MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
AKTIVITAS BARU


__ADS_3

Hari ini Rafa dan Shera akan pulang ke Indonesia setelah selesai berbulan madu di London.


"Sayang,apakah kamu senang?" tanya Rafa pada Shera ketika mereka berada di dalam pesawat first class.


" Tentu saja aku senang,karena aku bisa menikmati keindahan kota London bersama suamiku tersayang," jawab Shera pada Rafa sambil memeluk Rafa erat.


"Haaduuuhh meleleh aku kalo denger kata sayang dari kamu,pengen cepet-cepet nyampe apartemen rasanya," ucap Rafa pada Shera sambil memandang wajah Shera yang gemas dan cantik.


"Memangnya kalo sudah di apartemen kita mau ngapain?" tanya Shera pada Rafa dengan berpura-pura polos.


"Masa gak tau sih sayang? sepertinya kamu perlu aku ajarin biar kamu tidak polos seperti ini haha," ucap Rafa pada Shera sambil tertawa.


"Iiiihhhkkkhh Kak Rafa nyebelin deh,shera sudah pintar tidak perlu di ajarin lagi," ucap Shera pada Rafa sambil mencubit hidung mancung Rafa.


"Hahaha,iya iya sayang,aku sudah tahu itu,aku tahu istriku itu benar-benar tidak polos lagi seperti dulu," ucap Rafa pada Shera sambil tertawa keras.


"Kak Rafa tertawanya jangan keras-keras dong,kan malu sama orang," ucap Shera pada Rafa dengan mengerenyitkan wajahnya.


"Iya iya sayang,maaf maaf .. habisnya kamu lucu sih," ucap Rafa pada Shera sambil tersenyum lucu melihat Shera.


☆☆☆


Apartemen Rafa dan Shera.


Rafa dan Shera sudah sampai di apartemen mewah milik Rafa.


Tidak ada bi Tari di apartemen Rafa dan shera,karena bi Tari sudah pulang ke rumahnya.


Rafa masuk ke dalam apartemennya mewahnya dengan rasa kerinduannya yang besar ketika memandang setiap sudut apartemen mewahnya itu,rafa sudah hampir 2 bulan tidak pulang ke Indonesia sejak dirinya mengalami koma.


Hal itu membuatnya begitu merindukan apartemennya tempat ia dan Shera tinggal.


Shera dapat melihat wajah haru Rafa saat Rafa memandang setiap sudut apartemen merahnya tersebut.


"Kak Rafa pasti sangat merindukan apartemen ini,aku benar-benar merasa sangat bersyukur karena aku dan Kak Rafa bisa tinggal lagi di apartemen ini," batin Shera dengan rasa harunya.


"Kak,ayuk kita masuk ke kamar,shera sudah ngantuk ingin segera istirahat," ajak Shera pada Rafa.


"Iya sayang,ayuk kita istirahat," ajak Rafa pada Shera.


Rafa dan Shera pun beristirahat di dalam kamar mereka dengan rasa bahagianya karena mereka bisa kembali ke apartemen mereka lagi.


☆☆☆


1 minggu kemudian...

__ADS_1


Rafa sudah mulai masuk kantor,begitupun dengan Shera.


Sekarang Shera mulai bekerja di Showroom milik kedua orang tua Shera yang sudah di berikan kepada Shera.


"Sayang,kamu cantik sekali kalo memakai pakaian kantor seperti ini,tapi ada 1 yang bikin mata aku gak nyaman,yaitu rok yang kamu pakai sayang,rok nya jangan terlalu pendek dong sayang,ganti dengan yang lebih panjang saja ya," pinta Rafa pada Shera yang terlihat sangat cantik dengan memakai rok di atas lutut serta memakai blazer formal berwarna hitam,namun Rafa tidak ingin Shera memakai rok yang pendek,karena itu akan memperlihatkan lekuk tubuh indah Shera.


"Memangnya ini kependekan ya Kak? Aku tetap pakai ini saja ya,aku kan tidak bertemu customer,aku hanya di dalam kantor saja Kak," ucap Shera Rafa.


"Tapi tetap saja para pegawai kamu akan memandang kamu sayang,di sana kan ada beberapa pegawai laki-laki juga," ucap Rafa pada Shera dengan protektifnya.


"Baiklah Tuan," sahut Shera pada Rafa dengan wajah malesnya,karena Shera harus mengganti roknya dengan yang lebih panjang.


Setelah Shera selesai mengganti rok nya,rafa memandang Shera dengan senyuman senangnya.


"Nah,kalo kaya gini kan makin cantik di lihatnya sayang,rok yang pendek tadi nanti di pakainya kalo pas kita lagu berdua saja ya," ucap Rafa pada Shera dengan senyuman menggodanya


"Iikkkhh maunya Kak Rafa kalo kaya gitu,rok yang Shera pakai lebih bagus dari yang ini Kak,aku sangat suka memakai rok yang tadi," ucap Shera pada Rafa sambil cemberut.


"Jangan di pakai ke Showroom rok yang tadi,itu terlalu seksi sayang,aku lebih suka kamu memakai rok selutut seperti ini,rok yang tadi sangat pendek sekali,nanti kamu malah jadi pusat perhatian anak-anak buah kamu lagi," ucap Rafa pada Shera.


"Baiklah,ya sudah ayuk kita berangkat sekarang," ajak Shera pada Rafa.


"Siaaap Tuan puteri," sahut Rafa pada Shera dengan perasaa senangnya karena Shera mau mengganti rok nya.


Rafa pun mengantarkan Shera ke Showroom milik kedua orang tua Shera untuk bekerja.


"Kak,aku masuk dulu ya," ucap Shera pada Rafa.


"Iya sayang,oh ya Sayang,nanti siang aku akan ajak kamu makan siang,kamu jangan kemana-mana ya," pinta Rafa pada Shera ketika Shera akan turun dari mobilnya


"Oke Bosss,selamat bekerja,cuuuupppp," shera memberikan semangat pada Rafa berupa ciuman di pipi Rafa.


Mendapat ciuman dari Shera membuat Rafa malah membalas ciuman Shera berkali-kali.


"Cuuupppp cuuuppp cuuuppp.." Rafa pun memberikan banyak ciuman di wajah Shera dan bibir Shera sebelum Shera turun dari mobil Rafa.


"Sudah dong ciumnya,make up ku jadi luntur nih," ucap Shera pada Rafa.


"Make up kamu tidak mungkin luntur sayang,karena kamu memakai make up yang mahal,jadi kamu jangan bohongi aku," ucap Rafa pada Shera dengan senyuman menyeringai.


Rafa pun mencium bibir Shera dengan lembut.


"Duuuhhh,udah dong Kak,kalo mau ciuman kaya gini di aparteman saja," ucap Shera kesal pada Rafa yang terus saja menciumnya.


"Oke oke sayang,maaf ya,aku hanya terpesona dengan penampilan kamu yang begitu cantik," puji Rafa pada Shera dengan gemasnya.

__ADS_1


"Ya ya ya,aku tahu itu,aku memang cantik,makanya kamu cinta banget sama aku,iya kan?" ucap Shera kesal pada Rafa.


"Duuhhh,gitu saja marah,aku kan cuma pengen cium istriku yang cantik sayang,ya sudah ya,selamat bekerja ya sayang," ucap Rafa pada Shera.


"Selamat bekerja juga sayangku yang tampan," sahut Shera pada Rafa.


Shera pun ke luar dari dalam mobilnya,lalu masuk ke dalam Showroomnya.


Begitupun dengan Rafa yang langsung melajukan mobilnya menuju kantornya.


PUKUL 12.OO SIANG DI SHOWROOM SHERA.


"Permisi,apa benar ini Showroom milik Nona Shera Maheswari?" tanya seorang laki-laki tampan dan kaya pada salah satu sales mobil di showroom Shera yang bernama Lia.


"Iya benar,bapak siapa nya ibu Shera ya? apakah ada yang bisa saya bantu?" tanya Lia sales di Showroom mobil Shera pada laki-laki yang mengaku sebagai teman Shera.


"Saya temannya Nona Shera,apakah saya bisa bertemu dengan Nona Shera? saya ingin membeli 5 unit mobil mewah," ucap laki-laki itu pada Lia pegawainya Shera.


"Oh tentu saja bisa,mohon bapak tunggu sebentar ya,saya akan ke atas dulu untuk memanggil ibu Shera," ucap Lia dengan ramah nya.


Lia salah satu sales mobil di showroom Shera pun naik ke lantai atas menuju ruang kerja Shera.


Tok... Tok... Tok...


Lia mengetuk pintu ruang kerja Shera.


"Masuk lah mbak Lia" titah Shera yang sedang bekerja di meja kerjanya pada Lia.


Shera bisa melihat dari luar pintu kaca kerjanya jika Lia lah yang mengetuk pintu ruang kerjanya.


"Permisi bu,ada seorang customer laki-laki,katanya dia teman ibu Shera,dia ingin mencari 5 unit mobil mewah," ucap Lia pada Shera.


"Apaaa? 5 mobil? dia bilang dia teman saya? siapa namanya?" tanya Shera pada Lia dengan kagetnya,karena Shera tidak tahu siapa temannya yang datang ke Showroom miliknya itu.


"Maaf bu saya lupa bertanya namanya hehe,tapi orangnnya sangat tampan sekali bu dan masih muda,saya saja naksir bu hihihi," ucap Lia pada Shera sambil tertawa kecil.


"Yeeee... itu sih maunya kamu,ya sudah,nanti saya akan turun ke bawah,kamu siapkan saja minumanan dan kue-kue untuk menjamu customer kita," titah Shera pada Lia.


"Siap bu,nanti saya dapet tips kan bu hihihi," ledek Lia pada Shera sambil tetawa lucu.


"Hmmmm... tergantung," sahut Shera pada Lia.


"Yaaahhh,ko tergantung sih bu,dapet dong bu,kan beli 5 unit mobil bu haha," rayu Lia pada Shera sambil tertawa lucu.


"Iya iya,ya sudah sana siapkan saja minuman dan makanan kecil,nanti saya akan turun ke bawah," titah Shera pada Lia.

__ADS_1


Kemudian Lia pun langsung turun ke lantai bawah untuk menjamu customer Shera.


__ADS_2