MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
SHERA TAKUT


__ADS_3

Rafa berusaha untuk mengejar Shera ke lantai bawah mall.


Shera tidak dapat berlari dengan cepat karena tubuhnya saat ini sedang tidak enak,sehingga Rafa bisa dengan cepat mengejar Shera dan menarik tangan Shera.


"Sheraaaa....tunggu," panggil Rafa pada Shera sambil menarik tangan Shera.


"Lepaskan tangan kotor kamu itu dari tanganku," teriak Shera pada Rafa dengan menekankan ucapannya.


"Tidak,aku tidak akan melepaskan tangan kamu,ikut aku sekarang juga," ucap Rafa pada Shera,menarik tangan Shera menuju parkiran mobilnya.


"Lepaskan tanganku Rafaa...tolooong..toloong .." Shera berteriak ketika tangannya di tarik oleh Rafa sampai di halaman parkiran mall.


Tak lama ada dua security mall yang berjaga di parkiran mall berlari menghampiri Rafa dan Shera.


"Hey,lepaskan gadis itu," teriak security itu pada Rafa yang menggenggam erat pergelangan tangan Shera.


"Pak,tolong saya,orang ini mau menculik saya," ucap Shera pada kedua security yang menghampiri Rafa dan Shera tersebut.


"Pak,ini pacar saya,kami sedang bertengkar dan pacar saya sedang marah pada saya,ini urusan kami,harap bapak mengerti," ucap Rafa pada kedua security tersebut,rafa mengaku sebagai pacar Shera agar rafa bisa membawa Shera masuk ke dalam mobilnya.


"Pak,dia bohong,dia ingin menculik saya pak,tolong saya," ucap Shera pada bapak security.


"Yang mana yang benar? kalian jangan bikin kami bingung," ucap salah satu security pada Rafa dan Shera.


Rafa kemudian membuka handphone miliknya yang ia pegang,lalu menujukan banyak poto Shera serta nomor handphone Shera agar bapak security itu percaya.


"Lihat poto ini,lihat nomor ini,gadis ini pacar saya,dia sedang marah pada saya karena saya melarangnya untuk nonton,dia begitu keras kepala," ucap Rafa pada kedua security tersebut.


Kedua security tersebut percaya pada Rafa,karena mereka melihat banyak poto Shera di handphone milik Rafa serta melihat nomor WhatsApp Shera,dimana terdapat poto Shera juga di profilnya.


"Baiklah,selesaikan masalah kalian,jangan membuat keributan di sini," ucap kedua security mall pada Rafa dan Shera.


Rafa dengan segera membuka pintu mobil depannya agar Shera masuk ke dalam mobilnya.


"Pak....tolong saya pak... dia orang jahat," teriak Shera pada kedua security tersebut,namun teriakan Shera tidak di hiraukan oleh kedua security itu.


"Ada-ada saja anak jaman sekarang,sama pacar sendiri tidak ingat," ucap security pada temannya


Shera sudah masuk ke dalam mobil milik Rafa,lalu Rafa menancap gas mobilnya dengan cepat untuk membawa Shera pergi dari mall tersebut.

__ADS_1


Rupanya Nesya melihat dan mendengar semua yang di ucapkan Rafa pada Shera.


"Jadi Kak Rafa dan Shera telah berpacaran di belakang gue,tapi kenapa Shera tidak pernah mengakuinya di hadapan gue,shera malah pura-pura tidak menyukai Rafa dan tidak memperdulikan Rafa,awas saja luh Sher,luh udah nusuk gue dari belakang,luh tahu kalo gue suka sama Kak Rafa,tapi luh malah pacaran dengan Kak Rafa di belakang gue," batin Nesya merasa begitu sakit dan kecewa ketika mendengar langsung dari mulut Rafa jika Shera adalah pacaranya.


Nesya merasa begitu marah pada Shera,bahkan Nesya berjanji bahwa Nesya harus mendapatkan cintanya Rafa bagaimanapun caranya.


☆☆☆


Shera berteriak-teriak ketika berada di dalam mobil Rafa.


"Hentikan mobilnya Rafaaa.... hentikan breng**k,kalo tidak di hentikan juga,aku akan loncat dari mobil ini," teriak Shera pada Rafa.


"Silahkan saja kalo kamu bisa,kamu benar-benar keras kepala Shera,kamu tidak mau memaafkan aku,kamu juga tidak mau menikah denganku,padahal aku ingin bertanggung jawab sama kamu," ucap Rafa pada Shera dengan kesalnya,karena Shera begitu keras kepala.


"Kamu pikir aku bodoh hah? kamu sudah berpacaran dengan Nesya,kamu juga dekat dengan wanita lain,aku yakin kamu sudah melakukan itu dengan wanita lain juga,aku jijik jika harus menikah dengan laki-laki sepertimu," ucap Shera pada Rafa dengan kata-kata umpatannya.


Rafa begitu sakit hati ketika mendengar ucapan Shera yang menuduhnya sebagai laki-laki yang suka mempermainkan wanita.


Rafa menghentikan mobilnya di pinggir jalan,lalu menatap tajam pada mata Shera yang berada di sebelahnya.


"Bicara apa kamu tadi? katakan sekali lagi kalo aku laki-laki yang suka berbuat seperti itu dengan banyak wanita,katakan Shera!!!" teriak Rafa pada Shera dengan matanya yang menatap tajam serta tangannya yang berada di dagu Shera.


Rafa mencium bibir Shera dengan kasar,hingga membuat Shera kaget dan sesak nafas.


"Mmmmmmmpppppp.... mmmmmmmmmpppp, Huuuuhhhh huuuuuhhhh huuuuuuhhh..Dasar laki-laki baji**an PLAAAAKKKK PLAAAAKKKK PLAAAAAKKK,"


Shera merasakan nafasnya begitu sesak ketika Rafa menciumnya,lalu Shera mendorong Rafa dan menampar pipi Rafa berulang-ulang dengan marahnya.


Rafa memegang pipinya,bekas tamparan tangan Shera padanya,yang menaparnya berulang-ulang.


Rafa menatap wajah Shera sendu,rupanya Shera benar-benar membenci Rafa.


Rafa kemudian menacapkan gas mobil mewahnya dengan kecepatan tinggi.


Rafa akan mengantarkan Shera ke rumah Shera,walapun hati Rafa begitu sakit mendapat perlakuan tidak baik dari Shera,namun Rafa tidak akan tega untuk menurunkan Shera di tengah jalan.


Shera terdiam setelah menapar wajah Rafa bertubi-tubi.


Shera memperhatikan jalanan,sepertinya Rafa akan mengantarnya ke rumah shera.

__ADS_1


Ternyata memang benar,rafa mengantar Shera sampai di halaman rumahnya.


Rafa ke luar dari dalam mobilnya,lalu membuka pintu mobil Shera.


Setelah Shera ke luar dari mobil Rafa,rafa malah ikut masuk ke dalam rumah Shera.


"Kamu... mau ngapain kamu masuk ke rumahku? pergi dari rumahku,aku tidak mau orang tuaku tahu tentang semua ini," ucap Shera pada Rafa dengan penuh penekanan dan menatap tajam kedua mata Rafa.


"Aku ingin bertemu dengan kedua orang tuamu,aku akan mengatakan semuanya," ucap Rafa pada Shera dengan berjalan mendahului Shera masuk ke dalam rumah Shera.


Shera merasa takut jika Rafa sampai mengatakan semuanya pada kedua orang tuanya.


Orang tuanya tidak boleh tahu jika kini Shera sudah tidak suci lagi akibat perbuatan Rafa.


Kedua orang tua Shera sedang duduk di sofa ruang keluarganya.


Kedua orang tua Shera juga baru pulang dari restaurant milik kedua orang tua Rafa.


"Om,tante," panggil Rafa pada kedua orang tua Shera yang sedang duduk di sofa.


"Rafa,kamu kok tumben main ke sini? tanya mama Sherly pada Rafa.


"Mah,pah,kak Rafa yang nganterin Shera pulang ke rumah," ucap Shera pada kedua orang tuanya dengan perasaan takut jika Rafa sampai mengatakan hal yang tidak di inginkannya.


"Iya,shera benar tante,rafa mampir ke rumah tante karena Rafa tadi tidak sengaja bertemu dengan Shera di mall,jadi Rafa sekalian saja antarkan Shera pulang," jawab Rafa pada mama Sherly.


"Duduk sini jagoan," suruh papa Kevin pada Rafa.


"Iya om," sahut Rafa pada papa Kevin.


Ada rasa bersalah di hati Rafa kepada kedua orang tua Shera,karena Rafa telah melakukan dosa besar pada Shera.


Rafa sebenarnya ingin mengakui kesalahanya pada kedua orang tuanya Shera,namun Rafa melihat wajah Shera terlihat begitu cemas dan takut jika Rafa sampai mengatakan semuanya.


Rafa pun mengurungkan keinginannya untuk mengakui kesalahannya pada kedua orang tua Shera.


DUKUNG AKU YA DENGAN CARA LIKE COMMENT VOTE AND FOLLOW


TERIMAKASIH🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2