MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
SEDIH


__ADS_3

Rafa dan Bimo pindah meja makan,karena ada Alex dan Anton yang datang ke restaurant Bimo.


Mereka ingin membicarakan tentang rencana bisnis mereka,sehingga mereka tidak mungkin berdiskusi satu meja dengan para wanita.


"Sayang,aku akan duduk di meja sebelah sana dengan teman-temanku,kamu di sini saja dulu dengan Anindy dan Fara,habiskan makanan kamu," ucap Rafa pada Shera,memanggil Shera dengan sebutan sayang sambil mengelus-ngelus rambut Shera dan mencium kening Shera.


Shera merasa kesal pada Rafa yang mencuri-curi kesempatan dengan memanggilnya sayang dan juga mencium kening Shera.


Shera tidak mungkin marah pada Rafa di hadapan teman-teman Rafa.


"Cocweeettt banget si Kak Rafa,ketimbang pindah meja aja pake cium kening segala hahaha," ucap Anindy pada Shera sambil tertawa


"Iya ikh,emang enggak ada duanya Kak Rafa,lama-lama Shera kelepek-kelepek juga sama Kak Rafa hahaha," ucap Fara meledek Shera sambil tertawa keras.


Di meja tersebut ada Sinta dan juga Sandra yang masih duduk di kursi.


Sinta istrinya Bimo ikut tertawa mendengar ucapan Anindy dan Fara pada Shera.


Namun beda halnya dengan Sandra,sandra justru merasa muak melihat Shera yang di perlakukan dengan penuh kasih sayang oleh Rafa.


"Luh berdua jangan bikin gue malu ya di sini," ucap Shera pada Anindy dan Fara dengan wajah kesalnya.


"Ampun ampun Sher hahaha," ucap Anindy dan Fara sambil tertawa.


"Shera,saya kenal dengan Rafa sudah 2 tahun yang lalu ketika saya menikah dengan suami saya,tapi benar kata suami saya,kalo Rafa itu enggak pernah bawa wanita manapun,cuma kamu doang yang di kenalin ke temen-temennya,di nikahin pula hihihi," ucap Sinta pada Shera sambil tertawa.


"Masa sih Kak Sinta,mungkin Kak Rafa lagi khilaf hehe," ucap Shera pada Sinta istrinya Bimo.


"Rafa itu idolanya cewek-cewek di sekolahan loh,banyak banget yang suka sama Rafa,rafa juga baik orangnya,aku dulu pernah ketemu Rafa di London,lalu aku menginap di rumah oma opanya Rafa yang ada di London selama 2 hari karena waktu itu aku kejebak hujan salju di London dan Rafa nyuruh aku untuk menginap di rumah oma opanya,mereka orang tua dari mamanya Rafa,apakah Rafa pernah mengajak kamu ke London juga Shera?" tanya Sandra pada Shera.


Sandra ingin membuat Shera cemburu dan berpikir negatif tentang dirinya dan Rafa yang menginap di tempat oma opanya Rafa.


Shera merasakan nafasnya terasa sedikit sesak saat mendengar Sandra pernah menginap di rumah oma dan opanya Rafa di London dan juga saat Sandra menanyakan apakah Shera pernah di ajak ke London atau tidak oleh Rafa.


"Aku belum pernah ke London ke tempat oma dan opanya,mungkin lain waktu aku dan Kak Rafa akan pergi ke London," ucap Shera pada Sandra dengan perasaannya yang tidak karuan.

__ADS_1


"Shera mungkin belum di ajak ke London karena Shera saat ini sedang hamil muda," ucap Anindy pada Sandra,anindy merasa kesal mendengar ucapan Sandra pada Shera.


Sandra merasa begitu kaget saat mendengar bahwa Shera sedang hamil muda.


Hati Sandra semakin panas mengetahui kehamilan Shera.


"Dasar wanita gampangan,masih kecil sudah hamil,seharusnya di umur 17 tahun dia memikirkan pendidikannya,bukan malah menikah dengan laki-laki kaya,terlihat sekali jika dia wanita matre," batin Sandra ketika menatap wajah Shera dengan perasaan tidak sukanya.


"Jadi kamu saat ini sedang mengandung ya Shera? selamat ya Shera,aku saja yang sudah menikah selama 2 tahun belum hamil-hamil juga,aku ingin sekali punya anak,rafa pasti bahagia sekali akan menjadi ayah," ucap Sinta pada Shera dengan rasa senangnya.


"Terimakasih Kak Sinta,semoga Kak Sinta bisa segera hamil juga ya," ucap Shera pada Sinta.


"Aamiin,di jaga baik-baik ya kandungannya,pantas saja Rafa terlihat begitu protektif sama kamu,tadi saja pas kamu sama teman-teman kamu nonton di bioskop,rafa terlihat gelisah tak menentu,kamu harus bersyukur punya suami seperti Rafa,karena Rafa suami yang perhatian dan baik," ucap Sinta pada Shera sambil tersenyum.


Sementara itu sandra hampir kehilangan kata-kata saat tahu jika Shera tengah hamil,namun Sandra berusaha untuk terlihat tegar di hadapan Shera.


"Selamat ya Shera atas kehamilannya,tapi saya bingung,kamu kan baru 17 tahun,memangnya kamu tidak sekolah ya? kenapa di umur 17 tahun kamu sudah menikah dan sudah hamil? saya dulu umur 17 tahun masih kelas 3 SMA loh Shera," ucap Sandra pada Shera,membuat Shera sedih dan malu dengan ucapan Sandra.


Shera tidak tahu harus menjawab apa dengan pertanyaan Sandra tersebut terhadapnya.


Anindy dan Fara dapat melihat wajah Shera yang menampakan kesedihan ketika mendengar pertanyaan dari Sandra.


"Saya permisi ke toilet dulu," ucap Shera pada Sandra,shera langsung pergi ke toilet melewati meja Rafa dan teman-temannya.


Rafa yang melihat wajah sendu Shera saat melewati meja tempat dirinya dan teman-temannya duduk,merasa khawatir pada Shera.


"Ada apa dengan Shera? kenapa wajahnya terlihat sedih?" batin rafa ketika melihat Shera berjalan ke arah toilet dengan wajah sedihnya.


Rafa merasa Shera sudah tidak nyaman berada di restaurant milik Bimo.


Rafa pun pamit kepada teman-temannya Rafa untuk pulang ke apartemen,karena Rafa kasihan pada Shera.


"Bro!!! gue pulang duluan ya,kasian istri gue kayanya kecapean," ucap Rafa pada Bimo,alex dan Anton.


"Oke bro,nanti kita main deh ke apartemen luh," ucap Anton pada Rafa.

__ADS_1


"Gue sekarang udah pindah apartemen,nanti gue kirim alamatnya sama luh," ucap Rafa pada Anton.


Kemudian Rafa menghampiri Anindy dan Fara yang masih duduk bersama Sinta dan Sandra.


"Anindy,fara,kalian mau pulang naik taxi atau bareng sama kak Rafa? tanya Rafa pada Anindy dan Fara.


"Kita pulang naik Taxi saja Kak,oya Kak tadi Shera ke toilet dulu katanya," ucap Anindy pada Rafa.


"Iya,tadi Kakak melihatnya," sahut Rafa pada Anindy.


Tak lama Shera datang setelah dari toilet dengan wajah murungnya.


Rafa merasa ada sesuatu yang membuat Shera murung seperti ini.


"Shera,kita pulang sekarang ya? tanya Rafa pada Shera.


"Iya," jawab Shera singkat,lalu Shera mengambil tasnya yang berada di atas meja.


"Sher,hati-hati ya pulangnya," ucap Anindy dan Fara pada Shera


"Kalian tidak pulang bareng saja sama gue?" tanya Shera pada Anindy dan Fara.


"Tidak usah Sher,kita masih mau main di mall hihihi," ucap Anindy pada Shera sambil tertawa.


"Baiklah,sampai ketemu lagi ya," ucap Shera pada Anindy.


"Sinta,sandra,kami pulang dulu ya," ucap Rafa pada Sinta dan Sandra.


"Oke Rafa,shera hati-hati ya," ucap Sinta pada Rafa dan Shera.


Sementara Sandra hanya tersenyum melihat Rafa dan Shera meninggalkan restaurant milik Bimo.


Sandra yakin jika Shera merasa tersinggung dengan perkataanya tadi.


JANGN LUPA VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA YA TERIMAKASIH🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2