
Juna dan Keyla menikmati waktu berdua mereka di balkon kamar mereka sambil memandang pemandangan ke arah luar rumah mereka.
Juna membaringkan kepalanya di pangkuan Keyla yang tengah duduk di soffa balkon kamarnya.
Juna begitu bahagia melihat Keyla berada di sampingnya kembali.
Memandang wajah cantik keyla merupakan hal terindah untuk Juna.
Juna pun mengelus-ngelus perut Keyla dan menciuminya berulang kali.
"Mas udah dong,geli tau,ucap Keyla pada Juna mencoba menghentikan Juna yang terus saja mencium perut Keyla yang mulai membuncit"
"Mas kan kangen sama dedek bayinya sayang,ucap Juna pada Keyla"
"Tapi perut Keyla geli kalo terus-terusan di cium kaya gini mas,ucap Keyla yang sedang menikmati duduk santainya bersama Juna"
"Iya maaf maaf sayang,mas sangat bahagia melihat kamu berada di sisi mas lagi,ucap Juna pada Keyla"
"Masa siiihhh mas,hmmmm bohong ya? ucap Keyla tidak percaya pada Juna"
"Benar sayang,mas hampir gila pas kemarin ngeliat kamu pergi ninggalin mas,mas hampir mau mati sayang,ucap Juan memandang wajah Keyla sendu"
Keyla pun memandang wajah Juna dengan perasaan terharu pada suaminya itu.
Juna terlihat begitu mencintai Keyla.
Keyla dapat merasakan itu.
"Key juga minta maaf ya karena Key dan mama Anggita sudah mengerjai mas,ucap Keyla pada Juna sambil mengelus-ngelus kepala Juna"
"Iya sayang,mas sudah maafkan kejahilan kamu dan mama Anggita yang udah bikin jantung mas seperti mau copot,ucap Keyla pada Juna"
"Hahahaha,habisnya mas Juna jahat sama Keyla,ya udah deh Key jahatin balik aja,ucap Keyla pada Juna sambil tertawa puas"
"Sayang,mas kan gak berniat nyakitin kamu,semuanya hanya kesalahfahaman saja kok sayang,mas janji gak akan bikin kamu sakit hati lagi,jangan pergi-pergi lagi yah sayang,ucap Juna pada Keyla"
"Iya iya,jangan janji-janji terus tapi mas,buktiin dong sama Keyla,ucap Keyla pada Juna sambil mencubit hidung Juna"
"Iya sayang mas akan buktikan sama kamu kalo mas benar-benar mencintai kamu dan takut kehilangan kamu key.Mas minta juga sama kamu supaya kamu jangan dekat-dekat dengan laki-laki manapun ya karena mas kalo sudah cemburu bisa khilaf sayang,ucap Juna pada Keyla"
"Iya mas,maafin key ya udah bikin mas cemburu,key gak akan dekat dengan laki-laki manapun,tapi kalo di kampus kan Key juga punya teman laki-laki,mas Juna gak perlu cemburu gitu,ucap Keyla pada Juna"
"Iya sayangku,mas juga minta maaf udah bikin masalah di rumah tangga kita,ucap Juna pada Keyla sambil mencium tangan Keyla lembut"
Mereka pun menikmati hari-hari kebersaamaan mereka dengan penuh kebahagiaan.
__ADS_1
PUKUL 19.00
Mama Dewi dan papa Dito sudah sampai di kediaman Juna dan Keyla.
Keyla sangat antusias dengan kedatangan mertuanya tersebut.
Keyla langsung menyambut mama Dewi dan papa Dito yang sudah berada di dalam rumahnya
"Mama.... papa... panggil Keyla pada mama Dewi dan papa Dito,keyla menghabur memeluk dan mencium pipi mama Dewi lalu mencium tangannya mama Dewi"
Mama Dewi pun memeluk Keyla erat dan mencium pipi serta kening Keyla dengan sayang.
Kemudian Keyla mencium tangan papa Dito dan memeluknya.
Kedu orang tua Juna sudah Keyla anggap seperti orang tua kandungnya sendiri,begitupun sebaliknya.
Mama Dewi dan papa Dito juga sudah menganggap Keyla seperti anak kandung mereka.
Bahkan mama Dewi dan papa Dito lebih menyayangi Keyla dari pada Juna.
"Sayang,kamu baik-baik saja kan? cucu mama juga baik-baik saja kan sayang? tanya mama Dewi kepada Keyla merasa khawatir pada menantunya tersebut"
"Key baik-baik saja kok mah,cucu mama juga baik-baik saja,mama jangan khawatir ya,ucap Keyla pada mama Dewi"
Keyla dan mama Dewi pun tertawa mendengar ucapan papa Dito hahahaha.
Juna yang baru turun ke lantai bawah merasa kesal kepada kedua orang tuanya yang sedang membicaraknnya dan selalu menyalahkannya.
"Ooohhh... jadi sekarang anak mama dan papa bukan Juna lagi,ucap Juna menyindir papa dan mamanya"
"Iya dong,keyla sekarang sudah menjadi anak papa dan mama,kamu kalo mau pergi juga gak apa-apa,ucap mama Dewi membuat Juna kesal"
"Sebenarnya Juna bisa saja pergi,tapi nanti kalo Juna pergi ada yang nangis-nangis karena gak di temani tidur,ucap Juna meledek Keyla lalu melirik ke arah Keyla sambil tersenyum jahil"
"Iiiiikkkkhhh... mamaaa... Mas Juna tuh mah"
Keyla merengek pada mama Dewi karena Juna meledeknya.
"Bukannya kemarin pun ada yang nangis-nangis sesegukan di pangkuan mama karena istrinya pergi ninggalin suaminya,ucap mama Dewi meledek Juna sambil tertawa girang hahaha"
"Apa mah? kemarin ada yang nangis di pangkuan mama? tanya Keyla pada mama Dewi sambil melirik ke arah Juna sambil tersenyum meledek"
"Iya sayang,kemarin itu ada yang nangis-nangis sesegukan di pangkuan mama,karena takut istrinya gak kembali ke rumah ini,ucap mama Dewi semakin meledek dan menyindir Juna"
"Hahahahha,keyla tertawa girang mendengar ucapan mama Dewi tentang suaminya yang menangis di pangkuan mama Dewi"
__ADS_1
"Mama.... bikin Juna malu saja di depan Keyla,ucap Juna pada mama Dewi sambil menarik bibirnya merasa malu dan melirik ke arah Keyla"
"Awas saja kalo kamu gak nemenim Keyla tidur,mama dan papa bisa-bisa ngeluarin kamu dari kartu keluarga kita,iya kan pah? ucap mama Juna pada Juna sambil melirik papa Dito mengajaknya bersekongkol"
"Benar kata mama kamu,papa akan keluarin kamu dari ahli waris papa dan mama,kamu gak akan dapat apa-apa,hanya Keyla saja yang dapat,ucap papa Dito bersekongkol dengan mama Dewi membela Keyla"
"Kok gitu sih pah,jangan gitu dong pah,kan Juna anak papa dan mama satu-satunya,ya udah deh Juna akan nemenin Keyla tidur setiap detik setiap menit setiap jam dan setiap hari,iya kan sayang,ucap Juna pada mama,papanya dan Keyla,sambil memeluk bahu Keyla dari samping dan tersenyum jahil pada Keyla"
"Iiiiikkkkh,lepasiiiin... Key gak mau dekat-dekat dengan mas Juna,key maunya dekat-dekat sama mama dan papa,ucap Keyla pada Juna sambil memeluk mama Dewi menggelendot manja"
"Yah,sayang jangan gitu dong,kamu kalo ada mama dan papa gak pernah inget sama mas,ucap Juna pada Keyla"
"Biariiiin... Weeeeee.... Keyla meledek Juna memeletkan lidahnya dengan lucu hingga membuat Juna tertawa dan geleng-geleng kepala di buatnya"
Mama Dewi dan papa Dito pun tertawa melihat tingkah lucu Keyla yang manja pada mama Dewi.
"Mah,pah,juna mau masak dulu ya ke dapur,keyla meminta Juna untuk memasak ikan asin sama jengkol goreng mah,ucap Juna mama Dewi dan papa Dito"
Mama Dewi dan papa Dito kaget dan saling melirik satu sama lain ketika mendengar Juna akan memasak ikan Asin dan jengkol goreng.
Mereka tidak menyangka jika juna akan melakukannya.
Bahkan Juna tidak pernah makan ikan asin dan jengkol goreng.
Namun Demi Keyla,juna rela melakuan apapun walaupun itu harus bertentangan dengan dirinya sendiri.
"Juna,kamu yakin mau masak ikan asin dan jengkol goreng? tanya mama Dewi pada Juna"
"Yakin mah,ya mau gimana lagi mah,nanti mantu mama yang paling cantik itu akan ngambek kalo ngidamnya tidak di turutin,ucap Juna pada mama Dewi sambil melirik ke arah Keyla"
"Mamaaa... Key juga sebelumnya gak pernah makan ikan asin,pete dan jengkol,tapi Key juga gak tau kenapa pengen banget makan ikan sama jengkol mah,ucap Keyla pada mama Dewi"
Sebenarnya mama Dewi dan papa Dito cukup kaget juga mendengar Keyla ngidamnya pengen makan ikan asin dan jengkol.
Sebelumnya juga mama Dewi dan papa Dito sudah di beritahu oleh Juna jika Keyla ngidam ikan asin,pete dan sambal terasi.
Cukup unik juga ngidamnya Keyla,namun mama Dewi kasian juga pada Juna yang sama sekali tidak menyukai bau ikan asin,pete dan jengkol kalo harus mengikuti keinginan ngidam Keyla
Tapi mama Dewi tetap membela Keyla yang sedang ngidam makanan-makanan yang ingin Keyla makan.
"Iya sayang,mama mengerti,ini kan bawaan bayi kamu,kamu boleh minta apapun pada mas Juna pasti mas Juna turutin semuanya sayang,apa lagi cuma makanan,iya kan Juna? ucap mama dewi pada Keyla menenangkan Keyla sambil melirik Juna"
"Iya sayang,ini mas mau masak ikan asin dan jengkolnya,kamu tunggu aja ya,pasti kamu suka,ucap Juna pada Keyla sambil mengelus rambut Keyla"
"Ntah jadi apa anakku nanti,ngidamnya saja aneh-aneh begini,batin juna sambil berjalan menuju dapur untuk memasak ikan asin dan jengkol"
__ADS_1