MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN

MENIKAH DENGAN OM TAMPAN KESAYANGAN
PAGI YANG INDAH


__ADS_3

keesokan harinya pukul 07.00 pagi di villa milik Arjuna Bagaskara.


Juna mengajak Keyla untuk berolahraga di pagi hari agar Keyla tetap sehat dan tidak mudah sakit.


Kevin dan istrinya juga ikut berolahraga.


Mereka berempat berlari-lari kecil berkeliling di sekitar Villa Juna untuk menikmati udara segar di pagi hari.


Keyla begitu bersemangat ketika Juna mengajaknya berkeliling melihat kebun teh yang berjejer dengan begitu luasnya.


Sambil berpegangan tangan,juna dan Keyla berlari-lari kecil dengan penuh canda tawa.


Di belakang Juna dan Keyla ada Kevin dan Stevy,namun Kevin dan Stevy tidak terdengar canda dan tawanya.


Setelah hampir satu jam mereka berolahraga,keyla meminta izin pada Juna untuk ikut memetik daun teh bersama para ibu-ibu yang sedang bekerja memetik daun teh.


"Mas,key boleh tidak kalo belajar memetik daun teh sama ibu-ibu itu?" tanya Keyla pada Juna.


"Boleh sayang," jawab Juna pada Keyla sambil tersenyum.


Juna,keyla,kevin dan Stevy pun menghampiri ibu-ibu yang sedang memetik daun teh.


"Punten Ibu-ibu...Maaf kalo Keyla mengganggu,apa Keyla bisa belajar memetik daun teh?" tanya Keyla kepada ibu-ibu yang sedang bekerja memetik daun teh tersebut.


Para ibu-ibu tersebut memandang kearah Keyla dan Juna,mereka tahu jika laki-laki yang bersama Keyla adalah Arjuna Bagaskara,pengusaha yang memiliki banyak Villa di perkebunan.


Nama Arjuna Bagaskara sangat terkenal di sekitar perkebunan.


Namun mereka tidak menyangka jika istrinya Juna mau belajar memetik daun teh.


"Mangga neng geulis,hayu atuh ibu ajarin bagaimana caranya memetik daun teh," jawab ibu-ibu yang sedang memetik daun teh tersebut kepada keyla.


Keyla pun begitu senang saat belajar memetik daun teh bersama ibu-ibu.


Keyla terlebih dahulu memperhatikan cara ibu-ibu memetik daun teh,kemudian Keyla mulai mencoba memetik daun teh tersebut setelah Keyla merasa bisa melakukannya.


Juna tersenyum bangga melihat istrinya mau belajar memetik daun teh bersama ibu-ibu yang bekerja di perkebunan.


Juna diam-diam mengabadikan moment itu dengan memotret Keyla ketika Keyla memetik daun teh.

__ADS_1


"Cantik banget kamu sayang,kamu juga mau belajar hal apapun,aku bangga sama kamu,batin Juna ketika memotret istri cantiknya itu"


Ibu-ibu yang mengajari Keyla dengan senang hati mengajarkan Keyla,mereka tidak menyangka jika Keyla mau belajar memetik daun teh.


"Maaf,apakah ini pak Arjuna pemilik villa-villa yang ada di perkebunan ini?" tanya salah satu ibu-ibu yang berada di kebun teh.


"Iya benar bu,ini istri saya yang sedang belajar memetik daun teh," jawab juna ramah pada ibu-ibu yang bertanya kepadanya.


"Pak Arjuna hebat ya mempunyai istri seperti neng Keyla,sudah cantik,baik hati lagi," ucap ibu-ibu tersebut pada Juna memuji Keyla istrinya Juna.


"Terimakasih bu,saya juga bangga memiliki istri seperti istri saya," jawab Juna pada ibu-ibu itu.


Keyla hanya tersenyum saat mendengar Juna memujinya di depan ibu-ibu.


Sementara Stevy hanya sibuk ber selfie-selfie ria,dia tidak ikut memetik daun teh bersama Keyla.


Stevy merasa malas melihat keyla yang selalu bersikap sok baik,apa lagi ketika mendengar Keyla yang selalu di puji-puji oleh semua orang,membuat Stevy begitu kesal.


Keyla berbincang-bincang dengan beberapa ibu-ibu yang kebanyakan dari mereka sudah dari dulu memetik daun teh,mereka mengatakan pada Keyla jika memetik daun teh sudah menjadi pekerjaan mereka sehari-hari.


Keyla merasa bangga dan salut kepada ibu-ibu tersebut,mereka adalah wanita-wanita hebat bagi Keyla.


"Neng Keyla ke sini untuk berlibur ya?" tanya salah satu ibu-ibu pada Keyla.


"Neng Keyla teh meuni geulis pisan ya,meuni bodas pisan kulitna teh,bageur deui neng Keyla mah," ucap ibu-ibu yang mengajarkan Keyla memetik daun teh,memuji Keyla.


"Hatur nuhun ibu," ibu bisa wae," ucap Keyla pada ibu-ibu tersebut sambil tersenyum cantik.


Juna yang sedari tadi memandang wajah Keyla tersenyum-senyum melihat Keyla berbicara bahasa sunda.


Juna tidak percaya jika Keyla bisa berbicara bahasa sunda kepada ibu-ibu tersebut.


"Keyla tahu dari mana bahasa sunda? lucu sekali mendengar keyla berbicara bahasa sunda,batin juna merasa bangga pada istrinya tersebut


Begitupun dengan Kevin,kevin merasa salut pada Keyla karena Keyla begitu menghargai orang lain,begitu sopan terhadap orang yang lebih tua darinya,apalagi Keyla bisa berbahasa Sunda semakin membuat kagum semua orang yang melihatnya.


"Maaf ya,ibu harusnya jangan manggil neng,harusnya ibu teh manggil neng Keyla ibu Keyla,bukan neng Keyla," ucap ibu-ibu pada Keyla merasa tidak enak karena memanggil keyla dengan sebutan neng,sedangkan mereka tahu jika Keyla adalah istri dari seorang pengusaha kaya raya.


"Tidak apa-apa bu,panggil saya Keyla saja,keyla kan masih muda bu hihihi," ucap Keyla pada ibu-ibu.

__ADS_1


"Baik neng Keyla,neng Keyla memang masih muda,cantik lagi.Oya neng Keyla kok bisa bahasa sunda?" tanya ibu-ibu tersebut pada Keyla.


"Hanya bisa sedikit bu,keyla punya teman orang sunda juga dulu di sekolah jadi Keyla belajar sedikit-sedikit," ucap Keyla pada ibu-ibu tersebut.


Setelah Keyla belajar bagaimana caranya memetik daun teh,keyla pun berpamitan kepada ibu-ibu tersebut.


"Ibu-ibu semuanya,terima kasih ya sudah mau mengajarkan Keyla memetik daun teh,keyla pamit dulu ya ibu-ibu," ucap Keyla kepada ibu-ibu tersebut,sambil Keyla mencium tangan ibu-ibu dan memberikan ibu-ibu itu sedikit rezeki.


"Keyla ada sedikit rezeki buat ibu-ibu,semoga ibu-ibu mau menerimanya ya,jangan di lihat dari nominalnya ya ibu-ibu,yang penting Keyla ikhlas,anggap saja ini ucapan terimakasih Keyla karena ibu-ibu sudah baik sama Keyla dan mau mengajarkan keyla," ucap Keyla pada ibu-ibu tersebut.


"Terimakasih banyak ya neng Keyla,ini banyak sekali neng,terimakasih ya neng keyla,pak Arjuna," ucap ibu-ibu pada Keyla dengan perasaan senangnya mendapatkan rezeki dari Keyla.


Semua ibu-ibu itu merasa begitu senang dan bahagia karena mereka bisa mengenal Keyla.Mereka kagum pada Keyla yang cantik,baik hati dan tidak Sombong.


Setelah Keyla dan Juna berpamitan kepada ibu-ibu.


Keyla,juna,kevin dan Stevy pun kembali berjalan kaki menuju sebuah warung makan yang letaknya berada di sekitaran kebun teh.


Warung itu hanya menjual nasi pecel dan gorengan,namun keyla dengan senangnya mampir di warung tersebut.


Keyla begitu menikmati sarapan pagi dengan nasi pecel dan gorengan bersama Juna dan Kevin.


Sedangkan Stevy dengan sombongnya tidak mau ikut sarapan di warung tersebut.


Kevin sampai merasa malu pada bosnya Juna dan Keyla istri bosnya karena melihat tingkah Stevy yang terlihat sombong.


"Sayang kamu suka makanannya," tanya Juna pada Keyla sambil memandang wajah Keyla yang begitu lahap menyantap nasi pecelnya.


"Iya mas,key suka dengan makanannya,nasi pecel ini kan sayuran semua,pasti sehat di tubuh kita,harganya pun murah meriah,ucap Keyla pada Juna sambil tersenyum senang.


Juna tersenyum haru mendengar ucapan Keyla,keyla terlahir dari keluarga yang mampu,tapi keyla tidak pernah gengsi untuk makan apapun.


Keyla juga bisa berbaur dengan semua orang,hal itu semakin membuat Juna bangga.


Sangat jarang ada wanita yang seperti Keyla,yang selalu banyak memberikan kebahagiaan bagi orang lain.


Keyla sangat senang ketika dirinya banyak memberi pada orang lain yang lebih membutuhkan.


Setelah selesai sarapan pagi,keyla membayar makanannya dengan melebihkannya,membuat pemilik warung merasa senang mendapatkan rezeki nomplok dari Keyla.

__ADS_1


TERIMAKSIH SUDAH BACA NOVEL AKU🥰🥰🥰


JANGAN LUPA LIKE COMMENT VOTE AND FOLLOW YA🥰🥰🥰


__ADS_2