MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
MONSTER RAKSASA


__ADS_3

Rafa dan Shera siang ini ingin memberikan kejutan kepada mama Keyla dan papa Juna bahwa Rafa sekarang sudah mengingat Shera kembali.


Rafa dan Shera ingin menemui mama Keyla dan papa Juna di hotel tempat mama Keyla dan papa Juna menginap.


Kebetulan papa Juna juga sudah tiba di Singapore untuk menjemput mama Keyla,rafa dan Shera.


Tetapi mama Keyla dan papa Juna belum mengetahui jika Rafa sudah mengingat Shera kembali.


Sebelum mereka ke hotel tempat mama Keyla dan papa Juna menginap,mereka akan pergi ke sebuah restaurant terlebih dahulu untuk makan siang berdua.


"Kak,aku malu," ucap Shera pada Rafa sambil menatap wajah Rafa.


"Malu kenapa sayang?" tanya Rafa pada Shera dengan manatap wajah Shera.


"Leherku Kak,di leherku banyak tanda merahnya,ini semua karena perbuatan Kak Rafa," ucap Shera pada Rafa sambil memanyunkan bibirnya.


"Hey hey... kenapa kamu harus malu,semua orang justru akan iri melihatmu sayang,karena mereka tidak memiliki banyak tanda kepemilikan di leher mereka haha," ucap Rafa pada Shera sambil tertawa tanpa rasa malu pada Shera.


"Iiikkkhhh Kak Rafa nyebelin deh,kenapa Kak Rafa tidak punya malu banget sih???" ucap Shera pada Rafa dengan wajah kesalnya.


"Oke oke sayang,maaf ya... kamu sekarang pakai syal kamu saja ya,kamu bawa kan?" tanya Rafa pada Shera.


"Iya Shera bawa,tapi tetap saja mama Keyla akan curiga Kak kalo ngeliat Shera memakai syal,karena Shera jarang banget pake syal," ucap Shera pada Rafa.


"Biarkan saja mama Keyla curiga,mereka juga pasti mengerti itu sayang,mereka kan dulu juga sama seperti kita,iya kan?" ucap Rafa pada Shera sambil tersenyum tanpa rasa malu.


"Baiklah tuan menyebalkan dan tidak punya malu,setidaknya dengan memakai syal ini bisa menutupi bekas-bekas gigitan monster raksasa di leher Shera," ucap Shera pada Rafa sambil memakai syalnya di leher.


"Apa kamu bilang? gigitan moster raksasa? hahahaha.. Shera... Sheraa.. kamu lucu banget sih sayang,awas loh nanti kamu malah ketagihan gigitan monster raksasa hahaha," ucap Rafa pada Shera sambil tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Shera yang mengatakan bahwa tanda-tanda merah di leher Shera adalah bekas gigitan moster raksasa yang tak lain adalah Rafa.


Setelah Shera selesai memakai syal di lehernya,


rafa dan Shera pun pergi menuju restaurant untuk makan siang berdua.


Setelah mereka selesai makan siang di sebuah restaurant,mereka langsung pergi ke hotel tempat mama Keyla dan papa Juna menginap.


"Kira-kira mama Keyla dan papa Juna reaksinya gimana ya kalo ngeliat Kak Rafa udah inget lagi sama Shera?" tanya Shera pada Rafa sambil menggandeng tangan Rafa manja.


"Pasti seneng dong sayang,kedua orang tuaku kan inginnya kita tetap bersama kembali," jawab Rafa pada Shera sambil membelai rambut indah Shera.


"Iya Kak,mereka pasti senang,gimana kalo nanti pas kita sudah sampai di pintu kamar hotel,shera sembunyi dulu,biar mama Keyla dan papa Juna mikirnya Kak Rafa cuma datang ke hotel sendirian tanpa Shera," ucap Shera pada Rafa.


"Ide bagus tuh sayang,nanti biar aku yang akan mengetuk pintu kamar hotel mama dan papa,kamu nanti sembunyi dulu ya," ucap Rafa pada Shera.


"Siiippp sipppp siiippp hihihi," sahut Shera pada Rafa sambil tertawa lucu..


"Gemeeesss bangeeetttt siiihhh aku sama kamu sayang,pengen aku tarik ke kamar lagi jadinya hehe," ucap Rafa pada Shera sambil mencubit kedua pipi Shera yang imut.


"Awwww.... sakit dong Kak,nyubitnya kenceng banget," teriak Shera pada Rafa sambil cemberut.


"Maaf maaf sayang... habisnya kamu gemesiiin banget sih,hehe," ucap Rafa pada Shera sambil mengelus-ngelus kedua pipi Shera yang tadi di cubit olehnya.


Kemudian Rafa mencium kedua pipi Shera tersebut agar Shera tidak cemberut lagi.

__ADS_1


"Cuuuppp.. Cuppp... udah enggak sakit kan pipinya?" tanya Rafa pada Shera,rafa mencium kedua pipi Shera lembut sambil tersenyum.


"Udah enggak hihihi,lagi Kak ciumnya,mumpung sepi," pinta Shera pada Rafa manja.


"Waaaaaahhh sepertinya kamu sudah terkena racun dari bibir aku sayang,sampe-sampe kamu ketagihan di cium olehku hahaha.." Ucap Rafa pada Shera merasa gemas melihat Shera yang meminta di cium lagi olehnya.


Rafa pun mencium kedua pipi Shera,kening dan juga bibi merah Shera dengan rasa sayanya.


"Makasiiihhhh sayang,untung tidak ada yang lihat hihihi," ucap Shera pada Rafa sambil tersenyum senang.


"Sama-sama cintaku,walaupun ada yang melihat juga biarkan saja,kita kan sudah menikah," jawab Rafa pada Shera dengan perasaan bahagianya.


Rafa dan Shera sudah sampai di hotel tempat mama Keyla dan papa Juna menginap.


Sebelumnya Rafa sudah menghubungi mama Keyla jika Rafa ingin pergi ke hotel tempat mama Keyla dan papa Juna menginap.


Sesampainya di kamar hotel,rafa mengetuk pintu kamar hotel kedua orang tuanya,sementara Shera bersembunyi di balik dinding sambil mengintip Rafa yang akan mengetuk pintu kamar hotel kedua orang tua Rafa.


Tok... Tok... Tok....


Rafa mengetuk pintu kamar hotel mama Keyla dan papa Juna.


Tak lama mama Keyla membuka pintu kamar hotelnya.


"Rafa... kamu datang ke sini hanya sendirian saja nak? Shera tidak kamu ajak ke sini?" tanya mama Keyla pada Rafa.


"Rafa tidak mengajak Shera mah," jawab Rafa pada mama Keyla singkat.


Papa Juna yang mengetahui kedatangan Rafa langsung menghampiri Rafa yang berada berdiri di pintu kamar hotelnya.


Papa Juna merasa bahagia karena akhirnya Rafa sudah sadar dari komanya.


"Iya pah,rafa bersyukur banget karena Rafa bisa sadar dan sembuh kembali,sehingga kita bisa berkumpul lagi pah," ucap Rafa pada papa Juna sambil memeluk papa Juna haru.


"Iya Nak,semoga tidak akan ada lagi musibah yang seperti ini menimpa keluarga kita," ucap papa Juna pada Shera.


Mama Keyla yang melihat papa Juna dan Rafa berpelukan meneteskan air mata bahagianya.


Mama Keyla tersenyum penuh rasa syukur karena Rafa bisa sembuh dari komanya.


Hanya saja mama Keyla masih memikirkan tentang menantunya yaitu Shera,mama Keyla yang belum mengetahui jika Rafa sudah mengingat Shera,merasa sedih karena Rafa tidak bisa mengingat Shera kembali.


"Rafa,dimana Shera?" tanya papa Juna pada Rafa.


"Shera tidak ikut pah rafa tidak mengajaknya," jawab Rafa pada papa juna,membuat papa Juna kasihan pada Shera.


"Rafa,shera itu istri kamu Nak,memangnya kamu tidak ingat?" tanya papa Juna pada Rafa dengan menatap wajah Rafa.


"Rafa ingat pah," jawab Rafa pada papa Juna.


Mama Keyla kaget ketika mendengar jawaban Rafa yang mengatakan bahwa Rafa mengingat Shera.


"Apa kamu bilang? kamu ingat dengan Shera Nak? mama tidak salah dengar kan?" tanya mama Keyla pada Rafa dengan penasarannya.

__ADS_1


"Iya mah,rafa sudah ingat Shera,mama tidak salah dengar," jawab Rafa pada mama Keyla sambil tersenyum.


"Tapi,kenapa kamu tidak membawa Shera ke hotel mama Nak? kamu jangan bohong sama mama Nak,kamu benar-benar sudah ingat Shera atau belum?" tanya mama Keyla pada Rafa dengan rasa penasarannya.


Tak lama Shera muncul di depan pintu kamar hotel mama Keyla dan papa Juna dengan memakai dress selutut dan syal di lehernya.


Hal itu membuat mama Keyla dan papa Juna kaget sekaligus bahagia.


"Mah,pah," panggil Shera pada mama Keyla dan papa Juna sambil tersenyum.


"Sheraaa sayang,benarkan yang di katakan Kak Rafa itu sayang? benarkan Kak Rafa sudah mengingat kamu Nak?" tanya mama Keyla pada Shera sambil mama Keyla memeluk Shera.


"Benar mah,kak Rafa tadi malam sudah mengingat Shera," jawab Shera pada mama Keyla.


"Kami juga tadi malam sudah tidur bersama dan sudah melepaskan rasa rindu kami mah" batin Shera ketika memeluk mama Keyla sambil tersenyum malu,karena Shera mengingat kejadian tadi malam antara dirinya dan Rafa.


Rafa yang melihat Shera tersenyum malu,sangat mengerti arti dari senyuman Shera tersebut.


"Hmmm hmmmm... lama banget pelukannya," ucap Rafa pada mama Keyla dan Shera.


"Kamu iri ya? kasihan deh kamu enggak bisa dapet pelukan dari Shera hihih," ledek mama Keyla pada Rafa sambil tertawa lucu.


"Siapa juga yang iri,rafa bahakan udah dapet yang lebih dari sekedar pelukan,rasanya mantaaappp," jawab Rafa pada mama Keyla tanpa rasa malu di hadapan mama Keyla,papa Juna dan Shera.


Mama Keyla langsung melepaskan pelukannya pada Shera,lalu mama Keyla memandang wajah kesal pada Rafa karena Rafa tidak punya rasa malu di hadapan kedua orang tuanya


"Astaga.... bagaimana bisa Shera mau melakukan itu dengan laki-laki yang tidak punya rasa malu seperti kamu,mama saja malu punya anak seperti kamu," ucap mama Keyla pada Rafa dengan wajah herannya.


"Ya ampun,kenapa mama pura-pura polos seperti ini? kalian juga kan pasangan suami istri dan pernah muda juga seperti Rafa dan Shera,tidak perlu lah mama merasa malu hahaha," ucap Rafa pada mama Keyla tanpa rasa malunya di hadapan kedua orang tuanya sambil tertawa.


Sedangkan mama Keyla dan papa Juna saling melirik satu sama lain saat mendengar ucapan Rafa yang memalukan itu.


Begitupun dengan Shera,shera merasa malu saat mendengar Rafa berbicara tanpa rasa malu di hadapan kedua orangtuanya.


Pipi Shera memerah ketika mendengar ucapan Rafa tersebut.


"Kenapa sayang? kenapa pipimu bersemu merah seperti itu? apa kita harus melakukannya di sini juga?" tanya Rafa pada Shera saat Rafa melihat pipi merah Shera sambil Rafa merangkul tubuh Shera di hadapan kedua orang tuanya.


"Kak Rafaaaaa..... ngeselin deh,bikin malu saja," jawab Shera pada Rafa dengan wajah malunya.


"Dasar anak kurang ajar,tidak tahu malu,di hadapan orang tua saja berani berkata seperti itu,shera pasti malu memiliki suami sepertimu," ucap mama Keyla pada Rafa sambil memukul lengan Rafa.


"Adu du du... shera tidak akan malu mah,malah Shera ketagihan haha," ucap Rafa pada mama Keyla membuat mama Keyla semakin kesal di buatnya.


Sedangkan papa Juna hanya geleng-geleng kepala mendengar ucapan Rafa.


HAY KAKAK-KAKAK.


AUTHOR KAGET PAS NGELIAT RANGKING VOTE NOVEL AUTHOR ANJLOK ALIAS MENURUN BEGITU JAUH.


SEDIH JUGA AUTHOR😔😔😔


HARAPAN AUTHOR BISA MASUK RANGKING VOTE 100 BESAR ATAU 10 BESAR TAPI SEKARANG MALAH JAUH BANGET😔😔😔

__ADS_1


JANGAN LUPA YA VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA BIAR AUTHOR MAKIN SEMANGAT NULISNYA😊😊😊😊😊


__ADS_2