MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
AKHIRNYA


__ADS_3

Juna dan keyla sudah sampai di kediaman mereka pada malam hari.


Juna dan Keyla tidak sempat mampir ke rumah sakit karena Juna tidak ingin mengganggu istirahat keyla yang sudah tertidur pulas.


Keyla terlihat begitu nyeyak tertidur di mobil Juna,hal itu membuat Juna tidak tega jika harus membangunkan Keyla.


Apa lagi Keyla terlihat begitu kelelahan.


Namun Juna sudah mampir di sebuah Apotek untuk membeli tespek,agar besok pagi Keyla bisa memakai tespek tersebut.


Jika memang hasilnya positif,mereka akan langsung ke rumah sakit untuk memeriksa kandungan Keyla.


Namun jika hasilnya Negatif,juna tidak akan mempermasalahkannya.


Sesampaianya di kediaman Juna,juna langsung menggendong keyla naik ke lantai atas menuju kamar mereka.


Juna langsung merebahkan tubuh Keyla di atas tempat tidurnya.


Keyla terlihat begitu capek sampai-sampai keyla tidak sadar jika Juna sudah menggendongnya.


Juna memandang wajah Keyla dengan teliti.


Merasa kasihan terhadap istri cantiknya itu yang selalu mendapatkan musibah ketika bersamanya.


Ini semua bukan keinginan Juna,juna pun tidak ingin istrinya seperti itu,namun Juna sendiri hanya manusia biasa yang tidak tahu jika akan ada musibah terhadap istrinya seperti itu.


Kaki Keyla sudah lebih baik dari sebelumnya,namun maish terasa ngilu jika di bawa berjalan.


Sehingga Juna dengan setia selalu menggendong Keyla.


"Selamat tidur sayangku,mimpi yang indah ya sayang," batin Juna ketika memandang Keyla sambil mencium kening Keyla.


Juna membersihkan tubuhnya yang trrasa begitu lengket.


Juna pun merasakan tubuhnya begitu lelah,kemudian Juna tertidur di samping Keyla ketika Juna sudah membersihkan tubuhnya,juna tidur sambil memeluk tubuh istrinya dengan rasa sayang.


☆☆☆


Pagi hari di kediaman Arjuna Bagaskara.

__ADS_1


Keyla merasakan mual di perutnya dan merasakan pusing di kepalanya.


Keyla membuka matanya dan beranjak dari tempat tidur,lalu berjalan dengan hati-hati karena kakinya masih terasa ngilu ketika di bawa berjalan.


Sambil menutup mulutnya dengan tangan,keyla berjalan menuju wastafel yang ada di kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya.


Hhhooooeeeekkkkk hhhooooeeeeekkk....


Yang ke luar dari mulut Keyla hanya air,karena isi perut Keyla sudah kosong sejak kemarin sore Keyla memuntahkan semua isi perutnya itu.


Namun rasa mual di perutnya tidak hilang,mulutnya terasa begitu pahit membuat Keyla tidak nafsu untuk makan.


Suara Keyla yang sedang memuntahkan isi perut terdengar oleh Juna yang masih tertidur.


Juna terbangun dari tidurnya dan langsung menghampiri Keyla yang sedang merasakan mual di dalam kamar mandi.


"Sayang,kamu mual-mual lagi ya?" tanya Juna pada Keyla,sambil Juna mengelap seluruh wajah Keyla dengan air bersih dari keran wastafel.


"Iya masss..." jawab keyla lirih dan lemas,keyla lalu memeluk Juna karena kepalanya begitu terasa pusing.


"Sayang,perut kamu dari semalem masih kosong,kamu belum makan sedikit pun,kamu pasti lemas sayang," ucap Juna pada Keyla khawatir,sambil Juna memeluk Keyla yang terlihat pucat dan tidak bertenaga.


"Masssssss..... Keyla tidak mau makan,keyla tidak mau melihat makanan,kepala Keyla juga benar-benar pusing,semua terasa berputar-putar," ucap Keyla pada Juna sambil memeluk erat tubuh suaminya tersebutm


Kemudian Juna menghubungi dokter kandungan yaitu dokter Mira,yang rumahnya tidak begitu jauh dari rumah Juna.


Dokter Mira adalah tetangga di di rumah Juna,sehingga tidak menunggu waktu yang cukup lama Dokter Mira langsung datang ke rumah Juna.


Dokter Mira masuk ke dalam kamar Juna dan Keyla untuk memeriksa keadaan Keyla.


Juna terlihat khawatir melihat Keyla yang lemah dan pucat.


Setelah Dokter mira memeriksa Keyla,dokter Mira tersenyum pada Keyla dan Juna.


"Selamat ya pak Juna,istri pak Juna positif hamil," ucap Dokter Mira pada Juna.


Juna dan Keyla yang mendengar ucapan selamat dari Dokter Mira begitu kaget bercampur bahagia.


"Jadi istri saya hamil Dok?" tanya Juna pada Dokter Mira,memastikan ucapan dokter Mira.

__ADS_1


"Benar pak Juna,istri pak Juna positif hamil,usia kandunganya baru memasuki usia 6 minggu," ucap Dokter Mira pada Juna.


"Alhamdulillah,sayang kita akan punya baby," ucap Juna pada Keyla,lalu Juna memeluk Keyla dengan perasaan bahagia dan haru.


Juna dan keyla meneteskan air matanya,mereka tidak menyangka jika Keyla akan secepat ini hamil lagi.


"Masss pelukannya udah dulu,gak enak ada Dokter Mira," ucap Keyla pada Juna dengan wajah malu melihat ke arah Dokter Mira.


"Oh iya sayang,"Juna melepaskan pelukannya pada Keyla,juna lupa jika ada Dokter Mira di kamarnya.


"Maaf ya Dok,saya terlalu bahagia,"ucap Juna pada Dokter Mira sambil menghapus air mata bahagianya.


"Tidak apa-apa Pak Juna,saya sangat mengerti,pak Juna dan ibu Keyla pasti sedang berbahagia karena akan memiliki buah hati," ucap Dokter Mira pada Juna dan Keyla.


"Iya Dokter,kami sangat bahagia,terutama saya," jawab Juna pada Dokter Mira.


"Oh ya,pak Juna,kandungan ibu Keyla masih sangat rentan,saya harap pak Juna dapat menjaga kandungannya ibu Keyla,jangan sampai ibu Keyla banyak pikiran dan stres,harus selalu happy ya.Saya akan infus ibu Keyla dulu karena ibu Keyla kekurangan banyak cairan dan tubuhnya juga sangat lemas," ucap Dokter Mira pada Juna.


"Baik Dok,saya pasti akan menjaga kandungan istri saya," jawab Juna pada Dokter Mira.


Dokter Mira pun memberikan infusan pada Keyla agar Keyla mendapatkan cairan di tubuhnya,karena Keyla kekurangan cairan setelah sejak kemarin Keyla muntah-muntah.


"Pak Juna,ibu Keyla,nanti setelah ibu Keyla merasa sudah baikan,ibu Keyla bisa memeriksakam kandungannya di rumah sakit tempat saya bekerja," ucap Dokter Mira pada Juna dan keyla.


"Baik Dok,nanti saya dan istri saya akan ke rumah sakit tempat Dokter Mira bekerja," jawab juna pada Dokter mira dengab perasaan bahagianya.


"Kalo begitu saya pamit dulu ya pak juna,bu Keyla,nanti akan ada perawat yang datang ke rumah pak Juna untuk menggantikan infusannya," ucap Dokter Mira pada Juna dan Keyla.


"Baik Dokter Mira,terimaksih banyak Dokter Mira sudah mau memeriksa istri saya," ucap Juna pada Dokter Mira.


"Sama-sama pak Juna,saya juga sangat senang mengetahui istri pak Juna sedang mengandung,apa lagi kita kan bertetangga,saya akan dengan senang hati membantu," ucap dokter Mira pada Juna.


Dokter Mira pun berpamitan pada Juna dan keyla.


Juna mengantar Dokter Mira sampai ke bawah.


Karena Juna menghargai Dokter Mira yang tak lain adalah tetangganya.


TERIMAKASIH SUDAH BACA NOVEL AKU🥰🥰🥰

__ADS_1


BACA NOVEL KE DUA AKU JUGA YA CINTA SHELLA BISA DI LIHAT DI PROFIL AKU.


DUKUNG AKU TERUS YA DENGAN CARA LIKE COMMENT VOTE TIP RAT AND FOLLOW🥰🥰🥰


__ADS_2