
Rafa menyuapi Shera makanan sambil tersenyum senang.
Dirinya merasa bahagia karena akhirnya Rafa dan Shera akan memiliki buah hati.
"Sayang,kamu harus bqnyak istirahat ya sampai kandungan kamu benar-benar kuat," titah Rafa pada Shera sambil menyuapi Shera.
"Oke suamiku sayang,shera pasti akan menjaga anak kita dengan lebih hati-hati," sahut Shera pada Rafa.
Rafa pun tersenyum mendengar ucapan Shera,rafa berharap Shera bisa menjaga kandungannya dengan baik sampai melahirkan nanti.
Sementara kedua orang tua Rafa dan kedua orang tua Shera tengah berbincang-bincang di sofa yang ada di ruang rawat inap VVIP Shera.
Mereka pun sangat bahagia karena mereka akan segera memiliki cucu.
☆☆☆
Keesokan harinya,shera sudah di perbolehkan untuk pulang dari rumah sakit oleh Dokter kandungan yang menangani Shera.
Sudah ada Rafa,mama Keyla dan mama Sherly di rumah sakit,sementara papa Juna dan papa Kevin sedang mengurus pekerjaan mereka yang tidak dapat mereka tinggalkan.
"Ibu Shera,kandungannya di jaga dengan baik ya bu,istirahat yang cukup dan jangan terlalu banyak aktivitas dulu," ucap Dokter kandungan pada Shera.
"Baik Dok,terimakasih,saya pasti akan menjaga kandungan saya," sahut Shera pada Dokter kandungan yang menanganinya.
"Dokter,terimakasih atas semuanya," ucap mama Keyla dan mama Sherly pada pada Dokter yang menangani Shera.
"Sama-sama bu,kalo begitu saya permisi dulu," pamit Dokter kandungan pada Shera,rafa,mama Keyla dan mama Sherly.
Dokter kandungan yang menangani Shera pun ke luar dari ruang rawat inap Shera.
Setelah itu,shera ke luar dari rumah sakit dengan menggunakan kursi roda yang di dorong oleh Rafa menuju mobil Rafa yang sudah berada di parkiran rumah sakit.
☆☆☆
Setelah sampai di apartemen,shera beristirahat di dalam kamarnya di temani oleh mama Keyla dan mama Sherly,sementara Rafa sedang membuatkan nasi goreng kesukaan Shera,karena sejak kemarin Shera menginginkan nasi goreng buatan suaminya tersebut..
Shera sudah tidak sabar untuk makan nasi goreng buatan Rafa suaminya.
"Sayang,memangnya kamu sudah lapar sekali ya?" tanya mama Sherly pada Shera sambil tersenyum melihat Shera memegang perutnya.
"Iya mah,shera pengen cepat-cepat makan nasi goreng buatan Kak Rafa," sahut Shera pada mamanya.
"Sabar ya sayang,sebentar lagi Kak Rafa selesai bikin nasi gorengnya," ucap Mama Keyla pada Shera.
Tak lama Rafa masuk ke dalam kamar Shera dengan membawa 3 piring nasi goreng,untuk Shera,mama Keyla dan Mama Sherly.
"Rafa,banyak sekali nasi gorengnya nak?" ucap mama Sherly pada Rafa.
"Rafa buatkan nasi goreng untuk mama Sherly dan mama Keyla juga mah," sahut Rafa pada mama Sherly.
"Repot-repot sekali sih Nak,ya sudah mama dan mama Keyla akan makan di meja makan saja,kamu di sini saja dengan Shera," ucap mama Sherly pada Rafa.
"Tidak repot ko mah,semoga mama Sherly dan mama Keyla suka dengan nasi gorengnya," ucap Rafa pada Mama Sherly dan mama Keyla.
"Tentu saja kami akan suka dengan nasi goreng buatan kamu,shera saja sampai ketagihan dengan nasi goreng ini hehe," puji mama Sherly pada menantunya.
Mama Sherly dan mama Keyla pun ke luar dari dalam kamar Rafa dan Shera menuju meja makan.
Mereka membiarkan Rafa dan Shera berdua di dalam kamar.
"Kak,cepatan dong suapin aku nasi gorengnya," rengek Shera pada Rafa.
"Iya sayangku,kamu kok kayanya laper banget?" ucap Rafa pada Shera.
"Iya Kak,aku laper banget,buruan Kak suapin aku," rengek Shera pada Rafa dengan wajah tak sabarnya.
"Iya Tuan Puteri,sekarang buka mulutnya Aaaaa," pinta Rafa pada Shera dengan menyodorkan sendok yang berisi makanan pada Shera.
"Aaaammmm... Nyam nyam nyam.." Shera mengunyah nasi goreng buatan Rafa dengan lahapnya.
"Enak kan?" tanya Rafa pada Shera ketika Rafa menyuapi Shera.
"Enak banget Kak," sahut Shera pada Rafa sambil mengacungkan kedua jempol tangannya pada Rafa menandakan nasi goreng buatan Rafa begitu enak.
"Habiskan ya nasi gorengnya," ucap Rafa pada Shera.
"Pasti dong hihihi," sahut Shera pada Rafa sambil tersenyum senang.
Shera pun menikmati nasi goreng buatan Rafa yang lezat dengan sangat nikmat.
☆☆☆
8 bulan kemudian...
"Sayang,aku berangkat kerja dulu ya,kamu kalo ada apa-apa langsung hubungi aku ya," ucap Rafa pada Shera sambil Rafa mengelus-ngelus perut buncit Shera.
__ADS_1
"Oke bos,semangat ya sayang kerjanya," ucap Shera pada Rafa sambil tersenyum cantik.
"Siaaapp sayangku,aku akan selalu semangat kalo melihat senyumam indah kamu," gombal Rafa pada Shera.
"Masaaaa siiihhhh,gombal deh hihihi," sahut Shera pada Rafa dengan senyuman malunya.
"Aku gak pernah gombal sayang,aku sayang kamu istriku yang paling cantik," ucap Rafa pada Shera.
"Shera juga sayang sama suami Shera yang tampan," sahut Shera pada Rafa.
"Anaknya papa yang hebat,jangan buat mama Shera lelah ya sayang,jagain mama Shera kalo papa lagi kerja," bisik Rafa di perut Shera yang sudah membesar.
"Baik papaku yang tampan," sahut Shera pada Rafa.
Rafa kemudian pergi ke kantor untuk bekerja setelah berpamitan dengan Shera.
PUKUL 10 SIANG....
Shera sedang duduk santai di apartemennya,namun tiba-tiba saja Shera merasakan perutnya sangat sakit dan pegal.
Shera merasa bahwa dirinya akan segera melahirkan buah hatinya.
Shera pun langsung menghubungi Rafa yang sedang bekerja di kantornya,karena di apartemennya tidak ada siapa-siapa.
Bi Tari baru saja pergi ke supermarket untuk berbelanja kebutuhan dapur.
"Hallo,sayang" sapa Rafa pada Shera.
"Hallo,kak... Kak cepat pulang,perut Shera sakit," rengek Shera pada Rafa sambil meringis menahan sakit.
"Apa sayang? perut kamu sakit? kamu tunggu aku pulang ya sayang,aku akan segera datang," ucap Rafa pada Shera dengan perasaan khawatirnya .
"Iya Kak,cepat pulang sekarang," rengek Shera pada Rafa.
"Iya sayangku,tenang ya," ucap Rafa pada Shera.
Rafa langsung pergi meninggalkan pekerjaannya di kantor,lalu pulang menuju apartemennya untuk segera menemui Shera.
Sesampainya di apartemen,rafa langsung masuk ke apartemennya,dilihatnya oleh Rafa istrinya Shera tengah berjalan-jalan di sekitar apartemen dengan memegang kedua pinggangnya yang terasa sakit.
"Sayang,apa perutnya masih sakit?" tanya Rafa pada Shera dengan wajah paniknya.
"Iya Kak,perut Shera sakit sekali,sepertinya Shera akan melahirkan Kak," ucap Shera pada Rafa dengan wajahnya yang meringis menahan sakit.
"Tarik nafas dulu dalam-dalam ya sayang,anak kita pasti akan lahir dengan selamat,kamu tenang ya,sekarang aku akan ambil tas kamu dulu ya," ucap Rafa pada Shera mencoba untuk menenangkan Shera,walaupun sebenarnya hati Rafa sendiri sangat panik.
"Cepat Kak ambil tas nya,shera sudah tidak tahan dengan sakitnya," rengek Shera pada Rafa.
"Iya sayang,sabar ya," sahut Rafa pada Shera.
Rafa mengambil tas yang sudah di siapkan untuk keperluan calon bayinya dan juga Shera.
Setelah Rafa mengambil tas Shera yang berisi perlengkapan baby dan perlengkapan Shera,rafa pun menggendong Shera menuju lantai bawah.
Rafa langsung membawa Shera ke rumah sakit tanpa mengabari kedua orang tua Rafa dan kedua orang tua Shera terlebih dulu.
Sesampainya di rumah sakit,shera langsung di bawa ke ruangan bersalin dengan di temani oleh Rafa.
"Dokter,bagaimana dengan istri saya? apakah istri saya akan segera melahirkan?" tanya Rafa pada Dokter kandungan yang akan membantu Shera melahirkan.
"Pak Rafa,ibu Shera sudah pembukaan 5,ketubannya juga sudah pecah pak,pak Rafa berdoa saja semoga istri pak Rafa bisa segera melahirkan," ucap Dokter kandungan pada Rafa.
"Sudah pembukaan 5 Dok? Dok saya mohon selamatkan istri dan anak saya Dok," pinta Rafa pada Dokter kandungan yang menangani Shera dengan perasaan takutnya.
"Saya akan berusaha untuk membantu persalinan istri pak Rafa,pak Rafa tenang ya," ucap Dokter kandungan pada Rafa.
"Baik Dok," sahut Rafa pada Dokter kandungan.
Shera berjalan-jalan di sekitar ruangan bersalin sambil menahan rasa sakitnya di temani oleh Rafa.
"Kakkk...saaakiiitttt... Sheraaa udah gak kuat Kak hiks hiks hiks," ucap Shera pada Rafa sambil meneteskan air matanya.
"Sabar ya sayang,aku yakin kamu kuat,aku yakin kamu bisa melahirkan anak kita sayang," ucap Rafa pada Shera
Rafa mengusap air mata Shera dan keringat yang mengucur di wajah Shera dengan rasa kasihan ketika melihat Shera kesakitan seperti ini.
Jika bisa,rafa mau menggantikan rasa sakit yang Shera rasakan agar Shera tidak merasakan sakit yang luar biasa saat akan melahirkan anak mereka.
"Aduuuuhhhh.... Kenapa melahirkan rasanya sakit seperti ini? mamaaa.... papaa.... hiks hiks hiks," jerit Shera memanggil kedua orang tuanya.
Rafa begitu tidak tega mendengar jeritan kesakitan Shera.
Tak lama Dokter yang menangani Shera memeriksa Shera kembali untuk memastikan pembukaan Shera.
"Ibu Shera,sekarang sudah pembukaan 10 ya,ibu Shera harus siap-siap untuk melahirkan,ikutin aba-aba dari saya ya bu,kalo saya bilang dorong,ibu harus dorong ya," ucap Dokter kandungan pada Shera.
__ADS_1
"Baik Dok," sahut Shera pada Dokter kandungan yang akan membantunya melahirkan.
Shera memegang tangan Rafa dengan erat.
Kontraksi di perutnya sudah tidak bisa lagi di tahannya.
"Saya hitung dari 1 sampai 3 ya bu,hitungan ke 3 harus di dorng ya bu Shera,1... 2.... 3...Ayo Dorong bu Shera," titah Dokter kandungan pada Shera.
"Euuuummmmm.... Eeuuummmm huuuhhhh huhhhh," shera mendorong bayinya agar segera ke luar,namun bayi Shera masih belum ke luar juga.
"Ayo sayang,kamu pasti bisa,kamu pasti kuat sayang," rafa menyemangati Shera sambil mencium kening Shera.
"Sakittt Kak,kamu gak ngerasain sih sakitnya," jerit Shera pada Rafa dengan wajahnya yang sudah mulai lemas.
"Iya sayang,aku tahu kamu pasti sakit,tapi kamu jangan menyerah sayang," pinta Rafa pada Shera.
Rafa pun merasa kasihan melihat Shera kesakitan.
Perawat yang berada di ruangaan persalinan menghapus keringat yang mengucur di wajah Shera.
"Tarik nafanya dalam-dalam ya bu Shera,saya hitung lagi dari 1-3,ibu harus dorong ya bayinya," pinta Dokter kandungan pada Rafa.
Shera pun mengangguk,tenaganya mulai terkuras habis saat merasakan kontraksi-kontraksi yang begitu sakit di perutnya.
"1... 2..3... Ayo dorong bu,ibu pasti bisa," titah Dokter kandungan pada Shera.
"Eeeeuuuuuuuummmmmm..... Huuuhhh huhhh huhhh," shera mendorong bayinya hingga bayinya terlahir.
"Ooowwaaakkk... Ooowwaaaakk.." bayi Shera berjenis kelamin laki-laki telah terlahir ke dunia dengan paras yang sangat tampan sama seperti Rafa.
"Alhamdulillah,anakku telah lahir hiks hiks hiks," ucap Shera ketika mendengar suara tangisan bayi laki-lakinya.
"Alhamdulillah sayang," anak kita sudah lahir,terimakasih sayang kamu sudah melahirkan anak kita dengan selamat," ucap Rafa pada Shera dengan rasa bahagianya.
"Bayinya sangat tampan sekali bu Shera," ucap Dokter kandungan pada Shera.
Bayi laki-laki yang tampan itu di letakan di dada Shera untuk pertama kalinya oleh Dokter kandungan.
"Sayangnya mama,jagoannya mama.. cuppp," ucap Shera pada bayi tampannya sambil mencium bayi tampannya itu.
"Anak kita sangat tampan sekali sayang,mirip denganku," puji Rafa pada jagoan kecilnya.
"Sekarang Papanya kalah tampan dengan jagoan kecilnya," ledek Shera pada Rafa sambil tersenyum.
"Sayang,aku laki-laki paling tampan di Dunia ini,tapi sekarang aku harus mengakui kalo jagoan kecilku ini adalah laki-laki paling tampan di Dunia," ucap Rafa pada Shera sambil tersenyum bahagia memandang wajah tampan anaknya.
"Hihihi,sekarang Kak Rafa kalah tampannya dengan jagoan kecil kita,ngomong-ngomong kak Rafa mau ngasih nama apa pada jagoan kecil kita?" tanya Shera pada Rafa.
"Aku akan memberi nama anak kita yaitu Sagara Lais Bagaskara yang artinya Lautan samudera dan keberanian,aku ingin anak kita menajdi anak yang berani melawan gelombang samudera kehidupan yang sangat dahsyat sayang,aku yakin anak kita akan menjadi laki-laki yang kuat sepertiku," ucap Rafa pada Shera dengan bangganya.
"Nama yang bagus,asalkan tidak cemburuan saja seperti papanya hihihi," ucap Shera pada Rafa
"Sayang,cemburu itu harus,cemburu itu tanda cinta sayang," ucap Rafa pada Shera.
Rafa kemudian menghubungi kedua orang tuanya dan kedua orang tua Shera untuk memberitahu bahwa Shera sudah melahirkan.
Kedua orang tua Rafa dan kedua orang tua Shera sangat bahagia ketika mendengar bahwa Shera telah melahirkan cucu mereka.
Mereka bersyukur Shera dan bayinya selamat.
Mereka pun langsung datang ke rumah sakit untuk segera melihat cucu tampan mereka.
Hidup Rafa dan Shera kini semakin bahagia dengan kehadiran jagoan kecil mereka.
HAY SEMUANYA..
AKU AKAN MENGAKHIRI NOVEL MENIKAH DENGAN OM TAMPAN INI SAMPAI DI SINI.
TERIMAKASIH BANYAK BAGI SEMUANYA YANG SELALU SETIA BACA NOVEL AKU.
AKU DOAKAN SEMOGA KITA SEMUA SELALU BAHAGIA AAMIIN🤲
NOVEL AKU SELANJUTNYA AKAN BERCERITA TENTANG TEMANNYA RAFA YAITU REKSA SI PANGERAN TAJIR YANG AKAN MENCARI CINTA SEJATINYA.
TUNGGU NOVEL AKU SELANJUTNYA YA TEMAN-TEMAN.KALIAN NANTI TINGGAL BUKA PROFIL AKU SAJA.
MOHON MAAF KALO NOVEL YANG AKU TULIS INI TIDAK SEBAGUS NOVEL YANG LAINNYA KARENA AKU DI SINI MASIH BELAJAR MENULIS😊😊😊
JANGAN LUPA DUKUNG AKU TERUS YA DENGAN CARA LIKE COMMENT VOTE TIP RAT AND FOLLOW🥰🥰🥰
SALAM SAYANG DARI AKU😘😘😘
YUK BACA NOVEL KE DUA AKU DENGAN JUDUL AJARI AKU CINTA.
CERITANYA SERU LOH🥰🥰🥰
__ADS_1