
Mama Anggita ke luar dari kamar Keyla untuk menemui menantunya Juna.
Arjuna yang duduk di sofa ruang tamu sangat kaget melihat mama Anggita berada di villa.
"Mama Anggita,kapan mama Anggita datang ke villa ini? Mama Anggita pasti sudah tahu tentang masalahku dan keyla,jangan-jangan mama Anggita datang ke sini untuk menjemput Keyla dan membawa Keyla pergi ke London," batin juna berkecamuk memikirkan nasibnya nanti jika Keyla benar-benar ikut ke London dengan mama Anggita.
"Mama,kapan mama datang ke sini?" tanya Juna pada mama Anggita sambil mencium tangan mama Anggita dengan perasaan tidak karuan.
"Mama baru saja sampai disini," sahut mama Anggita pada Juna menampakkan wajah tidak sukanya pada Juna,berpura-pura tidak suka untuk melihat reaksi Juna.
"Mah,kenapa tidak mengabari Juna?" tanya Juna pada mama Anggita gugup.
"Mama dadakan pulang ke indonesia karena mama mendengar kalian sedang ada masalah," ucap mama Anggita pada Juna.
"Dugaanku ternyata benar,mama ke sini karena sudah tahu masalah aku dan Keyla," batin Juna.
"Mah,juna minta maaf sama mama karena juna sudah membuat Keyla kecewa,sebenarnya ini hanya kesalah fahaman saja mah," ucap Juna pada mama Anggita.
"Juna... Mama menikahkan kamu dengan anak mama agar anak mama Keyla memiliki suami yang melindunginya,bukan malah memiliki suami yang menyakitinya," ucap mama Anggita tegas pada Juna.
Juna terdiam ketika mama Anggita memarahinya.
Juna sudah menyadari setiap kesalahannya dan berharap Keyla memberikannya kesempatan untuk memperbaiki semuanya.
Sementara Keyla di dalam kamar dapat mendengar dengan jelas suara mama Anggita memarahi Juna suaminya,keyla tertawa lucu mendengar mama Anggita memarahi suaminya.
Sebenarnya Keyla kasian pada Juna tapi keyla juga ingin melihat sebesar apa perasaan Juna pada Keyla.
"Gimana raut wajah mas Juna ya pas denger omelan mama,jadi penasaran pengen ngeliat wajah memelas mas Juna," batin Keyla sambil tertawa kecil hihihi menutup mulutnya.
Keyla masih menguping pembicaraan mama Anggita dengan Juna suaminya.
Keyla penasaran dengan reaksi Juna kalo tahu Keyla akan pergi ke London.
"Juna....Kamu itu kan sudah lebih dewasa dari Keyla,harusnya kamu bisa menjaga hati Keyla,kamu harusnya menyayangi Keyla tanpa merasa malu menunjukannya pada orang lain," ucap mama Anggita dengan suaranya yang semakin meninggi,membuat Juna menundukan kepalanya.
Sebenarnya mama Anggita tidak tega melihat Juna terdiam,juna pasti sudah menyadari semuanya.
Dan Juna sudah pasti berusaha keras agar Keyla memaafkannya.
__ADS_1
Namun mama Anggita malah dengan sengaja memancing reaksi Juna.
"Mah.... juna akan buktikan sama mama dan papa Aditya,kalo Juna bersungguh-sungguh mencintai Keyla dan akan berusaha menjaga Keyla sekuat dan segenap hati Juna,juna akan korbankan semuanya untuk Keyla mah," ucap Juna dengan suara memelasnya pada mama Anggita.
"Juna,sepertinya Keyla tidak ingin lagi bersama kamu,keyla akan ikut ke London bersama mama," ucap mama Anggita pada Juna tegas.
JJJJEEEEDDDDAAAAAARRRRRRR......
Bagaikan petir di siang bolong,ucapan mama Anggita membuat tubuh juna lemas seketika seperti tidak memiliki tulang,juna begitu kaget mendengar Keyla tidak ingin bersamanya lagi dan memilih untuk pergi ke London dengan mama Anggita .
Tanpa sadar Juna langsung meneteskan air matanya,tanpa rasa malu air mata Juna menetes mengisyaratkan isi hatinya kini tengah berkecamuk.
Juna tertunduk lesu menundukan kepalanya.
Hal yang di pikirkannya selama ini tentang takut Keyla meninggalkannya ternyata menjadi kenyataan.
Juna bingung dengan cara apa lagi agar Keyla kembali ke dalam pelukannya.
Juna berusaha tegar di hadapan mama Anggita,juna menghapus air matanya,agar mama Anggita tidak melihatnya menangis.
Walaupun mama Anggita sebenarnya sudah melihat Juna meneteskan air mata ketika mendengar ucapan mama Anggita.
Mama Anggita merasa kasihan melihat Juna meneteskan air mata.
"Mah... juna mohon sama mama,jangan bawa Keyla pergi mah,juna sangat mencintai Keyla mah,juna ingin berada di samping Keyla saat keyla melahirkan anak kami.
Juna ingin mengurus anak Juna bersama Keyla mah," ucap Juna pada mama Anggita dengan raut wajahnya yang hampir putus asa karena mama Anggita ingin membawa Keyla ke London.
Mama Anggita begitu sedih mendengar ucapan Juna yang sepertinya begitu tulus ingin menjaga Keyla.
Apa lagi Juna akan memiliki anak,stiap orang tua tidak ingin di pisahkan secara paksa dengan anaknya.
Juna pasti ingin melihat tumbuh kembang anaknya,bercanda bersama anak dan istrinya.
Semua itu adalah impian Juna.
"Juna,kamu tidak boleh egois seperti ini pada Keyla,keyla sudah tidak ingin bersama kamu lagi,mama akan merawat anak kamu nanti dengan baik,kamu tidak perlu mengkhawatirkan anak kamu lagi,begitupun Keyla,keyla masih sangat muda,dia bisa kuliah di London dan mungkin mempunyai pasangan lagi di London," ucap mama Anggita pada Juna dengan teganya membuat Juna semakin tak berdaya.
Juna langsung beranjak dari tempat duduknya dan bersimpuh di kaki mama Anggita memohon agar mama Anggita tidak membawa Keyla pergi.
__ADS_1
"Maaaahhhhh..... Juna tidak bisa hidup tanpa Keyla,juna mohon jangan bawa Keyla pergi mah,juna sayang sama Keyla mah,juna mohon maafkan semua kesalahan Juna mah," ucap Juna pada mama Anggita bersimpuh di kaki mama Anggita.
Mama Anggita kaget melihat Juna sampai bersimpuh di kakinya.
Mama Anggita menahan air matanya agar tidak menetes ketika melihat Juna bersimpuh di kakinya.
Mama Anggita dapat melihat bahwa Juna begitu mencintai Keyla.
Arjuna seperti tidak memiliki tenaga lagi,hatinya begitu hancur mendengar mama Anggita berkata bahwa Shella akan mempunyai pasangan lagi di London.
Rasa sayangnya pada Keyla begitu besar,apa lagi Juna kemarin begitu bahagia mendengar kehamilan Keyla.
Juna merasa hidupnya begitu sempurna.
Namun karena sebuah kesalahan yang kecil,berdampak sangat fatal untuk hidupnya.
"Arjuna,kamu tidak perlu bersimpuh seperti ini sama mama,ayok bangun," ucap mama Anggita pada Juna sambil membangunkan Juna yang bersimpuh di kakinya.
"Mah.... Juna bisa mati kalo Keyla ninggalin Juna,juna sayang sama Keyla mah," juna menangis sesegukan memohon pada mama Anggita agar mama Anggita tidak membawa Keyla pergi,perasaannya begitu takut jika Keyla meninggalkannya.
"Juna,kamu jangan egois seperti ini,kamu tidak bisa memaksa Keyla untuk tetap bersama kamu,mama harap kamu bisa mengerti itu," ucap mama Anggita pada Juna.
Di dalam kamar Keyla yang mendengar ucapan Juna langsung meneteskan air matanya.
Keyla tidak tega mendengar Juna sampai bersimpuh di kaki mama Anggita.
Keyla dapat merasakan bahwa Juna begitu mencintai dirinya.
"Mah... Juna mengerti dengan keinginan Keyla,juna akan mencoba menerimanya,tapi juna mohon izinkan Juna bertemu dengan Keyla mah untuk terakhir kalinya,"ucap Juna pada mama Anggita dengan raut wajahnya yang terlihat kacau dan putus asa.
"Baiklah,mama akan panggil Keyla dulu," ucap mama Anggita pada Juna.
Mama Anggita pun masuk ke dalam kamar Keyla dan melihat keyla sudah berlinang air mata.
Mama Anggita sudah mengerti mungkin Keyla menangis karena mendengar ucapan Juna yang memohon kepada mama Anggita.
JADI SEDIH DEH AUTHORðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
JANGAN LUPA DUKUNG AKU YA
__ADS_1
DENGAN CARA LIKE COMMENT AND VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA SUPAYA AKU MAKIN SEMANGAT NULIS NOVELNYA
TERIMAKASIH KAKAK-KAKAK CANTIK YANG SUDAH BACA NOVEL AKU🥰🥰🥰