MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
KESEDIHAN JUNA


__ADS_3

PUKUL 17.00 SORE


Mama Dewi sudah tiba di Jakarta,mama Dewi tidak langsung pulang ke rumahnya melainkan mama Dewi


langsung pergi ke rumah Juna untuk menemui anaknya.


Sesampainya di rumah Juna,mama Dewi langsung masuk ke dalam rumah Juna.


Terlihat sepi di rumah Juna,biasanya suara Keyla terdengar ceria di rumah ini,pikir mama Dewi.


Mama Dewi hanya melihat bi Iyem yang sedang membersihkan rumah Juna.


Mama Dewi menghampiri bi Iyem di ruang tamu


Lalu mama Dewi menanyakan tentang anaknya juna pada bi Iyem.


"Bi,apa Juna ada di rumah? tanya mama Dewi pada bi Iyem"


"Ada bu,mas Juna sudah di rumah dari tadi malam,sekarang ada di kamarnya bu,jawab bi Iyem pada mama Dewi"


"Apa Keyla pulang bersama Juna juga bi ke rumah ini? tanya mama Dewi pada bi iyem,berpura-pura tidak tahu tentang kepergian Keyla"


"Mbak Keyla tidak ikut pulang bersama mas Juna bu,sepertinya mbak Keyla masih di rawat di rumah sakit,jawab bi Iyem pada mama Dewi,bi Iyem tidak tahu jika Keyla pergi dari rumah sakit"


"Iya bi,berarti kalo Juna ada di rumah Juna tidak masuk kantor ya bi? apa Juna sudah makan bi? tanya mama Dewi pada bi Iyem"


"Mas Juna sepertinya tidak masuk kantor bu,terus mas Juna juga belum turun ke bawah dan belum makan juga bu dari semenjak pulang ke rumah ini,padahal bibi sudah siapkan makanan tapi mas Juna belum turun-turun juga,tapi tadi bibi sudah naik ke atas ke kamar mas Juna menyuruh mas Juna untuk makan,tapi katanya tidak lapar bu,ucap bi Iyem pada mama dewi"


"Juna pasti memikirkan Keyla sampai-sampai tidak mau makan,juna memang salah,tapi sebagai seorang ibu aku juga kasian pada Juna kalo Juna sampe tidak mau makan,batin mama Dewi"


"Ya sudah bi,saya naik ke atas dulu ya ke kamar Juna,ucap mama Dewi pada bi Iyem"


"Baik bu,ucap bi Iyem pada mama Dewi"


Mama Dewi pun berjalan ke arah lift untuk ke lantai atas menuju kamar anaknya Juna.


Sampailah mama Dewi di lantai atas dan berjalan menuju kamar Juna.


Mama Dewi melihat kamar anaknya Juna pintunya masih tertutup.

__ADS_1


"Apa Juna sedang tidur ya,batin mama Dewi"


TOK TOK TOK....


Mama Dewi mengetuk pintu kamar Juna.


"Juna,ini mama,apa kamu sedang tidur? tanya mama Dewi di depan pintu kamar Juna pada anaknya"


Tak lama Juna langsung membuka pintu kamarnya.


lalu Juna memandang mama Dewi dengan pandangan sedihnya.


"Juna,wajah kamu kenapa pucat sekali nak? tanya mama Dewi pada Juna"


"Juna tidak apa-apa mah,sahut Juna lemas pada mama Dewi"


Lalu juna dan mama Dewi duduk di sofa kamar Juna.


Mama Dewi merasa kasihan melihat anaknya Juna wajahnya terlihat begitu pucat dan kusut,wajah Juna benar-benar sangat sangat menyedihkan.


Sangat terlihat gurat penyesalan di wajah Juna dan juga tubuhnya begitu lelah.


"Juna tidak lapar mah,ucap Juna singkat sambil menyandarkan kepalanya di sofa yang di dudukinya"


"Juna,kemana Keyla pergi? kenapa kamu sampai tidak mengetahui kemana Keyla pergi Juna? tanya mama Dewi pada Juna"


"Juna langsung melihat ke arah mama Dewi dengan wajah yang terlihat kacau ketika mama Dewi bertanya tentang Keyla"


"Bagaiman mama tahu kalo Keyla pergi dari rumah sakit,batin Juna"


"Mah....ucap Juna lirih menatap wajah mama Dewi,lalu juna tiba-tiba saja memeluk mama Dewi meletakan kepalanya di perut mama Dewi dan tangannya memeluk pinggang mama Dewi seperti seorang kecil yang menangis meminta ibunya untuk membantunya"


Juna menangis di pelukan mama Dewi sesegukan,


baru kali ini Juna menangis di pelukan mamanya.


Semenjak menikah Juna sudah beberapa kali menangis ketika membuat kesalahan pada Keyla.


Mama Dewi melihat Juna begitu tidak tega,

__ADS_1


mama Dewi mengusap-ngusap kepala Juna untuk menenangkan anaknya.


"Ya ampun Juna,kamu sampai menangis seperti ini pada mama,mama tidak pernah melihat kamu menangis seperti ini nak,bahkan dulu kamu bukan laki-laki cengeng seperti ini,mungkin ini tangisan penyesalan terdalam kamu untuk Keyla,mama yakin kamu menyesalinya,mama bisa melihat itu nak,batin Mama Dewi"


"Juna,kamu harus tenang nak,keyla pasti akan kembali sama kamu,asalkan kamu bersungguh-sungguh untuk tidak menyakitinya lagi nak,mama yakin Keyla mencintai kamu,ucap mama Dewi pada Juna"


"Mah,maafin juna ya mah,juna sudah bikin mama dan papa kecewa sama Juna,juna terlalu pengecut,juna memang salah mah.Sekarang keyla sangat membenci juna mah,juna takut Keyla tidak memaafkan kesalahan Juna mah,juna takut Keyla meninggalkan Juna,ucap Juna pada mama Dewi sesegukan sampai air matanya menetes di baju mama Dewi"


Katanya,jika seorang laki-laki meneteskan air matanya untuk seorang wanita,itu karena laki-laki tersebut benar-benar mencintai wanitanya.


Begitupun dengan Juna,air mata Juna menetes ketika ia merasa telah menyakiti Keyla.


"Juna,sejak kapan kamu menjadi cengeng seprti ini nak,mama mau kamu kuat menghadapi masalah kamu,kalo kamu mau keyla kembali,cari Keyla walau sampai ke ujung dunia sekalipun,dapatkan hatinya kembali nak,mama yakin Keyla akan luluh jika kamu benar-benar bersungguh-sungguh,ucap mama Dewi pada Juna"


"Iya mah,juna mohon mama dukung Juna,setelah Juna tau keberadaan Keyla,juna akan langsung menjemput Keyla,ucap Juna pada mamanya"


Sepertinya Juna benar-benar lelah,tenaganya sudah habis terkuras,apa lagi Juna belum makan sejak kemarin.


Juna masih memeluk mamanya,kepala Juna berada di pangkuan mamanya,kemudian Juna tertidur di pangkuan mamanya karena kepalanya terasa begitu berat.


Mama Dewi masih mengelus-ngelus kepala anaknya.


Mama Dewi tidak menyangka kalo Juna akan sampai seperti ini mencintai Keyla.


Juna paling sulit menangis,tapi ketika berurusan dengan hatinya pada Keyla,juna begitu mudahnya meneteskan air mata,hal itu membuat mama Dewi begitu kasihan pada anaknya.


Mama dewi pun membiarkan Juna tertidur di pangkuannya.


Mama Dewi tahu pasti Juna tidak tidur semalaman dan tubunya pasti sangat lelah.


MOHON DUKUNGANNYA YA


DENGAN CARA LIKE COMMENT AND VOTE


SUPAYA AKU MAKIN SEMANGAT NULIS NOVELNYA


TERIMAKASIH KAKAK-KAKAK CANTIK🥰🥰🥰


SALAM SAYANG DARI AKU NENG ZAHRA🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2