
Keyla dan Juna sudah tiba di sebuah salon untuk merias wajahanya Keyla,karena Keyla tidak begitu bisa berdandan,sehari-hari Keyla jarang sekali memakai make up.
Juna pun menyukai wanita yang jarang memakai make up,menurut Juna akan terlihat lebih cantik jika seorang wanita tampil natural tanpa riasan di wajahnya.
Tapi kali ini Keyla harus berdandan karena akan menghadiri sebuah acara.
Keyla pun di bantu memakai gaun yang sudah Keyla pilih tadi di butik,gaun berwarna biru,warna kesukaan Keyla.
Keyla sudah selesai di dandani oleh pegawai salon dengan mamakai gaun yang sangat cantik.
Keyla duduk di ruang tunggu salon menunggu Juna yang sedang berganti pakaian juga di ruangan yang lainnya,karena setelah dari salon mereka akan langsung ke hotel untuk menghadiri acara ulang tahun rekan bisnisnya Juna.
Di sana akan ada banyak rekan-rekan bisnis juna,bahkan ada beberapa teman juna juga sewaktu juna masih kuliah.
Juna ke luar dari ruang ganti karena sudah selesai memakai pakaiannya.
Ketika Juna ke luar dari ruang ganti,mata juna mengarah pada sosok wanita yang sedang duduk menunggu dirinya.
Terlihat dari belakang saja Juna sudah dapat melihat kalo Keyla sangat cantik memakai gaun berwarna biru itu.
Juna berdiam diri cukup lama melihat Keyla dari belakang,ada perasaan yang sulit di artikan olehnya.
Tiba-tiba Keyla menengok ke arah belakang dan melihat Juna yang telah selesai berganti baju.
Juna langsung memalingkan pandangannya ke arah lain,berpura-pura tidak melihat ke arah Keyla.
"sial,kenapa anak kecil itu membuat jantungku berdetak tak menentu,bahkan dia selalu terlihat begitu mempesona," batin Juna.
"Mas Juna sudah selesai?" tanya Keyla pada Juna.
"Sudah,ayok berangkat," ajak juna pada Keyla datar.
Juna dan Keyla pun memasuki mobil menuju hotel rekannya Juna.
Juna menyetir mobil namun sesekali melirik ke arah Keyla yang ntah kenapa sudah membuatnya panas dingin dan dag dig dug,namun keyla tak melihatnya.
Juna dan Keyla sudah sampai di tempat tujuan.
Juna berhenti di depan pintu hotel lalu
Juna turun dari mobilnya lebih dulu dan membukakan pintu mobil Keyla seperti seorang putri dan pangeran.
Mereka masuk ke dalam sebuah gedung di dalam hotel mewah itu yang berada di lantai bawah.
Hotel bitang 5 milik rekan bisnis Juna kemewahannya tak dapat di ragukan lagi.
Juna memegang tangan Keyla dengan erat.
sementara Keyla hanya bisa diam dan kaget melihat Juna memegang tangannya.
Sesampainya di dalam gedung,juna menemui rekan bisnisnya yang sedang berulang tahun bernama Rey.
Pesta ulang tahunnya sangat mewah di hadiri oleh banyak rekan-rekan bisnis Rey termasuk Juna.
Dari kejauhan Rey yang melihat Juna berjalan ke arahnya langsung melambaikan tangannya pada Juna
"Hayyy bro !!!" Rey melambaikan tangan pada Juna.
Juna pun melambaikan tangan pada rey.
Rey dan rekan-rekannya yang sedang berbincang tiba-tiba saja terhenti karena melihat gadis cantik yang sedang bergandengan tangan dengan Juna.
__ADS_1
Hampir semua tamu undangan di pesta ulang tahun Rey terpesona melihat Kecantikan Keyla,apa lagi seorang Rey.
Sebagai lelaki normal Rey dan rekan-rekannya sangat terpesona dengan kecantikan Keyla.
Apa lagi Rey yang di kenal dengan play boy nya yang sangat senang berganti-ganti pasangan,sangat mudah menyukai wanita secantik Keyla.
"Gila si Juna,cewek mana yang dia bawa,bikin gue jadi penasaran aja," batin Rey.
Juna mengucapkan selamat ulang tahun pada Rey lalu merangkulnya
"Selamat ulang tahun bro," ucap Juna pada Rey lalu mereka saling merangkul
Lalu juna bersalaman dengan rekan-rekan bisnis yang lainnya yang berada di dekat Rey.
Rey terus saja memperhatikan Keyla dengan tatapan mata menyukai.
Juna pun dapat melihat bagaimana tatapan Rey pada Keyla seperti menyukai Keyla.
Juna yang sudah faham betul gelagat Rey langsung memperkanalkan Keyla pada Rey,supaya Rey tidak terus-menerus memperhatikan Keyla.
"Kenalin bro,ini Istri gue," ucap Juna pada Reyn
Keyla yang tangannya masih berada di genggaman Juna merasa kaget sekaligus bahagia mendengar Juna menyebutnya sebagai istri.
Rey yang juga mendengar ucapan Juna bahwa Keyla adalah istrinya terlihat sangat kaget.
Bagaimana bisa Juna sudah menikah dan memiliki istri yang masih belia dan sangat cantik seperti ini tanpa mengundangnya,pikir Rey.
"Hayyy,kenalin aku Rey rekan bisnisnya Juna," ucap Rey pada Keyla sambil menjulurkan tangannya pada Keyla
"Aku Keyla," ucap Keyla sambil bersalaman dengan Reyn
Rey memegang tangan Keyla cukup lama sambil menatap wajah Keyla yang membuatnya bisa gila.
Dengan cepat Keyla melepaskan tangannya dari tangan Rey.
"Waaaahhhh selamat bro atas pernikahannya," ucap Rey pada Juna
"Thank you bro," ucap Juna pada Rey.
"Kenapa gue ga di undang bro," tanya Rey pasa Juna.
"Sorry bro,pernikahannya terlalu cepat,gue gak ngundang banyak orang kemarin," jawab Juna pada Rey
Rekan-rekan Juna yang lain pun mengucapkan selamat pada Juna dan Keyla atas pernikahannya.
Tak lama kemudian datanglah seorang wanita yang tak lain adiknya Rey yang bernama Cika yang masih berusia 20 tahun menghampiri Juna dan Keyla.
"Hayyy...Kak Juna,apa kabar?" tanya Cika pada juna
"Hayyy Cika,kabar baik,kamu sendiri apa kabar?" tanya Juna pada Cika
"Aku baik kak,oya ini siapa ka?" tanya Cika pada Juna
"Ini Istri kakak," ucap Juna pada Cika
Keyla tersenyum mendengar ucapan Juna.
"Waaaahhh istri kakak sangat cantik sekali,beruntung sekali kak Juna punya istri secantik ini," puji Cika pada Keyla.
"Makasih Cika," ucap Juna pada Keyla sambil melirik ke arah Keyla yang juga Keyla pun melirik Juna
Rey pun mendengar Jelas adiknnya Cika memuji istrinya Juna yang tak lain adalah Keyla.
__ADS_1
Memang benar Jika Keyla itu sangat cantik,pikir Rey.
Kemudian Cika memperkenalkan diri pada Keyla lalu mengajak Keyla untuk bergabung bersama Cika dan teman-temannya di meja yang tak begitu jauh dari tempat Juna.
"Kak Juna,aku ajak Istrinya kakak ke mejaku boleh ya?" tanya Cika pada Juna
"Oh iya boleh,";ucap Juna pada Keyla.
Cika dan Keyla pun berjalan menuju meja Cika.
Juna melihat Keyla sampai Keyla duduk bersama Cika dan teman-teman cika.
Keyla pun menikmati hidangan bersama Cika dan teman-temannya yang telah di sediakan oleh Rey di acara ulang tahunnya tersebut.
Begitupun Juna yang tengah duduk bersama Rey dan rekan-rekannya yang lain sambil menikmati hidangan mereka.
Sesekali mereka minum,namun minumannya tidak memabukan.
Drrrrtttt.... drrrrtttt.... drrrrrtttt....
Handphone Juna berbunyi,panggilan dari Kevin asistennya.
Juna pun menjauh dari rekan-rekannya kemudian ke luar dari gedung untuk mengangkat telpon dari Kevin.
Sementara Rey yang melihat Juna ke luar dari gedung tanpa berpikir panjang malah memanfaatkan kesempatan itu untuk dapat berkencan dengan Keyla.
Rey menemui salah satu pelayan dan meminta pelayannya untuk menyuruh Keyla naik ke atas menuju kamar Hotel VVIP miliknya,lalu mengatas namakan Juna.
Agar Keyla mau menemuinya di kamar Hotel.
Sementara Rey sendiri menaiki lift yang berada di dalam gedung menuju kamar hotelnya dan menunggu kedatang Keyla di kamar hotelnya.
Pelayan pun menghampiri Keyla dan menyuruh Keyla menemui Juna di atas di kamar hotel VVIP.
Keyla yang tidak melihat Juna di tempat duduknya, percaya dengan pelayan itu dan langsung naik ke atas menggunakan Lift yang berada di dalam gedung tersebut.
Sesampainya di lantai atas Keyla mencari-cari kamar VVIP yang dimana Juna sudah menunggunya,pikir Keyla.
Setelah Keyla menemukan kamar VVIP itu,keyla mengetuknya,namun ketika pintu di buka Keyla begitu kaget melihat Rey yang membuka pintu kamar hotel tersebut.
Dengan sangat cepat Rey menarik tangan Keyla lalu mengunci pintu kamar Hotelnya dari dalam.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Keyla pada Rey dengan perasan takut sambil mencoba menjauh dari Rey.
"Aku hanya ingin memilikimu malam ini," ucap Rey tersenyum penuh nafsu melihat Keyla dari ujung kaki sampai ujung kepala
"Jangan sentuh aku,kalo tidak aku akan teriak," ucap Keyla gemetar ketika melihat Rey mencoba mendekatinya.
"Tenang sayang,di sini hanya ada kita berdua,tidak akan ada yang mendengar teriakanmu.
Aku gak akan nyakitin kamu kok,aku hanya ingin bersenang-senang saja dengan kamu," ucap Rey pada Keyla.
"Aku bener-bener gak nyangka kamu menjebakku disini,kamu itu rekan bisnis suamiku,kenapa kamu melakukan ini hahhhh..." teriak Keyla pada Rey karena merasa marah dengan Rey yang telah menjebaknya
"Hahahaha.... Aku tau Juna itu rekan bisnisku,tapi aku juga ingin menjadi Juna yang dapat merasakan Keindahan tubuhmu yang sempurna ini," ucap Rey pada Keyla sambil tertawa
Keyla yang mendengar ucapan Rey benar-benar merasa ketakutan dengan tubuh yang gemetar dan isak tangis.
Ketika Keyla berusaha ingin menghubungi juna,keyla baru sadar jika Keyla tidak memiliki nomor telpon Juna.
Rey lalu mengambil paksa handphone Keyla dan melemparkannya ke sembarang tempat.
Keyla berteriak melihat Rey melempar handphone miliknya.
Dalam hatinya terus memanggil-manggil nama Juna.
__ADS_1
Sambil menangis Keyla memohon pada Rey agar Rey melepaskannya.