MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
SHOPPING


__ADS_3

Keesokan harinya...


Shera,anindy dan Faradila jalan-jalan di sebuah mall untuk berbelanja segala kebutuhan mereka.


Namun Nesya tidak ikut karena Nesya mengatakan akan pergi ke mall bersama Rafa pada Shera,anindy dan Faradilla.


Shera,anindy dan Fara satu bulan sekali selalu berbelanja bersama,mereka bertiga cukup dekat,namun dengan Nesya mereka bertiga tidak begitu dekat,karena mungkin Nesya tidak tinggal di jakarta,sehingga Shera,anindy dan Fara sulit untuk dekat dengan Nesya.


Namun Shera,anindy dan Fara masih menghargai persahabatan orang tua mereka,sehingga mereka selalu berusaha untuk menemui Nesya ketika Nesya berada di jakarta.


Shera,anindy dan Fara sudah berada di sebuah mall besar di jakarta.


"Shera,tadi Nesya ngomong ke gue katanya Nesya mau jalan sama Kak Rafa,menurut luh Kak Rafa suka enggak sama Nesya?" tanya Anindy pada Shera sambil menaiki lift yang ada di mall tersebut.


"Mungkin saja,nesya kan cantik," sahut Shera pada Anindy.


"Tapi jauh lebih cantikan luh Sher dari pada Nesya," ucap Fara pada Shera.


"Ya memangnya apa hubungannya sama gue? gue kan enggak suka dengan Kak Rafa," sahut Shera pada Fara.


"Sher,luh kok kayanya enggak suka banget sama Kak Rafa,memangnya ada masalah apa luh sama Kak Rafa?" tanya Anindy pada Shera.


"Gue biasa aja kok,gue cuma enggak suka sama cowok arogant," ucap Shera pada Anindy.


"Kak Rafa arogant nya kan kalo dia tidak menyukai sesuatu saja Sher,kalo ke kita kan dia baik," ucap fara pada Shera.


"Gue juga enggak tahu,kenapa gue enggak bisa deket sama Kak Rafa seperti kalian deket ke dia," ucap Shera pada Anindy dan Fara.


"Luh nya yang cuek sih Sher,luh kayanya enggan buat deket sama Kak Rafa padahal dia udah nganggep kita adeknya,coba dong Sher luh jangan cuek dan jutek kaya gini ke Kak Rafa,kasian dia,kayanya Kak Rafa juga jadi bingung kalo di deket luh makanya dia kaya ngejauh gitu," ucap Anindy pada Shera.


"Iya bener kata Anindy,gue malah ngeliat Kak Rafa itu kaya suka gitu sama Shera,inget kan setahun yang lalu,kak Rafa pernah mukul cowok yang godain Shera waktu di mall pas kita sama Kak Rafa mau nyari kado buat mama Keyla," ucap Fara pada Shera dan Anindy.


"Iya gue inget,padahal cowok itu cuma terkesima saja sama Shera,tapi Kak Rafa malah langsung nyamperin cowok itu terus mukul cowok itu,sampe-sampe Kak Rafa harus berurusan sama polisi," ucap Anindy pada Shera dan Fara.


"Sebenarnya waktu itu Kak Rafa pengen luh tahu Sher kalo dia suka sama luh kayanya,cuma luh nya malah marah-marahin Kak Rafa karena udah mukul cowok yang mandangin luh itu,dari situ Kak Rafa jadi kaya semakin ngejauh sama luh,mungkin dia kecewa juga sama luh Sher,luh susah banget di deketinnya," ucap Fara pada Shera.


"Menurut gue tindakan Kak Rafa itu kekanak-kanakan,gue enggak suka sama cowok yang emosian dan arogant,gue sukanya sama cowok yang santai,ya udah lah kita enggak usah bahas Kak Rafa,gue males," ucap Shera pada Fara dan Anindy.


Shera,anindy dan Faradilla masuk ke sebuah toko pakaian,tas dan sepatu bermerk untuk membeli semua kebutuhan mereka.


Ketika Shera,anindya dan Fara masuk ke toko.

__ADS_1


Mereka malah melihat Nesya dan Rafa berada di dalam toko tersebut.


Rafa kaget melihat Shera,anindya dan Fara berada di toko yang di kunjungi oleh Rafa dan Nesya.


Rafa memandang wajah Shera dengan pandangan yang sulit di artikan.


"Nesya,luh di sini juga?" tanya Anindy pada Nesya saat melihat Nesya dan Rafa berada di dalam toko tersebut.


"Iya nin,gue mau di belanjaain pakaian sama Kak Rafa," jawab Nesya pada Anindy sambil melirik ke arah shera,seolah ingin membuat Shera iri dan cemburu.


"Wahhh enak dong,gue juga mau kalo di belanjaain sama Kak Rafa hehe," ujar Fara pada Nesya dan Rafa.


Rafa baru tersadar setelah sedari tadi memandang wajah Shera,namun Shera tidak memandang pada wajah Rafa.


"Kalian semua belanja saja,nanti kakak yang bayarin," ujar Rafa pada Shera,anindy dan Fara.


Nesya terkejut mendengar ucapan Rafa yang akan membelanjakan Shera,anindy dan Faradilla.


Neysa merasa kesal,niatnya ingin memanas-manasi shera,tapi malah Rafa mau membelanjakan Shera dan yang lainnya pakaian juga.


"Beneran nih Kak?" Fara kan hanya bercanda Kak," ucap Fara pada Rafa.


"Iya benar,kalian pilih saja semua yang kalian suka,nanti akan kakak bayar," ujar Rafa pada Shera,anindy dan Faradilla.


"Memangnya kenapa Sher,kan kak Rafa mau bayarin kita,bukannya luh tadi mau nyari sweter dan sepatu," ujar Fara pada Shera.


"Itu gampang Fa,bisa nanti saja,kamu saja dan Anindy yang belanja,aku akan menunggu sampai kamu dan Nindy selesai belanja," ujar Shera pada Fara.


"Yah,kok gitu sih Sher!!! Kak Rafa lihat tuh Shera tidak mau belanja katanya," ujar Anindy mengadu pada Rafa yang sedari tadi juga sudah mendengar jika Shera tidak mau di belanjakan oleh Rafa.


"Tidak apa-apa kalo tidak mau,tidak usah di paksa,kalian saja yang belanja," ujar Rafa pada nindy,faradilla dan Nesya.


Nesya memandang wajah Shera dengan perasaanya yang kesal.


"Belagu sekali Shera,sampai menolak di belanjakan oleh kak Rafa," batin Nesya ketika melihat Shera tidak mau berbelanja.


Sementara Rafa merasa kecewa melihat Shera menolak di belanjakan olehnya.


"Shera,kamu benar-benar angkuh sekali,kenapa aku harus menyukai gadis angkuh sepertimu,sementara aku sendiri selalu bersikap angkuh pada wanita lain namun tak satu pun aku menerima wanita-wanita yang berusaha mendekatiku dan berusaha menarik hatiku itu" batin Rafa sambil memandang wajah shera yang cuek dengan lekat.


Nesya,anindy dan Fara sedang asyik berbelanja,sedangkan Shera hanya duduk di sebuah sofa yang berada di toko barang mewah tersebut sambil memainkan handphonenya.

__ADS_1


Rafa sedikit menjauh dari Nesya,anindy dan Fara.


Rafa melihat-lihat sepatu dan sweter wanita yang akan di berikannya pada Shera.


Rafa tidak perduli Shera mau menerimanya atau tidak,yang pasti sepatu itu akan Rafa berikan pada Shera nanti.


Tanpa sepengetahuan Shera,nesya,anindy dan Faradilla,rupanya rafa sudah membeli sebuah sepatu olahraga dan sweter untuk Shera yang harganya sangat mahal.


Nesya,anindy dan Fara tidak tahu jika belanjaan yang di beli oleh Rafa akan di berikan pada Shera.


Nesya,anindy dan Fara sudah selesai berbelanja pakaian.


Mereka begitu senang karena sudah di belanjakan pakaian oleh Rafa.


"Kak Rafa,makasih yah udah belanjain Anindy pakaian yang banyak," ucap Anindy pada Rafa sambil tersenyum senang.


"Iya Kak Rafa,fara juga mau ngucapin terimakasih banyak sama Kak Rafa,lain kali belanjain kita lagi ya Kak hehehe," ujar Fara pada Rafa sambil tertawa senang.


"Iya sama-sama,semoga kalian senang ya," jawab Rafa pada Anindy dan Fara.


"Kak Rafa,makasih banyak ya belanjaanya,nesya seneng benget.... Cuuuupppp...." Nesya secara spontan mencium pipi Rafa hingga membuat Rafa,anindy dan Fara kaget dan bengong.


Anindy dan Fara menutup mulutnya yang mangap


ketika mlihat Nesya mencium pipi Rafa.


"Gila si Nesya,berani sekali dia mencium kak Rafa," batin Anindy dan Fara.


Namun Nesya tanpa rasa malunya malah tersenyum pada Rafa,nesya begitu bahagia setelah mencium pipi Rafa.


Shera pun melihat adegan dimana Nesya nencium pipi Rafa.


Dalam hatinya Shera,shera juga kaget melihat Nesya seperti itu,namun Shera tidak mau menampakan wajah kagetnya.


"Sepertinya mereka sudah jadian,biarkan salajah,apa urusannya denganku," batin Shera ketika melihat Nesya mencium pipi Rafa.


Rafa langsung memandang wajah Shera,rafa merasa tidak enak hati pada Shera ketika Nesya menciumnya.


"Nesya,jangan lakukan ini lagi,kakak tidak suka," ujar Rafa pada Nesya.


"Maaf deh Kak,nesya enggak sengaja kok hihihi," ucap Neysa Rafa.

__ADS_1


Rafa dengan wajah tidak sukanya merasa begitu kesal pada Nesya yang lancang telah mencium pipinya,namun Rafa juga tidak mau membuat Nesya malu dan sakit hati jika Rafa sampai memarahinya di hadapan Shera,anindy dan Fara.


Setelah puas berbelanja,rafa mengajak Shera,nesya,anindy dan Fara untuk makan siang bersama di sebuah restaurant.


__ADS_2