MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
EGO RAFA


__ADS_3

"Kak Rafa kenapa sih? kok sikapnya jadi dingin kaya gitu?" batin Shera.


Shera tidak tahu jika Rafa tadi sudah melihat Shera di pangku oleh seorang laki-laki tampan yang menabraknya di depan toko.


Shera pun ke luar dari dalam toko pakaian setelah membeli beberapa jaket tebal dan sarung tangan yang tebal untuk di pakaiannya di musim dingin selama Shera di London.


"Kak Rafa pergi kemana ya? kenapa Kak Rafa seperti tengah marah kepadaku?" batin Shera merasa bingung dengan sikap Rafa.


Tak lama Shera melihat Rafa ke luar dari sebuah toko pakaian wanita yang tak begitu jauh dari Shera.


"itu Dia Kak Rafa,tapi Kaka Rafa untuk apa ke toko tersebut? menyebalkan sekali sikapnya," batin Shera ketika melihat Rafa ke luar dari sebuah toko pakaian wanita.


Rafa kemudian menghampiri Shera yang sudah menunggunya untuk segera membawa Shera kembali ke hotel.


"Kak Rafa dari mana?" tanya Shera pada Rafa,shera berpura-pura tidak tahu jika Rafa baru saja ke luar dari toko.


"Kita pulang sekarang," ucap Rafa pada Shera,rafa tidak menjawab pertanyaan dari Shera.


Hatinya begitu marah pada Shera.


Namun Rafa masih mau membukakan pintu mobil untuk Shera walaupun dengan raut wajah dinginnya.


Ketika Rafa dan Shera sudah berada di dalam mobil,mereka hanya diam tanpa kata.


Rafa fokus menyetir mobilnya.


Mau tidak mau Shera lah yang bertanya terlebih dahulu.


"Kak Rafa kenapa sih? kok diam saja? memangnya Shera salah apa sama Kak Rafa?" tanya Shera pada Rafa dengan perasaan bingungnya.


Namun Rafa tidak menjawab pertanyaan Shera,rafa malah tetap fokus menyetir mobilnya tanpa mengindahkan pertanyaan Shera.


Rafa tetap diam selama perjalanan dari toko ke hotel.


Setelah mereka sampai di hotel,rafa dan Shera langsung masuk ke dalam kamar hotel mereka.


"Pakai baju itu," titah Rafa pada Shera,rafa melemparkan belanjaanya ke atas tempat tidur.


Rafa meminta Shera untuk memakai lingerie seksi yang sudah Rafa belikan untuk Shera.


Shera pun membuka tas belanjaan yang Rafa berikan kepadanya,shera kaget ketika melihat isi dari belanjaan Rafa,isinya adalah pakaian-pakaian seksi wanita.

__ADS_1


Shera membelalakan matanya ketika melihat banyaknya pakaian-pakaian seksi yang Rafa beli untuknya.


"Sebanyak ini untuk apa?" tanya Shera pada Rafa dengan wajah tidak percayanya.


"Untuk kamu pakai setiap hari,cepat ganti pakaianmu,jangan buat aku menunggu terlalu lama," titah Rafa pada Shera dengan wajah kesalnya.


Shera bingung melihat wajah Rafa yang terlihat sedang marah kepadanya.


Shera juga merasa tidak suka mendengar ucapan dingin Rafa terhadapnya.


Hatinya merasa sedih ketika melihat Rafa bersikap tidak hangat seperti biasanya.


"Kak Rafa kenapa sih? Kak Rafa kalo ada masalah bilang dong sama Shera? jangan malah berubah kaya gini,shera kan bingung Kak," ucap Shera pada Rafa dengan perasaan sedihnya


"Kenapa bingung? aku hanya menyuruhmu untuk memakai pakaian yang aku beri,bukankah aku ini suamimu? kenapa kamu tidak menurut padaku?" tanya Rafa pada Shera dengan menatap wajah Shera tajam.


Rafa sangat pencemburu,dirinya tidak bisa melihat Shera di sentuh oleh laki-laki manapun.


Hatinya akan mudah cemburu bila sampai melihat hal itu.


Shera pun masuk ke dalam ruang ganti pakaian yang ada di hotel untuk mengganti pakaiannya dengan lingerie seksi yang Rafa berikan.


Rafa yang sudah menantikan Shera memakain lingerie itu di buat terpesona oleh Shera.


Rafa merasa sudah tidak bisa menahan gairahnya lagi tak kala melihat Shera memakai lingerie seksi tersebut dengan menampakkan bentuk tubuh indahnya.


Namun beda hal nya dengan Shera,raut wajah Shera nampak sedih ketika ke luar dari ruang ganti pakaiannya,shera merasa begitu tidak suka ketika Rafa bersikap dingin terhadapnya.


"Kenapa wajah kamu terlihat sedih? apakah kamu lebih suka jika laki-laki lain yang menyentuhmu?" tanya Rafa pada Shera dengan tatapan tajamnya.


Shera kemudian memicingkan matanya ketika mendengar ucapan jahat Rafa terhadapnya,shera merasa bingung dengan ucapan-ucapan Rafa yang sedari tadi membuatnya bertanya-tanya.


"Cuppp... Cuppp.." rafa mencium bibir merah muda Shera ketika Shera sedang menatap wajah Rafa dengan penuh kebingungan.


Ntah mengapa Shera merasa tidak nyaman ketika Rafa mencium bibir mungilnya.


"Biarkan aku menyentuhmu,aku tidak suka jika laki-laki lain yang menyentuh istriku," ucap Rafa pada Shera dengan terus mencium bibir Shera.


Rafa mencium bibir dan leher Shera yang tengah berdiri mematung,kemudian Rafa mendorong Shera ke atas tempat tidur,lalu rafa membuka seluruh pakaian Shera yang baru saja Shera pakai dengan paksa,hingga tidak menyisakan sehelai kain pun.


"Kak Rafa apa-apaan sih Kak? Kak Rafa jangan kaya gini dong,kak Rafa kasar sekali sudah merobek pakaian Shera!!!" jerit Shera pada Rafa ketika Rafa merobek lingeri yang di pakainya secara paksa.

__ADS_1


"Kenapa sayang? apa kamu tidak suka? apa kamu lebih suka jika laki-laki lain yang merobek pakaianmu ini dan menyentuh tubuh indahmu ini?" tanya Rafa pada Shera dengan memandang dua gundukan indah milik Shera.


"Kak Rafa bikin Shera bingung Kak,kalo Shera punya salah coba katakan,jangan marah kaya gini sama Shera,shera takut sama Kak Rafa hiks hiks hiks," teriak Shera pada Rafa sambil menangis.


Namun Rafa malah menyusup ke area sensitif Shera dan memberikan banyak tanda kepemilikan di tubuh Shera dengan sentuhannya yang sedikit kasar,tidak lembut seperti biasanya.


"Kak Rafaaa,shera mohon jangan kaya gini,sakit Kak,hiks hiks hiks," jerit Shera pada Rafa ketika Shera mendapatakan sentuhan-sentuhan yang terasa sedikit kasar dari Rafa.


"Jangan buat aku cemburu Sheraaa..kamu tahu kan akibatnya kalo aku sudah cemburu? hmmm?" ucap Rafa pada Shera,sambil Rafa menyatukan miliknya dengan milik Shera secara kasar.


"Aaaaaahhh... a..akuuu enggak pernah bikin Kak Rafa cemburu Kak,hentikan Kak,sakiiitttt," jerit Shera pada Rafa ketika Rafa memainkan gerakan-gerakan yang terasa sedikit kasar dari biasanya pada milik Shera.


"Katakan padaku Shera,siapa laki-laki itu? siapa laki-laki yang menyentuhmu tadi? Siapa Dia haaahh?" tanya Rafa pada Shera dengan masih melakukan aksinya pada Shera.


Rafa merasa begitu marah dan cemburu ketika tadi melihat Shera berada di pangkuan laki-laki lain.


"Shera tidak kenal laki-laki itu Kak,shera tidak sengaja bertabrakan dengan laki-laki itu,shera benar-benar tidak kenal dengan laki-laki itu hiks hiks hiks," ucap Shera pada Rafa dengan air mata yang memgalir membasahi kedua pipi mulusnya.


"Kenapa kamu berbohong padaku Shera? kamu berani berbohong padaku hanya karena menutupi laki-laki itu? aku tanya sekali lagi padamu,siapa laki-laki yang tadi menyentuhmu di depan toko itu?" teriak Rafa pada Shera dengan kemarahannya,hal itu membuat Rafa semakin mengencangkan gerakannya dan membuat Shera kesakitan.


"Aaaaahhhh... saaaakiiittt Kak,kak Rafa sudah nyakitin Shera Kak,tolong hentikan Kak,shera bersumpah sama Kak Rafa,shera tidak kenal dengan laki-laki itu Kak Huuuuuaaaaa hiks hiks hiks," jerit Shera pada Rafa sambil menangis meraung menahan sakit.


Shera baru tahu kenapa sejak tadi sikap Rafa begitu dingin terhadapnya,hal itu karena Rafa sudah salah faham dan sudah cemburu dengan laki-laki yang tadi menabraknya di depan toko pakaian.


Tapi Shera tidak suka dengan sikap Rafa yang marah seperti ini,rafa tidak percaya dengan penjelasan Shera.


Rafa merebahkan tubuhnya di samping tubuh Shera ketika Rafa selesai dengan Aksinya.


Namun Shera masih saja menangis tidak terima dengan perlakuan Rafa terhadapnya.


"Jangan lakukan hal seperti itu lagi Shera,jangan pernah buat aku cemburu seperti ini,aku tidak suka melihatmu di sentuh oleh laki-laki lain,aku bisa membunuh laki-laki yang menyentuh milikku," ucap Rafa pada Shera dengan ucapan yang menakutkan.


Rafa menyelimuti tubuh polos Shera dengan selimut tebal,lalu Rafa memeluk tubuh Shera dengan erat.


Rafa paling tidak suka jika melihat Shera dengan laki-laki lain.


Hatinya akan sangat marah tanpa kendali jika melihat hal itu.


...HAY SEMUANYA.......


DUKUNG AKU TERUS YA DENGAN CARA LIKE COMMENT TIP RAT VOTE AND FOLLOW🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2