
Mobil juna memasuki halaman villa,gerbang di jaga oleh pak Arman dan anak laki-lakinya yang masih remaja.
Sementara bu Sri jarang menginap di villa pada malam hari.
Juna melihat Keyla tertidur di dalam mobil.
Lalu Juna menggendong Keyla masuk ke dalam kamar yang di tempati Keyla.
Tak lama kemudian pak Arman menghampiri Juna ketika Juna tengah menggendong Keyla sebelum masuk ke kamar Keyla.
"Mas Juna,tadi mama nya mas Juna katanya menghubungi mas Juna tapi tidak di angkat-angkat,mama nya mas Juna ingin tau keadaan mas Juna dan mbak Keyla," ucap pak Arman pada Juna.
"Iya pak,nanti saya akan menghubungi mama saya," jawab Juna sambil masuk ke dalam kamar Keyla
Juna membaringkan Keyla di kasur dengan sangat hati-hati.
Lalu membuka sepatu heels Keyla.
Juna juga mengambil air hangat untuk membersihkan wajah dan tangan Keyla agar Keyla dapat tertidur dengan nyenyak.
Juna memandangi wajah Keyla dengan rasa bersalah.
"Ntah apa yang akan terjadi padanya jika aku tidak cepat-cepat menolongnya.
Jika itu terjadi,aku tidak akan pernah memaafkan diriku sendri.
Begitupun kedua orang tuaku dan kedua orang tua Keyla.
Mereka akan sangat menyalahkanku dan membenciku jika sesuatu yang buruk sampai menimpa Keyla," batin Juna.
Drrrrrtttt..... drrrrttttt.... drrrrttttt....
"Mama... kenapa mama nelpon malam-malam begini?" batin Juna
Melihat panggilan masuk dari mama Dewi.
"Iya Hallo mah," ucap Juna pada mamanya dengan suara yang lemas sambil menjauh dari arah Keyla supaya tidak membangunkan Keyla.
"Hallo Juna,kamu kemana saja dari tadi tidak angkat telpon mama?" tanya mama Dewi pada anaknya
"Juna habis ada acara mah,memangnya ada apa mah?" tanya Juna pada mamanya.
"Mama cuma mau tau keadan Keyla,handphone Keyla dari tadi mama hubungi tidak aktif,mama khawatir,apa lagi kata bu Sri kalian pergi ke luar dari pagi," ucap mama Dewi pada Juna.
Juna melihat ke arah Keyla yang tengah tertidur pulas di kasur ketika mendengar mama dewi mengkhawatirkan Keyla..
"Keyla baik-baik aja kok mah,sekarang dia sudah tidur," jawab Juna pada mama dewi.
__ADS_1
"Syukurlah kalo Keyla baik-baik saja,mama juga gak tau kenapa dari tadi mama kepikiran sama Keyla,makanya mama nelpon Keyla tapi tidak aktif,menelpon kamu juga malah tidak di angkat-angkat," ucap mama Dewi terdengar khawatir dari suaranya pada Keyla
Kenapa mama bisa merasakan kekhawatiran pada keyla ya.Padahal kan Keyla hanya menantu mama,tapi mama sayang banget,sekarang mama lebih sayang sama Keyla dari pada sama kamu,ucap mama Dewi pada Juna.
"Aku akan jaga Keyla kok mah,mama gak usah khawatir," ucap Juna pada mamanya meyakinkan mama Dewi
Juna memaklumi Jika mamanya menyayangi keyla,karena mamanya sangat menginginkan anak perempuan,sementara mama hanya punya satu anak laki-laki.
"Ya sudah sayang,ini sudah malam,kamu istirahat ya,mama lega kalo udah tau keadaan Keyla," ucap mama Juna pada Juna.
"Iya mah," sahut Juna sambil mematikan telponnya
Setelah Juna selesai berbicara dengan mamanya.
Juna lalu pergi ke kamar yang satunya untuk mandi,karena pakaian Juna berada di kamar yang satunya.
juna merasakan tubuhnya begitu berkeringat dan lengket.
Sehingga dia mandi agar tubuhnya terasa segar.
Setelah selesai mandi,juna kembali masuk ke dalam kamar Keyla.
Juna duduk di samping Keyla yang tengah tertidur.
Juna mengganti gaun yang Keyla pakai dengan pakaian tidur Keyla.
Mengelus-ngelus wajah Keyla.
Tanpa Juna sadari dia telah tertidur bersama Keyla sambil memeluk tubuh Keyla.
Keesokkan paginya,keyla terbangun dari tidurnya.
Keyla merasa ada tangan yang memeluknya.
Kemudian Keyla melihat ke samping,ternyata benar saja,juna memeluk Keyla semalaman.
Keyla tersenyum ketika tahu bahwa Juna memeluk dirinya,keyla memandang wajah Juna yang masih tertidur.
"terlihat sangat tampan,batin Keyla"
Juna melihat Keyla tersenyum padanya,namun Juna berpura-pura masih tertidur.
Saat Keyla akan beranjak dari tempat tidurnya,
juna malah menahannya dan memeluk Keyla lebih erat menghadap ke dada bidang Juna.
Keyla kaget karena Juna memeluknya hingga Keyla berhadapan dengan dada bidang Juna.
__ADS_1
Namun Keyla hanya diam,
Keyla sangat merasa nyaman berada di pelukan Juna.
"Mas Juna sudah bangun?" tanya Keyla pada Juna sambil melihat wajah Juna dan memegang alis Juna yang lebat,namun juna masih berpura-pura tidur
"Mas Juna pura-pura tidur ya?" tanya Keyla pada Juna sambil mencubit hidung Juna.
Baru kali ini Keyla berani menyentuh wajah Juna,bahkan seperti mimpi bagi Keyla bisa tidur berdua dengan juna lalu memeluknya dan mencubit wajahnya,keyla tersenyum senang .
"Heran ya liat ada orang setampan ini," ucap Juna merasa pede pada Keyla yang masih berada di pelukannya.
"Iiiiiikkkkhhhh pede banget sih," ucap keyla pada Juna sambil mencubit pipi Juna dengan sedikit keras
"Adu adu adu,kok di cubit?" tanya Juna pada Keyla sambil Juna memegang pipinya yang di cubit oleh Keyla.
"Lagian mas Juna nyebelin sih,sok tampan," ucap keyla pada Juna sambil tertawa kecil hihihi
"Aku memang tampan,semua tahu itu," ucap Juna pada Keyla bangga.
"Iya iya deh,mas Juna tampan," ucap keyla sambil memandang wajah Juna.
"Mas.. makasih ya tadi malam sudah nolongin Keyla,keyla beneran gak tau kalo yang nyuruh Keyla ke kamatmr itu bukan mas Juna," ucap Keyla sendu pada Juna
Juna terdiam mendengar ucapan Keyla.
Justru Juna merasa bersalah pada Keyla karena tidak bisa menjaganya.
Juna berjanji pada dirinya,bahwa hal seperti itu tidak akan terjadi lagi.
Lalu Juna mencium kening Keyla.
Cuuuupppp....
Keyla memejamkan matanya saat Juna mencium keningnya.
"jangan ingat lagi kejadian tadi malam ya,aku akan merasa bersalah kalo mengingatnya," ucap Juna pada Keyla
Keyla pun mengangguk dan tersenyum pada Juna.
Juna dan Keyla lalu bangun dari tempat tidurnya dan membersihkan tubuh mereka.
Setelah selesai mandi mereka berdua sarapan pagi di balkon villa menghadap ke arah laut.
Keyla terlihat cantik memakai kaos dan celana pendek,begitupun Juna tak kalah tampan.
Juna sebenarnya ingin melaporkan Rey pada pihak berwajib tanpa sepengetahuan Keyla.
__ADS_1
Namun Juna tidak memiliki bukti.