MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
BAHAGIA ITU SEDERHANA


__ADS_3

Siang harinya,juna,keyla,kevin dan Stevy akan menikmati makan siang mereka di saung yang berada di halaman Villa milik Juna.


Ibu Lilis dengan di bantu oleh Keyla sedang menyiapkan makanan ala makanan sunda untuk mereka semua makan siang.


Keyla membantu ibu Lilis untuk membuat sambal terasi yang enak di saung tersebut.


Juna suami Keyla terlihat senang memandang wajah keyla yang tengah mengulek sambal terasi dengan perasaan gemasnya.


Juna tak henti-hentinya menjahili Keyla yang tengah fokus membuat sambal terasi.


Juna mencubit hidung Keyla dan menggelitiki Keyla,membuat Keyla tetawa geli di buatnya.


Pak Asep dan ibu Lilis yang juga berada di saung,tersenyum bahagia melihat keceriaan Keyla dan Juna.


Ibu Lilis memuji kepiawaian Keyla dalam mengulek sambal terasi,ibu Lilis tidak menyangka jika Keyla bisa membuat sambal terasi dengan menggunakan ulekan sambal dan memasak makanan sunda dengan sangat enak.


Sementara Kevin dan stevy tengah sibuk dengan handphonenya masing-masing.


Mereka terlihat tidak mesra padahal mereka pasangan pengantin baru.


Kevin sesekali melihat ke arah Juna dan Keyla yang tengah bercanda dan tertawa riang.


Kevin benar-benar kagum pada Keyla yang selalu membuat semua orang bahagia dengan apa yang di lakukannya.


Sementara Stevy,tidak bisa membuat Kevin bahagia,yang ada Stevy selalu membuat kevin malu dengan sikapnya.


Kevin masih berpikiran baik pada Stevy,mungkin Stevy masih butuh waktu untuk menyesuaikan dirinya dengan Kevin dan dengan orang-orang yang berada di sekeliling Kevin.


Namun tetap saja ada rasa kekecewaan di hati Kevin melihat tingkah laku Stevy yang seperti itu.


Sementara itu Juna terus saja tersenyum gemas melihat istrinya yang sedang mengulek sambal dan sedang mencicipi sambal terasi tersebut,sampai-sampai Juna pun ingin mencicipinya juga.


"Waaaahhhh,sambalnya pasti enak ya sayang?" tanya Juna pada Keyla," Juna ingin mencoba mencicipi sambal terasi buatan Keyla.


"Cobain saja sama mas Juna,tapi harus jujur ya,sambalnya enak atau tidak," ucap Keyla pada Juna sambil menyodorkan jari telunjuknya pada Juna yang sudah di olesi sambal,agar Juna mencicipi sambal terasinya mengunakan jari telunjuknya.


Juna pun mencicipi sambal terasi yang berada di di jari telunjuk Keyla tersebut dengan perasaan senangnya.


"Mmmmmm... mantaaappp banget sayang sambal terasinya," ucap Juna pada Keyla memuji sambal buatan istrinya.

__ADS_1


"Akh yang benar?" tanya Keyla pada Juna seperti tidak percaya.


"Benar sayang,sambelnya enak banget,jadi pengen cepat-cepat makan deh,udah ngiler banget mas sama sambelnya," ucap Juna pada Keyla sambil memegang perutnya yang sudah lapar.


"Bukannya Mas Juna enggak suka sambal terasi ya?" tanya Keyla pada Juna.


"Sekarang mas akan suka sama sambal terasi sayang,apa lagi sambal terasi bikinan kamu,pokoknya apapun yang kamu buat dan kamu masak,mas akan menyukainya," ucap Juna pada Keyla mencoba menyenangkan hati Keyla


"Masa siiihhh mas,pasti ngomong gini karena terpaksa ya biar Key senang," ucap Keyla pada Juna sambil tersenyum kecut


"Enggak sayang,mas serius,mas suka sama sambal terasi bikinan kamu,masakan kamu akan selalu enak di lidah mas," ucap Juna pada Keyla sambil mengelus-ngelus rambut Keyla.


Pak Asep dan bu Lilis tersenyum senang melihat kemesraan Juna dan Keyla.


Pak Asep dan bu Lilis dapat melihat kasih sayang yang diberikan oleh Juna kepada Keyla begitu besar.


Sebenarnya hal itu sangat wajar jika suami menyayangi istrinya dengan begitu tulus,apa lagi Keyla memang wanita idaman para suami.


Bukan hanya paras Keyla yang cantik,melainkan hatinya pun juga sangat cantik.


Stevy menatap Keyla dengan perasaan tidak sukanya.


Stevy melirik-lirik ke arah Juna,mencuri-curi pandang agar Juna memperhatikannya,namun semuanya sia-sia karena Juna tak sedikit pun menoleh pada Stevy.


"Ayuk kita makan,semua makanannya sudah siap di makan," ucap Keyla pada Juna,kevin dan Stevy.


Stevy akhirnya mau ikut makan,karena perutnya begitu tetasa lapar karena sedari pagi Stevy belum makan nasi.


Salahnya Stevy sendiri sebenarnya,karena dia sendiri yang tidak mau makan nasi pecel tadi pagi,sehingga dia sekarang merasa kelaparan.


"Kenapa makanannya seperti ini terus sih,mereka kan orang-orang kaya,kenapa makanan mereka seperti makananku waktu di kampung,aku pikir mereka tidak suka dengan makanan seperti ini,aku kan ingin makan-makanan yang mewah,batin Stevy menggerutu."


Kevin dapat melihat dari raut wajah istrinya tersebut terlihat bahwa Stevy tidak menyukai makanan nya,namun Kevin ingin Stevy bisa mensyukuri setiap apapun yang ada.


Kevin ingin Stevy belajar dari Keyla yang sederhana dan selalu bersyukur dengan apapun yang ada saat ini.


Padahal usia Keyla jauh lebih muda dari pada usia Stevy,namun pemikiran Keyla jauh lebih dewasa dari pada pemikiran Stevy.


Bahkan prilaku Keyla benar-benar begitu mengagumkan sebagai seorang istri dari orang kaya seperti Arjuna Bagaskara,keyla jauh dari kata sombong.

__ADS_1


Keyla mampu memberikan kebahagiaan pada suaminya Juna dengan cara apapun yang ia bisa.


Keyla juga mampu memberikan kebahagiaan pada orang-orang sekitar dan membuat mereka tersenyum bahagia.


Sementara Stevy yang baru menikah beberapa hari dengan Kevin,sudah terlihat jelas tabiatnya seperti apa.


Kevin harus benar-benar membimbing Stevy,agar Stevy tidak beprilaku seenaknya dan tidak bersikap sombong pada orang lain.


Akhirnya makan siang pun di mulai,mereka semua menikmati makan siang bersama dengan begitu lahapnya karena masakan bu Lilis dan sambal terasi buatan Keyla begitu nikmat membuat Juna dan Kevin sampai menambah nasi berkali-kali.


Sekarang Juna sudah mulai ketularan dengan Keyla yang suka makan sambal terasi dan ikan asin.


Keyla sewaktu dulu hamil begitu suka dengan sambal terasi dan ikan asin dan sampai sekarang pun Keyla masih menyukainya,membuat Juna ikut terbawa dengan Keyla.


"Mas Juna,bapak tidak menyangka jika mas Juna suka sambal terasi dan ikan asin juga," ucap pak Asep pada Juna.


"Iya pak Asep,saya sekarang suka dengan sambal terasi dan ikan asin karena istri saya yang mengajarkannya,awalnya saya tidak suka,tapi sekarang saya malah menyukainya hahaha" ucap Juna pada pak Asep sambil tertawa.


Keyla tersenyum senang melihat Juna makan dengan begitu lahapnya,memakan sambal terasi yang di buat olehnya.


"Hebat sekali istrinya mas Juna,bisa membuat mas Juna menyukai makanan sederhana namun nikmatnya luar biasa hahaha," ucap pak Asep pada Juna sambil tertawa.


"Iya pak,istri saya memang hebat,saya begitu mengagumi istri saya,ucap Juna pada pak Asep,merasa bangga memiliki istri seperti Keyla.


Begitu sering Juna memuji Keyla di hadapan orang lain termasuk di hadapan Stevy.


Juna ingin siapapun atau wanita manapun tahu kehebatan Keyla yang membuat Juna semakin mencintai istrinya tersebut,keyla beda dari yang lain dan mampu membuat Juna kagum bahagia di buatnya.


Setelah mereka selesai makan siang,juna mengajak pak Asep untuk menangkap ikan di kolam ikan yang berada di belakang villa.


Juna ingin nanti malam makan malam dengan ikan bakar.


Kemudian Juna,pak Asep dan kevin pun pergi ke halaman belakang villa untuk menangkap beberapa ikan yang akan mereka makan nanti malam.


Kehidupan Juna dan keyla di villa memang sangat sederhana namun sangat membahagiakan bagi Juna dan keyla.


TERIMAKASIH BAGI KAKAK-KAKAK YANG SELALU SETIA BACA NOVEL AKU🥰🥰🥰


JANGAN LUPA LIKE COMMENT VOTE AND FOLLOW YA SUPAYA AKU MAKIN SEMANGAT NULISNYA🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2