MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
AKU BENCI DIA


__ADS_3

2 minggu kemudian...


Nesya pergi ke rumah mama Keyla untuk menemui Rafa.


Sebelumnya Nesya sudah beberapa kali menghubungi Rafa namun tidak pernah di angkat oleh Rafa.


"Nesya sayang,kamu ke sini tidak datang bersama mama kamu dan adik kamu?" tanya mama Keyla pada Nesya.


"Tidak mah,mama Nesya lagi di tempat sodara Nesya,nesya ke sini ingin ngajak Kak Rafa jalan-jalan mah,kak Rafanya ada gak mah?" tanya Nesya pada mama Keyla.


"Kak Rafa sedang berolahraga sayang,setiap hari minggu Kak Rafa selalu main bola bersama teman-temannya," jawab mama Keyla pada Nesya.


"Oh gitu ya mah,kak Rafa kenapa ya tidak pernah angkat telpon Nesya? biasanya kalo Nesya pulang ke jakarta,kak Rafa selalu mau kalo di ajak jalan-jalan,tapi sekarang kok Kak Rafa kaya ngejauh gitu dari Nesya," curhat Nesya pada mama Keyla.


"Sayang,mungkin Kak Rafa sedang sibuk,kak Rafa perusahaanya kan di bidang otomotif,sama dengan papanya,perusahaan Kak Rafa saat ini akan meluncurkan mobil-mobil baru,jadinya Kak Rafa selalu sibuk,kamu temani Azel saja nonton drama ya,nanti Kak Rafa juga pasti pulang.Mama Keyla akan ke luar untuk makan siang bersama papa Juna dan kedua orang tua Shera," ucap mama Keyla pada Nesya.


"Iya mah,nesya akan menunggu Kak Rafa sambil menemani Azel nonton drama," jawab Nesya pada mama Keyla.


Nesya kemudian menamani Azel nonton drama di ruang tv sambil menuggu Rafa pulang dari olahraganya.


Mama Keyla juga merasa kalo akhir-akhir ini Rafa terlihat lebih murung dan tidak bersemangat.


Sepertinya Rafa sedang ada masalah,namun setiap kali di tanya oleh mama Keyla,rafa selalu mengatakan tidak ada apa-apa.


☆☆☆


Sementara itu Shera berusaha terlihat tegar di hadapan kedua orang tuanya,walaupun hatinya begitu hancur.


Shera menutupi semuanya dari kedua orang tuanya.


"Shera sayang,apa kamu sedang sakit? kenapa wajah kamu terlihat tidak begitu bersemangat sayang?" tanya mama Sherly pada Shera putri semata wayangnya.


"Shera baik-baik saja kok mah,mama dan papa mau kemana?" tanya Shera pada mama dan papanya.


"Papa dan mama mau makan siang bersama dengan orang tuanya Kak Rafa,kamu mau ikut tidak sayang?" tanya papa Kevin pada Shera.


"Tidak pah,shera akan makan siang dan nonton film bioskop bersama Anindy dan Fara di mall," jawab Shera pada papanya


"Baiklah sayang,kamu hati-hati ya,mama dan papa pergi dulu," ucap mama Sherly pada Shera anaknya.


"Iya mah,mama dan papa juga hati-hati ya," jawab Shera pada kedua orang tuanya.


Kedua orang tua Shera sudah pergi menuju restaurant milik mama Keyla,mereka akan makan siang bersama dengan mama Keyla dan papa Juna,karena papa Kevin dan papa Juna sudah cukup lama tidak bertemu.


Shera kemudian bergegas menaik sebuah taxi menuju sebuah mall untuk makan siang dan nonton film bioskop bersama Anindy dan Fara.


Setelah sampai di sebuah mall yang di tuju,shera langsung menemui Anindy dan Fara di sebuah restaurant.


"Heeeyyy Sher," panggil Anindy dan Fara pada Shera sambil melambaikan tangannya.


"Heyyyy," sapa Shera pada Anindy dan Fara sambil melambaikan tangannya juga.


Shera berjalan menuju meja,dimana Anindy dan Fara sudah berada di meja makan tersebut.


"Kalian tumben ngajak nonton?" tanya Shera pada Anindy dan Fara.

__ADS_1


"Lagi ada film bagus Sher di bioskop,yang lagi booming itu loh,makanya kita harus nonton," jawab Anindy pada Shera.


"Sher luh mau pesan makan apa?" tanya Fara pada Shera sambil membuka menu makanan di layar sentuh yang berada di atas meja makan mereka.


"Gue sebenarnya lagi ga enak makan,gue makan salad buah dan salad sayur saja ya,gue lagi males makan nasi," ucap Shera pada Anindy dan Fara.


"Sher,luh sekarang agak kurusan,muka luh juga agak pucet,luh lagi banyak pikiran ya? emang mikirin apaan sih? kita kan belum masuk sekolah Sher,," tanya Anindy pada Shera.


"Emangnya keliatan ya kalo wajah gue pucet?" tanya Shera pada Anindy dan Fara sambil meraba-raba wajahnya.


"Iya keliatan,kaya lagi stres gitu,cerita dong Sher kalo ada masalah," ucap Fara pada Shera.


"Gue enggak ada masalah apa-apa kok,pesenannya udah di pesen kan?" tanya Shera pada Fara mencoba mengalihkan pertanyaan Fara.


"Iya udah,paling nunggu berapa menit doang," jawab Fara pada Shera.


Ketika Shera,anindy dan Fara sedang menunggu makanan mereka,tiba-tiba saja Fara melihat Kak Rafa dan Nesya berada di restaurant yang sama dengannya untuk makan siang.


"Eh liat,itu ada Kak Rafa dan Nesya di meja sebelah sana,kayanya mereka mau makan siang deh," ucap Fara pada Shera dan Anindy.


Shera dan Anindy secara spontan melihat ke arah meja yang di tunjuk oleh Fara,dimana Rafa dan Nesya sedang memesan makanan di restaurant yang sama dengan mereka.


Ketika Shera melihat ke arah Rafa,rafa juga ternyata melihat ke arah Shera yang tengah duduk di meja restaurant yang sama dengannya.


Rafa memandang wajah Shera lekat,mengingat apa yang telah terjadi pada Rafa dan Shera 2 minggu yang lalu,rafa benar-benar menyesali perbuatannya.


Shera merasakan hatinya begitu sakit ketika melihat wajah Rafa,ingatanya langsung tertuju pada kejadian yang menyakitkan itu.


"Kenapa aku harus melihat dia di sini? aku tidak ingin melihatnya,aku benar-benar jijik melihat wajahnya," batin Shera


Ketika Nesya melihat ke arah Shera,shera terlihat sedang menunduk.


Neysa kemudian menghadap lagi ke arah Rafa yang duduk di depannya,rafa masih memandang ke arah Shera.


"Kak Rafa,shera,anindy dan Fara juga makan siang di restaurant ini,sepertinya mereka juga akan nonton film terbaru yang lagi booming saat ini," ucap Nesya pada Rafa yang terlihat memandang Shera.


"Apa? oh iya mungkin," jawab Rafa singkat pada Nesya,karena tidak fokus mendengar ucapan Nesya.


"*Ngapain sih Kak Rafa mandangin Shera terus,bikin gue panas aja deh," batin Nesya ketika melihat Rafa memandang Shera*.


Rafa sebenarnya tadi sangat malas mengajak Nesya ke mall,namun mama Keyla terus saja meminta Rafa agar Rafa mengajak Nesya jalan-jalan.


"Shera,apa kita makan siang bersama Kak Rafa dan Nesya saja di meja mereka? supaya makin rame," ucap Anindy pada Shera.


"Jangan... kita jangan ganggu mereka,mereka sedang pacaran," jawab Shera pada Anindy.


"Kata siapa mereka pacaran? gue enggak percaya kalo Kak Rafa bakalan suka sama Nesya,mereka jalan ke mall pasti karena Nesya yang merengek," ucap Anindy pada Shera.


"Apapun itu,gue enggak mau gabung sama mereka,kalo kalian mau gabung dengan mereka,gue lebih baik pulang saja," ucap shera pada Anindy dan Fara.


Shera benar-benar menyesal sudah pergi ke mall ini,hingga membuat Shera harus melihat wajah Rafa,laki-laki yang paling Shera benci.


"Eeehhh ehhhh... jangan dong Sher,ya udah gue sama Fara enggak akan gabung sama Kak Rafa dan Nesya,luh jangan pulang ya," ucap Anindy pada Shera.


Setelah mereka selesai makan siang,mereka naik ke lantai atas menuju bioskop untuk nonton film terbaru yang lagi booming.

__ADS_1


"Hey...Shera,anindy,fara,kalian nonton di sini juga?" tanya Nesya pada Shera,anindy dan Fara.


"Iya Nes,luh nonton sama Kak Rafa ya?" tanya Anindy pada Nesya.


"Iya gue nonton sama Kak Rafa,tapi Kak Rafa lagi ke toilet dulu," ucap Nesya pada Shera,anindy dan Fara.


"Ooohhh...,ya udah Nes,kita masuk duluan ya," ucap Anindy pada Nesya.


"Oke Nin,nanti gue juga masuk,nuggu Kak Rafa dulu nih," jawab Nesya pada Anindy.


Shera,anindy dan Fara sudah duduk di bangku penonton.


Mereka menonton bioskop di bioskop premium mewah dengan bangku yang luas yang bisa di gunakan untuk tidur,serta selimut dan minuman yang sudah di sediakan di dalam bioskop.


Tak lama Rafa dan Nesya juga duduk di bangku penonton.


Shera kaget ketika melihat Rafa duduk di bangku yang berada di sebelahnya.


Film sudah mulai di putar,namun Shera tidak fokus pada filmnya,ntah mengapa dada Shera terasa sesak kembali ketika melihat Rafa duduk di bangku sebelahnya.


Tangan Shera gemetar merasakan kemarahan pada Rafa.


Rafa dapat melihat kemarahan pada diri Shera,wajah Shera memang menatap layar bioskop,namun matanya seperti sedang berkaca-kaca menahan rasa marah.


Rafa ingin menggenggam tangan Shera,namun Rafa tahu Shera akan sangat marah padanya,belum lagi Nesya,anindy dan Fara pasti bertanya-tanya tentang apa yang terjadi di antara Rafa dan Shera.


Rafa yakin Shera tidak suka melihat Rafa berada di bioskop tersebut bersama Shera.


Rafa terus saja memandang wajah sendu Shera yang terlihat gurat kesedihan di wajahnya.


"Shera,aku mohon maafkan aku,aku sayang kamu," batin Rafa ketika melihat mata Shera berkaca-kaca seperti ingin menangis.


Rafa benar-benar merasa bersalah,namun Rafa begitu sulit untuk mendapatkan maaf dari Shera.


Sudah hampir 2 jam mereka menonton film,mereka pun sudah selesai nonton filmnya,kemudian mereka ke luar dari dalam bioskop tersebut.


"Anindy,fara,aku pulang duluan ya," pamit Shera pada Anindy dan Fara.


"Shera,kenapa buru-buru sekali pulangnya?" tanya Fara pada Shera.


"Aku ada urusan," jawab Shera singkat sambil berjalan pergi meninggalkan Anindy dan Fara.


Sementara Rafa yang melihat Shera pergi, langsung ingin mengejar Shera.


"Nesya kamu pulang naik taxi saja ya,kak Rafa ada urusan," ucap Rafa pada Nesya.


"Tapi Kak," ucapan Nesya terputus,belum sempat Neysa menjawab,rafa sudah melangkah pergi meninggalkan Nesya.


"Siaaalll... pasti Kak Rafa ingin mengejar Shera,sebenaranya ada hubungan apa sih mereka berdua itu? sedari tadi aku perhatikan Kak Rafa seperti sedang menutupi sesuatu," batin Nesya ketika melihat Rafa meninggalkannya.


DUKUNG NOVEL AKU TERUS YA DENGAN CARA LIKE COMMENT VOTE TIP RAT AND FOLLOW.


SUPAYA NOVEL AKU BISA LEBIH BAIK LAGI DAN BERKEMBANG.


TERIMAKASIH🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2