
Sore harinya,mama Keyla naik ke atas ke kamar Keyla untuk memberitahu Keyla bahwa ia akan kembali ke London.
Pintu kamar Keyla terbuka,sehingga mama Keyla langsung masuk ke kamar anaknya.
Mama Keyla melihat Keyla tengah tertidur pulas di kasurnya,begitupun menantunya Juna tengah tertidur pula di sofa kamar Keyla.
Baru kali ini mama Keyla benar-benar begitu merasa berat meninggalkan anaknya dan merasa tak tega pada anakknya yang merasa sedih di tinggal bi Onah.
terlebih Keyla harus bisa menyesuaikan diri ketika nanti tinggal bersama Juna,pikir mama Keyla.
"Key sayang,ayuk bangun sayang," ucap mama Keyla membangunkan anaknya sambil mengelus-ngelus pundak Keyla.
Keyla yang masih setengah sadar pun membuka matanya yang terasa berat dan bengkak karena habis menangisi bi Onah.
"Mama..." ucap keyla pada mama nya dengan suara yang masih serak.
"Bangun sayang," mama Keyla masih ngelus-ngelus Keyla.
Keyla lanngsung bangun dari tidurnya dengan badannya yang masih lemas lalu Keyla langsung melihat ke arah sofa,dia melihat Juna yang tengah tertidur pulas.
"Sejak kapan dia di kamarku," batin Keyla.
"Mah,mas Juna sejak kapan di kamar Keyla?" tanya Keyla pada mamanya.
"Sejak kamu tadi lari ke kamar,mas juna mama suruh ke kamar kamu juga," jawab mama Keyla pada Keyla.
"Berati udah dari tadi dong mas Juna disini,batin Keyla"
"Sayang,ini sudah jam 3 sore,jam 4 mama udah harus berangkat k bandara," ucap mama Keyla pada Keyla.
Keyla kembali sedih mendengar mama nya akan kembali ke London.
"Mama.....Huuuuaaaaaaaa..... hiks hiks hiks..." rengek Keyla pada mamanya.
Keyla kembali menangis,mengagetkan Juna yang tengah tertidur.
"heeeuuuhhhh heuuuuhhhh," juna kaget mendengar suara Keyla menangis.
"Anak itu kenapa menangis lagi,batin Juna"
"Key,kamu mengagetkan mas Juna," ucap mama Keyla pada Keyla.
"Maaf ya nak Juna,keyla malah mengagetkan Nak Juna," ucap mama Keyla pada Juna.
"Gak apa-apa mah," ucap Juna sambil Juna melihat jam di tangannya.
"Sudah jam 3," batin Juna.
"Mama jangan pergi sekarang dong mah," rengek Keyla sambil menangis dan menggoyang-goyangkan tangan mamanya.
"Sayang,jangan sedih dong,mama jadi sedih ninggalin kamu nya," pinta mama Keyla pada anaknya.
"Kenapa aku gak berpikir dari kemarin-kemarin ya kalo aku akan sesedih ini di tinggal sama bi Onah dan mama," batin Keyla.
__ADS_1
"Nanti kan kamu bisa ke London sama mas Juna kalo mas Juna lagi ada waktu buat liburan,iya kan Nak Juna," ucap mama Keyla berusaha menenangkan anaknya.
"Iya mah,nanti kalo Juna libur Juna akan ke London," ucap Juna pada mama Keyla.
Keyla masih terisak-isak mengeluarkan air matanya,karena merasa hari ini hari yang paling menyedihkan buat Keyla.
"Key,sekarang kamu Kemasin barang-barang yang mau kamu bawa ke rumah mas Juna ya," pinta mama Keyla pada anaknya
Keyla hanya mengangguk pelan dengan masih memegang tangan mama nya.
"Aku gak boleh sedih,ini udah keputusan aku untuk kuliah di jakarta," batin Keyla.
"Mama tunggu kamu di bawah ya sayang," ucap mama keyla sambil mencium kening anaknya lalu turun ke lantai bawah.
"Kamu gak usah bawa pakaian banyak,mama aku udah nyiapin banyak pakaian buat kamu dirumahku," ucap Juna pada Keyla.
Keyla hanya diam tak berbicara sambil melihat-lihat kamarnya yang penuh kenangan.
"Kamarku... aku akan sangat merindukanmu,batin Keyla"
Teringat jelas saat-saat ia dan sahabat-sahabatnya tertawa riang di kamar ini,belajar bersama,bahkan kadang sahabat-sahabatnya menginap di kamarnya.
Keyla hanya membawa sedikit pakaiannya dan buku-buku serta surat-surat yang akan Keyla perlukan untuknya masuk Kuliah.
Keyla dan Juna pun turun ke bawah untuk mengantar mama dan papa nya ke bandara.
Setibanya di bandara,ketegaran Keyla pun kembali runtuh.
Keyla langsung memeluk mama dan papanya.
"Sayang,jaga diri baik-baik ya dan jadilah istri yang patuh pada suami," ucap mama Keyla pada anaknya.
Keyla hanya mengangguk sambil memeluk erat mama dan papa nya.
"Nak Juna,papa titip Keyla ya nak,jaga Keyla sepenuh hati nak Juna," pinta papa Keyla pada menantunya Juna.
"Iya pah,papa jangan kahwatir,juna akan jaga anak papa," juna meyakinkan papa Keyla sambil memeluknya,kemudian juna juga memeluk mama Keyla.
"Key,mama masuk dulu ya sayang,pesawatnya akan segera terbang," ucap mama Keyla pada anaknya.
"iya mah," keyla menatap sendu pada mama dan papa nya.
Melihat mama dan papa nya memasuki bandara,tangis Keyla kembali pecah.
"Mama.....papa.... huuuuaaaaaa.... huuuuaaaaaa...
hiks hiks hiks..."
Ntah kenapa Keyla begitu sedih,padahal waktu bi Onah masih ada,keyla sudah terbiasa di tinggal pergi oleh mama dan papa nya.
Mungkin karena tidak ada bi Onah,sehingga Keyla merasa sendiri dan mungkin juga karena Keyla akan tinggal bersama Juna suaminya yang angkuh.
Juna yang melihat Keyla menangis pilu dengan sepontan memeluk Keyla ke dalam dekapannya sambil mengusap-ngusap rambut Keyla.
__ADS_1
"Sudah sudah,tenang tenang," juna menenangkan Keyla yang berada di dalam pelukannya.
"Mamaaaa....papaaa...." Keyla terisak sampai membasahi baju yang di pakai Juna dengan air matanya yang mengalir deras
Juna masih memeluk Keyla sampai Keyla benar-benar merasa tenang.
Orang-orang yang melihatnya menduga Juna adalah om nya atau pacarnya.
Padahal Juna dan Keyla adalah sepasang suami istri.
Juna dan Keyla pun sudah masuk ke dalam mobil Juna,mereka akan kembali ke hotel untuk mengambil pakaian mereka yang masih berada di kamar hotel.
Di dalam mobil Juna menyetir sambil sesekali melirik ke arah Keyla yang sudah terlihat lebih tenang.
Sementara Keyla hanya diam melihat ke arah jendela mobil sambil memikirkan kehidupannya nanti bersama Juna.
Drrrrrttttt drrrrrrrttttt drrrrrrrrtttttt....
Handphone Juna berbunyi,panggilan dari mamanya.
"Hallo mah," juna mengangkat telponya.
"Hallo sayang,kamu sudah mengantarakan mertuamu," tanya mama Dewi pada anaknya.
"Sudah mah,ini mau menuju hotel," jawab juna pada mama nya.
"Sayang,kamu jadi kan honeymoon ke bali?" tanya mama Dewi.
"Aku sebenarnya ada pekerjaan di bali mah,gak mungkin ajak Keyla," ucap Juna pada mama Dewi.
"Kenapa gak mungkin juna,bukannya itu lebih bagus kalo Keyla ikut,biar Keyla bisa liburan juga sayang," pinta mama keyla memaksa.
"Tapi mah,aku di bali itu ada pertemuan dengan rekan-rekan bisnis aku,gak mungkin ajak Keyla," ucap juna pada mama nya.
Keyla yang mendengar obrolan Juna dengan mama nya terlihat sangat sedih,karena Juna sebegitu tidak ingin Keyla berlibur dengannya.
Padahal Keyla pun tidak akan mengganggu Juna,pikir Keyla.
"Juna,kamu bisa gak sih menjaga ucapan kamu,di samping kamu kan ada Keyla," ucap mama Dewi kesal pada anaknya.
Juna melirik ke arah Keyla yang terlihat menunduk.
"Oke oke,aku akan ajak Keyla,tidak usah naik pesawat pribadi kita mah,aku akan memesan tiket saja," ucap Juna tegas pada mamanya.
"Baiklah sayang,yang penting kamu ajak Keyla ya,bikin Keyla senang di Bali ya Nak," ucap mama Keyla lalu mematikan telponnya.
"Siap-siap nanti malam kita ke Bali," ucap Juna pada Keyla
"Aku gak mau ikut kalo mas Juna merasa terpaksa mengajak aku ke Bali," ucap Keyla pada Juna
"Kalo kamu gak ikut nanti mama aku akan tandukan,
kalo mama aku udah tandukan,aku bisa-bisa gak di anggap sebagai anaknya," ucap Juna pada Keyla.
__ADS_1
Keyla hanya diam dan merasa kesal pada Juna,sampai sebegitu gak suka nya Juna pada Keyla sampai-sampai Juna tidak mau mengajak Keyla ke Bali kalo bukan karena permintaan mamanya.