Menikahi Tuan Penguasa

Menikahi Tuan Penguasa
BAB 69 (Part 1)


__ADS_3

Charlotte memasuki lobi kantor bersama ayahnya. Ia berjalan penuh percaya diri. Kata-kata Xavier tadi pagi menjadi penyemangatnya. Ia harus berhasil kali ini.


Sepanjang perjalanan, para pegawai kantor membungkuk hormat padanya. Tersenyum ramah. Sikap mereka membuat Charlotte semakin percaya diri. Demi mereka juga, ia tak boleh menyerah. Banyak hidup orang disini tengah dipertaruhkan. Membutuhkan perjuangan untuk mencukupi kebutuhan mereka. Salah satunya tetap bekerja disini dengan nyaman.


Charlotte memasuki ruangan meeting. Ia melihat ada 5 orang sudah menunggu didalam sana. Ketika Charlotte dan ayahnya masuk, mereka semua berdiri menyambut. Charlotte membalas membungkuk pada mereka. Setelah itu ia duduk disamping ayahnya.


“Selamat pagi semua. Kita akan mulai rapat pemegang saham hari ini. Silahkan Tuan Susanto selaku Direktur Utama, memberikan sambutannya.” Ucap pembawa acara rapat.


Susanto maju kedepan, Charlotte sedikit gugup. Setelah ini dirinya akan berbicara didepan sana. Menyakinkan semua orang tentang gagasannya. Charlotte tanpa sadar memutar-mutar cincin pernikahannya. Efek menghilangkan rasa gugupnya sendiri.


“Selamat pagi. Saya sampaikan terima kasih kepada para pemegang saham yang telah hadir disini memenuhi undangan kami. Sebagai awal perbaikan atas masalah yang timbul. Saya selaku Direktur Utama, akan melakukan beberapa perubahan. Yang pertama, saya akan menunjuk putriku, Charlotte sebagai wakil direktur yang baru.” Suara tepukan menggema di ruangan dan semua mata tertuju pada Charlotte. Charlotte menepiskan senyum kikuknya. Ia berdiri dan membungkuk hormat pada mereka.


“Selanjutnya, untuk mengantisipasi turunnya saham yang cepat, saya akan memindahkan asset dan mengganti kepemilikan saham kepada wakil direktur yang baru. Dan yang terakhir, semua keputusan dalam pengambilan keputusan akan saya wakilkan kepada putri saya Charlotte sampai masalah ini terselesaikan. Sekian dari saya, selanjutnya akan disampaikan oleh Wakil Direktur baru. Silahkan.” Susanto memberi tempat untuk Charlotte.

__ADS_1


Dengan memantapkan hati, Charlotte berdiri dan berjalan menuju tempat presentasi. Ia tersenyum hangat dan memulai pembicaraan. “Selamat pagi, nama saya Charlotte Hasana. Telah ditunjuk sebagai Wakil Direktur yang baru dimana saya akan bertanggungjawab sepenuhnya atas penyelesaian turunnya harga saham yang dialami sekarang.”


“Ada beberapa hal yang akan saya realisasikan. Diantaranya mencari investor baru yang mau menanamkan saham pada kita. Kedua .….”


“Interupsi.” Seseorang menyela pembicaraan dengan mengangkat tangannya. Charlotte mempersilahkannya. “Begini, kita sekarang dalam krisis saham yang turun, bukan satu atau dua, tapi cukup banyak. Jika kita mencari investor baru, mana mungkin mereka mau? Jika saya jadi mereka, saya akan pikirkan belasan kali untuk menanamkan uang saya pada perusahaan yang hampir colaps. Resikonya besar.”


“Saya setuju.”


“Saya juga. Itu akan membuang waktu kita.”


“Saya mengerti!” Charlotte menghentikan pedebatan mereka. “Oleh karena itu, ijinkan saya mencarinya. Kita harus mencoba dan berusaha. Kita semua tahu bagaimana pesatnya perkembangan bisnis sekarang. Pasti ada cara efektif yang bisa kita gunakan. Saya akan mencari cara untuk mendapatkan investor. Kita tidak boleh putus asa.”


Semua orang tampak terdiam. Menggigit bibir dengan ragu. Charlotte menatap satu persatu wajah-wajah didepannya. Tidak ada yang optimis pada idenya. Padahal Charlotte yakin, cara ini mampu membuka peluang naiknya nilai saham mereka.

__ADS_1


“Beri saya kesempatan, saya akan bekerja dengan sangat keras.” Pinta Charlotte penuh kenyakinan, memantapkan diri bahwa ia akan berhasil.


“Kita akan coba rencana itu!”


Charlotte dan orang-orang menoleh secara bersamaan kearah pintu ruangan. Disana, Fredy berdiri dengan tersenyum hangat. Menatap Charlotte sepenuhnya. Fredy berjalan diantara mereka.


.


.


.


Konflik sesungguhnya dimulai dari sini zeyeng... Harap bersabar bagi yg berpuasa ya...

__ADS_1


Happy reading... ^-^


__ADS_2