
Shera turun menuju lantai bawah dimana customer yang mengaku sebagai temannya akan membeli 5 unit mobil di Showroom mobilnya.
"Lia,dimana yang katanya temanku itu?" tanya Shera pada Lia pegawainya.
"Bapak itu sedang duduk di sana bu,mari bu," tunjuk lia ke arah laki-laki yang akan membeli mobil di showroom Shera,lalu Lia pun ikut dengan Shera menuju sofa tempat laki-laki itu menunggu untuk menemani Shera.
Shera dan Lia berjalan ke arah laki-laki yang sedang duduk di sebuah sofa yang ada di Showroom milik Shera.
Shera begitu penasaran dengan laki-laki yang mengaku sebagai temannya itu.
Menurut Shera,jika temannya datang ke Showroom pasti temannya itu akan menghubungi Shera terlebih dahulu,tapi ini tidak sama sekali,hal itulah yang membuat Shera penasaran.
"Maaf,anda siapa ya?" tanya Shera pada laki-laki yang sedang duduk di sofa ruang tamu yang ada di Showroom
Laki-laki itu pun menoleh ke arah belakang di mana arah suara Shera berada.
"Hay... Apa kabar Nona Shera? aku tidak menyangka kamu ternyata begitu hebat sudah memiliki Showroom sebesar ini," ucap laki-laki yang datang ke Shworoom Shera tersebut,lalu laki-laki itu adalah Reksa temannya Rafa,reksa berdiri dari tempat duduknya ketika menyapa Shera.
"Kamu..." ucap Shera pada laki-laki yang datang ke Showroom Shera dengab rasa tidak percayanya.
"Iya,ini aku Reksa,temannya Rafa,kenapa kamu terlihat begitu kaget melihatku?" tanya Reksa pada Shera.
Lia yang berada di samping Shera terlihat bingung melihat Shera sepertinya belum mengenal dekat laki-laki tampan yang datang ke Showroom Shera tersebut.
"Eh... tidak apa-apa,hanya saja aku merasa aneh kenapa kamu bisa tahu Showroom ini,showroom ini bukan milikku melainkan milik papaku,aku hanya bekerja di sini," jawab Shera pada Reksa dengan rasa tidak percayanya jika Reksa sampai datang ke Showroom mobilnya.
"Oh ya,jadi ini punya papamu? tapi tetap saja aku kagum terhadapmu,karena kamu seharusnya masih sekolah tapi kamu malah memilih untuk bekerja," ucap Reksa pada Shera dengan pujian-pujiannya terhadap Shera.
"Kamu terlalu berlebihan,sebaiknya kita duduk saja dulu dan silahkan di minum air dinginnya,mungkin saja kamu haus," titah Shera pada Reksa dengan menyodorkan air minum pada Reksa,lalu Shera,reksa dan Lia duduk bersama di sofa untuk membicarakan tentang tujuan Reksa berada di Showroom mobil Shera.
"Baiklah,terimakasih Nona Shera,tapi aku tidak mengganggu pekerjaanmu kan?" tanya Reksa pada Shera
Reksa sebenarnya sudah tahu semua informasi tentang Shera,termasuk alasan kenapa Shera bisa menikah dengan Rafa.
Shera merasa bingung harus bagaimana cara bersikap dengan Reksa,shera tidak mungkin mengusir Reksa,karena Reksa datang ke Showroom mobilnya sebagai customer untuk membeli mobil,mau tidak mau Shera harus profesional.
"Oh,tidak apa-apa,aku harus melayani customerku dengan baik,karena ini adalah tugasku juga,ngomong-ngomong apa benar pak Reksa datang ke sini untuk membeli 5 unit mobil?" tanya Shera pada Reksa.
"Iya benar,aku ingin membeli 5 unit mobil mewah untuk aku kirim ke rumah seseorang yang spesial di hatiku," ucap Reksa pada Shera.
__ADS_1
"Pasti pacaranya ya? waaah beruntung sekali wanita yang menjadi pacarnya Pak Reksa bisa mendapatkan banyak hadiah mewah dari Pak Reksa," ucap Shera pada Reksa dengan penuh pujian.
"Semoga saja dia merasa beruntung.Kamu tahu Shera,saya bahkan rela memberikan perusahaan saya untuk wanita yang saya sukai," ucap Reksa pada Shera sambil menatap wajah Shera dengan intens.
Shera yang melihat tatapan Reksa kepadanya dengan penuh arti merasa tidak nyaman melihatnya.
"Kalo begitu silahkan pilih mobil mana saja yang akan Pak Reksa berikan untuk pacar Pak Reksa,semuanya sudah ada di gambar ini,nanti biar saya yang akan pesankan,karena kebetulan di Showroom kami mobil sportnya hanya ada beberapa saja,tapi kalo Pak Reksa ingin melihatnya tidak apa-apa," ucap Shera pada Reksa dengan menyodorkan gambar-gambar mobil mewah.
"Kamu saja yang pilih,kamu kan wanita,kamu pasti tahu kan selera wanita seperti apa?" saya serahkan sama kamu Nona Shera," ucap Reksa pada Shera.
Mendengar ucapan Reksa yang menyerahkan semuanya kepadanya membuat Shera bingung.
Shera pun saling melirik ke arah lia dengan kebingungannya.
"Aduh,maaf pak Reksa,tapi kan selera orang berbeda-beda ya,saya takutnya pacar pak Reksa tidak suka dengan mobil-mobil yang saya pilih," ucap Shera pada Reksa dengan perasaan tidak enaknya.
"Saya yakin wanita yang saya sukai akan suka dengan mobil-mobil yang Nona Shera pilih,karena wanita yang saya sukai semuanya hampir mirip dengan kamu," ucap Reksa pada Shera dengan tatapan sukanya pada Shera.
"Kalo begitu kita lihat saja langsung mobil-mobilnya,kebetulan di Showroom saya hanya ada beberapa saja mobil yang mewah,tapi pak Reksa tenang saja,saya bisa langsung memesankan semua mobil pesanan Pak Reksa," ucap Shera pada Reksa.
"Baiklah," sahut Reksa pada Shera.
Di ruangan itu juga ada beberapa customer yang sedang melihat-lihat mobil mewah,namun hanya Reksa saja yang akan membeli banyak mobil mewah.
"Bu,teman ibu ini tajir sekali,saya juga mau bu jadi pacaranya,bisa dapet hadiah semewah ini kan enak bu hihihi," ucap Lia pada Shera sambil tertawa kecil.
"Ssstttt... kamu nih sembarangan,ya sudah sana kamu daftar saja jadi pacaranya kalo dia mau sama kamu," titah Shera pada Lia sambil meminta lia supaya tidak bicara sembarangan.
"Maaf bu,cuma saya sebagai wanita matre ya bu,jiwa pelakor saya meronta-ronta bu ngeliat ada laki-laki tajir yang mau beliin banyak hadiah mobil mewah untuk pacarnya hihihi,saya mah apa atuh bu,paling di jadiin kesetnya doang wkwkk," ucap Lia pada Shera sambil tertawa lucu,hal itu membuat Shera ikut tertawa ketika mendengar ucapan lia.
"Hihihi,kamu tuh bikin aku tertawa saja," ucap Shera pada lia yang usianya tidak beda jauh dari Shera.
"Ada apa? apakah ada yang salah dengan saya?" tanya Reksa pada Shera dan lia.
Reksa merasa jika Shera dan lia sedang menertawakannya.
"Tidak ada apa-apa kok Pak Reksa," sahut Shera pada Reksa.
"Begitu ya? oh ya Shera berapa harga mobil yang ini? tanya Reksa pada Shera sambil memegang mobil sport mewah berwarma hitam.
__ADS_1
"Harga mobil ini 5 M Pak," jawab Shera pada Reksa yang menanyakan mobil BMW mewah.
"Kalo menurut kamu mobil ini bagus atau tidak?" tanya Reksa pada Shera.
"Bagus kok,saya juga suka dengan mobil ini," jawab Shera pada Reksa.
"Shera,bukankah suami kamu kaya raya? mobil seperti ini sangat mudah bagi Rafa untuk membelinya untukmu," ucap Reksa pada Shera berusaha memancing Shera.
Reksa ingin tahu seberapa besar pengorbanan Rafa untuk Shera.
"Pak Reksa benar,hanya saja saya belum punya keinginan untuk membawa mobil,karena usia saya juga belum genap 18 tahun,tapi saya yakin suami saya akan memberikan apapun untuk saya tanpa saya memintanya.Bagi saya nyawa suami saya saja itu sudah cukup sebagai bentuk rasa cintanya pada saya,suami saya rela berkorban nyawa demi menyelamatkan saya," ucap Shera pada Rafa dengan jelas.
Shera ingin Reksa tahu akan pengorbanan Rafa untuk Shera.
Reksa terdiam mendengar ucapan Shera kepadanya,reksa dapat melihat ketulusan cinta Shera pada Rafa.
"Rafa,luh beruntung memiliki wanita yang tulus mencintai luh,shera berbeda dari wanita-wanita yang gue kenal,shera wanita yang hebat dan luar biasa,shera bukan wanita matre yang hanya menginginkan harta luh saja.Semakin gue tahu tentang Shera,semakin besar rasa gue ingin memiliki Shera," batin Reksa memuji kelebihan Shera.
"Saya percaya itu,semua laki-laki pasti akan rela melakukan apapun untuk wanita sepeti kamu Nona Shera," ucap Reksa pada Shera dengan perasaan kagumnya.
"Tidak juga pak Reksa,saya hanya ingin selalu mencintai suami saya,karena kita akan menyesal setelah kehilangannya,maka dari itu kita harus mencintai pasangan kita.Waduh,kok saya malah jadi curhat gini ya,maaf ya Pak Reksa," ucap Shera pada Reksa dengan perasaan tak enak hatinya.
"Tidak apa-apa kok,seandainya saja saya bisa memiliki istri seperti kamu,mungkin saya akan menjadi laki-laki paling beruntung di dunia ini," ucap Reksa pada Shera.
"Bisa saja pak Reksa,saya yakin Pak Reksa akan menemukan wanita yang hebat dan luar biasa," ucap Shera pada Reksa sambil tersenyum.
"Semoga ya,aku benar-benar berharap.Oh ya,aku mau mobil yang ini,nanti sisanya tolong di bantu pilihkan,saya akan langsung membayarnya sekarang," ucap Reksa pada Shera dengan mudahnya membeli mobil-mobil mewah sudah seperti membeli kacang goreng saja.
Lia yang berada di dekat Shera langsung kaget dan melongo ketika mendengar Reksa akan langsung membayar semua mobil-mobil yang di pesannya.
"Baiklah pak Reksa,urusan pembayaran akan saya serahkan pada Lia,tapi pak Reksa harus menunggu 4 mobil lagi yang bisa memakan waktu cukup lama,tapi saya pastikan mobil yang pak Reksa pesan pasti ada," ucap Shera pada Reksa.
"Baiklah,terimakasih ya Nona Shera," ucap Reksa pada Shera.
"Saya yang harusnya berterimakasih pada pak Reksa,karena Pak Reksa sudah membeli banyak mobil di Showroom saya," ucap Shera pada Reksa.
^^^HAY SEMUANYA... JANGAN LUPA LIKE COMMENT TIP RAT VOTE AND FOLLOW YA SUPAYA AKU MAKIN SEMANGAT NULISNYA😊^^^
TERIMAKASIH YANG SEBESAR-BESARNYA BAGI KALIAN YANG SELALU SETIA BACA NOVEL AKU.AKU DOAKAN SEMOGA KITA SEMUA SELALU BAHAGIA AAMIIN🤲🤲🤲🥰🥰🥰
__ADS_1