
Aku masih merinding.
Josh Rainer memang sudah diincar untuk dibunuh dari sebelumnya?
Dan lagi-lagi, Celine dan Becca adalah dalang di balik kecelakaan yang membuat Josh amnesia?
Jika ini benar, artinya sudah dua kali Celine dan Becca berencana membunuh Josh Rainer namun gagal.
Celine ingin membunuh Josh setelah suaminya meninggal, dengan begitu seluruh harta akan jatuh ke tangannya dan Aldebaran.
Sampai disini aku masih mengerti.
Tapi soal namaku yang Josh Rainer dengar saat kecelakaan terjadi membuatku sangat bingung.
Mengapa ada yang menyebut namaku saat kecelakaan Josh Rainer terjadi?
Siapa yang terdengar sedih dan lirih saat menyebutkan namaku itu?
Apakah karena ini Celine dan Becca berencana melibatkanku dalam rencana pembunuhan Josh setelahnya?
Seluruh informasi ini bagaikan puzzle yang melesak di otakku, minta disusun secara sempurna.
“Kamu punya bukti?” kataku masih berusaha mencerna seluruh pengakuan yang mencengangkan ini.
Josh Rainer terlihat murung.
“Aku tidak punya bukti yang kuat," muramnya.
"Saat itu, aku baru pulang dari kantor dan tiba-tiba saja remku blong. Aku sendiri pulang terburu-buru karena Celine meneleponku untuk segera pulang,” katanya pelan.
“Apakah karena ini kamu lalu menuduhnya?” kataku bingung karena tidak melihat ada sesuatu yang salah disini selain ibu yang meminta anaknya untuk pulang.
“Ya, karena ini adalah kejanggalan yang luar biasa. Celine tidak pernah meneleponku secara pribadi sejak dia menikahi ayahku 20 tahun lalu. Tidak pernah satu kalipun karena hubungan kami memang separah itu," katanya tegas.
"Aku bahkan tidak pernah memanggilnya Ibu dan selalu memanggilnya selir sejak kecil," lanjutnya.
Josh Rainer memanggil Celine selir?
Pantas saja saat kecil dia sering dihukum dan dikurung oleh Celine. Celine yang tamak akan kekuasaan itu pastilah sakit hati dan ingin melukai Josh kecil bagaimanapun caranya.
“Kedua, Celine berbohong padaku. Saat itu, dia memintaku pulang karena katanya Aldebaran sudah pulang ke rumah. Tapi nyatanya, saat aku terbangun dari amnesia, aku sadar Aldebaran tidak pernah pulang.”
Terlalu banyak informasi baru kini yang membuat otakku berdesing.
“Aldebaran baru pulang di hari kita meninggalkan rumah yaitu kemarin. Jelas Celine sudah berbohong dan aku semakin yakin informasi ini semuanya saling berhubungan,” ucapnya sambil bertopang dagu.
Aku mengerti.
Rem mobil Josh tiba-tiba saja blong yang menyebabkan dia harus mengalami kecelakaan. Sementara itu, Celine bertingkah ganjil dan ketahuan berbohong sebanyak dua kali sebelum kecelakaan terjadi.
Setelah Josh Rainer dipastikan amnesia, mereka lalu mengurung Josh dan menyiapkan rencana pembunuhan lanjutan untuk menghilangkannya.
Informasi ini memang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Tapi aku masih tidak paham. Apa hubunganku disini?
Saat itu, aku tidak kenal Josh Rainer. Aku tidak kenal Celine. Aku hanya tahu Becca.
Lalu, mengapa Josh mengingat jelas namaku saat kecelakaan itu? Siapa orang yang Josh maksud saat itu?
Apakah Becca? Apa Becca yang mencelakai Josh dan saat itu dia ada disampingnya? Lalu Becca memanggil-manggil namaku?
Memikirkan hal itu kembali membuatku merinding. Jika memang demikian, aku betul-betul ingin Becca berakhir di penjara selamanya.
Tapi, buat apa Becca memanggil namaku?
“Josh, bisa kamu jelaskan kira-kira kamu mendengar namaku dari siapa? Apakah itu orang yang membantumu setelah kecelakaan itu atau bagaimana?” kataku penasaran.
Josh Rainer memasang tampang yang ganjil.
Dia terlihat khawatir, namun dengan cepat kembali menguasai dirinya.
Mungkin, fikirannya masih tidak stabil untuk mengingat kejadian saat itu.
Dan mungkin dia masih mengalami trauma dan masih terdapat efek amnesia retrograde di kepalanya saat ini.
“Aku tidak ingat,” katanya singkat.
“Kecelakaanmu dulu itu menabrak tiang pembatas jalan kan? Dan aku dengar itu adalah kecelakaan tunggal. Bagaimana ada yang bisa menyebutkan namaku?” kataku kini sudah kelewat penasaran.
Ya, Becca pernah bilang bahwa Josh mengalami kecelakaan tunggal karena menabrak pembatas jalan di tikungan menuju pintu masuk tol.
Becca juga bilang saat itu Celine langsung memblokir semua pemberitaan agar tidak ada berita mengenai CEO Tel-X mengalami kecelakaan dan sakit keras karenanya.
Dulu Becca bilang padaku Celine mengatakan itu agar publik tidak gempar bahwa CEO Tel-X mengalami amnesia dan tidak bisa bekerja hingga 6 bulan ke depan. Mereka tidak mau isu ini berdampak buruk untuk transaksi modal perusahaan di lantai bursa.
Kenyataannya, Celine mungkin melakukan itu karena sadar bahwa Josh Rainer belum mati dan mencari cara lain untuk membunuh Josh sambil memindahkan kekuasaan Tel-X secara perlahan ke kantongnya.
__ADS_1
Dia tidak ingin publik tahu rencana gagalnya dan kemudian membuat rencana lainnya dengan melibatkan aku sebagai tumbal untuk dikorbankan sebagai pelaku pembunuhan pewaris Tel-X.
Meskipun ini hanya asumsi, tapi aku rasa inilah alasan yang masuk akal.
Namun, asumsi ini tetap tidak menjawab mengapa dan siapa orang yang menyebut namaku di lokasi kejadian?
Josh bilang bahwa namaku disebutkan sangat lirih dan sedih, sehingga itu membuatnya terngiang-ngiang.
Siapa orang itu?
Atau Josh Rainer berhalusinasi?
“Aku tidak tahu Selena,” kata Josh kini sambil memijat kepalanya.
Tampangnya berubah muram.
Sepertinya benar, amnesia di kepalanya belum pulih seluruhnya. Dia masih belum mengingat beberapa potongan informasi di saat yang traumatis buatnya yaitu saat kecelakaan itu berlangsung.
“Aku rasa amnesiamu belum pulih seluruhnya. Nanti kita akan mulai lagi terapinya ya?” ajakku.
Josh kini mengusap kepalaku.
Berusaha tersenyum dan tidak lagi menujukkan mimiknya yang muram.
“Aku rela melakukan terapi bertahun-tahun asal bisa membuatmu tetap disampingku,” katanya yang sukses membuat pipiku bersemu merah.
Ya ampun.
Kata-kata ini manis sekali sampai membuatku ingin mimisan!
Josh adalah pria paling romantis yang pernah aku temui. Dia sangat manis meskipun ekspresinya berbanding terbalik dengan ucapannya.
Setelah kuperhatikan, Josh kerap mengatakan hal-hal romantis seperti ini dengan ekspresi yang datar dan mimik yang dingin.
Dan itu yang membuat pria ini semakin misterius buatku.
“Sekarang, apa kamu mau menjelaskan apa hubunganmu dengan Aldebaran?”
Kini, wajah Josh Rainer sudah dekat sekali berada di mukaku. Saat dia mengatakan itu, semburat merah di pipinya tidak bisa ditutupi lagi.
Dia menunggu jawabanku dengan harap-harap cemas.
“Kamu percaya padaku?” tanyaku balik sambil menatap matanya.
Josh tampak berfikir sepersekian detik sebelum akhirnya dia mengangguk.
Josh tampak tidak puas.
“Kamu yakin?”
“Kamu bilang percaya padaku kan?” kataku berdiplomasi.
“Bagaimana bisa kamu bertemu dengannya kemarin?” tanya Josh ingin tahu.
“Sebetulnya, dialah yang membantu kita kemarin keluar dari cengkeraman Celine. Jika tidak ada dia, mungkin hari ini kita sudah terkubur dalam tanah,” kataku jujur.
Aldebaran memang memintaku untuk tidak memberitahukan siapapun soal pertolongan ini, namun aku rasa permintaan itu sudah tidak lagi relevan saat ini.
Aku lalu menjelaskan apa yang terjadi kemarin sampai akhirnya kami bisa keluar menggunakan helikopter dengan selamat.
“Dan kamu benar-benar tidak mengenalnya?”
“Tidak.”
“Dan tidak pernah punya janji dengannya?” tanyanya lagi.
“Tidak.”
“Apa menurutmu dia menarik?”
Pertanyaan Josh saat ini bukan lagi soal menginterogasi.
Dia cemburu.
“Dia narsis, terlalu percaya diri, banyak omong dan nyeleneh," kataku.
“Itu tidak menjawab pertanyaanku,” katanya dingin.
"Sementara kamu dingin, misterius, dan tidak terbuka dengan pikiranmu sendiri,” kataku menggodanya.
"Apa kamu tertarik padanya?"
Hatiku terasa hangat melihat sisi lain Josh Rainer yang seperti ini.
“Aku perlu waktu untuk tahu dia menarik atau tidak,” kataku semakin ingin menggodanya.
Josh tampak melotot mendengarnya.
__ADS_1
“Aku. Tidak. Mengizinkannya,” katanya tegas sambil mengacungkan kepalan tangannya.
“Aku tidak perlu izin siapa-siapa untuk melakukan apapun yang kusuka dalam hidupku,” kataku balik tegas.
Aku tahu dia cemburu, tapi itu tidak berarti aku harus meminta persetujuannya untuk hal yang memang ingin kulakukan.
Lagipula tidak ada ikatan resmi antara aku dan Josh bukan?
“Maaf Selena, aku tidak bermaksud untuk mengatur hidupmu. Aku hanya..”
Dia kini kehilangan kata-katanya.
“Kamu tahu? Aku selalu kalah darinya.”
Hah?
Lelaki idaman semua wanita di Indonesia ini tiba-tiba saja kehilangan kepercayaan dirinya.
“Kamu punya Tel-X,” kataku mengingatkannya bahwa kali ini Aldebaran lah yang kalah.
Dia kini sudah menarik tanganku dan mengajakku berjalan untuk duduk di sofa dekat rak buku setinggi empat meter didepanku.
Kini kami sudah duduk bersisian.
“Jika kamu pikir kesaksian Aldebaran tadi di media massa adalah kemenangan buatku, kamu salah besar,” kata Josh dengan pandangan ke depan.
Aku tidak mengerti maksud Josh.
Jelas-jelas Aldebaran telah mengikuti seluruh rencana Josh untuk menimpakan seluruh kesalahan pencemaran nama baikku kepadanya.
Dan rencana Josh ini sempurna untuk membungkam Celine untuk memiliki seluruh harta Gurnawijaya.
Aldebaran mengikuti permainan Josh karena sudah tidak ada jalan keluar.
Josh jelas-jelas menang disini.
“Selena, aku akan ceritakan satu rahasia untukmu. Tapi janji padaku jangan pernah bilang ini kepada siapapun, khususnya nenekku?” katanya dengan nada yang sangat serius.
Rahasia?
Rahasia apa yang disimpan Josh mengenai Aldebaran yang tidak boleh diketahui neneknya sendiri?
Saat Josh Rainer ingin membuka mulutnya, tiba-tiba saja suara ketukan di pintu mengagetkan kami.
"Tuan muda, apakah Anda di dalam?"
Itu adalah suara Margaretha.
"Tuan muda, Nona Helena telah kembali. Dia sudah berada di bawah bersama Nenek Anda," cicit Margaretha.
Tidak.
Hatiku terasa terbakar mendengarnya.
Kekasih sebenarnya Josh Rainer kini sudah kembali. Wanita hebat yang menjadi tempat bersandar lelaki ini disaat-saat kegelapannya dulu telah kembali ke posisinya.
Membuatku serasa terlempar, dikembalikan dari indahnya taman di angkasa menuju kubangan lumpur di bawah sana.
Di tempatku yang seharusnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
...TEBAK KARAKTER...
Ayo siapa sih sebenernya mbak ini?
Jawabannya adalah......
Kesayangan kita semua, Selena Ariadna!
Ayo ngacung siapa yang kali ini jawabnya benar?
__ADS_1
Sampai jumpa di tebak karakter selanjutnya xixixix ❤❤