
Malam harinya Juna menemani keyla di kamarnya.
Keyla sudah terlihat lebih tenang karena Juna berada di sampingnya.
Keyla memainkan handphone nya sambil membayangkan kembali kejadian tadi siang saat Juna memeluknya dan terlihat khawatir padanya.
Sementara Juna tengah sibuk melakukan pekerjaannya dengan laptopnya.
"Besok malam kamu ikut aku ke acara rekan bisnisku," ucap Juna pada Keyla dengan wajah datarnyam
"Haaahhhh," keyla yang tengah melamun kurang fokus mendengar ucapan Juna.
"Besok malam kamu ikut ke acara rekan bisnisku,dia mengadakan acara makan malam di hotel nya," ucap Juna pada Keyla dengan jelas.
"Iyaaaa," keyla menjawab pelan sambil mengangguk.
Dalam hatinya sangat senang karena mas juna mau mengajaknya pergi ke acara rekannya mas Juna"
"Besok sore kita cari gaun buat kamu pakai ke acara rekan bisnisku," ucap Juna pada Keyla.
"Oke," sahut Keyla tersenyum menampakan rasa senangnya,lalu memejamkan matanya dan menarik selimutnya untuk beristirahat.
Tak lama Juna pun tertidur di sofa yang berada di samping tempat tidur Keyla.
Keesokan harinya,Keyla dan Juna sudah selesai mandi dan sarapan pagi.
Mereka akan pergi ke sebuah butik untuk mencari gaun yang akan Keyla pakai pada malam harinya ke acara rekan bisnis Juna.
Keyla terlihat cantik dengan pakaian yang di kenakannya,membuat juna tak henti-hentinya memandang Keyla,namun Keyla tak menyadarinya.
Begitupun dengan Juna yang selalu terlihat tampan dengan pakaian apapun yang di kenakannya.
Keyla pun selalu terpesona melihat Ketampanan Juna yang tak lain adalah suaminya sendiri.
Sebelum pergi ke butik mereka berpamitan kepada bu Sri dan pak Arman.
Kemudian setelah berpamitan Keyla masuk ke dalam mobil bersama Juna dengan menggunakan mobil sport mewah milik Juna.
Di Bali Juna memiliki dua mobil yang ia simpan di villa milik kedua orang tuanya,karena Juna sendiri sering menginap di villa kedua orang tuanya ketika sedang ada bisnisdi Bali.
Di dalam mobil,juna hanya diam fokus dengan menyetirnya,sementara Keyla berusaha untuk dekat dengan Juna,karena Keyla pikir Keyla harus bisa mendapatkan hati Juna,bagaimanapun juga Juna sudah menjadi suaminya.
"Mas juna,bisa gak nanti setelah pulang dari butik,kita mampir ke tempat oleh-oleh,key ingin membelikan oleh-oleh untuk mama Dewi dan sahabat-sahabat key," pinta Keyla pada Juna.
"hmmmmm.... " Juna hanya menjawab singkat.
"Kira-kira mama Dewi suka nya apa ya mas? mama dewi kan udah punya semuanya," tanya Keyla pada Juna
"Apa saja suka,mamaku menyukaimu,apapun yang kamu kasih ke mama pasti mama akan suka," ucap Juna pada Keyla.
20 menit kemudian sampailah Keyla dan Juna di sebuah butik.
Keyla dan Juna di sambut hangat oleh pemilik butik dan pegawainya.
"Selamat siang Mas Juna," sapa pemilik butik yang sudah mengenal Juna,karena butik ini adalah butik langganan mama Juna.
"Selamat siang juga mbak seli," sapa juna balik pada pemilik butik.
"Tadi malam mas Juna menghubungi saya agar saya menyiapkan gaun yang cantik untuk Istrinya kan,mari silahkan di lihat-lihat dulu gaun-gaunnya," ucap seli pada Juna dan Keyla.
__ADS_1
"Istrinya mas Juna sangat cantik,pasti cocok memakai gaun mana pun," puji Seli pada Keyla di hadapan Juna.
"Mbak Seli bisa saja,terimakasih mbak," ucap keyla pada Seli sambil tersenyumn
Keyla lalu melihat-lihat gaun yang kira-kira cocok untuk Keyla dan di bantu oleh pemilik butik itu sendiri.
"Mas yang ini bagus gak?" tanya Keyla pada Juna yang sedang duduk di sofa butik sambil memainkan handphone nya.
Lalu Juna melihat Keyla yang memegang gaun berwarna biru.
"Kamu suka warna biru?" Tanya Juna pada Keyla.
"Iya warna biru salah satu warna kesukaanku,tapi kalo mas Juna gak suka,aku akan memilih warna lain," ucap Keyla pada Juna
"Tidak usah di ganti,gaun yang kamu pegang saja," ucap Juna pada Keyla.
Keyla pun memilih gaun berwarna biru yang akan Keyla kenakan di acara bisnis rekan kerjanya Juna.
Setelah mendapatkan gaun yang cocok,keyla dan juna ke luar dari butik,mobil Juna langsung melaju ke tempat oleh-oleh.
Keyla ingin mencari oleh-oleh untuk mama Dewi dan sahabat-sahabatnya.
Juna hanya memperhatikan Keyla yang tengah sibuk mondar mandir mencari oleh-oleh.
Keyla membelikan oleh-oleh untuk mama Dewi dan Sahabat-sahabatnya tas yang lucu-lucu,membuat Keyla tersenyum-sendiri melihat tas-tas itu.
Semua yang Keyla beli Juna lah yang membayarnya.
Bahkan Juna memberikan Kartu kredit tanpa batasnya pada Keyla,serta 3 kartu yang bisa Keyla pakai untuk kebutuhannya sehari-hari,
hal itu membuat Keyla tersenyum senang.
Juna harus bertanggung jawab pada kehidupan Keyla pikirnya,karena Keyla sudah menjadi tanggung jawabnya.
Setelah selesai mencari oleh-oleh,juna mengajak Keyla untuk makan siang di restaurant yang berada di tepi pantai.
Gemuruh ombak membuat suasana makan siang Keyla dan Juna semakin nikmat.
Keyla makan siang dengan sangat lahap.
Juna yang melihatnya hanya tersenyum melihat Keyla bahagia.
Tiba...tiba....
"Mas Juna... kamu lagi di Bali juga?" suara seorang wanita mengagetkan juna yang tengah memandang Keyla dengan suara yang sangat Jelas,dari belakang tempat duduk Juna
Suara wanita itu sudah tidak asing di telinga Juna,
kemudian Juna menengok ke arah sumber suara di belakangnya...
"Sisil...." ucap Juna pada sisil
Dengan tanpa malu-malu sisil memeluk Juna dengan erat sambil melirik ke arah Keyla.
Sedangkan Keyla yang melihat Juna di peluk oleh wanita lain merasa ada sesuatu yang panas pada dirinya.
"Apa yang terjadi sama hati ini,kenapa dada ini begitu terasa sesak dan panas,apa aku cemburu," batin keyla.
Tapi Keyla hanya diam saja,tanpa memeperlihatkan hatinya yang sedang terbakar merasakan panas.
Juna pun melepaskan pelukan Sisil,lalu melihat ke arah Keyla dengan rasa tidak enak hati.
"Mas Juna,kalo aku tahu kamu pergi ke Bali aku pasti akan tinggal di villamu saja," ucap Sisil pada Juna sambil melirik Ke arah Keyla
__ADS_1
"Jadi sisil sudah pernah menginap di villa Mas Juna,batin Keyla,merasakan sakit di dada nya ketika mendengar sisil berbicara seperti itu"
"Aku ada pekerjaan di Bali," jawab Juna pada Sisil sambil melirik ke arah Keyla
"Ini siapa mas?" tanya Sisil pada Juna,sambil melihat Keyla
"Istriku," ucap Juna singkat pada Sisil.
Keyla kaget mendengar Juna menyebutnya sebagai Istri.
Begitupun dengan Sisil,bagai tersambar petir di siang hari,sisil sangat kaget mendengar Juna mengakui bahwa Keyla adalah istrinya.
Sisil sebenarnya sudah tahu kalo Juna baru saja menikah karena di Jodohkan oleh orang tuanya,
Sisil pun tau Juna pergi ke Bali dari teman-temannya Juna.
Sisil merasa Juna tidak mungkin mencintai Keyla,karena Juna tidak mudah menyukai seorang wanita.
Sisil selalu merasa kalo Juna masih mencintainya.
Hanya saja sisil pernah mengkhianati Juna,sehingga Sisil merasa kesulitan untuk mendapatkan hati Juna kembali.
"Ooohhh selamat ya mas Juna,oya aku boleh gabung sama kalian gak?" ucap sisil pada Juna memberikan selamat dan ingin bergabung bersama Juna dan Keyla.
Juna melihat ke Keyla,karena Juna tidak mau Keyla salah faham.
"Gabung saja mbak Sisil,"ucap Keyla pada Sisil sambil tersenyum.
"Oke,terimakasih,ngomong-ngomong aku belum tau nama kamu,perkenalkan aku Sisil mantan nya Juna," ucap sisil memperkenalkan diri pada Keyla"
"Aku Keyla,oh mbak Sisil mantannya suami aku ya," ucap Keyla pada sisil sambil tersenyum.
Juna melihat Keyla ketika Keyla menyebutnya suami.
Sementara Sisil merasa sangat gerah mendengar Keyla menyebut Juna sebagai suami.
"Kamu terlihat masih muda sekali ya Keyla,berapa usiamu?" tanya sisil pada Keyla
"Aku baru 18 tahun mbak sisil," sahut Keyla pada sisil
"Ooohhh Ya ampun,masih kecil sekali ya,berarti kamu dan mas Juna usianya berbeda jauh dong ya," ucap sisil melirik ke arah Juna,namun juna hanya diam memainkan handphone nya tanpa memperdulikan ucapan sisil
"Iya kita beda jauh,tapi usia bukan halangan untuk kita menikah," ucap Keyla yang mulai kesal dengan pertanyaan Sisil.
"Anak kecil ini rupanya sangat berani sekali menantangku,awas saja akan ku beri kamu pelajaran nanti," batin Sisil
Belum juga Sisil memesan makanan Arjuna malah mengajak Keyla untuk pergi
"Kita permisi dulu,ini sudah sore,kita akan menghadiri sebuah acara,ayuk Key," ucap Juna pada Sisil sambil melihat jam di tangannya dan mengajak Keyla untuk pergi.
Sisil yang mendengar Juna mengajak keyla ke sebuah acara hatinya sangat marah,namun dia menahannya.
"Oke,silahkan," ucap sisil pada Juna sambil tersenyum kecut
Juna dan Keyla pun ke luar dari restaurant memasuki mobilnya.
Juna mengajak Keyla ke sebuah salon,untuk mendadani Keyla agar terlihat semakin cantik ketika nanti malam menghadiri acara rekan bisnisnya.
Di dalam mobil menuju salon,keyla hanya diam,begitupun Juna.
Ntah Kenapa Mood Keyla jadi tidak jelek setelah Keyla bertemu dengan Sisil.
Mungkinkah Keyla cemburu???
__ADS_1