
Hari ini Juna dan Keyla akan kembali ke Jakarta.
Juna sudah memesan tiket keberangkatannya,mereka akan berangkat menuju bandara sebentar lagi.
"Bu Sri,makasih ya udah mau di repotin sama Key dan mas Juna," ucap Keyla pada bu Sri di dapur belakang.
"Mbak key tidak merepotkan ibu sama sekali kok mbak," jawab bu Sri pada Keyla.
"Bu,ini ada sedikit uang untuk bu Sri dan pak Arman," keyla memberikan uang pada bu Sri dengan jumlah yang cukup besar.
"Tidak usah mbak Key,ibu kan sudah di kasih sama mamanya mas Juna," ucap bu Sri sambil menjauhkan tangannya dari tangan Keyla
"Ambil saja bu," titah Juna pada bu Sri yang tiba-tiba saja Juna berada di dapur.
"Tapi mas Juna,ini terlalu besar," ucap bu Sri pada Juna.
"Tidak apa-apa bu,ini sebagai bentuk terimakasih saya dan Keyla," ucap Juna pada bu Sri.
"Sudah kewajiban bu Sri melayani mas Juna dan mbak Keyla,karena bu Sri kan bekerja pada keluarga mas Juna," ucap bu Sri pada Juna.
"Iya saya tau bu,tapi ambil saja uangnya bu,kalo tidak di ambil nanti Keyla tandukan loh bu," ucap Juna pada bu Sri sambil meledek Keyla.
"Mas Junaaaa iiiikkkkhhhhh...." Keyla cemberut menatap Juna sementara Juna tertawa gemas melihat Keyla cemberut,ingin rasanya Juna mencubit pipi Keyla yang imut itu.
"Baik mas Juna,akan bibi terima uangnya,terimakasih banyak ya mas Juna,mbak Keyla," ucap bu Sri pada Juna dan Keyla.
"Sama-sama bu," sahut Keyla dan Juna.
Juna sudah tau jika Keyla paling suka memberi.
Keyla akan kecewa jika pemberiannya tidak di terima.
Juna senang mempunyai istri yang dermawan,karena Juna pun sangat suka memberi.
"Bu Sri,saya dan Keyla sebentar lagi akan berangkat ke bandara,bu Sri dan pak Arman jaga diri baik-baik ya di sini," ucap Juna pada bu Sri,sementara pak Arman sedang memasukan koper-koper Juna dan Keyla ke bagasi mobil.
Di Jakarta,mama Dewi sangat senang Juna dan Keyla akan pulang ke Jakarta.
Mama dewi akan menjemput Keyla ke bandara karena mama Dewi sudah rindu pada Keyla.
Keyla menjadi anak kesayang mama Dewi,sedangkan Juna mulai di lupakan hehehe.
Juna dan Keyla sudah menaiki pesawat mereka menuju Jakarta.
Keyla semakin manja pada Juna setelah hubungan mereka menjadi lebih dekat dan intim.
Bahkan Keyla terus saja menggenggam tangan Juna.
Juna pun tidak mempermasalahkannya,karena Juna sudah tau Jika Keyla memang sangat manja,terlebih usia Juna dan Keyla terpaut cukup jauh.
Sudah seharusnya jika Juna memiliki sikap yang lebih dewasa dari Keyla.
Keyla dan Juna sudah tiba di Jakarta,mereka di jemput oleh mama Dewi.
"Keylaaaa.... " mama Dewi melambaikan tangan pada Keyla ketika melihat Keyla ke luar dari bandara.
"Mamaaa..." Keyla langsung berlari memeluk mama Dewi seperti memeluk mama kandungnya sendiri.
"Keyla mama sangat rindu sekali sama kamu sayang," ucap mama Dewi pada Keyla sambil memeluk Keyla.
"Key juga rindu sama mama," ucap Keyla pada mama Dewi.
__ADS_1
Sementara Juna yang melihat mamanya yang lebih merindukan Keyla terlihat pasrah.
"Mau bagaimana lagi,mama ingin anak perempuan," batin Juna.
Mama Dewi,juna dan Keyla pun menaiki mobil mereka menuju kediaman Juna.
Juna sudah memiliki rumah yang cukup mewah untuk Keyla tempati.
Sesampainya di rumah Juna,mama Dewi dan keyla duduk di sofa ruang keluarga berbincang-bincang sambil tertawa bersama,juna yang melihatnya merasa cemburu mellihat keakraban Keyla dan mamanya.
"Kenapa tidak sekalian saja ajak Keyla tinggal di rumah mama," ucap Juna pada mama Dewi sambil berjalan ke arah lift menuju lantai atas untuk ke kamarnya.
"Ooohhh rupanya ada yang cemburu sama kedekatan mama dan Keyla ya," ucap mama Dewi meledek anaknya.
Mama Dewi pun menarik tangan Keyla supaya Keyla ikut bersama Juna menaiki lift ke atas ke kamar Juna.
"Ayuk sayang kita ke kamar Juna," ucap mama Dewi sambil menarik tangan Keyla sambil berlari kecil agar mereka ke lantai atas bersama dengan Juna.
Keyla merasa malu dengan tingkah mertuanya.
Mama Dewi belum tahu jika Juna sudah tidak dingin lagi pada Keyla,bahkan Juna dan Keyla sudah sangat intim.
Mama Dewi dan Keyla pun langsung menaiki lift bersama Juna.
Keyla melirik Juna yang berada satu lift dengannya,namun Juna tidak melirik pada Keyla.
"Hmmmm,dingin lagi setelah mendapatkan yang di inginkannya," batin Keyla.
Tiiiing....
Mereka bertiga sudah sampai di lantai atas,tepatnya di kamar Juna.
"Mama kenapa ngikutin Juna ke kamar?" tanya Juna pada mamanya.
"Hehehe,mama cuma mau anterin anak perempuan mama ke kamarnya saja kok," jawab mama Dewi pada juna sambil tertawa kecil.
"Mama menginap saja di rumah Juna," ucap Juna pada mamanya.
"Mama gak mau nginep akh,mama mau pulang aja,ya sudah kalian masuk ke kamar gih," suruh mama Juna pada Juna dan Keyla.
"Kok mama gak nginep aja mah?" tanya Keyla pada mama Dewi.
"Mama udah di tungguin sama papa di rumah,lain kali saja mama nginepnya ya sayang," ucap mama Dewi pada Keyla.
"Kalian tidak usah antar mama ke bawah,kalian masuk saja ke kamar," ucap mama Dewi sambil mendorong Juna dan keyla ke dalam kamar Junam
"Mama hati-hati ya," ucap Keyla pada mama Dewi.
"Iya sayang bye bye Keyla sayang," mama Dewi melambaikan tangan pada Keyla lalu turun ke bawah menaiki lift untuk pulang.
Juna dan Keyla sudah berada di kamar Juna yang berukuran besar dan mewah.
Juna langsung membopong Keyla ke atas kasur Empuknya yang berukuran cukup besar untuk mereka berdua.
"Awww...." Keyla kaget karena Juna tiba-tiba saja menggedongnya dan merebahkan tubuh Keyla di atas kasur milik Juna.
Juna rupanya sudah mulai kecanduan dengan semua yang ada pada tubuh Keyla,sehingga tanpa basa basi Juna langsung me***at setiap inci tubuh Keyla yang sudah membuatnya gila,perlahan tapi pasti,juna melakukannya dengan penuh perasaan,sehingga Keyla dapat merasakan apa yang Juna rasakan.
Juna menyerang Keyla dengan kesaktiannya dengan memacu gerakan miliknya di milik Keyla,perlahan namun pasti,gerakan yang di berikan oleh Juna membuat Keyla melayang di buatnya.
Erangan demi erangan yang ke luar dari suara seksi Keyla semakin membuat Juna gila,sampai akhirnya Keyla terkulai lemas setelah pertempuran hebat itu,lalu Keyla tertidur di samping Juna dengan lelahnya.
__ADS_1
Keesokan harinya Juna sudah bersiap-siap untuk pergi ke kantor.
Asistennya Kevin sudah menunggunya di lantai bawah.
Juna melihat Keyla masih tertidur nyeyak.
Ketika Juna hendak ke luar dari kamar,keyla memanggilnya.
"Massss...." Keyla memanggil Juna.
"Juna menengok ke arah Keyla lalu menghampiri Keyla yang masih berada di atas kasur.
"Kamu sudah bangun sayang," ucap Juna pada Keyla sambil mengelus pipi Keyla.
"Sudah mas,mas Juna mau kerja ya? kok gak bangunin Keyla?" tanya Keyla pada Juna.
"Iya mas hari ini sudah harus masuk kantor,mas tidak mau mengganggu tidur kamu,kamu pasti lelah," ucap Juna pada Keyla.
"Massss," panggil Keyla pada Juna sambil Keyla memeluk Juna dengan manja,membuat adik Juna terbangun.
"Ya ampun keyla,suara kamu kenapa harus manja kaya gini sih,aku harus segera turun ke bawah untuk bekerja," batin Juna.
"Mas kerja dulu yah sayang,jangan mencoba menggoda mas,nanti sore mas sudah pulang kok," ucap Juna pada Keyla.
Keyla malah sengaja memancing Juna dengan memainkan dasi yang sudah Juna pakai di kemeja kerjanya.
"Key,nanti malam saja ya sayang," ucap Juna mencoba menahan Keyla agar Keyla tidak memancingnya.
Namun Keyla malah membuka kancing kemeja Juna dengan tatapan menggoda,membuat pertahanan Juna seketika runtuh di buatnya.
"Sayang,mas sudah bilang jangan menggoda mas,kamu sendiri yang akan kewalahan nanti,memangnya kamu tidak lelah," ucap Juna pada Keyla sambil membuka pakaiannya.
kalo sudah di pancing seperti ini Juna tidak akan sanggup menolaknya
Seharusnya Juna sudah berangkat ke kantornya,namun menolak godaan Keyla sangatlah rugi bagi Juna wkwkwk....
Juna dan keyla pun melakukan kewajibannya selama 1 jam,membuat Kevin asistennya menunggu cukup lama di lantai bawah.
Keyla bermain begitu agresif,membuat Juna tersenyum senang.
"Sayang," siapa yang mengajarkan kamu seperti ini?" tanyan Juna pada Keyla sambil Juna terus menggerakan miliknya pada milik Keyla.
"Mas Juna yang ngajarin,key hanya mengikuti mas Juna," sahut Keyla pada Juna sambil Keyla merasakan hentakan demi hentakan yang di berikan Juna padanya.
Setelah selesai dengan aktivitasnya berdua,juna lalu membersihkan diri ke kamar mandi lalu memakai pakaian kantornya,kemudian pamit untuk ke kantor padaa Keyla.
"Sayang,mas berangkat dulu ya ke kantor,kasian kevin udah nunggu lama di bawah," ucap Juna pada Keyla
"Iya mas," sahut keyla dengan tersenyum menggoda.
"Sayang,mas udah mandi dua kali pagi ini,jangan sampe mandi tiga kali," ucap Juna pada Keyla sedikit mengancam
"Iya iya,hati-hati ya mas tampan," ucap Keyla pada juna.
"Oh ya ampun Keyla,tidak salah jika banyak laki-laki yang ingin memilikimu,tapi akulah yang paling beruntung," batin Juna.
Juna pun mencium kening Keyla lalu turun ke bawah untuk menemui Kevin asistennya yang sudah lama menunggunya.
Juna tersenyum-senyum lucu mengingat kejadian tadi dengan Keyla,tidak percaya dengan apa yang di lakukan Keyla.
Kevin melihat Juna tersenyum-senyum sendiri,sudah dapat mengartikan senyuman bos nya itu.
__ADS_1