MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
HONEYMOON 2 (PINGSAN)


__ADS_3

Arjuna bangun pagi terlebih dahulu karena ia akan bertemu dengan rekan-rekan bisnisnya di sebuah tempat yang sudah di siapakan.


Di sana juna akan bertemu dengan banyak rekan-rekan bisnis.


Arjuna yang sudah rapih dengan setelah Jas nya berwarna navy sedang menikmati sarapan pagi yang telah di siapkan oleh Ibu Sri yang mengurus villa milik keluarga Juna.


"Mas Juna mau kemana?" tanya bu Sri pada juna.


"Saya ada pekerjaan dengan rekan-rekan bisnis saya bu,"jawab juna pada bu Sri.


"Oh begitu mas,terus mbak Keyla sudah tahu belum kalo mas Juna ada pekerjaan? takutnya nanti mbak Keyla nanyain mas Juna," tanya bu Sri pada Juna.


"Keyla masih tidur bu,nanti kasih tau saja pada Keyla kalo saya ada pertemuan dengan rekan-rekan bisnis saya," ucap Juna pada bu sri.


"Baik mas,"bu sri kembali ke belakang untuk kembali memasak


Arjuna pun lalu berangkat untuk menghadiri pertemuan bersama rekan-rekan bisnisnya dengan membawa mobilnya yang berada di villa.


Rupanya Keyla sudah bangun dari tidurnya.


Keyla merasakan tubuhnya jauh terasa lebih rileks karena tidur dengan cukup setelah kemarin ia merasakan lelah di sepanjang perjalanan.


Keyla melihat ke arah sofa namun Keyla tidak melihat Juna di sofa kamarnya.


"Mungkin mas Juna sudah bangun," batin Keyla.


Keyla beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Setelah selesai mandi,keyla ke luar dari kamarnya menuju meja makan untuk sarapan pagi.


Namun lagi-lagi Keyla tidak melihat Juna.


Keyla lalu ke belakang(dapur)untuk menemui bu Sri.


Keyla melihat bu Sri sedang memasak sop iga kesukaan Keyla.


"Bu Sri sedang masak apa?" keyla bertanya pada bu Sri mengagetkan bu Sri dari belakang.


"Eehhhh mbak Keyla," bu Sri agak kaget sambil tersenyum melihat Keyla menemuinya di dapur.


"Ibu sedang masak sop Iga kesukaan mbak Keyla," ucap bu Sri pada Keyla.


"Ibu kok tahu kalo Key suka sop iga?" tanya Keyla pada bu Sri


"Kemarin mamanya mas Juna menghubungi ibu,katanya ibu harus menyediakan makanan kesukaan mbak Keyla," ucap bu Sri memberitahu Keyla.


Keyla merasa senang karena mama mertuanya begitu perhatian terhadapnya.


"Mama dewi baik banget sama Key,keyla jadi terharu" ,ucap Keyla pada bu Sri


"Iya mbak Key,mamanya mas Juna orangnya sangat baik,apa lagi mamanya mas Juna sudah lama menginginkan mas Juna punya istri," ucap bu Sri pada Keyla


"Iya bu," sahut keyla tersenyum pada bu Sri.


"Ada yang bisa Key bantu gak bu?" tanya Keyla pada bu Sri.


"Tidak ada mbak,ini udah mau selesai masaknya,tinggal menunggu matang sebentar lagi," ucap bu Sri pada Keyla.


Ibu Sri sudah tau kalo Juna dan Keyla di jodohkan,bahkan bu Sri juga tau kalo Keyla baru berusia 18 tahun,masih sangat muda dan Cantik.


"Oya bu,key dari tadi gak lihat mas Juna,


mas Juna kemana ya bu?" tanya Keyla pada bu Sri.


"Oh mas Juna tadi bilang ke ibu,katanya mas Juna mau ada pertemuan dengan rekan-rekan bisnis nya," jawab bu Sri.


"Oh gitu ya bu,keyla merasa sedikit kecewa," sangat terlihat di raut wajahnya.

__ADS_1


"Mbak Key mau ke pantai?" tanya bu Sri untuk membuat Keyla senang.


"Mau bi," tapi kan mas Juna sedang pergi,ucap Keyla pada bu Sri.


"Mau ibu temani tidak?" pantai yang dekat dari sini saja,ucap bu Sri pada Keyla.


"Bu Sri beneran mau nemenin Keyla?" tanya keyla pada bu Sri


"Iya mbak key,ibu mau kok nemenin mbak Keyla ke pantai," ucap bu Sri sambil tersenyum.


"Ya sudah bu,kita ke pantai nya setelah Keyla memakan sop iga saja ya," pinta Keyla pada bu Sri.


"Baik mba key," jawab bu Sri pada Keyla.


Setelah Keyla selesai makan sop iga kesukaanya,keyla dan bu Sri langsung berangkat dengan menaiki becak menuju pantai yang tidak jauh dari villa milik keluarga Juna.


Keyla terlihat sangat senang bisa menikmati pemandangan dan pantai.


Keyla lalu meminta bu Sri untuk memotretnya.


1....2.....3...


Cekrek....


"Mbak Keyla sangat cantik sekali," ucap bu Sri pada Keyla.


"Akh ibu bisa saja,makasih ya bu," keyla tersenyum pada bu Sri.


"Sama-sama mbak key," jawab bu Sri pada Keyla.



Keyla pun berjalan-jalan di tepi pantai,sementara bu Sri duduk duduk di kursi santai yang lumayan jauh dari pantai,namun Keyla masih terpantau dari kejauhan.


Tak lama handphone bu Sri berbunyi,panggilan dari Juna.


"Hallo bu Sri,keyla sedang apa?" tanya Juna pada bu Sri yang sedang berada di pantai bersama Keyla.


"Mbak Keyla sedang berada di pantai bersama saya mas Juna," ucap bu Sri pada Juna


"Di pantai?" tanya Juna pada bu Sri.


"Iya mas,tadi saya ajak mbak Keyla ke pantai karena kasian kayanya mbak Keyla ingin pergi ke pantai tp mas Juna kan sedang ada pertemuan," ucap bu Sri pada Juna.


Juna terdiam sesaat,juna mengerti mungkin Keyla ke Bali karena ingin berlibur namun Juna malah sibuk dengan pekerjaannya.


"Iya bu,saya minta tolong ya bu jagain Keyla," pinta Juna pada Keyla.


Baru saja Juna meminta bu Sri untuk menjaganya,dari kejauhan terdengar suara Keyla berteriak meminta tolong.


Lepasin tangan saya,bu Sriiii tolong Keyla...


teriak Keyla dari kejauhan.


Bu Sri yang melihatnya langsung panik.


"Mas juna sudah dulu ya telponnya,sepertinya ada laki-laki yang mengganggu mbak Keyla," ucap bu Sri panik.


"Mbak Keyla," teriak bu Sri pada Keyla yang di gendong oleh seorang laki-laki,yang ntah siapa laki-laki itu.


Rupanya handphone bu Sri belum terputus,sehingga Juna dapat mendengar teriakan bu Sri.


"Bu...bu Sri ...Keyla kenapa?" tanya Juna panik pada bu Sri,namun bu Sri tidak mendengar suara Juna karena handphone yang tadi di letakan di kupingnnya malah dia pegang lalu mengejar Keyla


Arjuna tanpa berpikir lagi langsung pergi meninggalkan rekan-rekan bisnisnya tanpa permisi,meninggalkan rekan-rekan bisnisnya dengan berlalu pergi.


Keyla di bius hingga tak sadarkan diri oleh laki-laki yang tidak dia kenal.

__ADS_1


Sementara bu Sri begitu panik dan berteriak meminta tolong pada orang-orang.


Orang-orang yang mendengar teriakan bu Sri meminta tolong langsung ikut bu Sri mengejar laki-laki yang menggendong Keyla.


Handphone Keyla terjatuh,bu Sri mengambilnya dengan terus berteriak meminta tolong pada orang-orang.


Karena takut di kerumini masa,akhirnya laki-laki itu melepaskan Keyla di pinggir jalan,lalu laki-laki itu segera pergi dengan mobil yang sudah menunggunya .


Bu Sri dan orang-orang yang ingin menyelamatkan Keyla terhenti karena melihat Keyla sudah terbaring di pinggir jalan dengan keadaan yang tak sadarkan diri karena efek bius yang di terima Keyla.


Tak lama Arjuna pun datang dengan wajah yang begitu panik setelah ia mendengar teriakan bu Sri di telepon.


"Keyla....teriak Arjuna pada Keyla."


Arjuna melihat Keyla terbaring lemah tak sadarkan diri di pinggir jalan.


"Key,bangun Key,arjuna mengangkat tubuh Keyla ke pangkuannya sambil menepuk-nepuk pipi Keyla untuk menyadarkan Keyla."


Arjuna sangat terlihat khawatir melihat Keyla yang terlihat pucat.


Bu Sri yang melihat Keyla tak sadarkan diri pun merasa bersalah karena tidak bisa menjaga Keyla dengan baik,pikir bu Sri.


Orang-orang berkerumun melihat Keyla yang terlihat lemah di pangkuan Juna.


Arjuna langsung menggendong Keyla membawanya ke dalam mobil menuju villa bersama bu Sri.


Di dalam mobil Juna yang tengah menyetir terus saja melihat ke belakang kursi mobilnya memanggil Keyla yang belum juga sadar.


"Key,bangun Key," terdengar suara juna lirih dan gemetar karena merasa bersalah tidak dapat menjaga Keyla")


Sesampainya di villa,Juna langsung menggendong Keyla ke dalam pelukannya lalu membawa Keyla ke dalam kamarnya membaringkannya di kamar yang di tempati Keyla.


Sementara Bu Sri tak kalah paniknya.


Bu Sri langsung lari ke belakang mengambil minyak gosok dan minuman hangat agar keyla segera sadar dari pingsannya.


"Ini mas minyak gosoknya," bu Sri memberikannya pada Juna


Lalu juna menggosokan minyak hangat ke tangan Keyla dan hidung Keyla.


Bu Sri pun memijat-mijat Kaki Keyla agar Keyla segera sadar.


Juna tidak menyalahkan bu Sri,karena Juna tau Bu Sri hanya ingin membuat Keyla senang.


Juna lebih menyalahkan dirinya yang tidak bisa mengajak Keyla jalan-jalan dan menjaganya.


"Bu Sri siapa yang melakukan ini pada Keyla?" tanya Juna pada bu Sri.


"Ibu juga tidak tau mas Juna,


tadi pas mas Juna menelpon ibu,ibu malah lupa memperhatikan mbak Keyla," ucap bu Sri pada Juna.


"Siapa mereka,berani-beraninya ingin menculik Keyla,batin Juna,sambil memegang tangan Keyla dan mengelus-ngelus wajah Keyla"


Tak lama kemudian Keyla tersadar dari pingsannya dengan wajah yang masih pucat dan terlihat ketakutan.


"Key kamu sudah sadar," tanya Juna pada Keyla dengan rasa khawatir.


Huuuuuuuaaaaaa Keyla menangis mengingat kejadian yang menimpanya tadi.


Juna langsung memeluknya dan menenangkannya.


"Jangan nangis,ada aku,tenang ya," ucap Juna menenangkan Keyla yang berada di pelukannya


Bu Sri yang melihat Juna memeluk Keyla dapat merasakan kekhawatiran Juna pada istri cantiknya itu.


Bu Sri lalu ke luar dari kamar Keyla dan membiarkan Keyla bersama Juna.

__ADS_1


__ADS_2