MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
PERHATIAN


__ADS_3

Shera membuka matanya,di lihatnya Rafa masih setia duduk di sampingnya.


"Shera,aku suapin ya,makan sedikit saja," ucap Rafa pada Shera lembut.


"Tidak mau,aku mual melihat susu itu," ucap Shera pada Rafa.


"Ya sudah,makan rotinya saja,supaya kamu tidak sakit,biar aku yang suapin," ucap Rafa pada Shera.


"Aku bisa makan sendiri,tidak perlu di suapin,kamu pergi saja," ucap Shera pada Rafa dengan wajah juteknya.


Shera kemudian mengambil piring yang berisi roti dari tangan Rafa,lalu shera memakan roti tersebut.


"Shera,hari ini aku akan ajak kamu pindah ke apartemenku,kita akan tinggal di sana," ucap Rafa pada Shera.


"Apaaa? tinggal di apartemen kamu yang menjijikan itu? aku tidak akan mau menginjakan kakiku lagi di apartemenmu,apartemen itu pasti sudah kamu gunakan untuk hal-hal yang kotor bersama wanita-wanita lain termasuk Nisya," ucap Shera pada Rafa dengan ucapan jahatnya membuat Rafa harus extra sabar dalam menghadapi Shera.


"Baiklah kalo kamu tidak mau tinggal di apartemen itu lagi,kita pindah ke apartemenku yang lain,aku masih punya beberapa apartemen,kamu tinggal pilih saja mau tinggal di apartemen yang mana," ucap Rafa pada Shera,mencoba bersabar dengan sikap Shera,walaupun Rafa tidak merasa jika dirinya berbuat seperti yang di tuduhkan oleh Shera.


Hanya Shera yang pernah masuk ke dalam kamar apartemennya Rafa,rafa tidak pernag membawa wanita manapun masuk ke apartemen miliknya.


Namun Shera sudah terlalu jauh menuduh Rafa yang tidak-tidak.


"Apartemen yang lain pun sepertinya sudah kamu gunakan untuk bersenang-senang dengan wanita lain," tuduh Shera pada Rafa dengan kejamnya,membuat Rafa hampir hilang kesabaran.


"Shera,cukup... kamu benar-benar membuatku serba salah,sekarang terserah kamu saja jika kamu tidak ingin tinggal bersamaku,ternyata aku berada di sini hanya untuk membuang-buang waktu saja dengan orang yang tidak menghargaiku," ucap Rafa pada Shera,lalu Rafa meninggalkan Shera sendirian di dalam kamarnya.


Hooooooeeeeekkkk.... Hoooooeeeeekkkkk...


Shera memuntahkan roti yang baru saja ia makan,shera muntah-muntah di tempat tidurnya.


Rafa yang baru saja ke luar dari kamar Shera,dengan segera membaliknan badannya untuk masuk kembali ke dalam kamar Shera.


"Sheraa... kamu muntah lagi?" tanya Rafa pada Shera dengan wajah khawatirnya.


Rafa melihat selimut yang Shera pakai sudah penuh dengan muntahan Shera.


Shera hanya diam saat Rafa bertanya padanya,karena setiap Shera memuntahkan isi perutnya,tubuhnya menjadi lemas tak bertenaga.


Rafa yang melihat wajah pucat dan lemas Shera merasa tidak tega melihat Shera memuntahkan isi perutnya.

__ADS_1


"Kamu tiduran saja,biar aku yang akan membersihkan semuanya," ucap Rafa pada Shera dengan wajah khawatirnya.


"Kenapa Shera hamilnya sampai separah ini? kalo seperti ini terus bagaimana Shera dan janinnya bisa mendapatkan nutrisi," batin Rafa merasa kasihan pada Shera dan janin yang ada di dalam kandungan Shera.


Rafa mengambil selimut Shera yang sudah penuh dengan muntahan Shera,lalu membawa selimut tersebut ke lantai bawah untuk di bersihkan.


"Bi,dimana saya bisa mencuci selimut Shera yang terkena muntahan Shera?" tanya Rafa pada asisten rumah tangga Shera.


"Mas Rafa,biar saya saja yang mencucinya,sini mas selimutnya," ucap asisten rumah tangga Shera pada Rafa sambil mengambil selimut Shera yang terkena muntahan dari tangan Rafa.


"Bibi tidak apa-apa mencuci selimut bekas muntahan Shera?" tanya Rafa pada asisten rumah tangga Shera.


"Tidak apa-apa mas Rafa,ini kan tugas bibi," ucap asisten rumah tangga Shera pada Rafa.


"Baiklah bi,terimakasih ya," ucap Rafa pada asisten rumah tangga Shera.


"Iya mas Rafa,sama-sama," sahut asisten rumah tangga Shera pada Rafa.


"Beruntung sekali mbak Shera punya suami yang perhatian dan siaga seperti mas Rafa," batin asisten rumah tangga Shera.


Kemudian Rafa kembali naik ke lantai atas untuk menenani Shera yang terbaring lemas di tempat tidur kamarnya.


Rafa duduk di samping Shera sambil membersihkan wajah Shera dan keringat yang ada di wajah Shera dengan handuk kecil yang sudah di basahi oleh air hangat.


"Masih pusing?" tanya Rafa pada Shera khawatir.


"Hmmmmmm," shera hanya menjawab seperti itu,karena kepalanya benar-benar pusing.


"Maafkan aku Shera,aku sudah membuatmu seperti ini,aku janji aku akan menjagamu semampuku," batin Rafa ketika memandang wajah Shera.


Shera memejamkan matanya setelah tubuhnya merasa lebih lega karena sudah memuntahkan isi perutnya.


Rafa yang melihat Shera sudah tertidur, menghubungi mamanya yaitu mama Keyla untuk menanyakan bagaimana caranya agar Shera tidak terus-terusan mual muntah.


"Hallo mah," sapa Rafa di sambungan telponnya.


"Hallo Rafa,ada apa Nak? apa kamu sudah menjemput Shera?" tanya mama Keyla pada Rafa.


"Ini Rafa lagi di rumah Shera mah,rafa belum membawa Shera ke apartemen Rafa,karena Shera tidak ingin tinggal di apartemen," ucap Rafa pada mamanya.

__ADS_1


"Memangnya kenapa Shera tidak ingin tinggal di apartemen?" tanya mama Keyla pada Rafa.


"Tidak tahu mah,nanti Rafa akan pindah ke apartemen Rafa yang baru Rafa beli saja,tempatnya lebih luas dari apartemen sebelumnya," ucap Rafa pada mama Keyla.


"Iya Nak,berikan tempat yang terbaik dan ternyaman untuk Shera,supaya Shera betah tinggal dengan kamu," ucap mama Keyla pada Rafa.


"Iya mah,oya mah Rafa mau tanya,gimana caranya supaya Shera tidak mual muntah terus mah? Rafa tidak tega melihat Shera mual muntah dan tidak enak makan," tanya Rafa pada mama Keyla dengan rasa khawatir dan sayangnya pada Shera.


"Rafa,kalo mual muntah pada wanita hamil itu tidak ada obatnya nak,karena mual muntah yang di sebabkan oleh ibu hamil itu di sebabkan oleh adanya peningkatan kadar produksi hormon,dulu juga waktu mama hamil kamu mual muntahnya cukup parah Nak,makanya kamu harus benar-benar menjaga Shera,apa lagi Shera masih sangat muda untuk mengandung,kalo misalnya Shera dalam 24 jam tidak mau makan sama sekali,bawa saja ke rumah sakit,karena bahaya jika tidak ada cairan dan nutrisi di tubuh Shera," ucap mama Keyla pada Rafa dengan panjang lebar menjelaskan semuanya pada anaknya tersebut.


"Baik mah,coba nanti siang kira-kira Shera mau makan atau tidak,jika Shera tetap tidak mau makan,nanti Rafa akan membawanya ke rumah sakit,sekarang Shera sedang tidur mah,kepalanya mungkin sangat pusing,rafa pikir kalo mual muntah pada ibu hamil tidak akan separah ini,ternyata Rafa ngeliat sendiri gimana Shera tidak bisa memasukan makanan pada perutnya,rafa tidak tega mah," ucap Rafa pada mama Keyla dengan perasaan tidak teganya.


"Kamu mencintai Sher ya Nak?" kalo kamu mencintai Shera,kamu harus menjadi suami yang baik untuk Shera dan menjadi ayah yang bertanggung jawab untuk anak kamu,mama yakin anak mama adalah laki-laki yang baik dan hebat," ucap mama Keyla pada Rafa.


"Iya mah,rafa mencintai Shera," makasih ya mah,mama selalu ngasih dukungan buat Rafa,ya sudah mah,nanti Rafa kabarin mama lagi kalo Shera dan Rafa sudah pindah ke apartemen baru Rafa," ucap Rafa pada mama Keyla.


"Baik Nak,sampai jumpa," ucap mama Keyla pada Rafa sambil tersenyum bahagia mendengar anaknya begitu perhatian dan khawatir pada Shera.


Rafa memandang wajah Shera yang sedang tertidur.


Namun ternyata Shera tidak tertidur,melainkan hanya memejamkan matanya saja karena merasakan kepalanya begitu pusing.


Shera dapat mendengar dengan jelas percakapan Rafa dengan mamanya di telpon.


Shera mendengar jika Rafa mencintai Shera.


Namun hati Shera tidak semudah itu luluh.


Bisa saja Rafa hanya berpura-pura mencintai dirinya.


Setelah anak yang di kandungnya lahir,rafa mungkin saja akan menceraikannya dan membawa anaknya pergi,pikir Shera.


HAY KAKAK-KAKAK CANTIK


DUKUNG AKU TERUS YA DENGAN CARA LIKE COMMENT VOTE TIP RAT AND VOTE SUPAYA AKU MAKIN SERING UPDATE NOVELNYA😊😊😊


KARENA KADANG AKU TIDAK SEMANGAT NULIS NOVEL KALO TIDAK DAPAT DUKUNGAN.


BIAR AKU MAKIN SEMANGAT NULISNYA JANGAN LUPA VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA YA BIAR AKU BISA MASUK RANGKING VOTE DAN BIAR AKU JUGA MAKIN RAJIN NULIS NOVELNYA KARENA NULIS 1 BAB SAJA BISA MEMBUTUHKAN WAKTU HAMPIR 2 JAM😔😔😔

__ADS_1


TERIMAKASIH SUDAH BACA NOVEL AKU🥰🥰🥰


__ADS_2