
PUKUL 5 SORE
Keyla sudah sadar dari pingsannya.
Lalu membuka matanya.
"Sayang,kamu sudah sadar?" tanya Juna pada Keyla
"Aku dimana?" tanya Keyla pada Juna.
"Kamu di rumah sakit key,kamu tadi gak sadarkan diri," jawab Juna pada Keyla.
Kemudian Keyla ingat bahwa dia dari kemarin merasa tidak enak badan,di tambah dia juga tidak bisa tidur semalaman karena Juna tidak menemaninya tidur.
Dan pada pagi harinya Keyla merasa mual lalu memuntahkan semua isi perutnya.
Tubuhnya terasa lemas tak berdaya.
Rupanya Keyla masih sangat kecewa terhadap Juna.
Sampai-sampai Keyla tidak mau berbicara dengan suaminya itu.
"Key,kamu kenapa diam?" tanya Juna pada Keyla,namun Keyla tidak menjawabnya.
Juna dapat melihat dari raut wajah Keyla seperti masih menyimpan perasaan kecewa terhadapnya.
"Sayang,kamu sebentar lagi akan menjadi seorang Ibu," ucap Juna pada Keyla dengan memegang tangan Keyla.
"Apaaaa??? jadi aku hamil???" tanya Keyla pada Juna dengan wajah kagetnya.
"Iya sayang kamu hamil,kita akan menjadi orang tua," ucap Juna tersenyum bahagia.
__ADS_1
Dalam hatinya Keyla merasa bahagia kalo dia akan memiliki buah hati.
Namun Keyla masih merasa kesal pada Juna.
Sehingga Keyla berpura-pura terlihat biasa saja mendengar bahwa dirinya tengah hamil muda.
"Key,kamu kok sepertinya gak seneng dengan kabar kehamilan kamu?" tanya Juna pada Keylam
Tiba-tiba saja mama Dewi dan papa Dito datang ke rumah sakit setelah Juna memberitahukan kabar gembira mengenai kehamilan Keyla.
"Keyla sayang,selamat ya sayang kamu akan menjadi Ibu," ucap mama Dewi sambil memeluk Keyla,begitupun papa Dito juga memeluk Keyla dan mengucapkan selamat pada Keyla.
"Mama..... " rengek Keyla pada mama Dewi sambil meneteskan air mata.
"Keyla,kamu kenapa sayang," mama Dewi memeluk Keyla dari samping sambil mengelus-ngelus pundak Keyla.
Juna yang melihat Keyla merengek pada pada mamanya merasa takut jika Keyla bercerita tentangnya pada mamanya.
"Mama,aku gak mau melihat mas Juna," pinta Keyla pada mama Dewi.
"Memangnya kenapa sayang? kamu kan sedang hamil,harusnya seneng dong ngeliat suami kamu yang tampan ini," ucap mama Dewi pada Keyla.
"Mas Juna jahat mah,hhuuuuuuaaaaaaa....hiks hiks hiks," keyla menangis memeluk mama Dewi.
"Cup cup cup,sayang... memangnya mas Juna jahat kenapa?" tanya mama Dewi pada Keyla sambil melihat ke arah Juna yang terlihat takut pada mamanya setelah mendengar Keyla menyebutnya jahat.
"Key pokoknya gak mau tinggal sama mas Juna mah,mas Juna udah nyakitin key,mas Juna juga gak nemenin key tidur,padahal key takut kalo tidur sendiri mah," keyla menceritakan semuanya pada mama Dewi menceritakan tentang Juna sambil menangis.
"Sudah sayang,nanti mama omelin mas Juna nya ya,kamu jangan nangis,kasian kan bayinya jadi sedih kalo mamanya sedih," bujuk mama Dewi pada Juna.
"Ya udah mah omelinnya sekarang," pinta mama Keyla pada Juna,ntah bawaan bayi atau apa Keyla merasa suasana hatinya begitu sedih dan semakin manja
__ADS_1
"Iya sayang,ini mama omelin mas Juna sekarang ya sayang," ucap mama Dewi pada Keyla.
Juna yang mendengar keyla tidak ingin tinggal bersamanya merasa sangat menyesal telah bersikap dingin tadi malam karena menahan rasa cemburu melihat Keyla di antarkan pulang oleh laki-laki lain.
"Juna,benar yang keyla katakan barusan? kamu tadi malam gak nemenin Keyla tidur?" tanya mama Dewi pada Juna
"Iya mah," jawab Juna pelan pada mamanya.
"Kenapa memangnya? kamu kok gak kasian sama Keyla,sudah tahu kalo Keyla takut tidur sendiri tapi kamu malah gak nemenin Keyla tidur," ucap mama Dewi memarahi Juna anaknya.
"Juna tadi malam lagi capek dan pengen tidur sendiri," jawab Juna pada mama Dewi.
"Junaaa,kamu itu kalo ada apa-apa cerita dong ke istri,jangan malah bikin istri sedih," ucap mama Dewi pada Junam
Keyla yang melihat mama Dewi langsung memarahi Juna merasa senang melihatnya.
Hatinya menjadi lebih tenang dan tidak begitu sedih lagi.
Keyla ingin Juna tidak memperlakukannya seperti tadi malam.
Sementara papa Dito melihat Juna di marahi oleh Istrinya turut angkat bicara.
"Juna,papa mau kamu menjaga Keyla,apa lagi sekarang Keyla sedang hamil muda,perasaannya sangat sensitif nak,papa gak mau dengar lagi kamu bersikap seperti ini pada Keyla," ucap papa Juna pada anaknya
"Iya pah," sahut Juna dengan perasaan bersalah.
"Key,mas Juna sudah mama marahin tuh,sekarang mas Juna gak akan bikin kamu kesal lagi," ucap mama Dewi pada Keyla.
"Iya mah,tapi Keyla saat ini gak mau lihat mas Juna dulu,ucap Keyla pada mama Dewi"
"Sayang,kamu jangan marah terus ya,mas janji gak akan bikin kamu sedih lagi," ucap Juna pada Keyla,meyakinkan hati keyla,namun Keyla masih cemberut melihat Juna.
__ADS_1
"Juna,usia Keyla kan masih sangat muda,kehamilannya pun masih rentan,mamah mohon kamu jaga Keyla dengan baik," ucap mama Dewi pada Juna.
"Iya mah," sahut juna pada mama Dewi.