Menikahi Tuan Penguasa

Menikahi Tuan Penguasa
BAB 83 (Part 2)


__ADS_3

Kembali ke waktu sekarang…


“Aku ingin memperjelaskan perkataanku tentang Charlotte. Dan juga… anak itu.”


“…..Bukan hanya kakek yang terluka melihat Charlotte sakit seperti itu, aku juga merasakan hal sama. Awalnya aku pikir pernikahan kami tidak akan berjalan lama. Chalotte yang selalu menolakku dan aku yang tidak memperdulikannya membuat kami jarak kami semakin jauh. Tapi kini, kami sudah menikah, aku ingin tetap bersamanya. Membuatnya tetap menjadi istriku.” Ucap Xavier.


“Apa ini omong kosong lagi Xavi? Kakek tidak akan memaafkanmu jika sampai kau menyakiti hati Charlotte. Entah apa yang sudah kau lakukan padanya, hingga Kakek melihat dia bersedih karenamu. Dan tentang anak itu, biarkanlah seperti ini. Bukan hanya menjaga Charlotte, tapi kau juga harus menjaga bayi dalam kandungannya meskipun kau membencinya sekalipun.” Ujar Kakek tegas.


Sejenak Xavier diam, namun pada akhirnya ia menyetujuinya. Kakek merasa lega, ia harus membiarkan mereka mencari titik terang masalah mereka sendiri.


“Kalau begitu pergilah. Temani istrimu.”


^


Xavier membuka pintu kamar perlahan, lalu masuk kedalam sana. Ia berjalan menuju tempat tidur yang diatasnya terbaring seorang wanita cantik dengan tubuh lemahnya. Xavier duduk dipinggir tempat tidur. Sejenak memperhatikan sosok istrinya yang terlelap.


Ia memperhatikan Charlotte, tangan kokohnya mulai terangkat menyentuh kepala wanita itu. “Apa kau begitu tersiksa bersamaku? Selama aku pergi, seharusnya kau menjaga tubuhmu dengan baik. Kau tahu, semarah apapun diriku, aku masih ingin tahu kabarmu Char.”


“…… Apa kau kecewa aku pergi? Aku juga merasakan sakit dan rindu secara bersamaan. Kau memberiku luka dimana aku tidak bisa menghapusnya seorang diri. Melihatmu bersamanya, membuatku gila! Kau tahu itu?”

__ADS_1


“…… Aku pria bodoh yang hanya bisa meluapkan perasaanku dengan cara yang salah, menghujamimu kata-kata menyakitkan, ya aku akui aku pria jahat. Tapi tidakkah kau pahami perasaanku? Sedikit saja.”


Xavier menundukkan kepalanya, sebulir dua bulir air mata lolos begitu saja di wajah angkuhnya. Baru kali ini ia merasakan sesak yang amat dalam. Ini kali kedua ia merasa rapuh seperti ini. Hanya terhadap seorang wanita yang begitu sangat ia cintai. Ia tak pernah membayangkan bisa mencintai Charlotte sebanyak ini.


Xavier bangkit dari tempatnya lalu merebahkan tubuhnya disamping istrinya. Ia peluk dan dekap wanita itu kedalam pelukannya. Mencium keningnya dengan hangat.


“Maafkan aku. Jika aku egois pada akhirnya. Kau harus tetap bersamaku. Meskipun tanpa anak ini….”


^^


Charlotte terbangun dan merasakan berat ditubuhnya. Terutama di kakinya. Ia menggerakkan tubuhnya kesamping, namun ia merasakan lilitan tangan kokoh diperutnya. Tubuhnya seolah menyatu dengan tubuh besar dan kuat disampingnya ini. Charlotte mulai mengerjapkan mata, menyesuaikan cahaya didalam kamarnya. Lalu mata cokelatnya memindai sosok disampingnya yang seperkian detik membuat jantungnya hampir melompat saking terkejutnya.


Suaminya tengah memeluknya! Menindih perut dan kakinya dengan tangan dan kaki pria itu! Ia tidak menyangka, Xavier tidur dengannya semalam. Apa ia sedang bermimpi?


“Errhmmm….” Suara gumaman serak Xavier yang masih tertidur menandakan pria itu tengah terusik. Charlotte mematung seketika, agar tidak mengganggu suaminya. Jika saja mereka dalam keadaan normal, ia pasti sudah memberinya ciuman bertubi-tubi pada pria disampingnya. Jujur saja, Charlotte merindukan Xavier. Bolehkah ia kembali memutar waktu seperti semula?


Charlotte memperhatikan wajah terlelap suaminya. Rahang dan kumis pria itu mulai ditumbuhi rambut yang tidak terawat. Kantung mata suaminya juga terlihat menandakan seberapa lelah pria itu. Tubuh kekarnya yang besar dan berotot, sedikit menyusut. Tangannya tanpa sadar memainkan dada Xavier yang terbalut kaos hitam miliknya.


“Sayang, berhenti menggodaku. Kau nakal, hmm?”

__ADS_1


Mata Charlotte terbelalak kala melihat suaminya tiba-tiba terbangun. Pria itu menarik sudut bibirnya keatas. Mata mereka sejenak saling beradu.


Degup jantung Charlotte seketika berpacu melihat sexynya senyum bangun tidur khas suaminya. Dia sejenak terpesona akan ketampanan Xavier. Ia lupa apa yang terjadi pada mereka sebelumnya.


Charlotte yang ketahuan mengganggu tidur Xavier, sontak memilih menjauhinya. Mengangsurkan tubuhnya kebelakang.


“Akh!”


Lebih cepat dari pergerakan Charlotte, Xavier langsung menidih tubuh wanita itu. Kini istrinya itu berada dibawah kungkungannya.


“Mau kemana? Kau masih sakit sayang.” Ucapnya dengan kerlingan nakal dimatanya.


Tubuh Charlotte bergetar hebat. Belum juga ia menghilangkan rasa terkejutnya akan tindakan Xavier, ia kembali dikejutkan dengan ciuman pria itu. Xavier membenamkan ciuman hangat dibibir ranumnya. Hingga membuat kedua mata Charlotte membulat penuh.


.


.


Selamat hari raya idul fitri teman-teman....Mohon maaf lahir batin....😇😇🙏

__ADS_1


Jika Nana ada salah, Nana minta maaf ya...🙏


Happy eid mubarokk...🤗🤗


__ADS_2