengan apa yang di lakukannya.


"Maaf," ucap Keyla pada Juna.


"Huuuuuuhhhhhh," juna menarik nafas panjang karena merasakan tubuhnya tiba-tiba terasa panas saat Keyla memeluknya.


"Kenapa malam-malam berteriak," tanya juna pada Keyla


"Aku...aku...aku takut," ucap Keyla pelan sambil menunduk


"Takut kenapa?" tanya juna lagi.


"Itu pasti terkena angin,kenapa harus takut," ucap Juna pada Keyla


"Tapi aku takut tidur sendiri,aku gak bisa memejamkan mataku dari tadi," ucap Keyla pada Juna dengan wajah yang terlihat sedih


Arjuna berjalan ke arah jendela yang terbuka karena tertiup angin lalu menutupnya kembali dengan rapat agar tidam terbuka lagi oleh kencangnya angin malam tepi pantai.


"Ya sudah sekarang tidur lah," perintah Juna pada Keyla,namun Keyla menggelengkan kepalanya karena tidak mau tidur sendiri.


Huuuuuhhhhhh,juna menarik nafas panjang lagi.


"Oke,oke,aku temani kamu tidur sambil aku mengerjakan pekerjaanku,aku ambil laptop ku dulu sebentar," ucap Juna pada Keyla.


Keyla pun tersenyum lega karena malam ini ia dapat tertidur dengan tenang,ada mas Juna yang akan menemaninya tidur di kamar.


Juna sudah mengambil laptop nya,lalu meletakannya di meja kamar Keyla.


Juna duduk di sofa kamar yang di tempati Keyla.

__ADS_1


Sementara Keyla mulai memejamkan matanya dan menarik selimutnya.


Beberapa menit kemudian Juna melihat ke arah Keyla yang sudah tertidur pulas.


Terlihat wajah Keyla begitu cantik saat tertidur.


Kemudian Juna mendekatkan dirinya dengan sangat hati-hati ke arah Keyla yang tengah tertidur agar tidak membangunkan Keyla.


Juna merapihkan rambut Keyla yang menutupi wajah Keyla,lalu menatap wajah Keyla cukup lama sambil tersenyum.


Ntah perasaan apa yang Juna rasakan,tiba-tiba saja Juna ingin mencium kening Keyla....


Cuuupppp.... Juna mencium kening Keyla.


Lalu mengelus rambut Keyla dan menaikan selimut Keyla sampai Keyla merasakan hangat di tubuhnya.


Setelah itu Juna kembali ke sofa yang berada di dekat kasur yang Keyla tempati.


Juna masih menyelesaikan pekerjaannya.


Besok ia akan bertemu dengan rekan-rekan bisnisnya.


Juna tidak di dampingi oleh Kevin asistennya,karena Kevin di tugaskan mengurus pekerjaan yang di jakarta.


Waktu menunjukan pukul 12 malam.


Mata juna mulai merasakan kantuk.


Setelah Juna menyelesaikan pekerjaannya,ia langsung mematikan laptop nya.


Namun sebelum juna memejamkan matanya,


juna melihat lagi ke arah Keyla untuk memastikan Keyla tertidur dengan nyenyak.


Rasa kantuknya sudah mulai berat,


juna pun tertidur di sofa yang berada di dekat kasur keyla dengan nyenyak.

__ADS_1


__ADS_2