
"Sayang... jangan menangis terus ya,aku minta maaf sudah membuat kamu sedih," ucap Rafa pada Shera yang masih saja menangis.
Rafa menghapus air mata yang mengalir di pipi mulus Shera sambil mencium kening Shera berulang-ulang.
"Jangan lupa ingatan lagi,nanti aku bisa pergi," ucap Shera pada Rafa sambil menangis terisak-isak.
"Iya sayang,aku janji aku akan selalu mengingatmu sebagai wanita satu-satunya yang aku cintai," ucap Rafa pada Shera yang masih menangis.
Rafa kemudian membawa Shera ke hotel tempat Rafa menginap.
Rafa merasa bersyukur kini ia bisa mengingat Shera kembali dan bisa bersatu lagi dengan Shera.
Rasa rindunya teramat dalam pada Shera,rafa sudah tidak mampu lagi untuk menahan kerinduannya itu pada Shera.
Rafa hanya hanya ingin selalu bersama Shera.
☆☆☆
Ketika masuk ke dalam hotel,rafa langsung mencium bibir mungil merah yang seksi milik Shera dengan lembut,lalu Rafa menutup pintu kamar hotelnya sambil berciuman dengan Shera.
"Mmmmpppppp...aku rindu sama kamu sayang,sangat rindu," bisik Rafa di telinga Shera sambil mencium leher jenjang Shera yang mulus dan harum dengan perasaan rindunya.
"Mmmmmpppp..Shera juga rindu sama Kak Rafa,sangat rindu," ucap Shera pada Rafa sambil Shera membalaa ciuman mesra Rafa kepadanya.
Shera begitu sangat merindukan Rafa,shera pun membalas ciuman lembut Rafa di bibirnya dengan penuh gairah dan kenikmatan.
Rafa mengangkat tubuh Shera dan membopong tubuh Shera ke atas tempat tidurnya yang luas.
Lalu Rafa merebahkan tubuh indah Shera di atas tempat tidurnya sambil memandang wajah cantik Shera yang sangat cantik mempesona.
"Kamu sangat cantik sayang,aku sangat mencintaimu,kamu adalah wanitaku satu-satunya yang aku cintai," ucap Rafa pada Shera dengan perasaan bahagianya.
Rafa memandang lekat wajah cantik Shera sambil mengelus-ngelus pipi mulus Shera dan rambut indah Shera dengan perasaan sayangnya.
"Kamu juga sangat tampan Kak,aku janji aku akan selalu mencintaimu selama aku masih ada di hati kamu," ucap Shera pada Rafa dengan menatap wajah tampan Rafa yang berada di atas wajahnya dengan tatapan cinta dan sayang sambil membelai wajah tampan Rafa.
"Kamu akan selalu ada di hatiku sayang,tidak akan pernah terganti oleh siapa pun,i love you," ucap Rafa pada Shera sambil tersenyum penuh cinta pada Shera.
"I love you too,my hubby," balas Shera pada Rafa sambil tersenyum bahagia ketika mendengar ucapan cinta Rafa kepadanya.
Rafa pun merasa sangat bahagia mendengar kata cinta dari Shera yang selama ini di nantikannya.
Rafa kemudian mencium kembali bibir merah muda Shera dengan lembut dan dalam hingga membuat Shera terbang melayang.
Kemudian Rafa mencium leher jenjang Shera dengan memberikan banyak tanda kepemilikan di leher Shera.
"Kaaaakkkk....," panggil Shera lembut pada Rafa ketika Shera merasakan kenikmatan ciuman yang di berikan oleh Rafa terhadapnya.
"Iyaaa sayaaang," jawan Rafa pada Shera,namun Rafa tetap mencium bibir dan leher Shera dengan penuh perasaan.
Rafa membuka dress cantik Shera dengan pelan sambil terus memandang wajah Shera dan tersenyum menggoda pada Shera,hal itu membuat jantung Shera berdegup kencang.
__ADS_1
Setelah Rafa membuka dress yang di kenakan oleh Shera.
Rafa memandang lekat pada tubuh indah Shera yang mulis nan indah bak gitar spanyol,rafa merasakan getaran hebat di tubuhnya semakin membara ketika Rafa memandang dua gundukan indah milik Shera yang padat sudah terpangpang nyata di depan matanya.
Tanpa menunggu waktu lama,rafa langsung menyusup ke atas dua gundukan Shera yang putih mulus dan lembut tersebut dengan memberikan banyak tanda kepemilikan pada Shera.
Tubuh Shera bergetar dengan hebatnya saat Rafa mulai menjelajahi tubuh indahnya dengan perasaan yang bergairah.
Shera menjadi agresif ketika mendapat sentuhan-sentuhan halus dari Rafa yang membuatnya melayang.
Shera pun membuka semua pakaian yang di kenakan Rafa,hal itu membuat Rafa tersenyum senang.
Rafa dapat melihat jika Shera menginginkan hal yang sama darinya seperti yang Rafa inginkan dari Shera.
Shera tersenyum menggoda pada Rafa saat Shera mencium bagian-bagian sensitif Rafa,hal itu membuat Rafa tidak mampu lagi menahannya.
Rafa langsung merebahkan tubuh Shera kembali,lalu mengarahkan miliknya pada milik Shera yang putih mulus.
"Kaaaakkk... pelan-pelan saja ya,shera takut sakit," ucap Shera pada Rafa lembut.
Shera merasa takut merasakan sakit,karena ini baru yang ke dua bagi Shera melakukannya dengan Rafa.
"Iya sayang... tahan ya," pinta Rafa pada Shera dengan mulai membobol kepemilikan Shera pelan,agar Shera tidak merasakan sakit di kepemilikannya.
"Aaahhhhhh.... saakkiiittt Kak," teriak Shera ketika merakan benda keras milik Rafa masuk di kepemilikannya sambil menggigit jari tangan Shera.
"Maaf sayang,aku akan lebih pelan-pelan lagi," ucap Rafa pada Shera sambil Rafa mencium kening dan bibir Shera.
Shera sampai di buat terengah-engah oleh permainan Rafa yang hebat.
Shera yang awalnya merasakan sakit di bagian kepemilikannya,kini justru tidak merasa sakit lagi melainkan Shera merasakan nikmat yang luar biasa.
Rafa mencium bibir mungil merah muda Shera dengan perasaan gairahnya sambil terus menghentakkan gerakan demi gerakan kepemilikmya di milik Shera.
"Sayang.... aku sayang kamu," ucap Rafa pada Shera dengan nafas yang menderunya sambil Rafa memberikan Shera kenikmatan.
Bulir-bulir keringat membasahai tubuh atletis Rafa yang harus mengeluarkan banyak tenaga.
"Shera juga sayang sama Kak Rafa," balas Shera pada Rafa sambil merasakan hentakan-hentakan Rafa di miliknya,hingga nafas mereka terengah-engah dan jantung mereka berdetak dengan begitu cepat.
Mereka melakukannya dengan durasi yang sangat panjang hingga mereka merasa puas dan lemas.
Akhirnya mereka pun selesai dengan pertempuran hebat mereka.
Rafa merasa begitu bahagia karena dirinya bisa menikmati keindahan tubuh Shera,wanita yang di cintainya.
"Terimakasih sayang,i love you, cupppp," ucap Rafa pada Shera setelah mereka selesai dengan permainan mereka.
"I love you too,kak," balas Shera pada Rafa dengan memeluk tubuh Rafa hangat.
Shera berada dalam dekapan tubuh Rafa yang masih polos,shera merasakan kehangatan yang selama ini ia rindukan saat berada di dalam dekapan dada bidang Rafa yang kokoh dan harum,hal itu membuat Shera tertidur pulas dan nyaman di pelukan Rafa dengan selimut yang menyelimuti tubuh Shera dan Rafa.
__ADS_1
Sementara Rafa masih saja memandangi wajah cantik Shera yang berada di dalam dekapannya tersebut dengan perasaan sayang dan bahagia.
"Sheraaa... aku sangat mencintaimu sayang,aku sangat merindukanmu,aku juga sangat bahagia karena kita bisa bersama lagi sebagai suami istri yang seutuhnya,aku tidak akan membiark**an laki-laki manapun merebutmu dariku," batin Rafa ketika memandang wajah cantik Shera yang tertidur pulas di pelukannya.
Tak lama,rafa pun ikut tertidur pulas dengan pelukan hangatnya di tubuh Shera.
Malam ini adalah malam yang paling indah untuk Rafa dan Shera,dimana akhirnya cinta mereka bisa bersatu.
☆☆☆
"Cuppp... Cuppp... Cuppp... good morning sayang," sapa Rafa pada Shera dengan mencium bibir,pipi dan kening Shera yang masih tertidur nyenyak sambil mengelus-ngelus wajah Shera.
"Mmmmm.... aku masih ngantuk," ucap Shera pada Rafa dengan kedua matanya yang masih terpejam,shera pun menutup wajahnya dengan selimut karena tidak ingin Rafa mengganggu tidurnya.
Namun Rafa masih saja mengganggu Shera dengan keusilannya.
Rafa membuka selimut yang menutupi wajah cantik Shera,kemudian Rafa mencium bibir Shera kembali hingga membuat kesal.
"Cuppp... Cuppp... Cuppp " ciuaman Rafa di bibir Shera yang masih tertidur
"Jangan ganggu aku,aku masih ngantuk Kaaakkk," ucap Shera pada Rafa sambil menghapus-hapus bekas ciuman Rafa di bibirnya dengan masih melanjutkan tidurnya.
Hal itu membuat Rafa tertawa lucu melihatnya.
Rafa merasa mainannya kembali lagi,dirinya sangat suka membuat Shera kesal dengan keisengannya.
"Sayang... Ayok bangun,aku akan mengajak kamu sarapan pagi di luar,kalo kamu tidak mau bangun aku akan menggendongmu ke kamar mandi,lalu aku akan memandikanmu,gimana?" tanya Rafa pada Shera dengan mengancam.
"Jangan.. jangan... aku bisa mandi sendiri kok," ucap Shera pada Rafa sambil Shera terbangun dari tidurnya dengan membuka kedua matanya.
"Hahaha... kenapa kamu takut sih sayang di mandiin sama aku? apa kamu takut di apa-apa in sama aku?" tanya Rafa pada Shera sambil tertawa lucu ketika melihat Shera ketakutan saat mendengar ancaman Rafa terhadapnya.
"Iiikkkkhhh Kak Rafa ngomong apa sih? jelas saja aku takut,sekarang saja punyaku masih sakit dan perih Kak," ucap Shera pada Rafa dengan memanyunkan bibirnya.
"Hey... perih juga enak kan? makanya kalo tidak mau perih,kita harus sering-sering mainnya,yuk main lagi?" ajak Rafa pada Shera dengan wajah meledeknya.
"Iiikkkhhh Kak Rafaaa.. kenapa kamu menjadi buas seperti ini sih? bahkan tadi malam kita sudah sampai 3x permainan," ucap Shera pada Rafa heran.
"Sayang... kamu jangan remehkan kesaktianku,aku bisa melakukannya 10x dalam 1 malam hahaha," ucap Rafa pada Shera sambil tertawa senang,hal itu membuat Shera merasa takut jika benar Rafa bisa melakukannya 10x permainan dalam 1 malam.
"Bisa-bisa badan Shera remuk seperti di bulldozer kalo nyampe 10x dalam semalam," ucap Shera pada Rafa dengan wajah takutnya.
"Hahaha,kamu lucu sekali sih sayang,aku tidak akan setega itu menyiksamu dengan kenikmatan yang aku buat,kecuali kalo kamu yang menginginkannya," ucap Rafa pada Shera sambil tertawa keras pada Shera.
Rafa merasa Shera selalu membuatnya tertawa senang.
Mereka pun membersihkan diri mereka di dalam kamar mandi,namun Rafa si Tuan menyebalkan dan jahil tidak bisa mengendalikan dirinya ketika melihat tubuh indah Shera saat mereka berdua berada di dalam kamar mandi.
Mereka pun melakukannya di dalam kamar mandi dengan perasaan yang menggebu-gebu.
HAY..DUKUNG NOVEL AKU TERUS YA DENGAN CARA LIKE COMMENT VOTE TIP RAT AND FOLLOW.
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA YA KARENA VOTE AKU SAAT INI SEMAKIN MENURUN DAN BIKIN AKU KURANG SEMANGAT😔😔😔