MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
RUMAH MAMA DEWI


__ADS_3

Drrrrttttt....drrrttttt.... drrrrttttt....


Handphone Keyla bergetar ketika Keyla sedang duduk santai di sofa ruang tv bersama Juna pada sore hari.


Panggilan dari mama Anggita,mamanya Keyla.


Keyla antusias mengangkat telpon dari mamanya.


"Hallo mama,sapa Keyla pada mama Anggita"


"Hallo anak mama yang paling cantik yang sebentar lagi akan menjadi mama muda," sahut mama Anggita meledek putrinya Keyla yang tengah hamil.


Mama Anggita sudah tahu tentang kehamilan Keyla sejak awal keyla dinyatakan hamil.


Mama Anggita dan papa Aditya sangat senang karena akan memiliki cucu.


"Mama gimana kabarnya?" tanya Keyla pada mama Anggita.


"Kabar mama baik sayang,gimana kabar anak mama? kandungan kamu baik-baik saja kan sayang?" tanya mama Anggita pada Keyla.


"Baik mah,kandungan Key jg baik,mama kapan mau pulang ke jakarta?" tanya Keyla pada mama Anggita.


"Satu minggu lagi mama pulang ke jakarta ya sayang,mama sangat rindu sama anak mama," ucap mama Anggita pada Keyla.


"Oke mah,key juga sangat rindu sama mama,"sahut Keyla pada mamanya


"Mas Juna kemana Key?" tanya Mama Anggita pada Keyla.


"Mas Juna ada di samping aku mah," keyla melirik ke arah Juna.


Juna pun melirik ke arah Keyla dan meminta handphone Keyla untuk berbicara dengan mama Anggita mertuanya.


"Hallo mah,ini Juna," sapa Juna pada mama Anggita


"Hallo nak Juna,gimana kabar kamu nak?" tanya mama Anggita pada Juna menantunya.


"Aku baik mah,mama gimana kabarnya?" tanya Juna pada mama Anggita.


"Mama juga baik nak,mama seminggu lagi pulang ke jakarta,jaga Keyla baik-baik ya nak," pinta mama Anggita pada Juna

__ADS_1


"Iya mah," juna akan menjaga Keyla dengan baik.


Tidak lama kemudian sambungan telpon pun terputus.


"Sayang,nanti malam kan malam minggu,kita ke rumah mama Dewi yuk," ajak Keyla pada Juna.


"Iya sayang,kamu kangen sama mama Dewi ya?" tanya Juna pada Keyla.


"Iya aku kangen sama mama Dewi,pengen di elus-elus perutnya sama mama Dewi hehe," ucap Keyla manja.


"Mas saja dulu yang ngelus-ngelus perut kamu sekarang," juna mengelus-ngelus perut Keyla yang sudah mulai buncit karena usia kandungannya nya sudah dua bulan.


Keyla tersenyum senang melihat Juna mengelus-ngelus perutnya,rasanya begitu nyaman dan lembut.


Juna tiduran di paha Keyla meletakan kepalanya di atas paha Keyla mengadap ke arah perut Keyla sambil mencium dan mengelus perut keyla.


"Baru kali ini aku sebahagia ini,hidupku terasa lengkap setelah memiliki Keyla dan calon anakku yang berada di kandungan Keyla,aku bahkan sangat mencintai Keyla," batin Juna.


Keyla melihat Juna tak henti-hentinya mencium dan mengelus perut Keyla.


Membuat keyla tertawa kecil hihihi sambil memakan cemilannya dan menonton drama kesukaanya.


Pada malam harinya sekitar pukul 19.00 malam.


Mama Dewi sudah tahu kalo Juna dan keyla akan menginap di rumahnya.


Sehingga mama Dewi menyiapkan hidangan istimewa untuk menantunya Keyla,supaya Keyla dapat berselera makan.


Mobil Juna sudah masuk ke halaman milik kediaman mama Dewi dan papa Dito.


Mama Dewi dan papa Dito menyambut Keyla dari depan pintu rumahnya.


"Sayangku," mama Dewi memeluk Keyla yang turun dari mobil Juna.


"Mama...! " Keyla memeluk mama Dewi dengan erat.


Juna hanya tersenyum melihat pemandangan yang sudah biasa itu.


Papa Dito pun menyambut Keyla dan Juna,lalu mereka saling berpelukan.

__ADS_1


Kemudian mama Dewi langsung menyuruh Keyla masuk ke dalam rumahnya untuk makan malam.


Di meja makan sudah tersedia banyak makanan yang menggugah selera Keyla berupa sea food dan yang lainnya.


Ada Mangga muda dan rujak juga yang sudah mama Dewi siapkan untuk mantunya yang tengah ngidam.


Seperti biasa,juna selalu menyuapi Keyla ketika sedang makan.


Hal itu membuat mama Dewi merasa senang melihat Juna sudah mencintai Keyla.


Keyla makan sangat lahap,hingga Juna di buatnya geleng-geleng kepala.


"Makan yang banyak sayang," ucap mama Dewi pada Keyla.


"Iya mama,semua makanannya enak,key suka," ucap Keyla pada mama Dewi.


Mama Dewi dan papa Dito tertawa melihat Keyla makan dengan sangat lahap.


Setelah semuanya selesai menyantap makan malam,keyla mengambil rujak dan mangga muda lalu duduk di sofa ruang tamu menghampiri Juna,mama Dewi dan papa dito yang sedang berbincang-bincang hangat.


Mama Dewi tersenyum melihat Keyla memakan rujak dan mangga muda dengan sangat nikmat.


Juna pun mengelus-ngelus rambut Keyla sambil melihat Keyla memakan rujak dan mangga muda yang duduk di sebelahnya,sementara Juna hanya menahan air liurnya.


Juna dapat merasakan bahwa rujak dan mangga muda itu sangat asam,sehingga Juna tidak ingin memakannya.


Setelah Keyla selesai memakan rujak dan buah mangga muda,shella duduk di dekat mama Dewi sambil merebahkan kepalanya di pangkuan mama Dewi dengan manja.


Lalu mama Dewi mengelus-ngelus rambut Keyla sambil ngobrol-ngobrol tentang kehamilan.


Juna tersenyum senang melihat Keyla sangat manja pada Dewi,karena mama Dewi begitu ingin memiliki anak perempuan,namun Juna merasa di cuekin oleh Keyla,karena Keyla hanya ingin di manja oleh mama Dewi.


Keyla merasakan kenyamanan tidur di pangkuan mama Dewi sampai Keyla tertidur pulas.


Juna yang melihat Keyla sudah tertidur di pangkuan mamanya langsung menggendong Keyla naik ke atas menuju kamarnya yang berada di rumah mama Dewi.


"Hati-hati menggendongnya nak," ucap mama Dewi pada Juna agar berhati-hati menggendong Keyla.


"Iya mah,aku dan Keyla istirahat dulu ya mah,pah," pamit Juna pada mama dan papanya,lalu naik ke lantai atas

__ADS_1


Sampai di lantai atas yaitu di kamar Juna yang dulu selalu Juna tempati,juna membaringkan tubuh Keyla di atas kasurnya dengan sangat hati-hati agar tidak membangunkan Keyla.


Juna pun ikut tertidur di samping keyla lalu memeluk tubuh Keyla dengan hangat.


__ADS_2