
"Rafa,bisakah besok kita bertemu di sebuah restairant untuk makan siang? aku ingin membicarakan sesuatu denganmu," pinta Reksa pada Rafa.
"Membicarakan tentang apa?" tanya Rafa pada Reksa.
"Tentang bisnis,gue bergelut di dunia otomotif dan luh pun sama,gue hanya ingin berdiskusi saja dengan luh," ucap Reksa pada Rafa.
Padahal Reksa punya tujuan lain.
"Baiklah,atur saja tempatnya," jawab Rafa pada Reksa.
"Luh berdua enggak ngajak gue?" tanya Alex pada Rafa dan Reksa.
"Emang luh tahu dunia otomotif? luh kan usahanya bikin sepatu bro," ucap Reksa pada Alex.
"Ayolah,kalian jangan kaya gitu ke gue,gus juga mau punya usaha di bidang otomotif kaya luh berdua," ucap Alex pada Rafa dan Reksa.
"Udah luh urusin aja usaha sepatu luh itu,gue sama Rafa ada urusan penting," ucap Reksa pada Alex.
"Okelah kalo begitu,tapi luh berdua enggak bakal pukul-pukulan lagi kan?" luh berdua kan udah kaya singa sama macan hahaha," ucap Alex pada Rafa dan Reksa.
"Tergantung,kalo Rafa mau kejadian yang dulu terulang kembali gue sih udah siap," jawab Reksa pada Alex dengan ucapan menantangnya.
Shera merasa bingung dengan ucapan Alex yang mengatakan bahwa Rafa dan Reksa sudah seperti singa dan macan.
"*Ada apa dengan Kak Rafa dan Kak Reksa ya? kenapa mereka seperti terlihat tidak begitu akur? sepertinya dulu mereka pernah punya masalah deh," batin Shera*..
"Gue siap mukulin luh sampe luh babak belur lagi,gue yakin luh tahu gue kaya gimana kan?" ucap Rafa pada Reksa dengan rasa tidak takutnya.
"Waaaahhhh.... luh berdua udah gila,gue males berusan sama luh berdua," ucap Alex pada Rafa dan Reksa.
"Ya sudah,gue sama istri gue mau balik duluan ke hotel,kasihan istri gue udah kedinginan,gue harus kasih kehangatan ke istri gue,apa lagi cuacana sangat mendukung kaya gini," ucap Rafa pafa Reksa dan Alex tanpa rasa malu.
Rafa sepertinya ingin membuat Reksa kepanasan.
Shera membelakakan matanya ketika mendengar ucapan Rafa yang terdengar begitu memalukan di hadapan Reksa dan Alex.
'"Maksud Kak Rafa apa sih? bikin malu saja," batin Shera ketika mendengar Rafa berbicara seperti itu terhadap Reksa dan Alex.
__ADS_1
Raksa merasa jika Rafa sudah tahu kalo dirinya menyukai Shera.
Rafa sepertinya sengaja berbicara seperti itu pada Reksa dan Alex.
"Enak ya luh punya bini,lah kita? kedinginan cuma di temenin selimut doank," ledek Alex pada Rafa dengan perasaan sedihnya karena Alex belum menikah.
"Makanya luh cepet nikah,nikah itu enak,enak banget malah,rasanya Ajiiiibbb banget deh hahaha," ucap Rafa pada Alex.
Rafa memanas-manasi Alex agar Alex segera menikah.
Rafa juga memanas-manis Reksa yang teihat menyukai Shera.
"Luh enggak akan pernah dapetin istri gue Reks," batin Rafa.
"Kurang Aseeemmm luh ya,mentang-mentang udah nikah bisanya ngeledekin," ucap alex pada Rafa kesal.
Reksa yang mendengar ledekan Rafa hanya menyunggingkan bibirnya.
"Jangan senang dulu luh Raf,karena istri luh akan menjadi milik gue,tertawalah sebelum nanti gue yang akan menertawakan kesedihan luh," batin Reksa ketika melihat Rafa tertawa.
Rafa dan Shera pun pergi dari Cafe tersebut meninggalkan Reksa dan Alex.
Sesampainya di hotel,shera sangat penasaran ingin mengetahui ada masalah apa antara Rafa dan Reksa,karena sepertinya Rafa dan Reksa terlihat tidak akur.
Shera dan Rafa sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur untuk beristirahat di tempat tidur.
"Kak,aku boleh tanya sesuatu tidak sama Kak Rafa?" tanya Shera pada Rafa.
Shera sedang berada dalam pelukan hangat Rafa dengan memakai selimut tebal.
"Tanya apa sayang?" tanya Rafa pada Shera sambil memainkan handphoennya.
"Sebenaranya Kak Rafa ada masalah apa dengan Kak Reksa? kenapa kalian terlihat tidak akur? katanya kalian berteman? harusnya kan Kak Rafa dan Kak Reksa akur dong seperti dengan yang lainnnya," tanya Shera pada Rafa dengan penuh penasarannya.
"Aku dan Reksa tidak ada apa-apa kok sayang,kita baik-baik saja,kita memang terlihat seperti harimau dan macan,itu sudah biasa bagi kita sayang," jawab Rafa pada pertanyaan yang Shera berikan.
Namun Shera tetap saja tidak percaya,karena Shera merasa jika Rafa dan Reksa pasti pernah memiliki konflik.
__ADS_1
"Kak,tadi kamu dengar kan apa kata Kak Reksa kalo aku tidak kenal dengan Kak Reksa dan baru bertemu kemarin doang di depan toko,dia kemarin tidak sengaja menabrakku," ucap Shera pada Rafa sambil menatap wajah Rafa.
"Iya sayang,tapi aku minta sama kamu,kamu jangan pernah dekat dengan Reksa,karena Reksa sepertinya menyukai kamu,aku bisa melihat dari sorot matanya," ucap Rafa pada Shera dengan perasaan khawatirnya.
Rafa takut jika Shera sampai tertarik pada Reksa,karena Reksa punya segalanya yang tak kalah dari Rafa.
Reksa juga bisa dengan mudah menaklukan hati wanita yang di sukainya,reksa juga bisa saja balas dendam kepada Rafa.
"Kalian sama-sama arogant,aku takut dengan laki-laki arogant seperti kalian," ucap Shera pada Rafa dengan wajah mengkerutnya.
"Sayang,aku tidak semenakutkan itu,aku hanya akan marah jika ada laki-laki lain yang menyentuh milikku yaitu kamu,aku harap kamu tidak membuatku cemburu sayang," ucap Rafa pada Shera sambil memeluk tubuh Shera erat.
"Sudah Shera katakan kalo Shera tidak akan mendekati siapapun,kenapa selalu menyalahkanku? salahkan saja mereka yang menyukaiku? Apa aku salah kalo aku terlahir dengan paras yang cantik dan mempesona seperti ini?" tanya Shera pada Rafa dengan percaya dirinya.
"Astagaaa... hey... apa ini benar-benar istriku? kenapa kamu begitu percaya diri sekali sayang? kamu sama sepertiku yang selalu percaya diri,tidak salah jika aku sudah menjadikanmu sebagai istrimu,karena kita sama-sama terlalu percaya diri haha," ucap Rafa pada Shera sambil tertawa kencang dan mencubit gemas pipi Shera.
"Kamu yang mengajariku seperti ini,aku hanya belajar darimu,maka jangan salahkan aku jika banyak laki-laki yang mengejarku," ucap Shera pada Rafa dengan bangganya.
"Waaahhh waaahhh waaahhh.... rupanya kamu merasa bangga di sukai banyak laki-laki,aku sungguh tidak percaya itu,aku harus siap-siap patah hati jika begini caranya," ucap Rafa pada Shera dengan melepaskan pelukannya pada Shera.
"Sayaaang... jangan di lepas,aku kan hanya bercanda,akupun sebenarnya merasa risih jika ada laki-laki yang menyukaiku,karena aku sudah punya suami yang sangat mencintaiku dan juga sangat pencemburu," ucap shera pada Rafa.
Shera menarik tangan Rafa agar Rafa memelukmu kembali.
Pelukan Rafa rasanya begitu menghangatkan tubuh Shera.
"Jadi,kalo aku tidak pencemburu kamu mau-mau saja dekat dengan laki-laki manapun?" tanya Rafa pada Shera dengan wajah masam nya.
"Tidak juga,aku tidak mudah menyukai dan mencintai seseorang,jika aku mudah mencintai laki-laki lain,untuk apa aku mengejarmu ke Singapore? kenapa aku tidak mencari penggantimu saja? sedangkan banyak sekali yang ingin menjadi kekasihu," tanya Shera pada Rafa.
"Benarkah? Kalo begitu kita memang di takdirkan berjodoh,karena kita saling mencintai,sekarang coba tunjukan rasa cintamu padaku sayang,cium aku," pinta Rafa pada Shera dengan memanyunkan bibirnya.
"Hanya cium saja? itu sih gampang,lebih dari itupun aku mau hihihi," sahut Shera pada Rafa,shera mencoba menggoda Rafa sambil tertawa lucu.
"Istriku memang luar biasa,baiklah cintaku,coba tunjukan padaku,aku ingin melihat aksimu malam ini,tunjukanlah sayang," pinta Rafa pada Shera sambil tersenyum nakal.
Rafa merasa sangat bahagia mendengar Shera ingin menunjukan rasa cintanya pada Rafa.
__ADS_1
Mereka pun melakukan hal yang semestinya terjadi sebagai sepasang suami istri,dimana Shera lah yang mendominasi dan menunjukan aksinya pada Rafa,hal itu membuat Rafa terkejut dan puas ketika melihat aksi Shera yang begitu menggoda.
HAY JANGAN LUPA VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA YA🥰🥰🥰🥰🥰